Blog Tausiyah275

Februari 14, 2006

Penjual Balon

Filed under: Dari Inboxku,Hikmah — Tausiyah 275 @ 2:43 am

(dari yang ‘terdampar’ di inbox, eyd sedikit diperbaiki;))

Pada Idhul Adha yang lalu, di Labschool Cinere, kami menyelenggarakan pemotongan hewan nampak Para guru, siswa dan beberapa wali murid juga turut memeriahkan acara qurban di sekolah. Qurban tahun ini agak menurun dari qurban tahun kemaren jumlah sapi 3 ekor dan kambing 25 ekor.

Sejak jam 6.30 WIB sudah banyak siswa yang hadir, agak siang nampak beberapa orang yang berjualan seperti penjual mainan anak-anak, penjual balon, siomay, dan para ibu yang mendapatkan kupon pembagian daging Qurban sudah ada yang hadir disekitar masjid raya cinere. Suasana siang makin lama makin meriah. sambil menunggu ada salah satu guru mengadakan lomba yang berhadiah buku dan Juz Amma’.

Hewan Qurban mulai dari Sapi kemudian satu persatu kambing disembelih dan dipotong-potong serta dimasukkan kedalam kantong plastik, para panitia sibuk untuk membagikan. Antara penerima dengan jatah Qurban berlebih.

Ada usulan salahsatu Siswa kelas 9 Labschool Cinere yang berkata, “Pak bagaimana kalo jatah yang tersisa kita bagikan aja pada para pedagang itu?”
“Wah, usulan yang bagus itu..”kata saya.

Beberapa kantong daging qurban kita bagikan, salah satunya adalah seorang penjual balon tua nampak lemah, seorang siswa menyerahkan kepadanya. Seraya tersenyum, kakek tua penjual balon itu berkata, “Nak, bukannya bapak menolak. Cuman alangkahbaiknya jika daging qurban ini diberikan saja untuk yang lain. Bukankah yang belum kebagian masih banyak?”

Perkataan penjual balon itu membuat kami, para panitia saling menatap. Banyak orang yang ingin berharap untuk mendapatkan namun ada orang yang kami anggap berhak menerima malah meminta untuk menyerahkan kepada yang berhak. Astaghfirullah…

(terharu deh…akhlaknya penjual balon ini bisa jadi lebih baik dari akhlak kita…). oya, cerita ini diakui sebagai buah pena mas Agus Syafii. aku sendiri hanya mendapat dari teman, tanpa sumber yg jelas, jadi harap maklum.

Iklan

2 Komentar »

  1. Assalamu’alaikum,

    wa’alaykumsalam wr wb

    Salam kenal..
    bolehkah kita berbagi cerita..?? kayaknya nama ana sbg penulisnya kelupaan tidak dimasukkan ya?

    hwaduh…maaf ya mas Agus…blog ini blog pribadi…
    jika hendak berbagi cerita…boleh2 saja…tapi silakan japri artikelnya…
    tausyiah275 at gmail.com
    nanti saya telaah dulu + edit jika perlu atau saya tambah dg keterangan lain, sebelum dimuat 🙂

    Wassalam,

    wa’alaykumsalam wr wb

    agussyafii
    http://agussyafii.blogspot.com

    Komentar oleh agussyafii — Maret 29, 2006 @ 4:53 am | Balas

  2. […] terkait: – Belum Haji Sudah Mabrur – Antara Handphone dan Kambing – Penjual Balon Share this:FacebookTwitterLike this:SukaBe the first to like this. Tinggalkan Sebuah […]

    Ping balik oleh Bacaan di Akhir Pekan – Keinginan Untuk Berqurban « Blog Tausyiah275 — Oktober 4, 2012 @ 5:18 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: