Bismillah,
Sejak hari Sabtu lalu, saya mendapatkan banyak pesan untuk berpuasa sunnah di bulan Muharram, terutama di tanggal 10 Muharram (hari As Syura).
Isi pesannya adalah sebagai berikut:
“Barang siapa yang berpuasa besok 9 dan 10 Muharram (senin dan selasa) maka pahalanya sama dengan 2 tahun ibadah. Sedangkan bagi yang mengingatkan dapat pahala 80 tahun ibadah“
Sekilas pesan tersebut benar, namun jika diperhatikan lebih lanjut ada kejanggalan. Kejanggalan yang saya maksud adalah di bagian pahalanya.
Bisa dikatakan, INFORMASI PAHALA YG DISAMPAIKAN ADALAH SESAT DAN PALSU SERTA MENGADA-ADA. Bahkan dari sisi logika pun tidak bisa dipertanggungjawabkan!
Bagaimana mungkin pahala orang yg mengingatkan bisa lebih besar daripada orang yg melakukan amalan? Terus terang, hingga saat ini saya belum pernah tahu ada hadits yg isinya orang yg mengingatkan pahalanya lebih besar dari yg melakukan.
Jika memang pahala orang yg mengingatkan lebih besar,saya yakin orang2 akan lebih senang mengingatkan daripada melakukannya. Lha wong pahalanya lebih besar,heheh
Dan, sekali lagi, seperti saya tulis di atas, PESAN DI ATAS BUKAN HADITS. Terlebih tidak ada informasi sang perawi (siapa yg menginformasikan). Jadi, isinya TIDAK BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN!
Adapun informasi mengenai puasa di bulan Muharram yg saya ketahui adalah sebagai berikut:
- Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasululloh SAW bersabda, “Puasa yang paling utama sesudah puasa bulan Ramadan ialah puasa di bulan Muharram”. (HR Muslim no. 1163)
- “Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadlan adalah puasa pada Syahrullah (bulan ALLOH SWT) Muharram. Sedangkan shalat malam merupakan shalat yang paling utama sesudah shalat fardlu.” (HR. Muslim, no. 1982)
- Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma-, “Bahwa Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan untuk berpuasa padanya”. (Muttafaqun ‘Alaihi).
- Dari Abu Qatadah -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura. Beliau menjawab, “(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu”. (HR. Muslim)
- Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- beliau berkata: “Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim)
Dari hadits-hadits yang saya kutip di atas, bisa ditarik kesimpulan sebagai berikut:
- Puasa di bulan Muharram merupakan salah satu amalan yg paling utama selain puasa di bulan Ramadhan.
- TIDAK DIANJURKAN untuk puasa khusus di tgl 10 Muharram (Asyura) karena Rasululloh SAW tidak ingin kaumm muslim sama dg kaum Yahudi. Maka, lakukan puasa di tgl 9 dan 10 Muharram. Biasa disebut puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Dari informasi yg pernah saya dapat, boleh juga tgl 10 dan 11 Muharram (hanya saja tidak ada dalil yg menguatkan hal ini, selain agar tidak sama persis dg orang Yahudi, hanya tanggal 10 Muharram saja)
- Mengenai pahala, seperti yg disampaikan Rasululloh SAW, pahala orang yg berpuasa 9-10 Muharram adalah dihapuskannya dosa selama 1 tahun yg lalu. Dengan demikian, iming2 pahala yg disampaikan di pesan yg saya terima jelas salah besar!
- Puasa 9&10 Muharram untuk 1433H/2011M jatuh pada 5 dan 6 Desember 2011, yakni hari ini dan besok.
Semoga bermanfaat.
Terima kasih atas infonya.. Karena baru bangun subuh tadi saat ada notifikasi twitter yang terlambat untuk bangun sahur dari teman2, jadi ketinggalan puasa hari ini. Insya Allah besok ingin ikut berpuasa..
Komentar oleh oNiy — Desember 5, 2011 @ 8:00 am |
great, sy sangat setuju bang… wong sy sblm dpt “sms” (iming-iming pahal itu) sy lho udah emang niat mau puasa. hehehe
soal pahala itu smua urusan alloh yg penting sy ingin mengerjakan yg wajib dan sunnah yg sy mampu kerjakan apa yg dikerjakan oleh anabi muhammad.
Komentar oleh Qie — Desember 5, 2011 @ 9:05 am |
[...] juga pernah menulis ttg iming2 pahala yg menyesatkan, yg intinya mirip dg ajakan puasa di bulan Rajab ini. Ada iming2 pahala yg menggiurkan, namun [...]
Ping balik oleh Ajakan Puasa (Khusus) di Bulan Rajab Tidak Ada Dalilnya! « Blog Tausyiah275 — Mei 22, 2012 @ 9:07 pm |