Blog Tausiyah275

Desember 18, 2005

Khutbah Jum’at – 20051216

Filed under: Khutbah Jumat & Pengajian — Tausiyah 275 @ 9:23 am

Persoalan jiwa dan ruh merupakan persoala gaib, karena keberadaannya yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia pada umumnya. Persoalan ini seringkali (selalu?) sulit dicapai oleh akal manusia, karena ALLOH memang memberi SANGAT SEDIKIT ilmu ttg ruh/jiwa ini kepada manusia. ALLOH sendiri telah berfirman:”Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (Al Isra(17):85)

Jika ruh/jiwa telah diangkat dari jasad, berarti manusia tersebut dinyatakan mati (secara fisik). Namun keberadaan ruh/jiwa akan selalu hidup. Berkaitan dg mati, Rasululloh telah bersabda,”Sering2lah mengingat mati agar teringat dosa yg pernah dilakukan dan senantiasa memperbanyak amal ibadah.” Hal ini diserukan Rasululloh karena banyaknya manusia yg lupa akan datangnya mati (satu saat kelak).

Awet muda merupakan hal RELATIF, karena waktu tidak akan bisa membohongi diri kita…dan kelak, satu saat, kematian akan datang. TIDAK MUNGKIN bagi kita untuk MENGHINDAR DARI KEMATIAN, karena kematian adalah ciptaan ALLOH juga, sebagaimana dalam firman-Nya,”Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?” (Al Imran(4):78) dan “Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).”(Al An’am(6):2).

Kematian di dunia merupakan proses awal untuk kebangkitan di akhirat kelak. Bisa juga dikatakan kematian merupakan proses akhir hidup (sementara) di dunia dan awal dari proses hidup (kekal) di akhirat.

(proses) Hidup juga merupakan ciptaan ALLOH, sehingga kita tidak bisa mengaturnya. Kita hanya bisa mengatur bagaimana proses hidup yg akan kita jalani, sehingga saat kematian tiba kita tidak menyesal dg kehidupan yg telah kita jalani.

*Khutbah Jum’at lainnya bisa diakses di http://khutbahjumat.wordpress.com/*

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: