Blog Tausiyah275

Mei 26, 2006

Tidak Hanya Pornografi

Filed under: Hikmah,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 1:03 pm

Yang menjadi ‘musuh’ kaum muslim saat ini. Banyak sekali…pornografi hanyalah salah satu musuh, yang nyata dan ada di hadapan mata. Lainnya? Kemiskinan, kebodohan, ketimpangan sosial, adalah sekian banyak musuh lain yang mesti dihadapi kaum muslim, tidak saja di Indonesia tapi juga di seluruh dunia.

“So what? Saya kan ga bisa ngapa2in?”

Itu tidak betul, saudaraku…kita bisa ‘melawan’ musuh2 tersebut, satu persatu…tentunya di bidang masing2. Pada kesempatan ini aku ingin mengangkat tema SAMPAH sebagai musuh yang juga ada di depan mata.

Kebetulan, aku berdomisili di Bandung, meski mencari nafkah di Jakarta. Jadi, jika ada kesempatan (week end/libur) aku sempatkan untuk pulang ke Bandung, bertemu dengan keluarga. Kira-kira sudah hampir sebulan terakhir ini, Bandung ‘dicemari’ dengan sampah. Begitu banyak volume sampah yang tidak terangkut, sehingga menimbulkan banyak ‘kekacauan’ dan ‘kerusakan’ serta mudlarat…jangan lupa, polusi dan penyakit juga jelas-jelas menjadi ancaman nyata.

Berjuang menggolkan RUU APP itu perlu saudaraku…tapi jangan habiskan energi di situ. Jangan bikin rusuh, jangan lakukan sweeping, jangan main ancam…itu semua malah memojokkan saudara-saudara muslim lain, yang sudah membawa image bahwa Islam ~ ketenangan, teduh, aman, menentramkan. Karena tindakan-tindakan anarksi itu pula, kian banyak orang yang tidak simpatik.

JANGAN TERLALU UMBAR OTOT untuk PORNOGRAFI. Gunakan pemikiran, akal sehat, dan diplomasi yang baik. Rasululloh SAW adalah seorang ahli diplomasi, yang seringkali berpikir 2-3 langkah ke depan.

Bagi anda yang merasa memiliki energi berlebih, lebih baik anda membantu mengurus sampah. Bukan…bukan aku menyelepekan anda, tapi saya ingin mengingatkan, daripada energi saudaraku terbuang begitu saja…gunakan yang lebih manfaat. Saudaraku, aku tidak bermaksud menghina anda, dengan meminta anda mengurus sampah.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman”

Hadits di atas mungkin sudah saudaraku dengar dan pelajari sejak kecil. SUDAHKAH KITA MEMPRAKTIKKANNYA? Ternyata, IMAN tidak hanya diukur dari teriak-teriak, sweeping, atau tindakan melelahkan (+menguras tenaga) lainnya. MENJAGA KEBERSIHAN, yang dianggap sepele, ternyata dinilai sebagai bagian dari iman. ๐Ÿ™‚

Bagi saudaraku, FPI dan FBR, terutama FPI cabang Bandung (jika ada), sudah saatnya saudaraku berganti metode amar ma’ruf nahyi munkar. Berdemo untuk mencegah kemunkaran sudah saudaraku lakukan, sekarang mari saudaraku ajak saudara2 yang lain untuk berbuat kebaikan.

MENJAGA KEBERSIHAN bukan tugas tukang sampah saja…semestinya, semua muslim merasa ikut terpanggil dan berperan serta. Caranya macam-macam:
1. Buang sampah pada tempatnya
2. Manfaatkan barang-barang seefisien dan seefektif mungkin
3. (yang terpenting, menurutku) JANGAN MUDAH MEMBUAT SAMPAH.

Insya ALLOH tidak akan hina seorang muslim yg memungut sampah dan membuangnya di tempat sampah. Juga tidak hina apabila seorang muslim tidak banyak berbelanja untuk mengurangi volume sampah yang muncul.

Ingatlah…Islam itu KAFFAH, menyeluruh…tidak saja berkutat di masalah pornografi, tapi di semua aspek kehidupan…termasuk sampah (kebersihan) di dalamnya ๐Ÿ™‚

***artikel ini hasil bahan renungan selama seminggu…terima kasih untuk cak Amal atas trigger-nya ๐Ÿ™‚ ***

Iklan

8 Komentar »

  1. kalo boleh tau??? kenapa anda tidak kasih solusi tentang pornografi???? saya ga setuju dengan kata2 ini
    “JANGAN TERLALU UMBAR OTOT untuk PORNOGRAFI. Gunakan pemikiran, akal sehat, dan diplomasi yang baik. Rasululloh SAW adalah seorang ahli diplomasi, yang seringkali berpikir 2-3 langkah ke depan.”

    loh…apa yg salah dg statemenku?
    bukankah betul? jangan terlalu umbar otot..karena masih banyak urusan yg mesti diselesaikan (seperti sampah)?

    tau tidak bung banyak negara islam yang hancur karena kebejatan ahlak!! soo jangan anggap remeh pornografi, kita harusss all out ngancurin pornografi!!!

    iya…aku juga setuju, all out..tapi yg lebih dikedepankan adalah diplomasi, negosiasi di dalam pembahasan pembuatan UU, bukan dg teriak2 di jalan terus menerus. demonstrasi (unjuk rasa) jangan terlalu sering dilakukan, namun mesti efektif… ๐Ÿ™‚

    jangan2 anda menolak RUU pornografiii!!!

    wah…suudzon nih…coba anda baca2 dulu artikelku yg lain baru menuduh aku ya?? ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜‰
    btw, ‘terima kasih’ untuk suudzonnya ๐Ÿ™‚

    Komentar oleh daru — Mei 26, 2006 @ 2:23 pm | Balas

  2. Tuh kan…

    Kalau begitu boleh juga seharusnya bikin teriakan balik: urusan sampah juga menyangkut akhlak, jadi jangan anggap remeh dengan sampah.

    Mengapa sih banyak yang suka dengan sudut pandang diametral? Seolah-olah kalau mengurus sampah terus tidak peduli pornografi, seakan-akan kalau getol memberangus pornografi jadi mengabaikan korupsi.

    Padahal semua memang perlu diurus dan sekarang ini ada pula persoalan kebersihan di lingkungan kita.

    hehehe… *senyum saja dg komentar mas Amal di atas…*

    Komentar oleh Amal — Mei 26, 2006 @ 5:24 pm | Balas

  3. Yang paling kelihatan jelek adalah tindakan membenarkan opini pribadi, dan pendapat saudaranya yang lain tidak ada yang benar, kalau tujuannya tidak sama.

    Yah, nampaknya saya juga masih termasuk dalam golongan yang jelek itu.

    makanya mas Aryo…kita mesti lebih mau membuka diri ๐Ÿ˜‰

    Komentar oleh Aryo Sanjaya — Mei 26, 2006 @ 9:10 pm | Balas

  4. gini bang tulisan!!! โ€œjangan trlalu umbar ototโ€ ini sangat2 meremehkan bahaya pornografi, saya pikir kata2 ini salah besar bahkan bagi saya berkorbanlah dengan jiwa dan raga untuk menuntaskan pornografi, dan kata2 seterusnya โ€œGunakan pemikiran, akal sehat, dan diplomasi yang baikโ€ ini mengesankan orang yang turun kejalan tidak berakal sehat!!! apakah itu maksud antum??????

    loh…anda kok sewot? rasa2nya aku tidak menyatakan org yg turun ke jalan tidak berakal sehat!! coba jangan gampang esmosi ๐Ÿ™‚

    anda orang islam kan???

    TENTU SAJA! ๐Ÿ™‚

    anda pasti tau orang orang2 yang turun kejalan pendukung kebanyakan oarang muslim!!! makanya saya ga setuju gunakan kata2 yang lemah lembut!!!

    ya silakan saja tidak setuju…itu hak anda kok ๐Ÿ™‚

    tapi jika islam udah diusik pantang bagi saya mundur!!! jika itu maksud anda saya siap kapanpun berhadapan dengan anda!!!

    loh…anda kok sewot? ๐Ÿ™‚

    abang tolong kasih tau diplomasi yang baik untuk masalah ini gimana???? tolong jelaskan!!!

    RUU APP itu kan dalam masa penggodokan..’idealnya’, kita lebih banyak berjuang di DPR, melalui wakil2 kita di sana. Turun ke jalan is OK…untuk menunjukkan bahwa kita pun punya massa..DAN MEMANG tidak boleh kalah gertak dg penolak RUU APP. Tapi seyogyanya, saat ini perjuangan HARUS lebih banyak dilakukan di DPR…

    saya tau anda pendukung ruu tapi jelas belum terliat tindakan nyata yang anda lakukan!!!

    loh..apa aku musti gembar gembor? :p

    anda bahkan mengkritik orang2 yang berdemo mendukung ruu!!!

    kritik yg membangun…apa salahnya? ๐Ÿ™‚

    entah apa itu kritik yang sadar atau ga sadar!!!

    ah…itu perasaan anda saja..

    jujur statmen anda melemahkan anda sebagai pendukung ruu!!!

    loh..itu kan penilaian orang…aku tidak terlalu peduli dg penilaian orang… penilaian ALLOH SWT lebih aku harapkan…ALLOH SWT yg lebih tahu kok… ๐Ÿ™‚

    hehehe anda tidak tau apa arti suudzan??? tolong bedakan suudzann dan memberi peringatan!!!

    ya…terima kasih ๐Ÿ™‚

    mudah2 an terbuka hati anda!!!

    demikian juga anda..aamiin ๐Ÿ™‚

    Komentar oleh daru — Mei 29, 2006 @ 1:42 pm | Balas

  5. MAAF BUAT PEnulis yang sudah memikirkan tulisan ini selama seminggu!

    Bukan saya mengecilkan masalah sampah!!
    pertama saya baca tulisan ini membandingkan dua masalah yang keduanya penting dalam islam
    sampah dan pornografi

    judul โ€ tidak hanya pornografiโ€

    loh..memang keduanya penting toh? ๐Ÿ™‚

    isi didalamnya membahas masalah orang2 yang berdemo memperjuangkan ruuapp dan kelebihan energi (FPI n FBR) dll lebih baik mengurus sampah yang menggunung di bandung khususnya!!

    jadi penulis brusaha membandingkan penyelesaiaan pornografi dan penyelesaiaan sampah!!

    hahaha…aduh…perspektif anda kok sempit sekali ya mas Daru? langsung main hantam kromo begitu saja.. ๐Ÿ™‚ terus terang..aku jadi geli…tapi, itu terserah anda saja… ๐Ÿ™‚

    dan secara sadar atau tidak sadar akhirnya pembaca digiring untuk untuk memilih.

    rasa-rasanya aku tidak menggiring orang untuk memilih…atau mungkin mas Daru saja yg merasa digiring untuk memilih?

    maaf buat sahabat semua jangan sekali2 terjebak dengan tulisan ini kedua hal (sampah & pornografi) bukan layak untuk dipilih tapi keduanya harus dijalankan!!!

    aku TIDAK ADA NIAT MENJEBAK. Lagipula, keduanya memang harus dijalankan toh? ๐Ÿ™‚

    sebagai mana pendapat diatas kita tidak boleh diametral!!

    saya menilai penulis tidak menilai dampak bagi orang muslim yang sudh memperjuangkan ruu app!!!!

    *senyum saja…* ๐Ÿ™‚

    saya lebih salut jika tulisan ini berjudul โ€œsampah & akhlakโ€

    yaa…silakan anda sendiri buat artikel dg judul demikian ๐Ÿ™‚

    saya himbau penulis untuk segera mencabut tulisan ini!!!!!!

    terima kasih untuk himbauannya ๐Ÿ™‚

    bagi orang2 yang memperjuangkan RUU APP tetap semangat jangan putus asa!!!

    betul…jangan putus asa dan jangan kehilangan akal…serta tetap ‘berhitung’ terhadap situasi dan kondisi, baik yg di depan mata maupun di masa depan ๐Ÿ™‚

    Komentar oleh daru — Mei 29, 2006 @ 2:38 pm | Balas

  6. #1- dasar bodoh!
    ya orang2 kaya anda ini lah yang sok benar sok kuat sok kuasa sok pandai, tapi kenyataannya bisa apa..

    Kalau bisa, atur diri sendiri, berikan didikan pada orang2 mulai dari yang terdekat untuk anti-pornografi, mulai dari dalam benahi diri sendiri dulu..
    Jika kita semua bisa membenahi diri, dan tidak mengkonsumsi ‘kemaksiatan’, maka di negara yang jelas2 ‘mayoritas menolak maksiat’ ini tidak akan ada peluang muncul penjual pornografi/ penjual alkohol/ dst.. Karena TIDAK LAKU!!
    Jadi daripada kelihatan liar dan tidak punya aturan ngrusak2 dimana2, mending ‘dzikir’ dan ‘rapatkan barisan’ (meminjam istilah pemilik blog)..
    InsyaAlloh dengan tidak adanya konsumen, maka penjual nya juga tidak dapat untung dan berhenti sendiri..


    Memang sih, mungkin saja ada campur tangan ‘Asing’ yang sengaja memasukkan maksiat untuk merusak bangsa ini, namun penjual lokal-nya kan orang sini juga, yang cuma ingin mencari untung!! jika tidak ada untung dari bidang ini tentu tidak akan ada orang lokal yang mau jualan eceran (dari eceran ini-lah penyebaran maoritas, ya kan?)
    DAN tentunya tidak mungkin pihak ‘asing’ itu mengirim Bule2 untuk jualan Majalah porno disini KAAAN??


    Kita bisa mendorong pemerintah untuk menolak Media Massa bermuatan pornografi, seperti zaman dahulu pemerintah membatasi siaran kekerasan pada jam9 ke-atas saja (setelah dunia-dalam-berita).. Namun lebih penting jaga diri dan saling mengingatkan sesama mulai dari orang terdekat!!



    DAlam artikel ini pemilik blog hanya ingin membuka artikel baru mengenai pentingnya masalah SAMPAH, dan (mungkin) untuk menarik perhatian dilakukan dengan membandingkan terhadap pornografi.
    Pada kalimat mana di asrtikel (atau di seluruh BLOG) ini yang mendukung / memberi kelonggaran pada pornografi??!!

    Jika banyak Negara islam hancur karena kebejatan akhlak, ya betulin akhlak dong, jangan jadi Anarkis Bar-bar Liar tak berbudaya..

    NAbi SAW sendiri memberi himbauan (larangan) pada penganut berhala yang mengadakan ritual telanjang di Kabah, tidak menggebuki mereka dengan tongkat dan memecah barang2 sambil terriak2..

    memalukan..

    salam.

    .yog..

    Komentar oleh yogi — Oktober 21, 2006 @ 1:58 pm | Balas

  7. cwape dee….berantem ky nak kecil az dechhh….mnding di rundingkan bae2…ttg statemen2 yg kurang berkenan di hati…neh bwt sang pengomtar…bwt sang px artikel(tulisa)…klo di kasih masukan pLeaSe deWhhh….cb denger dl…sp tw ada bnerx…tp ukhti ga’ nxalahin kalian semua kq…cz ukhti bingunG ga’ tW zp yg slah,,allahwalam..lahhh…peAcE Lahh..jgn sarik wan unda…

    Komentar oleh fHeBiE_cUtE — September 28, 2007 @ 10:24 am | Balas

  8. […] artikel beberapa bulan yg lalu, aku ‘mengingatkan’ bahwa kita terlalu fokus ke masalah pornografi dan pornoaksi. Padahal, saat itu, aku melihat bahwa ada ‘ancaman’ lain yg tidak kalah bahayanya, […]

    Ping balik oleh Acara Ini Terabaikan, dan Lihat Hasilnya…!! « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 1:40 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: