Blog Tausiyah275

Februari 13, 2006

Berbagai Reaksi Umat Islam (sedunia) ttg Karikatur Nabi Muhammad

Filed under: HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 9:39 am

Dibawah ini, beberapa berita sekilas tentang reaksi umat Islam dunia yang beberapa diantaranya tidak mencerminkan Rahmatan Lil Alamin , Islam yang sejuk dan teduh serta damai.

***
Partai Keadilan Sejahtera menyerukan konsumen Indonesia memboikot produk Denmark sebagai protes atas pemuatan kartun di media massa Denmark yang melecehkan Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan umat Islam.

“PKS menyerukan warga masyarakat memboikot produk Denmark, seperti keju, susu, dan biskuit Danish produksi Denmark,” kata Presiden PKS Tifatul Sembiring ketika ditemui sebelum melantik Ketua DPW PKS Jateng terpilih Arif Awaludin, di Semarang, Ahad petang.

Ia menegaskan, kebebasan berekspresi tidak bisa dilakukan dengan melecehkan penganut agama lain, apalagi selama ini umat Islam juga tidak pernah menghina umat beragama lainnya.

Ditanyakan apakah dengan kasus tersebut Organisasi Konferensi Islam (OKI) perlu mendesak Uni Eropa dan Barat untuk memasukkan isu agama sebagai kode etik jurnalistik, Tifatul menyatakan, tidak perlu.

Deklarasi PBB sebenarnya sudah memuat tegas larangan penistaan agama, karena itu kebebasan berekspresi harus menempatkan pada tataran tidak sampai mengganggu atau melecehkan penganut agama. “Kalau untuk mendesakkan masalah seperti itu, OKI kurang `powerfull`.
Tapi akan efektif bila OKI menyerukan boikot produk Denmark,” katanya.

Kader PKS, katanya, sampai sekarang masih melakukan unjuk rasa menentang pemuatan kartun bermasalah tersebut. Dalam dua hari mendatang, katanya, PKS juga menggelar unjuk rasa serupa di Jakarta.

PKS Serukan Boikot Produk Denmark, Republika, Minggu, 05 Februari 2006.
***

Malaysia memutuskan membekukan izin terbit sebuah surat kabar setelah harian itu menyiarkan kartun Nabi Muhammad yang telah membuat marah dunia muslim, kata Kantor Berita Bernama, Kamis.

Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi memerintahkan pembekuan izin terbit surat kabar Sarawak Tribune untuk waktu yang tidak terbatas yang berlaku segera, kata Bernama dalam siaran singkatnya. Penerbit surat kabar itu belum bisa dihubungi untuk diminta komentar mereka mengenai hal itu.

Surat kabar itu menyiarkan lagi kartun-kartun tersebut akhir pekan lalu untuk memberikan ilustrasi bagi sebuah cerita di bagian dalam halaman-halamannya mengenai kemarahan dunia. Peristiwa itu membuat berang pemerintah negara yang berpenduduk mayoritas muslim itu, yang dipimpin oleh seorang ulama yang saat ini menjadi ketua Organisasi Konferensi Islam.

“Anggota-anggota kabinet… dengan suara bulat sepakat dengan Perdana Menteri Ahmad Badawi bahwa penyiaran ulang kartun yang menghina itu merupakan pelanggaran serius yang harus dikenai tindakan tegas dari pemerintah,” kata surat kabar New Straits Times. Pembekuan itu
diberlakukan sampai hasil penyelidikan Kementerian Keamanan Dalam Negeri diketahui, kata surat kabar tersebut.

Puluhan ribu muslim berdemonstrasi di kawasan Timur Tengah, Asia dan Afrika untuk memprotes kartun-kartun itu, yang pertama kali diterbitkan oleh sebuah surat kabar Denmark dan kemudian disiarkan ulang oleh surat-surat kabar di sejumlah negara lain Eropa dan penjuru lain dunia.

Salah satu kartun itu menunjukkan Nabi Muhammad memakai sorban seperti bom. Umat Islam menganggap penggambaran nabi sebagai penghinaan. Sarawak Tribune diterbitkan di Negara Baghian Sarawak, Malaysia timur. Itu merupakan satu dari sedikit negara bagian Malaysia yang penduduk minoritasnya muslim.

Malaysia Bekukan Surat Kabar karena Siarkan Kartun Nabi, Republika,
Jumat, 10 Februari 2006.
***

Kementerian Perhubungan Irak menyatakan, Ahad, mereka telah membekukan kontrak-kontrak dengan Denmark dan Norwegia untuk memprotes kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan di surat-surat kabar kedua negara itu. “Keputusan ini diambil untuk memprotes kartun Nabi Muhammad dan kami tidak akan menerima uang pembangunan kembali dari Denmark dan Norwegia,” kata seorang jurubicara Menteri Perhubungan Salam al-Malaki.

Jurubicara itu menyatakan, ia tidak mengetahui nilai kontrak antara Irak dan Norwegia serta Denmark, yang menempatkan lebih dari 500 prajurit di Irak. Partai Rakyat Denmark (DPP) anti-imigran, yang dukungannya diperlukan pemerintah untuk mempertahankan mayoritas namun mereka tidak dalam pemerintahan itu sendiri, menyatakan, mereka terkejut atas
keputusan tersebut.

Jurubicara kebijakan luar negeri partai itu, Soeren Espersen, mengatakan kepada Kantor Berita Ritzau, “Jika keputusan kementerian perhubungan itu mencerminkan sikap seluruh pemerintah Irak, maka itu berarti salah satu alasan utama (kita) berada di Irak telah tidak ada lagi”.

“Kita menghabiskan banyak sumber daya untuk membangun kembali negeri mereka. Saya telah berharap Irak akan tetap berada di luar pembahasan Muhammad,” katanya.

Amarah menyangkut penerbitan kartun-kartun itu, yang pertama kali disiarkan di sebuah surat kabar Denmark dan kemudian dimuat ulang di negara-negara lain Eropa, melanda dunia muslim. Salah satu kartun itu menggambarkan Nabi Muhammad memakai sorban seperti bom. Islam melarang setiap penggambaran Nabi Muhammad. Sebelumnya Ahad, kelompok gerilya menyerukan serangan terhadap pasukan Denmark di Irak dan orang-orang dari semua negara yang menerbitkan kartun Nabi Muhammad itu.

Dalam sebuah pernyataan di Internet, Tentara Islam di Irak, yang mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan sandera-sandera asing, mendesak gerilyawan menculik orang Denmark dan “memotong-motong mereka sebanyak jumlah lembar surat kabar yang menerbitkan kartun itu”.

Kementerian Irak Hentikan Kerja sama dengan Denmark dan Norwegia,
Republika, Senin, 06 Februari 2006
***

Para anggota Uni Eropa (EU) dan dunia Arab harus bertindak serentak untuk memenangkan situasi berkaitan dengan konflik tentang kartun Nabi Muhammad SAW yang diterbitkan suratkabar Denmark, kata Swedia hari Senin. Perlu ada “tindakan bersama, contohnya antara EU dan dunia Arab,” kata Menteri Luar Negeri Swedia Laila Freivalds kepada televisi Swedia.

Warga Muslim yang memprotes kartun tersebut membakar konsulat Denmark di Beirut hari Ahad dan para warga Suriah yang turun ke jalan membakar kedubes Denmark dan Norwegia di Damaskus dan merusak kedubes Swedia hari Sabtu.

Langkah para pemimpin Libanon yang berusaha mencegah aksi kekerasan merupakan hal yang positif, namun para pemimpin agama di dunia Kristen juga harus meyakinkan bahwa tidak ada reaksi-balasan, ujar dia. “Harus ada aksi bersama antara Barat, EU contohnya, dan para wakil negara-negara Arab,” tambah dia.

Di Denmark, tempat kartun tersebut muncul pertama pada September lalu, pemerintah mengimbau para pemimpin dunia untuk membantu memulihkan keadaan.

Surat-surat kabar di lebih dari sepuluh negara kini telah menerbitkan kembali kartun tersebut. Islam melarang keras gambar Nabi Muhammad SAW.

Berkaitan dengan Kartun Nabi Muhammad : Swedia Imbau EU dan Dunia Arab
Ambil Tindakan Bersama, Republika, Senin, 06 Februari 2006
***

Moskow memandang dengan serius dampak negatif yang berkembang seiring dengan publikasi beberapa pencitraan Nabi Muhammad SAW di sejumlah media barat yang menyakiti perasaan umat Islam. Demikian siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, dari Kedutaan Besar Rusia di Indonesia. Menurut siaran pers tersebut, reaksi kemarahan publik Islam sesungguhnya telah dapat diprediksikan sebagai dampak dari kejadian itu.

Di sejumlah negara reaksi tersebut juga diwujudkan dalam aksi vandalisme terhadap misi diplomatik asing yang tentu saja tidak dapat diterima dengan alasan apapun. Rentetan kejadian tersebut yang lalu diprovokasi oleh sejumlah publikasi tidak diragukan lagi dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang memang berkeinginan memecah belah publik karena kepentingan politik pribadinya. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu usaha untuk mencegah agar situasi tersebut tidak dieksploitasi dan mengakibatkan munculnya konflik di komunitas internasional sebab suatu pembangunan tidak akan tergantung pada agama, karena semua tumbuh dalam semangat keberagaman atau toleransi.

Untuk itu, diperlukan upaya dari semua pihak terkait untuk menumbuhkan semangat toleransi agar dapat membangun suatu dialog dan kerjasama antar komunitas internasional yang sekarang jauh lebih penting. Hal itu adalah satu-satunya cara bijak untuk menyelesaikan permasalahan yang pelik tersebut untuk mencegah xenophobia dan menifestasi berbahaya yang lainnya. Rusia akan dengan aktif membantu terwujudnya kondisi itu.

Dalam kaitannya dengan masalah tersebut, peran media massa menjadi sangat signifikan. Tidak diragukan lagi kebebasan berekspresi adalah salah satu ciri utama dari masyarakat demokrasi tetapi ada satu hal utama yang harus diperhatikan yaitu rasa menghormati kepercayaan dan keyakinan dari agama apapun dan membantu antara umat beragama hidup berdampingan.

Rusia Pandang Serius Publikasi Citra Nabi Muhammad oleh Media Barat,
Republika, Selasa, 07 Februari 2006
***

Pemimpin Yahudi Jerman hari Rabu mengecam keras baik kartun nabi Muhammad, yang memicu kemarahan Muslim di seluruh dunia, maupun rencana Iran mengadakan lomba karikatur Bencana Yahudi. “Tidak semua yang secara sah dilindungi sebagai kebebasan berpendapat adalah benar secara moral dan etika,” kata Paul Spiegel, ketua Dewan Pusat Yahudi di Jerman.

Spiegel menyatakan kekerasan kecaman Muslim atas kartun nabi Muhammad menunjukkan kegagalan mutlak hubungan antar-agama. Pemimpin lebih dari 100.000 Yahudi Jerman itu mengecam sikap Barat terhadap dunia Islam. “Daripada berceramah dengan gaya gurubesar tentang prinsip Barat tentang kebebasan berbicara dan kebebasan pers, akan jauh lebih baik menunjukkan kepekaan lebih besar pada perasaan keagamaan masyarakat Muslim,” kata
Spigel.

Tapi, ia menggarisbawahi bahwa tidak ada yang dapat dibenarkan pada kekerasan, yang dipakai beberapa pengunjukrasa Muslim. Ia memperingatkan bahwa melihat semua Muslim sebagai bagian kekerasan oleh sebagian kecil daripadanya akan teperangkap ke tangan pegaris keras Islam.

Spiegel mengungkapkan tanggapan mendadak atas rencana media Iran menyelenggarakan lomba pembuatan kartun menggambarkan Bencana Yahudi. “Itu hanya akan memperburuk silang pendapat menuju sikap yang tak dapat diterima,” katanya.

Kecaman terhadap penerbitan kartun nabi Muhammad juga datang dari kelompok bukan Muslim, pemimpin Barat -yang memperjuangkan kebebasan berpendapat- dan tokoh moderat Muslim, yang dapat menerima kebebasan pers. Pemimpin Katolik di republik Ceko dan Slowakia awal pekan ini mengecam penerbitan kartun tajuk di media Denmark, yang memicu kemarahan Muslim di seluruh dunia. Pernyataan terpisah menyatakan kartun nabi Muhammad itu keterlaluan dilansir di Bratislava oleh ketua Konferensi Uskup Slowakia, Monsinyur Frantisek Tondra, dan di Praha oleh kepala Katolik Ceko, Kardinal Miloslav Vlk.

“Tak seorang pun dibolehkan mencampuri lambang dan ungkapan paling suci umat berjumlah sangat besar di planet kita ini,” kata Tondra. “Kebebasan manusia tidak tak terbatas,” kata Vlk, “Ada batasnya, yakni saat menyangkut kebebasan orang lain,” katanya. Tondra menyatakan bahwa orang bukan Muslim harus menunjukkan kepedulian serupa dengan yang mereka harapkan dari Muslim.

Vlk menyatakan Muslim sekarang merasakan seperti yang dirasakan banyak orang Nasrani bila Yesus dihina. Keduanya menyatakan media Eropa menerapkan kebebasan menyatakan pendapat secara sesat dengan menerbitkan kartun itu, yang memantik unjukrasa di Eropa, Asia, Afrika, Amerika dan Australia. Menteri Luarnegeri Inggris Jack Straw pekan sebelumnya mengecam, dengan menyebut tidak peka dan kurang ajar, keputusan sejumlah media Eropa menerbitkan kartun melecehkan nabi Muhammad.

“Bahwa ada kebebasan berbicara, kitamenghormatinya,” kata Straw di London, “Tapi, tidak ada kewajiban apa pun untuk menista atau menghasut.” “Saya percaya bahwa penerbitan ulang kartun itu tidak perlu, tidak peka dan salah,” tambahnya.

Mantan Presiden Iran Akbar Hashemi-Rafsanjani menyebut kartun menghina nabi Muhammad sebagai “siasat tergalang terhadap Muslim untuk memaparkannya sebagai teroris”. Rafsanjani, yang masih memainkan peran berpengaruh dalam percaturan politik negerinya, menyatakan setiap Muslim di dunia, tidak peduli taat atau tidak, akan marah jika nabinya dilecehkan. “Jika menghina sosok tersuci 1,6 miliar orang dinyatakan sebagai kebebasan mengungkapkan pendapat, maka Muslim juga dapat membuat dirinya melakukan kebebasan serupa dan masuk ke panggung melawan Anda (Barat), bahkan lebih buruk daripada yang sudah dilakukan,” tambah mantan presiden itu.

Suratkabar laris Iran mengadakan lomba cipta kartun tentang Bencana Yahudi sebagai balasan atas penerbitan karikatur nabi Muhammad di banyak negara Eropa. Koran “Hamshahri” menyatakan lomba itu dirancang untuk menguji batas kebebasan berbicara, alasan banyak suratkabar Eropa dalam menyiarkan kartun Nabi tersebut. “Pertanyaan penting bagi Muslim ialah ini, `apakah kebebasan berbicara Barat membolehkan mengangkat masalah, seperti, kejahatan Amerika Serikat dan Israel atau kejadian, seperti, Bencana Yahudi, atau kebebasan berbicara itu hanya bagus untuk menyerang nilai suci agama Tuhan ?`” kata harian itu.

Davoud Kazemi, yang bertugas menangani lomba itu, mengatakan kepada Reuters bahwa kartun karya masing-masing dari 12 pemenangnya akan disiarkan dan mendapat hadiah dua keping emas, masing-masing senilai sekitar 140 dolar Amerika Serikat (lebih kurang 1,4 juta rupiah).

Pemimpin Yahudi Kecam Kartun Nabi dan Bencana, Republika, Rabu, 08
Februari 2006.
***

Suratkabar terbesar di Negara Bagian Queensland, Australia, “The Courier Mail”, mengikuti jejak media cetak Denmark, Norwegia dan Perancis, dengan memuat karikatur Nabi Muhammad SAW yang telah menyulut kemarahan kaum Muslimin se-dunia dalam edisi akhir pekannya. Pemuatan salah satu dari 12 karikatur yang pada mulanya dipublikasi suratkabar Denmark, “Jyllands-Posten” itu, menurut radio ABC dalam beritanya yang dipantau ANTARA, Senin, diyakini Abdul Jalal dari Dewan Islam Queensland tidak akan dibalas masyarakat Muslim di negara bagian itu.

Hanya saja, ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa sejumlah kalangan Muslim fanatik di bagian selatan negara bagian itu bisa saja memberi respons terhadap pemuatan salah satu karikatur di “The Courier Mail” tersebut. Presiden Federasi Dewan Islam Australia (AFIC), Dr.Ameer Ali, seperti dikutip ABC, mengatakan, penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW akan menimbulkan banyak sekali ketersinggungan. “Reaksinya sudah tampak dimana para imam yang memberi khotbah di masjid-masjid (di Australia-red.) berpendapat bahwa aksi semacam ini hanya melahirkan lebih banyak (Osama) bin Laden daripada menguranginya,” kata Ameer.

Terkait dengan isu karikatur dan hubungannya dengan propaganda Barat,
Analis intelijen, AC Manulang, mengatakan, dunia Islam harus bersatu menghadapi “propaganda abu-abu” (grey propaganda) dari negara-negara Barat yang mengidentikkan Islam dengan terorisme seperti tampak dalam pencitraan Nabi Muhammad dalam karikatur oleh media Denmark, Norwegia, dan Perancis. “Dunia Islam harus bersatu menghadapi `grey propaganda` ini,” kata Manullang.

Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen, kata Manullang, menilai keadaan ini sebagai politik seperti terlihat dari pernyataannya bahwa pemerintahannya boleh-boleh saja meminta maaf namun tidak mempunyai hak apapun untuk melarang atau menghentikan kebebasan berekspresi dan kebebasan pers.

Karikatur itu antara lain menggambarkan Nabi Muhammad memakai sorban yang bagian atasnya dilekati bentuk bom waktu dan memperlihatkan Nabi sebagai orang Badui dengan mata terbeliak sedang menghunus pedang, ditemani dua wanita berbusana hitam. Gambar tersebut dicetak kembali dalam sebuah majalah Norwegia pada awal bulan lalu, sehingga memicu kemarahan di kalangan negara Islam. Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen, sempat mengatakan, pemerintahnya tidak dapat bertindak atas pemuatan kartun-kartun Nabi Muhammad yang memicu kemarahan umat Islam itu.

Sejak Jyllands-Posten menerbitkan kartun-kartun itu September lalu, pemerintah Denmark berulang kali membela dan berlindung di balik hak kebebasan berbicara. “Pemerintah tidak dapat mempengaruhi media. Pemerintah dan negara Denmark karena itu tidak dapat bertanggungjawab atas apa yang diterbitkan oleh media independen,” kata Fogh Rasmussen.

Bahkan Pemerintah Denmark mendapat dukungan luas dari publik atas sikapnya menyangkut kartun-kartun itu. Satu jajak pendapat pendapat menunjukkan 79 persen warga Denmark berpendapat bahwa Fogh Rasmussen tidak perlu menyatakan permintaan maaf dan 62 persen mengatakan suratkabar itu hendaknya tidak meminta maaf.

Akibat pemuatan karikatur itu, gelombang unjuk rasa umat Islam terjadi di berbagai negara. Di Afghanistan, seorang dilaporkan tewas, sedangkan di Beirut, kantor Kedutaan Besar Denmark dan Swedia dibakar para pengunjuk rasa yang tersinggung atas pemuatan karikatur Nabi Muhammad SAW itu.

Ratusan anggota dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berunjuk rasa di depan Kedubes Denmark di Jakarta, pada Senin guna memprotes pemuatan karikatur yang mereka anggap sangat menyakiti hati kaum Muslimin Indonesia dan dunia.

Karikatur yang Menista Nabi Muhammad Saw Juga Muncul di Media Australia,
Republika, Senin, 06 Februari 2006.

Iklan

5 Komentar »

  1. Kebebasan berekspresi sering dijadikan sebagai alasan untuk semua itu, tapi kita tahu bahwa kebebasan itu tidak bersifat mutlak.

    betul, mas Vnuz…tepat sekali 🙂

    Komentar oleh sun-eV — Februari 13, 2006 @ 7:57 pm | Balas

  2. Kebebasan yang tidak imbang, kenapa harus Nabi muhammad? kenapa tidak tokoh di agama mayoritas di Denmarknya sendiri? kenapa harus ISLAM? kenapa? berapa persen sih Islam di Denmark?

    *saya pernah baca di milist kalau dulu sempat juga harian ini mau muat hal yang singgung agama tertentu, tapi menolaknya dengan alasan bisa mengyinggung menyinggung salah satu agama.

    aneh to?

    hehehe..akhi Nurdin bisa baca artikel2 berikut:
    standar ganda 1
    standar ganda 2

    Komentar oleh Jauhari — Februari 14, 2006 @ 4:45 am | Balas

  3. ketika ada penghinaan terhadap islam dan penggambaran nabi muhammad saw, mereka bilang itu adalah kebebasan untuk berbicara,

    ketika ada penghinaan yahudi dan israel, dan juga pembicaraan soal penghapusan israel dari peta dunia, mereka bilang itu adalah perbuatan anti-semitisme,

    sungguh pintar dan licik para yahudi itu,

    Komentar oleh MuFF — September 1, 2007 @ 11:30 am | Balas

  4. assalamualaikum….. saydaraku. maaf, saya no comment soal itu semua. tapi saya minta tolong pada saudara, saya saat ini lagi mencari TAJUK REPUBLIKA soal karikatur nabi yang heboh itu. untuk kliping beritanya saua sudah punya, tinggal TAJUK RENCANA nya yang belum dapat. saya mohon tolong, apabila saudaraku punya arsip tajuk republika soal karikatur, saya akan senang sekali. barangkali saudaraku dapat menolong saya yang sudah pusing tujuh turunan mencarinya, kaya nyari orang hilang aja. trims saudaraku. kirim ke email ya saudaraku. wassalam

    Komentar oleh amal nur azis — November 17, 2008 @ 3:58 pm | Balas

  5. Kata Ali Sina yang murtad mengatakan kita harus bersatu dengan cara apapun untuk tetap mengorek bagunan islam diatas pasir, semangkin kita gaiat mengorek bangunan islam diatas pasir melalui kepalsuan Muhammad dan Qurannya lama kelamaham islam akan runtuh. Dan sudah banyak yang sudah murtad karena mereka sudah serius berpikir tentang islam dan Muhammad.

    Kita lihat melalui media internet islam dan nabi palsu Muhammad banyak dilecehkan, karena pada dasarnya menusia sudah banyak belajar tentang islam dan latar belakang kriminal Muhammad mata pencariannya dibayang-bayang unjung tomkku, yaitu geng perampohan perkosaan dan pembantaian bagi mereka yang tidak mengakui Muhammad sebagai nabi terakhir akan dikutuk keapi jahanam buatan Allah swt Muhammad.

    Dan apa yang terjadi apa yang terjadi pada akhir hidupnya..?
    dia masuk kepintu neraka alam maut kuburan.
    Walupun penipu nabi gadungan telah terkubur, mereka tetap mendoakan doa syalawat nabi semoga pintu kubur terbuka dan Muhammad mendapat tempat terindah disurga.
    Tetapo kenyataannya doa syalawat nabi sampai saat belum terwujud…nabi gadungan itu masih terlelap dan tubuhnya telah dimakan jajing jahanam kuburan.

    Komentar oleh Mr.Nunusaku — Juni 22, 2010 @ 6:33 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: