Blog Tausiyah275

Mei 1, 2006

Enaknya Tidur Saat Jum’atan

Filed under: Fiqh,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 4:20 am

Fenomena tidur saat Jum’atan bukanlah suatu hal yang baru. Sekitar 4tahun lalu, aku termasuk penganut ‘aliran’ ini…tidur ketika khatib sedang khutbah. Alhamdulillah, tidak lama aku menjadi pengikut aliran itu… Setelah aku temukan tipsnya, aku segera tinggalkan aliran itu…mudah2an bisa bertahan hingga ke masa depan. Aamiin. πŸ™‚

Jika kita perhatikan, memang akan terlihat banyak sekali orang yang tidur ketika sedang Jum’atan. Ada yg tidur namun sekedar terkantuk-kantuk, ada yg tidur dg kepala tertunduk, ada yg seraya bertopang dagu (jadi kesannya sedang memperhatikan khutbah…padahal sedang bermimpi jadi jutawan, hihihi…), bahkan aku pernah temui orang yg tidurnya ngorok ketika sedang Jum’atan. Masya ALLOH….

Padahal, khutbah Jum’at mesti diperhatikan, karena banyak hal (ilmu) yang bisa kita dapatkan dari khutbah Jum’at. Ibadahnya hanya seminggu sekali, janganlah ‘dirusak’ dengan tidur…sayang toh??

Banyak hal dan alasan penyebab orang tidur ketika sedang Jum’atan:
1. Kecapekan kerja. Ini selalu dijadikan alasan bagi banyak orang. Tapi hal ini bisa dibantah. Jika memang cape, kenapa di hari-hari lain pada jam yang sama, mereka malah bisa makan siang dengan tenang?

2. Kecapekan olahraga. Ini dilakukan di beberapa instansi. Mereka melakukan kegiatan olahraga di hari Jum’at…akibatnya ketika Jum’atan, banyak yg tidur karena kecapekan. Mengapa kegiatan olahraga mesti hari Jum’at? Bukankah lebih baik justru diadakan hari Senin, ketika rasa malas masih menguasai badan….?? Jadi, badan dipaksa bergerak.!!

3. Suasana masjid/mushola yang sejuk. Nah, ini satu dilema juga… Di satu sisi masjid mesti dibuat senyaman mungkin untuk ibadah, namun di sisi lain yang datang ke masjid malah tidur, hehehe…

4. Khutbah yang terlalu panjang/khutbah tidak menarik. Ada yang beralasan mereka tidur karena isi khutbah yang terlalu panjang…atau topik khutbah yang tidak menarik. Wah, argumen seperti ini juga salah dan bisa dibantah… Banyak lho yang sudah tidur bahkan ketika mereka baru duduk di masjid. Bahkan mereka sendiri tidak mendengar adzan tanda waktu Dzuhur masuk.

5. Daripada ngobrol, lebih baik tidur. Ada saudara-saudara kita yang ‘menyalahgunakan’ ayat. Mereka menggunakan hadits Rasululloh SAW,“Barangsiapa yang berbicara pada hari Jum’at di waktu imam berkhutbah, maka ia adalah seperti keledai yang memikul kitab, sedang siapa yang memperingatkan orang itu dengan kata-kata”Diamlah”, maka tidak sempurnalah Jum’atnya.” (HR Ahmad). So, mereka beralasan, lebih baik kami tidur daripada ngobrol…soalnya kalo ngobrol kan dilarang sementara tidur tidak dilarang kan? Haiyah…manusia memang pinter cari pembenaran, hehehe.. πŸ™‚

Hmmm…daripada aku hanya nunjuk-nunjuk kesalahan terus, lebih baik aku beri solusi agar tidak tidur ketika khatib sedang berkhutbah.
1. Hentikan pekerjaan sedikit lebih awal. Jangan terlalu asyik kerja, sehingga baru datang ketika adzan telah berkumandang. Efek sampingnya, badan yg sedang capai lalu tiba-tiba duduk dg tenang di tempat yg sejuk, akan menimbulkan kantuk. Sebaiknya sekitar 30 menit sebelum adzan, kita hentikan pekerjaan. Istirahat sebentar dari pekerjaan, lalu bersiap-siap untuk sholat Jum’at…sikat gigi, wudlu, memotong kumis+kuku, menggunakan wangi-wangian merupakan contoh yang diberikan Rasululloh SAW.

2. Jangan makan dulu. Ada orang yang makan dulu sebelum sholat Jum’at. Hampir sama efeknya, badan yg capai lalu diberi pasokan makanan akan menimbulkan rasa kantuk. Mengisi perut boleh, tapi sewajarnya…jangan terlalu penuh. Mungkin cukup minum air putih dan makan 1-2 potong kue basah.

3. Jika berolahraga, segera beristirahat!! Seringkali aku dapati orang-orang yg baru olahraga malah jalan2, cari makan dst dst. Akibatnya waktu istirahatnya (untuk pulih dari capai akibat olahraga) tidak ada. Ujung-ujungnya tidur ketika Jum’atan. Segera mandi, bersih2 badan…persiapkan baju dan kondisi badan terbaik untuk menyambut Jum’atan.

4. Jika memang mengantuk, tidur (sebentar) dulu! Aku pernah alami hal ini…datang terlalu cepat. Waktu Dhuhur jam 12, tapi aku sudah datang jam 11.30. Selesai dzikir dan baca Qur’an, aku merasa ngantuk. Ya sudah, aku tidur sejenak…sekitar 5-10 menit. Alhamdulillah, aku terbangun ketika pengurus masjid memberikan pengumuman. πŸ™‚

5. Konsentrasi pada isi khutbah. Banyak orang ngantuk dan tertidur karena mereka tidak memperhatikan isi khutbah. Wah, kasihan sekali khatibnya…tidak dihargai oleh para hadirinnya.. 😦

Sebenarnya, apakah tidur saat Jum’atan dilarang? Aku cari-cari referensi, baik hadits maupun pendapat ulama, yang melarang tidur saat Jum’atan = TIDAK ADA…!!! Tapi, sebenarnya ada hal yang hendak dihindari jika kita tidur saat Jum’atan. Dengan tidak tidur saat Jum’atan, kita akan terhindar dari ‘ancaman’ kentut tanpa disengaja. πŸ™‚ Well, namanya juga orang tidur…kondisi badannya tidak dia kontrol…sapa yang bisa menjamin dia tidak kentut ketika sedang tidur?? Hehehe..

Oya, aku teringat dengan ucapan seorang teman, yang mengatakan bahwa tidur saat Jum’atan bisa dihilangkan jika isi khutbah menarik, lalu disajikan dengan menggunakan layar lebar dan sound sistem yang besar. Dulu aku sependapat dengan dia…namun kini, tidak lagi!! Hal ini dikarenakan aku pernah sholat Jum’at yang di masjidnya dipasang semacam OHP, lalu suaranya pun sangat jelas, isi khutbah menarik…dan aku lihat sekelilingku….MASIH BANYAK YANG TIDUR…!! Hihihihi… πŸ˜‰

Well, 5 solusi yang aku tulis di atas mungkin tidak semuanya cocok bagi anda-anda. Barangkali anda bisa beri solusi lainnya??

Iklan

6 Komentar »

  1. haha..yaph meski saya ga pernah jum’atan tapi emang ada aja ya org yg tidur..Niat ibadah ato molor. bagus bgt artikelnya. semoga mereka2 yg nganut aliran ini sadar, amin.

    hmmm…terima kasih mbak(karena saya lihat anda menulis tidak pernah Jum’atan) Erwina atas komentarnya.. πŸ™‚

    aamiin…semoga saudara-saudara kita bisa keluar dari aliran ‘sesat’ itu… πŸ˜‰

    Komentar oleh Erwina — Mei 1, 2006 @ 8:10 am | Balas

  2. hmm..tips anda tidur 5-10 menit sebelum jumatan tidak berlaku bagi saya, saya tidak bisa tidur hanya beberapa menit, kalau seperti itu saya bablas, sejam baru bangun… hehehe.. πŸ˜€

    hwadah…berarti mas Mysam tidur sejam sebelumnya saja…hihihi.. πŸ™‚

    anyway tips nya OK juga πŸ˜‰

    mas Mysyam punya tips lain?? πŸ™‚

    salam dari saya..

    wa’alaykumsalam wr wb

    Komentar oleh mysyam — Mei 1, 2006 @ 11:12 am | Balas

  3. setelah membaca ini, rasanya adalah jleb saja.

    yaaa…jangan jleb donk mas Herry…
    mari perbaiki diri..jangan tidur lagi saat Jum’atan… πŸ™‚

    terimakasih

    sama-sama… πŸ™‚

    Komentar oleh hericz — Mei 1, 2006 @ 11:51 pm | Balas

  4. Tips laen …
    duduklah di luar yang kejemur matahari, sumpah gak akan tidur!

    hehehe…mas Fahdi bisa saja… πŸ˜€
    ada lho, orang yg kepanasan, lalu dia menaungi kepalanya dg koran, dan ujung2nya… TIDUR πŸ™‚

    trims utk tambahan tipsnya πŸ™‚

    Komentar oleh fahdi — Mei 6, 2006 @ 8:52 am | Balas

  5. Assalamualaikum
    ustadz saya mo nanya nih…
    saya dapat tugas dari pengurus masjid sebagai titip sandal and sepatu and motor, saya hanya bisa melaksanakan ibadah Sholat Jum’at “TANPA” mendengarkan ceramah dari “KHATIB”
    ini hukumnya gimana stadz?
    Saya denger dari temen2 tentang Ibadah Sholat Jum’at, mendengarkan Khatib termasuk “pengganti” dua rakaat, sebagaimana kalo Sholat Zuhur 4 rakaat.
    gimana nih stadz, saya ngak bisa ngedengerin KHATIB.
    kasih saran dunk.

    Wassalam

    Komentar oleh chanks — September 25, 2006 @ 10:31 pm | Balas

  6. Untuk pertanyaan anda :
    1. Anda menolak tugas tersebut, karena akan mengganggu anda dalam melaksanakan ibadah jum’at.
    2. Anda terima tugas tersebut, dan diserahkan kepada isteri atau anak puteri anda. Ataupun juga diserahkan kepada isteri atau anak puteri jamaah lainnya.
    3. Anda usul kepada Takmir masjid agar dibuatkan loker tempat menyimpan alas kaki dan diberi kunci.

    Demikian semoga bermanfaat.

    Komentar oleh sugani — April 17, 2009 @ 7:16 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: