Blog Tausiyah275

April 11, 2006

Masih Tentang HOAX

Filed under: Hoax,HOT NEWS,Humor,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 1:27 pm

Masih membahas tentang hoax tentang anak durhaka yg menjadi ikan. Iseng2 aku telusuri siapa saja yang memuat artikel tentang anak durhaka ini. Dengan kata kunci “anak durhaka menjadi ikan”, aku lihat blog ini masih no 1 (narsis, xixixi..maaf…). Aku lihat ke bawah, aku temukan link dengan lokasi di multiply. Aku click link itu, karena dia memasang subject berikut:
– (NYATA) Seorang Anak Disumpahi Ibunya menjadi Ikan Pari

Sekilas aku baca isi artikel dan komentarnya. HWADUH…TERUS TERANG, AKU TERTAWA TERBAHAK-BAHAK.. Artikel yang aku dapat, peristiwa ini terjadi di Aceh. Namun, di blognya LB, dinyatakan peristiwa terjadi di Kalimantan (nah loh…urusan tempat aza sudah ‘gak kompak’…padahal isi filenya sama. DASAR HOAX, xiixixi…). Terutama membaca replyan pemilik blog (Lelaki Biasa), membuat aku makin sakit perut.xixixi..

Beberapa komentar pemilik blog yg membuat aku tertawa:

– yup
saya aja merinding nontonnya mbak
udah nonton belum ?

– mas iwan
coba putar lagi filmnya
dan liaht jelas2
itu ikan atau manusia ?
kalau ikan ada bentuknya seperti itu ?
ada dua buah tangannya bukan ?
dan maaf ada buah dadanya juga bukan ?
coba dech di putar lagi berulang2 biar jelas 🙂

– waduh saya juga kurang tahu bang
tapi berita ini di kaltim sudah menyebar dan banyak orang yg datang ke sangkulirang untuk melihat langsung
tapi nggak tahu juga lah kalau sebenarnya di aceh
wallahualam
wah, mas…ga mungkin terjadi di 2 tempat namun filenya 100% serupa…ixixixi…

– yup
saya sendiri belum dapat beritanya di internet yang jelas jaz
kalau udah dapat kasih kabar ya
atau buat jurnalnya aja biar jelas 🙂
berita tidak jelas kok diberi tambahan [NYATA], ndak konsisten sampeyan mas…xixixi…

– ya itulah mbak
saya juga belum melihat langsung ke tempat kejadian itu
saya hanya mendengar berita dari orang yang dari sana aja
masih belum jelas gitu mbak

– saya nggak bisa jawab bener apa ngagk nya mbak
silahkan mbak simpulkan sendiri
saya takut entar saya dibilangin nyebarin berita bohong
wallahualam
lah…dg memasang [NYATA], padahal anda sendiri ngaku bahwa anda sendiri tidak yakin/tidak jelas, berarti anda jelas2 TELAH MENYEBARKAN BERITA BOHONG…xixixix…

Dari komentar pemilik blog, nampaknya dia yakin sekali bahwa hal itu terjadi. Padahal, yang namanya HOAX, apalagi di jaman sekarang, biasanya DILENGKAPI dengan hal2 yg ‘mendukung’ HOAX itu sendiri. 😀

Perlengkapan pendukung memang DIPERLUKAN, karena dengan adanya pendukung, maka hoax akan makin cepat tersebar:p Padahal, kadangkala (atau seringkali) adanya perlengkapan pendukung justru MAKIN MENUNJUKKAN KEBOHONGAN TENTANG HOAX TERSEBUT!!! 🙂

Beberapa hoax (+pendukung) yg cukup ‘keren’ dan sempat membuat heboh, diantaranya:
Hoax anak menendang ibunya yg sedang membaca Al Qur’an. Bukti dari hoax ini ‘terbantahkan’ dengan adanya link2 berikut dan berikut.

Hoax suara jeritan neraka. Bantahannya sendiri telah dibuktikan dengan penggunaan tools audio.

Hoax tentang penjaga masjid Nabawi yang bermimpi Rasululloh SAW. Inipun sudah dibantah oleh ‘ketua MUI’ Arab Saudi.

– Yang terakhir, yang menghebohkan, yaaa… Hoax ttg anak durhaka menjadi ikan. Well…hingga saat ini, aku belum menerima konfirmasi bantahan tentang hoax ini. Namun, aku pikir no problem…tinggal tunggu waktu saja toh? 🙂

So, sekali lagi, JANGAN GAMPANG TERTIPU DENGAN HOAX..MESKI DIA MEMASANG ATRIBUT AGAMA…(terutama agama Islam). Ingat…Islam adalah agama yg juga mengedepankan akal, tidak sekedar iman.

*xixixi…masih suka terkekeh-kekeh, jika ingat komentar Lelaki Biasa itu…LAYAK SEKALI BLOG ITU MASUK KATEGORI HUMOR di blog Tausyiah275 ini…hehehe…*

Iklan

3 Komentar »

  1. Assalamualaikum…

    wa’alaykumsalam wr wb

    Dah tenang-tenang kok ramai lagi hoax ini.
    ada yg kirim ke email ada gambar ikannya lagi…hehehe.

    coba cek AA yg ini saya copy paste yah :

    Nelayan Tangkap Pari Mirip Manusia
    Selasa, 25 Apr 2006 06:40

    MASIH ingat video menghebohkan, ikan pari mirip manusia yang disebut-sebut anak gadis dikutuk ibu-nya? Jumat (21/4) malam, Safar (40) dan anaknya Rudi (18) warga Desa Simpangkatis Kecamatan Simpangkatis, Bangka Tengah, mendapatkan ikan yang mirip ikan tersebut. Beratnya sekitar 1,5 kilogram.

    Warga setempat menyebut ikan tersebut dengan nama ikan pari yuk (pari hiu) karena beberapa bagian tubuhnya seperti ekor berbentuk mirip ikan hiu.

    Ikan langka ini tersangkut jaring Safar sekitar pukul 21.00 WIB di perairan laut Pulau Setugar Desa Kurau Kecamatan Koba, Bangka Tengah. Bahkan, selain Safar, selang 15 menit kemudian dua orang rekannya sesama nelayan juga dapat ikan yang sama.

    Abdul Malik (47) dapat tiga ekor, lalu disusul Kodri (30) satu ekor. Hanya ukurannya agak kecil.

    Informasi ini sempat membuat warga Simpangkatis dan sekitarnya gempar. Puluhan warga berbondong-bondong mendatangi rumah Safar dan kedua rekannya ingin melihat langsung ikan aneh tersebut.

    Sekilas jika dibalik, atau dipandang dari belakang, pada bagian bawah ikan ini memang mirip wajah manusia. Tampak dua lubang sejajar menyerupai mata dan di bawahnya terdapat lubang pipih mirip mulut manusia. Padahal, kedua lubang itu bukan mata karena mata sesungguhnya terletak di bagian depan.

    Panjang ikan pari yang didapat Safar sekitar 70 centimeter dengan lebar 25 centimeter. Ekornya memang panjang yang tak lazim sebagaimana ikan pari yang biasa disantap, sekitar 35 centimeter. Bagian kepalanya lancip. Miliki dua sirip di kiri kanan bawah mulut yang mirip lengan, dan dua sirip di perbatasan tubuh dan ekornya laiknya kaki.

    “Karena ekornya mirip ekor ikan yuk, sementara tubuhnya mirip ikan pari, kami namakan yuk pari,” ujar Safar didampingi Rudi dan Kades Simpangkatis Rustam Maddin kepada harian ini, Senin (24/4) siang di rumahnya.

    Menurut Safar, ia dan anaknya tahu ikan tersebut terkena jaringnya sekitar pukul 21.00 WIB.

    “Setelah jaringnya dipasang selama dua jam, lalu kami angkat.
    Ikan yang dapat hanya tiga ekor, dua di antaranya ikan pari biasa,” katanya seraya menambahkan, ia berangkat melaut bersama 10 nelayan warga Desa Simpangkatis termasuk Kades Simpangkatis, Rustam Maddin. Mereka pergi menjaring ikan menggunakan beberapa perahu motor.

    “Ketika dapat (ikan pari hiu) air laut sedang pasang,” katanya.

    Pria yang memang sudah biasa melaut ini baru kali ini mendapatkan ikan jenis tersebut.

    “Mulanya saya belum tahu, tapi saat dibalik saya langsung teringat dengan (berita) ikan yang ada di Bangka Pos kemarin.

    Sama persis, membuat saya terkejut. Teman-teman jadi heboh, dan meminta agar ikan ini dihidup (dipelihara) saja,” ujarnya.

    Namun sayangnya, ikan tersebut tetap mati keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WIB. “Karena kami tidak tahu bagaimana mempertahankanya biar tetap hidup,” katanya.

    Kades Simpangkatis Rustam Maddin membenarkan jika Jumat (21/4) malam lalu tiga warganya dapat ikan pari tersebut. “Bahkan Abdul Malik (47) yang dapat tiga ekor itu kakak kandung saya,” katanya.

    Selanjut ia menambahkan, ikan tersebut ditangkap berselang lima belas menit. “Mulanya masuk jaring Safar, lalu kakak saya, yang terakhir Kodri,” katanya menambahkan jika ikan tersebut bikin heboh warganya.

    “Sampai siang ini, Senin (24/4) masih banyak yang datang kepingin melihat langsung ikannya, kendati sudah mati,” katanya.

    Pantauan harian ini, Senin (24/4) sekitar pukul 11.00 WIB, ikan tersebut masih utuh, meskipun sudah mati. Bagian bawahnya berwarna putih bersih, sedangkan belakangnya sama dengan warna ikan hiu pasir.

    Bikin Heboh

    Seperti dilansir harian ini berturut-turut, Rabu (19/4) dan Kamis (20/4) lalu, warga Pangkalpinang dan Toboali heboh.

    Beredar kisah seorang anak gadis warga Kepulauan Riau berubah wujud menyerupai ikan pari. Anak ini disumpah lantaran kualat terhadap ibu kandungnya.

    Cerita yang dianggap sebagian warga tak masuk akal itu bermula dari rekaman gambar di ponsel kamera yang tak jelas asal usulnya. Vidio dalam ponsel berdurasi persis satu menit itu jelas-jelas memperlihatkan sosok ikan pari dengan wajah dan badan menyerupai manusia.

    Ikan pari dalam gambar itu juga memiliki ekor panjang yang tak lazim sebagaimana ikan pari yang biasa disantap. Dan ikan yang masuk jaring nelayan Desa Simpangkatis Jumat pekan lalu sama persis dengan ikan yang termuat dalam video kamera handphone yang beredar luas di masyarakat Toboali dan Pangkalpinang beberapa hari lalu.

    Cerita itu sempat meluas di Bangka dan tak jarang ada yang meyakini cuplikan film anak menjadi ikan pari ini benar adanya setelah terus berpindah tangan dari satu ponsel ke alat komunikasi sejenis lainnya. (slm)

    sourced : http://bangkapos.com/berita.php?action=baca&halaman=1&topik=1&id=38336

    muhun aa

    wassalam,
    wongcilik

    ehehehe..makanya, mas Wongcilik…lucu sekali hoax ini…heheh…

    Komentar oleh wongcilik — Juni 1, 2006 @ 4:31 pm | Balas

  2. MAKANYA HENGPON ITU BUAT TELP+SMS+MMS AJAH JANGAN PASANG KAMERA+VIDEO RECORDER. JADINYA YA GINI DEH KALO DIPAKE AMA ORANG2 JAHIL!!!!

    Komentar oleh fidrik keren — September 4, 2006 @ 11:59 pm | Balas

  3. tolong donk kirim ke email gue fotonya

    Komentar oleh sufendi — Mei 6, 2007 @ 3:54 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: