Blog Tausiyah275

Maret 15, 2013

Membedakan Kikir, Hemat, dan Boros

Filed under: Ensiklopedia Islam,Hikmah,HOT NEWS,Humor,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 8:38 pm

Bismillah,

Dalam kehidupan sehari-hari, malah sejak kecil, orang tua kita sudah memberikan bekal kepada kita untuk selalu hidup hemat, menjauhi sifat kikir dan boros. Sifat kikir akan membuat kita dijauhi teman, sementara sifat boros selain ciri tanda temannya setan juga akan membuat kita cepat kehabisan harta/uang.

Agar tidak terjadi salah kaprah, saya hendak jelaskan sedikit. Perbuatan boros disebut tabzir sementara pelakunya disebut mubazir. Kata tabzir bisa kita temukan di firman ALLOH SWT berikut,“Berikanlah kerabat dekat, orang miskin dan ibnu sabil hak mereka. dan jangan sekali-sekali bersikap tabdzir, sesungguhnya orang yang suka bersikap tabdzir adalah teman setan.” (Al-Isra’(17):26–27)

Kenyataannya, dalam menjalani kehidupan, tidaklah mudah membedakan kikir, hemat, dan boros. Untuk itu, saya mengingat kembali khutbah Bapak saya yg sering beliau sampaikan. Menurut beliau, cara yg mudah untuk mengetahui seseorang kikir, hemat, atau boros adalah dengan melihat perilakunya saat makan di rumah makan Padang.

Mengapa rumah makan Padang? Karena di rumah makan Padang, kita akan disuguhi banyak lauk pauk, beraneka ragam. Mulai dari ayam goreng, ayam pop, ayam gulai, lalu perkedel, telur dadar, ikan mas, daging cingcang, dan masih banyak lagi.

Nah, menurut Bapak saya, orang yg kikir adalah orang yg hanya mengambil kuah dari setiap lauk pauk. Jelas ini perbuatan kikir karena si pemilik rumah makan Padang akan mengalami kesulitan saat hendak menagih pembayaran kepada kita. Jika hanya mencomoti kuah2nya saja, maka itu berarti si orang kikir hanya cukup membayar nasinya saja.

Sementara, si orang boros akan mengambil banyak lauk pauk. Minimal 3 jenis lauk pauk dia ambil dan dia makan hanya dengan 1 porsi nasi putih. Mengapa berlebihan/boros? Karena sebenarnya untuk menghabiskan 1 porsi nasi putih tidak perlu mengambil lauk pauk sebanyak itu (min 3 macam).

Sedangkan si orang yg hemat akan bertindak seperti berikut. Saat dia menyantap dan menghabiskan 1 porsi nasi, dia cukup mengambil 1-2 jenis lauk pauk saja. Atau jika dia memang lapar, 1-2 jenis lauk pauk itu bisa digunakan untuk menemani dia menghabiskan 2 porsi nasi putih.

Well, hidup tidak saja sebatas di rumah makan Padang. Namun ilustrasi yg diberikan oleh Bapak saya selalu mengingatkan saya agar selalu ingat perbedaan kikir, hemat, dan boros, karena perbedaannya bisa dikatakan cukup tipis. ;-)

Semoga berguna, dan artikel ini dipersembahkan untuk Bapak saya yg baru saja milad 13 Maret lalu.

About these ads

1 Komentar »

  1. ( ´ ▽ ` ) mαkαcíhhhh…..

    Komentar oleh muhlisrizal — Agustus 29, 2013 @ 5:25 am | Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Buat website atau blog gratis di WordPress,com.

%d bloggers like this: