Blog Tausiyah275

Juni 10, 2006

Khutbah Jum’at – 20060609

Filed under: Khutbah Jumat & Pengajian — Tausiyah 275 @ 4:23 pm

Rasululloh SAW dikenal sebagai pribadi yg sangat pemalu. Dalam satu kisah, betis Rasululloh SAW tersingkap. Akibatnya, wajah beliau menjadi merah padam, menahan malu yg teramat sangat. Kita, sebagai umat yg MENGAKU menjadi pengikut beliau, apakah masih punya rasa malu seperti beliau? Ataukah jaman sudah menggerogoti rasa malu kita? Padahal sudah jelas haditsnya,“Malu adalah sebagian dari iman”.

RUU APP sendiri TIDAKLAH SEKAKU yg dibayangkan, melainkan ada dispensasi/keringanan bagi daerah2 tertentu. Hal ini sebenarnya memperlihatkan RUU APP mengakomodir semua pihak, tidak saja yg mayoritas, namun juga minoritas. Sayangnya, para penolak sudah apriori terlebih dahulu.

Sebagai umat yg mempertuhankan ALLOH SWT, hendaknya diingat bahwa kita jangan menuhankan seni/ekspresi. Hal ini akan mengakibatkan syirik tidak langsung, dan ujung2nya akan menyatakan ketelanjangan sebagai seni/ekspresi.

ALLOH SWT murka terhadap segala kemaksiatan yg terjadi. Akibatnya sangat mudah bagi-Nya untuk menurunkan bencana ke suatu daerah. Hal ini akan membuat orang2 yg bukan pelaku kemaksiatan juga akan menerima bencana tersebut.

Untuk itu, marilah kita kembali kepada ALLOH SWT, perbanyak ibadah dan bermanfaat bagi orang banyak.

Selain pemalu, Rasululloh SAW dikenal sebagai pribadi yg rendah hati (tawadhu). Hal ini terlihat dan tercermin dalam sikap beliau sehari-hari. Tidak pernah beliau menyombongkan kenabian beliau. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu bersikap lemah lembut, tidak hanya kepada sesama muslim, namun juga kepada non muslim (sepanjang mereka tidak berniat memerangi kaum muslim).

Tawadhu dan malu saling berdampingan, hendaknya dimiliki oleh kaum muslim, sebagai manifestasi akhlak karimah, yg dicontohkan Rasululloh SAW. Sebagaimana tercantum pada Al Ahzab(33):21,“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”

*Khutbah Jum’at lainnya bisa diakses di http://khutbahjumat.wordpress.com/*

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: