Blog Tausiyah275

Februari 3, 2006

Masjid Tidak Aman?

Filed under: Hikmah,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 1:24 pm

(ada sedikit perubahan pada judul…agar tidak ada salah paham…trims buat masukannya)

“Mengapa di masjid tidak ada organ?”
“Jangankan organ, sandal saja hilang…!!”

Demikian humor ‘pahit’ yang sering aku dengar sejak SD. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri, bahwa keamanan di masjid SANGAT MENGENASKAN, atau bahkan bisa dikatakan SANGAT MEMPRIHATINKAN. Mengapa? Karena banyak terjadi kasus kehilangan yang terjadi di masjid. Sandal, sepatu, tas, jaket, jam tangan adalah sebagian barang yang sering hilang di masjid…mungkin hampir di semua masjid di Indonesia. 😦

“Kaum muslim hendaklah mengambil yang bagus dan membuang yang buruk”

Ini juga sebuah sindiran yg pernah dilontarkan oleh KH Zainuddin MZ, terkait dengan pencurian (terutama) sandal dan sepatu. Beliau ‘menyalahkan’ para ulama yg mengutip ayat ini tanpa memberi contoh yg ‘benar’ apa itu yg dimaksud mengambil yang bagus dan membuang yg buruk. Yang ‘sering’ dilontarkan malah jokes ttg membawa sandal/sepatu yg jelek, lalu saat di masjid mengambil sandal/sepatu orang lain yg lebih baik. Walhasil, jokes ini yg lebih tertanam…dan (celakanya) malah diterapkan. 😦 :-p

Omong2 soal hilangnya sandal/sepatu, ternyata tidak terjadi di masjid2 Indonesia. Bapakku (+ulama2 yg seringkali naik haji) bercerita bahwa hal ini juga terjadi di Masjidil Haram. Mereka diceritai oleh anggota jamaahnya bahwa sandal mereka (para anggota jamaah) yg semula bagus, ternyata ‘ditukar’ dg sandal yg buruk. Kesimpulan yg aku dapat dari cerita Bapakku + ulama2 tersebut adalah:
1. barangkali jamaah tersebut pernah melakukan hal yg serupa. Jadi, ALLOH mengingatkan kesalahan yg pernah mereka lakukan, agar mereka bertobat.
2. sebagai amal shodaqoh, penebus kesalahan2 lain yg pernah mereka lakukan.

Namun, peristiwa2 kehilangan sandal/sepatu masih bisa dikatakan ‘lumayan’ jika dibandingkan dengan peristiwa kehilangan tas/perlengkapan lain yang (anehnya) terjadi tiap tahun di masjid Salman, ITB. Saat aku kuliah dulu, pada awal tahun ajaran baru, hampir tiap Jum’atan ada laporan kehilangan tas/perlengkapan lain. Yang paling menyedihkan, ada kalanya yg kehilangan adalah mahasiswa baru, dari kampung, yg belum mengerti kerasnya kehidupan kota Bandung. Satu peristiwa yg melekat di benakku, adalah cerita dari Mamaku, yg saat itu menjabat ketua POM ITB. Seorang mahasiswa baru dari Jawa Tengah melaporkan bahwa tasnya, yg berisi STTB, dokumen2 penting, uang, dan baju, hilang saat dia sholat, menjelang daftar ulang. Mama + ibu2 lain yg mendengar langsung menangis terharu.. 😦

Well…pencegahan barangkali bukan tidak dilakukan. Penitipan sandal/sepatu, menyimpan barang2 di depan shaf, adalah salah satu solusi untuk mengurangi tingkat kehilangan yang terjadi. Namun, adakalanya maling lebih nekad. Di sebuah masjid, DKM-nya menyediakan sebuah kotak penyimpanan sandal/sepatu, dilengkapi dengan kunci. Jadi, jamaah yg datang bisa menyimpan sandal/sepatu di loker, kemudian menguncinya….kuncinya dibawa oleh jamaah ybs, dan digunakan untuk mengambil sandal/sepatunya kembali.

Nah, ini malingnya lebih ‘pinter’…KUNCI2 LOKERNYA YANG DIAMBIL…!!! Walhasil, ‘percuma’lah usaha yg dilakukan oleh DKM masjid tsb. :p 😦

Akibat seringnya terjadi pencurian, kadangkala jika seorang pencuri tertangkap, maka tanpa bisa dicegah…para jama’ah menghadiahi bogem mentah kepada pencuri tersebut. Tidak ada lagi akal sehat, tidak ada lagi rasa kasihan, tidak ada lagi kasih sayang, tidak ada proses peradilan…semuanya digantikan oleh rasa kesal, sebal, gemes. Walhasil, dari beberapa kejadian penghakiman massa, aku suka trenyuh sendiri melihat wajah si maling yg babak belur dan bengap. 😦 Jauh berbeda dg maling2 duit yg jumlahnya miliaran yaa?? 😉

Namun, adakalanya terjadi peristiwa yg menggelikan. Satu kali, saat pulang ke Bandung, aku diceritai adikku, bahwa suatu pagi, selesai sholat subuh, ada peristiwa mengejar maling sepatu, dari jalan sederhana hingga jalan pasteur. Xi xi xi….gila…pagi2 dah diajak jogging ama maling, xi xi xi… Walhasil, saat si maling tertangkap, dia apes 3x. Sudah cape lari2, ketangkep, dan dihajar babak belur pula, xi xi xi…:p

Aku sendiri pernah mengalami kejadian hilang sepatu/sendal. Yang terakhir, sekitar bulan Juni-Juli 2005 lalu. Aku menggunakan sandal yg sudah lama, lebih dari 4bulan…jadi bentuknya pun sudah ‘biasa’ (tidak menarik perhatian). Namun, toh, selesai sholat Ashar, aku mendapati sandalku sudah ‘diajak jalan2’ oleh pemilik barunya, sehingga aku kembali ke kantor dg nyeker (telanjang kaki), xi xi xi…apeesszzz… :p

So, moral storynya apa? Jangan terlalu berlebihan dalam menggunakan sandal/sepatu. Gunakan yg biasa, jangan yg terlalu kinclong/menarik perhatian maling. Jika ada tempat penitipan sandal, manfaatkan…relakan uang 1000-2000 untuk infaq kepada penjaga sandal/sepatu (insya ALLOH akan dibalas berlipat ganda), daripada anda simpan di sembarang tempat, kehilangan dan akhirnya pulang nyeker (tanpa alas kaki). :p

Iklan

5 Komentar »

  1. WOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOIIIIIIIII!!!!

    SALAH TEMPAT…!!!
    SIDE A CAMPUR2 SIDE B..!!!

    husss…sampeyan telat…side A campur side B sudah lama bergabung…coba liat di thread2 awal…

    Komentar oleh didats — Februari 3, 2006 @ 1:46 pm | Balas

  2. hust!, dikau salah ngasih judul tuh
    yang tidak aman itu bukan Masjid
    tapi oknum yang datang ke masjid lah yang membawa perasaan tidak aman bagi orang lain … ya mungkin oknum juga. gitu coy! CMIIW.

    xi xi xi…iya akhi Firman…saya perbaiki judulnya… 🙂

    Komentar oleh fp — Februari 3, 2006 @ 1:48 pm | Balas

  3. jumatan kemaren sandalku dituker orang

    * hiks hiks hiks *

    Komentar oleh paydjo — Juli 1, 2007 @ 10:57 am | Balas

  4. […] Saya sendiri pernah menuliskan artikel mengenai ketidakamanan di masjid. […]

    Ping balik oleh Tidak Sholat di Masjid Karena Takut Hilang Sandal dan Sepatu? « Blog Tausyiah275 — Juli 19, 2012 @ 9:09 pm | Balas

  5. […] sebelumnya, lebih baik anda menitipkan sepatu/sandal/tas anda pada saat hendak sholat dikarenakan kondisi masjid yang tidak aman! Jangan sampai anda tidak mau sholat di masjid karena takut sepatu/sandal anda […]

    Ping balik oleh Jaga Barang Bawaan Anda Di Masjid! | Blog Tausiyah275 — November 24, 2013 @ 8:18 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: