Blog Tausiyah275

Agustus 18, 2012

Mengenai Surat Yang Dibaca Saat Sholat Witir

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,Hikmah,HOT NEWS,Kegiatan Ramadhan,Sholat,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 2:16 am

Bismillah,

Jika seorang muslim jarang/tidak pernah melakukan tahajud sebelumnya, maka pada saat bulan Ramadhan dia akan bertemu dan melakukannya. Itupun dg catatan jika dia sholat tarawih. :-)

Mayoritas imam sholat tarawih akan membaca surat2 berikut pada saat melakukan sholat witir:
- raka’at pertama: Al Fatihah + Al A’la
- raka’at kedua: Al Fatihah + Al Kafirun
- raka’at ketiga: Al Fatihah + Al Ikhlas (atau 3 surat terakhir)

Surat2 yg dibaca tersebut bukannya tanpa alasan. Ada dalil dan sunnah dari Rasululloh SAW mengenai hal itu.

“Dari ‘Ubay bin Ka’ab beliau berkata: Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat witir dengan membaca (Sabbihismarabbikal a’laa),dan (Qul yaa ayyuhal kafirun), dan (Qul huwallahu ahad)” (HR. An-Nasai’y dan Ibnu Majah)

Dari Aisyah ra disebutkan bahwa beliau ditanya, “Dengan surah apa Nabi saw biasa melakukan salat witir?” Aisyah ra menjawab, “Pada rakaat pertama beliau membaca sabbih isma rabbika al-A‘la, pada rakaat kedua membaca qul ya ayyuha al-kafirun, dan pada rakaat ketiga membaca qul huwallahu ahad dan al-mu‘awwidzatain. Al-mu‘awwidzatain adalah qul a‘udzu bi rabbi al-falaq dan qul an-nas).” (HR Tirmidzi)

Q: Apakah dengan demikian kita tidak boleh membaca surat2 yg lain?
A: Tentu saja boleh. Malah lebih baik, agar hapalan suratnya lebih banyak, tidak hanya 5 surat di atas itu saja :-)

Q: Jika membaca surat lain, apakah berarti bertentangan dengan Rasululloh SAW?
A: Tentu saja tidak. Karena ada hadits lain yg berbunyi “Dari Abu Majliz bahwasanya Abu Musa Al-Asy’ary berada diantara Mekah dan Madinah, kemudian beliau shalat isya 2 rakaat, setelah itu shalat witir satu rakaat, membaca 100 ayat dari surat An-nisa, kemudian beliau mengatakan: Aku tidak akan meninggalkan untuk meletakkan kedua kakiku di tempat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kedua kakinya, dan aku membaca apa yang dibaca Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam” (HR. An-Nasa’i)

Semoga berguna.

About these ads

9 Komentar »

  1. Hi there, I found your website by the use of Google whilst searching for a similar matter,
    your website got here up, it seems to be good.
    I have bookmarked it in my google bookmarks.
    Hello there, simply changed into aware of your weblog through Google,
    and located that it’s really informative. I’m gonna watch out for brussels.
    I will appreciate when you proceed this in future.
    Lots of people might be benefited from your writing.

    Cheers!

    Komentar oleh Torsten — Juni 10, 2013 @ 7:01 pm | Balas

  2. saya mau tanya. saya kerja di perumahan tp ngurusin anak. Tp stiap saya m0u sholat. Slalu gk ad waktu. Tp solat it q ganti dngan kodo. Waktu melaksanakanya pas sholat isya. Jdi dzuhu. Asar. Magrib. Q kerjkan secara kodo. Apakah it salah ya. M0hon jawabanya

    Komentar oleh yulia citra — Januari 9, 2014 @ 7:52 pm | Balas

  3. makasih ustad atas infonya. Trus saya ma0 tanya lg. Saya kepengen nie melakukan sholat tahajud sama witir.. Yg masih saya bingungkan. Surat apa saja yg di baca sesudah fatihah. Mohon di jawab.

    Komentar oleh yulia citra — Januari 10, 2014 @ 2:19 pm | Balas

    • anda bisa baca surat apa saja.

      saya biasanya saat tahajud membaca:
      Al Ashr hingga Al Lahab.

      untuk witr:
      rakaat pertama: Al A’la
      rakaat kedua: Al Kafirun
      rakaat ketiga: Al Ikhlash, Al Falaq, dan An Naas.

      demikian

      Komentar oleh Tausiyah 275 — Januari 11, 2014 @ 6:15 pm | Balas

      • owh gtu. Jdi boleh baca surat apa aj. Klw sholat hajat sesudah fatihah it mesti bca surat apa.

        Komentar oleh yulia citra — Januari 12, 2014 @ 3:04 pm

      • ya, anda boleh baca surat apa saja :-)

        jika sholat hajat:
        1. Rakaat pertama: Al Kaafiruun
        2. Rakaat kedua: Al Ikhlas

        Demikian

        Komentar oleh Tausiyah 275 — Januari 12, 2014 @ 3:34 pm

  4. Assalamu’alaikum ustad, apabila setelah sholat isya’ insyaallah sya slalu brusaha utk mngerjakan sholat sunnah badiah isya 2rokaat, trus sya brdiri Lg utk mngerjakan sholat sunnah witir 1rokaat, mau tnya afdolnya surat apa yg Sya baca stelh al-fatihah?

    Komentar oleh Bagus — April 23, 2014 @ 6:25 am | Balas

    • wa’alaykumsalam wr wb.

      mas Bagus, saya pribadi biasanya membaca 3 surat terakhir (Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas) utk raka’at terakhir di shalat witir.

      Surat2 yg sama juga bisa dibaca untuk witir 1 raka’at.

      Demikian

      Komentar oleh Tausiyah 275 — April 23, 2014 @ 8:36 am | Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: