Blog Tausiyah275

Mei 17, 2006

Menuju Kemenangan atau Sawah?

Filed under: Ensiklopedia Islam,HOT NEWS,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 10:21 am

Bahasa Arab, sebagai bahasa ‘pemersatu’ kaum muslim seluruh dunia mempunyai keunikan yang tiada duanya, maka tak heran sedikit rumit mempelajarinya. Sedikit perubahan dalam tanda baca ataupun pada saat membacanya bisa membuat artinya sangat berbeda. Meski demikian, seorang muslim tidak boleh putus asa dalam mempelajarinya.

Dalam kesempatan kali ini, aku ingin membahas kembali ‘salah kaprah’ dan ‘salah baca’ yang kadangkala terjadi dan dilakukan oleh kaum muslim. Jika beberapa waktu aku membahas aamiin, definisi dan kesalahan yang terjadi serta solusinya, maka kali ini aku membahas ‘kesalahan fatal’ dalam adzan.

Dalam adzan, kita akan mendengar ucapan “Hayya ‘alal Falaah”. Yang hendak aku sorot adalah kata Falaah. Makna dari adzan ini, jika kita kaitkan dengan seruan sebelumnya, yakni “Hayya ‘alash Sholaah” (Mari dirikan sholat), maka dengan mendirikan sholat, insya ALLOH, kaum muslim akan meraih kemenangan. Akan tetapi, pada beberapa kesempatan aku temukan ada muadzin yang mengucapkan “Hayya ‘alal FALAH”.

Ini suatu KESALAHAN BESAR!!! Karena arti dari Falah (a kedua tidak panjang) adalah SAWAH…!!! Dengan demikian, jika seseorang adzan atau iqamat lalu mengucapkan “Hayya ‘alal FALAH” pada kedua kesempatan itu, maka dia mengajak para jama’ah mesjid UNTUK PERGI KE SAWAH!!!🙂

Kelihatannya sepele…namun seperti yg aku tulis di awal, kesalahan tanda baca dan pembacaan akan mengubah makna (yg sangat signifikan dan ‘menyesatkan’).

Maka, aku minta bantuannya kepada rekan2 yang membaca blog ini. Tolong perhatikan adzan/iqamat di masjid/tempat anda sholat setempat. Apabila mereka melakukan hal (kesalahan) ini, beritahukan apa yang seharusnya mereka baca…betulkan kekeliruan yang mereka perbuat. Insya ALLOH, ALLOH SWT akan mencatatnya sebagai amalan🙂

3 Komentar »

  1. Demikian juga dengan Sholat mas.

    Di kampungku, dan mungkin juga banyak di tempat lain, yang terbiasa dengan penyebutan kata Sholat dengan ‘Shalat’, yang artinya adalah keranjang (basket).

    Aku pernah membahas ini, tapi selalu dicounter dengan argumen: “ah, yang penting kan dilaksanakan ibadah itu. tentang istilah sih ga penting”

    Padahal menurutku, kesalahan yang dibiarkan berlarut ini, bisa jadi berimbas pada kesalahan lain yang lebih besar.

    hmmm…memang sih…🙂
    insya ALLOH, kali lain saya akan bahas lagi ttg istilah2 ini..🙂

    Komentar oleh Aryo Sanjaya — Mei 17, 2006 @ 10:59 am | Balas

  2. Kok ada yang nyebut Sholat dengan Sembahyang, ya Koh.
    Itu kan artinya “menyembah Yang”.

    betul mbak Calupict…
    nanti saya akan bahas di lain waktu..insya ALLOH🙂

    Komentar oleh Calupict — Mei 19, 2006 @ 7:49 am | Balas

  3. ada link yang bisa lebih lengkap tentang kekeliruan bacaan yang menimbulkan arti beda ini?
    Kan baik kalau bisa dibuat semacam rincian terutama pelafalan yang relatif sering dibaca..

    Komentar oleh yogi — September 24, 2006 @ 5:18 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: