Blog Tausiyah275

Maret 20, 2006

Tanggapan Metro TV

Filed under: HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 2:22 pm

Tanggapan dari Metro TV untuk kader PKS: Jilbab Sandrina Malakiano

Webmetro wrote:

Pak Surya yang baik,

Terima kasih atas perhatiannya dan mohon dimengerti bahwa untuk menjadi seorang jurnalis adalah bersikap independen. Sandrina saat ini sedang mengambil cuti di luar tanggungan untuk melanjutkan Sarjana Strata 1 nya yang belum selesai. Lagipula suaminya, Eep Saefullah Fatah juga akan segera berangkat belajar keluar negeri.

Jadi Sandrina masih berstatus sebagai karyawan Metro TV yang juga harus mematuhi peraturan perusahaan yang ada. Hingga saat ini, Metro TV belum memiliki larangan secara tertulis mengenai hal tersebut. Mohon dipahami bahwa kami tidak ingin hal ini dipolitisir oleh pihak-pihak lain.

Seseorang berhijab tidak berarti tidak pantas menjadi presenter, namun khusus di Metro TV, seseorang tersebut hanya dapat muncul pada saat-saat bulan Ramadhan atau hari-hari besar Agama Islam lainnya.

Wassalam,

Henny Puspitasari
PR & Publicity Manager
METRO TV

Iklan

30 Komentar »

  1. Pak Surya Paloh,
    Melihat kinerja bapak selama ini yang saya anggap luar biasa dalam ikut memajukan negeri ini yang sudah carut-marut oleh korupsi yang terjadi di hampir semua instansi bahkan sepertinya sudah menjadi tradisi masyarakat (pejabat) Indonesia, akan tetapi dengan penuh loyalitas serta dedikasi yang tinggi bapak banyak sekali berbuat untuk kemaslahatan bangsa ini. Entah apa yang membisiki saya seolah-olah bapaklah presiden yang sesungguhnya saat ini, yang penuh wibawa serta berjiwa satria. Untuk itu dengan segala hormat dan dari hati yang paling dalam, sudilah kiranya bapak memenuhi keinginan saya secara pribadi ” MAJULAH BAPAK MENJADI SALAH SATU CALON PRESIDEN PADA PEMILIHAN TAHUN 2009 !!!” dan sayalah pendukung utama bapak yang akan tampil paling depan.
    Demikianlah sedikit keinginan luhur yang terlahir dari rasa kecewa saya yang teramat dalam melihat situasi negara saat ini. Terima kasih.

    dari saya,

    I Gede Sarwada
    Jl. Madrasah Kp. Utan RT.03 RW.07
    Kel. Krukut, Kec. Limo, DEPOK 16512.

    Komentar oleh I Gede Sarwada — Oktober 24, 2007 @ 3:41 pm | Balas

  2. metro tv sbgi tv yg paling inovatif .sukses! hanya saya tidak setuju kalau penyiar yang pakai jilbab dibatasi waktu dalam penampilanya di tv.yang disampaikan toh isi berita dan cara penyampaian,bukan penampilan.yang penting rapi dan layak.thanks

    Komentar oleh ida purnamasari — Desember 30, 2007 @ 11:22 am | Balas

  3. metro tv top abiss. beritanya seimbang dan tidak berat sebelah.

    Komentar oleh arief — Januari 27, 2008 @ 3:14 pm | Balas

  4. nenen

    i hate snap shot

    menunjukan kejelekan orang

    apa tidak malu ?????????

    Komentar oleh sharon — Februari 6, 2008 @ 5:27 pm | Balas

  5. SEMOGA METRO TV TDK RASIALIS THD JILBAB.HARI GINI KOG TDK MENGHARGAI 90 % MUSLIM I NDONESIA.SMG TOBAT…..

    Komentar oleh zen — Februari 22, 2008 @ 9:39 pm | Balas

  6. Dari dulu selalu masalah jilbab yan diributkan yang hanya membuat energi dan pikiran kita. Lebih baik kita mamikirkan keterpurukkan bangsa kia yang terus diinjak oleh Malaysia.Bahkan lahan bisnis hiburan pun mulai di jajaki orang Malysia edan itu. Mari kita gelorakan kembali semangat Bapak Soekarno.” Ini dadaku mana dadamu”. Semoga jaya selalu bangsaku

    Komentar oleh ubay — Maret 4, 2008 @ 11:48 am | Balas

  7. jgn ributkan soal jilbab,tp lihat kualitas kerjanya,jllbab adlah bagian dr kepribadian muslimah,jd itu adalah hak pribadi yg tdk perlu di kaitkan dg pekerjaan,yg penting profesional dl kerjaan

    Komentar oleh yuyun — Maret 9, 2008 @ 12:27 pm | Balas

  8. Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh..
    Pakai jilbab kan kewajiban seorang muslimah kenapa harus ada larangan dari manusia toh perintah itu langsung dari Allah SWT….Tetap pertahankan saudariku sesama muslim..jangan terbelenggu dengan pekerjaan….Allahu Akbar..Wss

    Komentar oleh nurhalis — Maret 30, 2008 @ 10:41 pm | Balas

  9. kenapa kho jilbab di permasalahkan lg cape deh yg pentingkan di nilai dari dedikasi dia kerja bgs atau tdk

    Komentar oleh rahmat — April 14, 2008 @ 7:15 am | Balas

  10. udh dh kta stop soal jibab yang penting bagaimana kita membngun masyarakt adil dan makmur bangsa kite udh ancur masa masalh itu mulu kta bahas .

    Komentar oleh rahmat — April 14, 2008 @ 7:19 am | Balas

  11. Acara yg disiarkan di Metro TV banyak yg berkualitas. Tetapi melarang pekerja (presenter, reporter, dll) untuk berjilbab adalah pelanggaran HAM dan termasuk rasialis.
    Apa yang salah dengan jilbab? yg salah adalah cara berpikir orang-orang yg melarang orang lain menjalankan perintah agamanya.
    Sangat memalukan jika ada instansi yg melarang pegawainya mengenakan jilbab sebagai salah satu wujud keimanannya terhadap Allah SWT.
    Terima kasih

    Komentar oleh lia — April 21, 2008 @ 2:04 pm | Balas

  12. rasa rasa lembaga penyiaran yang katanya ber”etika” pasti menyadari Hak Asasi Manusia, yang hampir setiap hari disuarakannya. tapi kok masih terjadi yang macam tu…..
    ap mungkin metro memang rasialis, bahkan non nasionalis yang nggak menyadari kemajemukan bangsa Indonesia.

    Komentar oleh wira — Mei 4, 2008 @ 12:53 pm | Balas

  13. waduh, Bapak-Bapak and Ibu-Ibu sekalian, hare gini masih ngeributin masalah atribut agama? sedih banget yah? masalah jilbab ajah sampe segede gajah diurusin. jangan gitu doonnkkk. liat juga di luar sana, masih banyak orang selain nona S. yang ngalamin kaya gitu, bedanya mereka Non Muslim. bukandnya sayah ngebelain orang nonMuslim, tapi apa HAM juga sudah dihargain, dihormatin, dijaga N dijunjung tinggi?! ato jangan-jangan Anda-Anda sekalian ikut juga jadi pelanggar HAM? ^^V(peace) jangan terlalu mengaitkan kebijakan suatu perusahaan akibat pemakaian atribut agama, pasti udah ada KEBJAKAN DAN KEBIJAKSANAAN untuk hal itu, yang MUNGKIN oleh orang lain “DIARTIKAN MELECEHKAN SUATU AGAMA ATAU HAM”. kaya’nya itu gak mungkin untuk perusahaan sekaliber Metro TV…
    jadi, tolong merenung lagi….
    untuk Metro TV, I Love to watch You! Keep On Movin’ sukses n makin maju! Metro TV Rock!!!

    Komentar oleh NoNa yang Tak BeraGama tapi BerTuhan!!! — Juni 16, 2008 @ 11:17 am | Balas

  14. melihat tayangan metro10 hari ini 27 Juli 2008 sungguh menyedihkan. Pertanyaan dari metro sudah jelas, 10 menteri yang di”KAGUMI” masyarakat kenapa yang ditampilkan komentator yang menilai bahwa kinerja menteri tersebut tidak benar. Apalagi komentarnya Pak Wimar, yang sungguh-sungguh tendensius memusuhi Pak Adyaksa Dault dan Hatta Rajasa, katanya Adyaksa berambisi naik jabatan. kalo mengacu pada komentar terakhir dari pengamat politik UI, masyarakat Indonesia MENGAGUMI kan karena kinerjanya, kalau mengenal bolehlah karena sering muncul di TV bisa karena kinerja bagus atau buruk. Tapi saya kira MENGAGUMI adalah mengapresiasi kinerja yang baik. Adyaksa Dault yang nasionalis, maftuh basyuni yang berani melarang ahmadiyah, siti fadilah supari yang amat berani, bambang sudibyo yang telah membuat terobosan download buku untuk menekan harga buku dan lain-lain menteri yang ada di Metro 10 saya kira adalah menteri yang berprestasi. Ada satu hal lagi, kalimat yang dibaca naratornya juga tendensius tidak independen selayaknya jurnalis. Semua acara metro tv adalah favorit saya, namun khusus untuk metro 10 kemarin… saya mengelus dada atas prinsip independennya jurnalis.

    Komentar oleh mumut — Juli 28, 2008 @ 10:59 pm | Balas

  15. Islam…
    Pemahaman sempit, menyebabkan fanatisme sempit.
    Islam… bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dilaksanakan.
    Apa iya islam sesempit itu?
    Jangan berburuk sangka dulu.
    Oya, masalah hijab ini berawal dari “kader PKS” ya?
    mbok ya jangan bawa-bawa nama Partai untuk hal berbau agama…
    jangan-jangan, kita sendiri yang merusak agama kita, dengan mencampuradukkannya dengan kepartaian (maupun kepartisipasian dalam partai)…
    Apa kita lebih baik dari orang yang “berjilbab”?
    hahaha… lucu… lucu… Kader semprul! senengnya ngerusak Islam aja!
    Metro TV, “Anjing menggonggong, Kafilah berlalu”
    Go Metro!

    Komentar oleh Sultan Jawer — Maret 27, 2009 @ 10:27 pm | Balas

  16. Sebagai orang Yang Tahu Benar Keunggulan Metro TV Di Jagad Raya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Saya Sangat Sangat Dan Sangat Mengharap Terus Bergerak Maju tanpa Melihat Keraguan. Dan Jangan Lupa Melirik Ke Segala Arah Karena Peluang Dan Hal Yang Kurang Baik Mungkin Bisa Datang Dan Terjadi. . . . . . .!

    Komentar oleh aly — Maret 31, 2009 @ 6:02 pm | Balas

  17. Sebaiknya memang Metro TV sebagai media yang harus netral menghindari kesan memberikan perlakuan khusus sekalipun itu mayoritas. Netralitas bisa diperlihatkan dengan berpakaian juga, misalnya tidak menggunakan atribut salah satu golongan. Mayoritas tidak selalu bisa dijadikan alasan untuk diperlakukan khusus.

    Teman-teman yang muslim seharusnya bersyukur dengan perlakuan pemerintah selama ini.

    Komentar oleh Omri — April 4, 2009 @ 6:03 pm | Balas

  18. yang melarang pake jilbab namanya sudah terdaftar untuk dijungkalkan ke neraka. dasar nasrani, selalu ingin menyimpangkan ajaran tauhid. yang muslim segera tobat. belalah agamamu

    Komentar oleh Syalehah — April 16, 2009 @ 12:22 pm | Balas

  19. Metro TV sebagai tv berita pertama di Indonesia harusnya beritanya independen seperti baru berdiri dulu, tapi karena pemiliknya ketua dewan penasehat golkar, akhir-akhir ini sangat tidak lagi independen dan tidak lagi rasional, harusnya ada keseimbangan suara mayoritas dengan suara minoritas, sekarang rakyat sudah menentukan pilihannya, termasuk tugas media seperti metro TV membuat suasana tenang dan bukan sebaliknya .

    Komentar oleh sakti indra — April 22, 2009 @ 7:44 pm | Balas

  20. Namanya juga kritik, mau ditanggapi kayak apa ya tergantung yg dikritik. Kalau mau maju, ya ditanggapi saja dengan bijak. Kalau orang mengkritik anda, berarti itu kan peduli. Masak orang perduli pada anda kok malah disalahkan ???? Nggak masuk akal ….. Kalau ada yg tersinggung oleh Metro TV, sebaiknya Metro Tv berbenah diri.

    Komentar oleh Rediffra — April 25, 2009 @ 8:15 pm | Balas

  21. kami sepakat bahwasanya pak surya paloh adalah politikus,usahawan, negarawan, salh satu diantara banyak elite yang punya kontribusi jelas terhadap proses kemajuan demokrasi di indonesia….. tapi kenapa elite-elite lain tidak memberikan kesempatan dalam perpolitikan nasional sekarang ini… sudah barang tentu kami mendukung bila elite parpol kemudian bisa rembuk bersama….

    Komentar oleh anas langlang buana — April 29, 2009 @ 11:27 am | Balas

  22. Dear Metro TV, saya kira tidak ada yang salah dengan penampilan seorang presenter yg memakai jilbab. justru kita semakin senang melihat presenter yg seperti itu, krn dia tampak berbeda dari yang lain. dan saya rasa juga, pak surya paloh adalah seorang muslim yg baik, bahkan berasal dari aceh yg sekarang sudah menerapkan syariat Islam. jadi kenapa tidak dilegalkan saja presenter berjilbab?toh metro tv dengan begitu akan semakin menjadi panutan kita lho.

    Komentar oleh andara — Mei 1, 2009 @ 8:57 am | Balas

  23. Buat pengambil kebijakan yang terhormat,jangan berfikir lantas berjilbab merusak ataupun mengurangi keindahan ataupun mengurangi margin….? Justru bapak2 yg berkepentingan dalam hal pengambil kebijakan seharusnya bangga dan bersyukur kepada Allah bahwa mempunyai team yang taat kepada Agama justru sbgai modal dasar pulalah untuk jauh dari kemunafikan dan korupsi.AllahuAkbar….Allahuakbar…..allahuakbar

    Komentar oleh Ir.HasyimAs'ari — Mei 7, 2009 @ 3:10 pm | Balas

  24. i’m very unkown about this thing.. he don’t pretend about her bussiness in metro tv..
    i guess with an open arms, my faith doesn’t judge him for and dicte her knowledge.

    Komentar oleh iko — Mei 10, 2009 @ 12:59 am | Balas

  25. Ga usah pada ribut soal jilbab. menutup aurat itu kewajiban setiap muslim. bukan hanya rambut yang ditutup. apa gunanya pake jilbab tapi pakaiannya ketat. lekuk tubuh peremempuan juga aurat. kalau suatu perusahaan melarang menutup aurat, ya keluar aja dari pekerjaan itu, Alloh pasti kasih rizki dari jalan lain. sebenarnya kita sudah tahu bahwa media masa itu dikuasai oleh yahudi termasuk di indonesia. walaupun direkturnya muslim tapi dananya dari mereka. wajar saja kalau melarang berjilbab. waspadalah dg sekenario internasional untuk menghancurkan umat islam.

    Komentar oleh tom — Mei 16, 2009 @ 9:16 pm | Balas

  26. Ass. Wr Wb.
    Saya setuju jika masalah jilbab untuk tidak dijadikan polemik.Hanya saja dibbalik itu semua,saya yakin siapapun yang mengomentari dari segala aktivitas Metro sebagai media informasi adalah merupakan bentuk respon positif masyarakat untuk Metro. Saya sendiri sebagai salah satu pemirsa yg cukup baik terkadang muncul rasa tidak puas atas salah satu mata acara Metro. Tapi setelah agak lama berfikir, ya memang itu salah satu bentuk respon yg cukup positif yang tumbuh dari dalam diri saya. Mudah2an Metro semakin bijak dlm menghadapi perkembangan masyarakat pemirsa yg semakin jeli. Jika komentar ini tidak tepat sy mohon maaf yg ikhlas.
    Wass. Abd.Rosyd, Jember pagi.

    Komentar oleh Abd.Rosyd — Desember 23, 2009 @ 11:21 am | Balas

  27. saya punya kabar berita di kampung tempat saya,
    klo berminat anda mau mengekspos saya siap menemani kesana untuk meliput berita itu.
    saya rasa ini akan bagus buat berita di metro.
    hubungi saya di 021 – 94408044.

    Komentar oleh hendy aquareziey — Maret 5, 2010 @ 6:25 pm | Balas

  28. untuk metro TV COBA LIPUT JALAN DARAT YANG DI BANGUN ANTARA KECAMATAN MENDAWAI MENUJU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH,YANG TERHALAN OLEH TAMAN NASIONAL SABANGAU,KARENA TIDAK ADANYA AKSES DARAT PETANI DI KECAMATAN MENDAWAI MENGALAMI KESUSAHAN UNTUK MENJUAL HASIL PANENYA….TERIMA KASIH

    Komentar oleh frengky — Mei 3, 2010 @ 5:05 pm | Balas

  29. PADHAL JALUR DARAT SANGAT DI PERLUKAN DI KECAMATAN MENDAWAI,BAIK MENUJU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH,MAUPUN MENUJU KABUPATEN KATINGAN,UNTUK AKSES KE LUAR KAMI MEMAKAI JALUR SUNGAI,DAN BIAYANYA SANGAT MAHAL,PETANI KAMI GA MUNGKIN MENJUAL HASIL PERTANIANYA MELALUI JALUR SUNGAI,KARENA KEUNTUNGAN YG DIDAPAT SANGATLAH TIDAK SEBANDING,KEMAREN AKU ADA NANYA ANAK2 DI KAMPUNG SIDO MULYA KALO HASIL PERTANIAN MEREKA CUMA LAKU Rp.200000 SEPIKUL.SENADAINYA ADA AKSES DARAT,MUNGKIN PETANI BISA JUAL KE PROVINSI HASILNYA

    Komentar oleh frengky — Mei 3, 2010 @ 5:10 pm | Balas

  30. Metro TV adalah sebuah media yg ingin merebut kekuasaan negara, hmmm surya paloh toh… pantesan. kalah tarung ma abu rizal langsung buat ormas Ormas, eh.. ga taunya mo buat partai pula.

    semua informasi yg disiarkan ga pernah jauh dari menjelekkan kinerja pemerintah.. silakan anda perhatikan program tayangan metro TV.. Muak

    Komentar oleh arif — September 17, 2011 @ 1:37 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: