Blog Tausiyah275

Juni 10, 2006

Khutbah Jum’at – 20060602

Filed under: Khutbah Jumat & Pengajian — Tausiyah 275 @ 4:22 pm

***Maaf…telat tayang…***

Pada dasarnya, musibah yang terjadi di muka bumi ini, baik yg menimpa segolongan orang maupun perorangan, telah tercantum di kitab-Nya.“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”,QS Al Baqarah(2):155.

Ucapan ta’arij, yakni”Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”, hendaknya diucapkan UNTUK SEMUA MUSIBAH, tidak hanya untuk orang yg meninggal. Hal ini diterangkan pada Al Baqarah(2):156,“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun””.

Kebinasaan suatu negara bisa terjadi karena 2 hal:
– bencana alam
– merosotnya moral
Dari kedua poin di atas, kita bisa lihat bahwa bangsa Indonesia mengalami kedua hal ini. Apakah ini pertanda negara Indonesia akan runtuh? 😦

Dari surat Yunus(10):13,“Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat yang sebelum kamu, ketika mereka berbuat kelaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.” Ayat ini seakan menyindir dan memperingatkan kita, bahwa jika kita masih bandel, akan sangat mudah bagi ALLOH untuk memusnahkan kita karena lalai dan tidak peduli dengan keterangan dari-Nya, yg dibawa oleh Rasul-Nya.

Jika ALLOH SWT telah menurunkan bencana kepada suatu kaum dan menimbulkan banyak kematian pada masyarakatnya, maka akan terjadi 2 hal:
1. bagi orang kafir/dzalim = malapetaka
2. bagi orang mukmin = karunia, karena akan menghadap Sang Khalik.

Manusia hendaknya mesti waspada terhadap segala tindak tanduknya, terutama yg berkait dg kemusyrikan.

Tujuh golongan yg dilindungi ALLOH SWT:
1. Imam/pemimpin yg adil
2. Remaja yg taat beribadah
3. Seseorang yg hatinya selalu terkait (melekat) di masjid
4. Dua orang yg saling cinta karena ALLOH SWT
5. Seseorang yg dirayu perempuan, tapi dia takut kepada ALLOH SWT
6. Orang yg ‘menyembunyikan’ sedekahnya, sehingga tangan kiri tidak tahu perbuatan tangan kanan
7. Orang yg dzikir sendirian di malam hari hingga keluar menangis, karena ALLOH SWT

*Khutbah Jum’at lainnya bisa diakses di http://khutbahjumat.wordpress.com/*

Iklan

2 Komentar »

  1. FIH AH

    maksudnya??

    Komentar oleh AGRH — Juni 22, 2006 @ 11:44 am | Balas

  2. iya, saya rasa sebagian besar manusia sudah tahu, tetapi untuk memahami, menjalani dan menyikapinya belum tentu banyak yang mau dan mampu. mari berusaha terus dan menjaganya.

    betul mas Hanief…
    itu sebabnya kita harus saling mengingatkan 🙂
    agar semuanya tidak ada yg celaka.. 🙂

    Komentar oleh hanief — Juli 25, 2006 @ 9:23 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: