Blog Tausiyah275

Mei 13, 2006

Khutbah Jum’at – 20060512

Filed under: Khutbah Jumat & Pengajian — Tausiyah 275 @ 9:51 pm

Tiap muslim mesti yakin keselamatannya di dunia dan akhirat bergantung pada kebersihan jiwa. Hal ini dikarenakan hanya jiwa yang suci dan bersih (disamping kasih sayang ALLOH) yg bisa menyelamatkan dia dari bahaya yg mengancamnya.

“sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,” Asy Syams(91):9 memerintahkan kita untuk menyucikan jiwa. Caranya bermacam-macam, diantaranya dengan beramal saleh serta menjauhi maksiat.

Langkah-langkah untuk menyucikan jiwa:
1. TAUBAT TIAP SAAT.
ALLOH SWT senantiasa menunggu hamba-Nya untuk bertaubat, kapanpun dan dimanapun. Ada pemeo bahwa tobat hanya dilakukan saat tua. Ini merupakan pemeo yg salah!! Justru tobat mesti dilakukan SEJAK MUDA. Hal ini dikarenakan manusia mempunyai kecenderungan untuk selalu berbuat salah/dosa (sengaja atau tidak sengaja).

Dosa/kesalahan terjadi karena:
– Lemahnya iman
– Lemahnya penghayatan diri sendiri

Rasululloh SAW, dalam satu riwayat, mengatakan bahwa dalam sehari melakukan tobat hingga 100kali. Rasululloh SAW yg maksum (terbebas dari kesalahan) saja bertobat hingga 100x, lalu mengapa kita, yg sering bergelimang dosa/kesalahan, malah lebih sedikit amalan tobatnya?? 😉

2. MUHASABAH (MENGHISAB DIRI DARI AKTIVITAS SEHARI-HARI)
Menghisab diri ini biasanya dilakukan menjelang tidur. Kita ‘hitung’ aktivitas kita selama sehari itu, apakah penuh dg amalan baik atau malah amalan buruk?

Seorang sufi mengumpamakan hisab ini seperti ‘perdagangan’:
– Amalan wajib = modal utama
– Amalan sunat = laba/keuntungan
– Maksiat = kerugian

Apabila kita selama di dunia hanya mengerjakan amalan wajib saja, maka kita termasuk orang yg ‘rugi’, karena pada dasarnya kita hanya ‘kembali modal’. Maka, perbanyaklah amalan2 sunat, untuk menyempurnakan + menambah ‘modal’ kita.

Sebaik-baik orang = panjang umur + banyak amalan kebaikan.
Seburuk-buruk orang = panjang umur + banyak maksiat.

3. MUROQOBAH (PENGAWASAN TERHADAP DIRI SENDIRI)
Untuk hal ini, kita mesti selalu menyadari bahwa ALLOH SWT senantiasa mengawasi kita. Ada 2 aktivitas yg diperhatikan ALLOH SWT:
– gerakan hati –> ALLOH SWT selalu tahu niat kita…baik atau buruk.
– gerakan fisik (aktivitas sehari-hari)

4. MUJAHADAH (SUNGGUH2 MELAWAN HAWA NAFSU)
Dalam kisah Nabi Yusuf diceritakan, bahwa Nabi Yusuf pun mesti melawan hawa nafsu yg ‘menyerangnya’. Lihat Yusuf(12):53,“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Ada beberapa metode untuk mengarahkan hawa nafsu:
– Dorong dia ke jalan kebenaran
– Dorong dia untuk mengamalkan kebenaran
– Dorong dia untuk menyampaikan kebenaran
– Dorong dia untuk sabar dalam kesulitan

*Khutbah Jum’at lainnya bisa diakses di http://khutbahjumat.wordpress.com/*

Iklan

1 Komentar »

  1. info yang menarik

    Komentar oleh gadise — Januari 11, 2016 @ 5:18 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: