Blog Tausiyah275

Mei 16, 2012

Sholat Qabliyah Subuh (Sholat Sunnah Fajar)

Bismillah,

Sholat sunnah qabliyah subuh termasuk dalam sholat sunnah rawatib. Masih banyak orang yg tidak mendirikan sholat sunnah ini. Bisa jadi dikarenakan menyepelekan sholat ini atau tidak tahu tentang keutamaan dan manfaatnya.

Hadits berikut menjelaskan bahwa sholat sunnah ini merupakan salah satu sholat sunnah yg sering dilakukan oleh Rasululloh SAW.
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melakukan satu shalat sunnah pun yang lebih beliau jaga dalam melaksanakannya melebihi dua rakaat shalat sunnah subuh.” (HR Bukhari 1093 dan Muslim 1191)

Apa sebenarnya keutamaan sholat sunnah ini sehingga Rasululloh SAW tidak pernah alpa untuk mendirikannya? Perhatikan hadits2 berikut!

“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim725)

“Shalat dua rakaat (yakni shalat sunnah fajar) lebih baik dari dunia dan segala isinya.” (HR. Tirmidzi)

“Sungguh dua raka’at itu (sebelum Shubuh) lebih aku cintai daripada seluruh dunia.” (HR Muslim)

Subhanalloh, begitu besarnya keutamaan sholat sunnah qabliyah Subuh ini sehingga Rasululloh SAW sendiri menyatakan bahwa dunia dan seluruh isinya tidak ada apa2nya dibandingkan sholat sunnah ini!

Lalu, bagaimana cara mendirikannya?

Tidak sulit! Sebelum sholat Subuh, anda cukup dirikan 2 raka’at sholat sunnah, maka anda sudah mendirikan sholat sunnah Subuh. :-)

Lalu, jika Subuhnya kesiangan, bagaimana? Apakah masih boleh mendirikan sholat sunnah ini? Tentu saja BOLEH!

“Dari Abu Hurairah RA, Rasululloh SAW bersabda, “Barangsiapa yang belum shalat dua rakaat qabliyah subuh maka hendaknya melakukannya setelah terbit matahari”. (HR Tirmidzi)

“Dari Qais bin Qahdin RA, bahwasanya ia shalat shubuh bersama Rasululloh SAW dan belum melakukan shalat dua rakaat qabliyah subuh. Ketika Rasululloh SAW telah salam maka ia pun salam bersama beliau, kemudian ia bangkit dan melakukan shalat dua rakaat qabliyah subuh, dan Rasululloh SAW melihatnya dan tidak mengingkarinya.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad)

Lantas, surat apa yg dibaca pada saat sholat sunnah ini? Rasululloh SAW mencontohkan sebagai berikut:
“Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasululloh SAW telah membaca dua surat dalam dua rakaat shalat fajr (shalat rawatib subuh), yaitu surat al-Kafirun dan al-Ikhlas.” (HR Muslim)

Di riwayat lain, beliau mencontohkan sebagai berikut:
“Dari Sa’id bin Yasar bahwasanya Ibnu Abbas menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu dalam dua rakaat shalat sunnah fajr, pada rakaat pertama membaca ayat (Al-Baqarah(2):136) dan pada rakaat kedua membaca ayat (Ali Imran(3):52).” (HR Muslim)

Semoga kita semua menjadi lebih memperhatikan sholat sunnah qabliyah subuh ini dan sebisa mungkin tidak meninggalkannya, walau subuhnya terlambat/kesiangan. ;-)

About these ads

11 Komentar »

  1. sungguh luar biasa manfaat shalat sunnat ini, kenapa para ustaz tidak mengarahkan para muazzin yang telah selesai mengumandanglan azan melaksanakan shalat sunnah akan tetapi dibiarkan melantunkan sair-sair yang tidak ada sunnahnya sama sekali

    Komentar oleh SYARBAINI — Mei 22, 2012 @ 3:16 am | Balas

    • @Syarbaini: setahu saya,mereka melantunkan sair-sair setelah sholat sunnah. :-)

      Komentar oleh Tausyiah275 — Juni 17, 2012 @ 7:26 am | Balas

  2. “Barangsiapa yang belum
    shalat dua rakaat qabliyah subuh
    maka hendaknya melakukannya
    setelah terbit matahari”. (HR Tirmidzi)

    Boleh Minta Diperjelas Gak
    Setelah Terbit Matahari ?
    Stlah sholat Subuh Atau Sktar Jam brapa mas ?

    Komentar oleh alvians — Juni 15, 2012 @ 11:02 pm | Balas

    • @alvians: jadi,jika anda belum sempat melakukan sholat qabliyah (krn waktunya mepet), maka anda bisa lakukan setelah matahari terbit. lebih kurang jam 6.30 WIB. demikian :-)

      Komentar oleh Tausyiah275 — Juni 17, 2012 @ 7:27 am | Balas

  3. Makash atas ilmunya,Jd gk penasaran deh,

    Komentar oleh Maya — Agustus 1, 2012 @ 5:18 am | Balas

  4. Klo sholat setelah matahari terbit ,kyknya sholat dluha atau g ?

    Komentar oleh G-sonk — Agustus 2, 2012 @ 9:05 am | Balas

    • kalo sholat dhuha mataharinya sepenggalan kepala sejajar dengan kepala kita sampai menjelang waktu dhuhur sekitar jam 11 an lah. Sedang shalat fajar ini ketika matahari pertama kali muncul berwarna kuning kemerah merahan sekitar jm 6. Setahusaya itunsobat2. Mohon maaf kalo salah dibenerin ya. :-)

      Komentar oleh hakam — Agustus 14, 2012 @ 5:15 am | Balas

  5. sungguh luar biasa manfaatnya. lalu niatnya kita baca untuk shalat Qabliyah subuh atau sunat sunat Fajar pak Ustadz..?

    Komentar oleh T. Syarbaini — September 18, 2012 @ 2:10 pm | Balas

  6. daripada bingung dan bimbang mending nonton penjelasan Ustadz Yusuf Mansur tentang hadits ini. silakan klik link http://www.youtube.com/watch?v=91aXCXIY_jg&feature=plcp.

    Komentar oleh sakurafelt — Oktober 16, 2012 @ 3:54 pm | Balas

  7. trims atas infonya…..doa apa yg harus saya baca setelah sholat fajar seperti anjuran nabi ?

    Komentar oleh heny sudarto — Januari 19, 2013 @ 4:29 am | Balas

  8. terimakasih banget nih udah berbagi ilmu, mudah2n alloh swt membalas anda..kata nabi saw.

    “li-anakatimal’ilmi mal-unun”

    Komentar oleh dharsono — Maret 18, 2013 @ 9:56 pm | Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme Blog pada WordPress.com.

%d bloggers like this: