Blog Tausiyah275

Mei 23, 2006

Ghibah Yg ‘Dibolehkan’

Filed under: HOT NEWS,Muamalah — Tausiyah 275 @ 5:16 am

Beberapa waktu lalu, aku menulis artikel tentang ghibah (gosip). Intinya jelas, bahwa ghibah (gosip) dilarang oleh Islam, karena bergosip ~ makan bangkai saudaranya sendiri. Namun, di artikel Dialog Jum’at, 12 Mei 2006, aku temukan pendapat Aa Gym, bahwa ada ghibah yg ‘dibolehkan’.

Aa Gym menyatakan bahwa ada 4 (EMPAT) jenis ghibah yg diperbolehkan:
1. Membicarakan pemimpin yg zalim dan tidak adil.
2. Menceritakan kejelekan orang demi menuntut hak. Seperti Hindun menceritakan kekikiran Abu Sufyan, suaminya, kepada Rasululloh SAW karena Abu Sufyan tidak memberikan nafkah yg cukup kepada Hindun.
3. Ghibahnya orang yg dizalimi terhadap yg menzalimi.
4. Menceritakan kejelekan orang untuk mengambil keputusan hukum. Misalnya di pengadilan, saat memutuskan hukum.

Hmmm….jadi para pembaca blog, ternyata ada ‘timing’ ghibah boleh dilakukan…namun sayangnya, masyarakat Indonesia masih senang dg definisi ghibah selain 4poin di atas, sehingga masih cenderung menuai dosa.. 😦

Iklan

3 Komentar »

  1. Ghibah yang boleh dilakukan, sebaiknya disebarkan lewat blog. Biar lebih banyak yang baca. Karena saya kira, bukan lagi mubah sifatnya, tapi justru berpahala!

    betul sekali mas Hendro…betul sekali…namun kita mesti berhati-hati, agar ghibah yg kita sebarkan tidak termasuk ghibah yg dilarang… 😉

    Komentar oleh hendro — Mei 23, 2006 @ 9:42 am | Balas

  2. gini ada seorang temen yang pernah disakiti!!! dia dipermainkan oleh laki2 sampai2 dia hampir gila!! bang apa ini boleh di ceritakan??? karena dia merasa sangat terdolimi oleh laki2 itu!!!

    hmmm…aku tidak berani mengeluarkan statement..
    namun, jika aku berada di pihak anda…aku mungkin akan ceritakan tapi tidak perlu secara langsung mengungkapkan orangnya… mungkin akan cerita ada laki2 yg kurang baik, dst…dst….

    Komentar oleh daru — Mei 26, 2006 @ 2:30 pm | Balas

  3. aku dan ibu2 di komplek sedang dilema soal ghibah, kalo’ gak ngobrol dibilang kuper kalo ngobrol pasti nyelip ghibah…jadi aku berinisiatif bentuk CAG Club Anti Ghibah, kami saling kontrol pembicaraan, kalo’ dirasa menuju ghibah Kita bilang STOP, CUKUP, hampir@ nih…lawan bicara pun langsung istighfar…biar bersosialisasi antar tetangga jalan, dakwah pun jalan… lumayan anggotanya semakin banyak.

    maju terus, mbak Nika..
    godaannya menghindari ghibah memang cukup besar…
    tapi insya ALLOH pahalanya besar juga 🙂

    Komentar oleh nika hanidhah — Juni 8, 2006 @ 3:01 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: