Blog Tausiyah275

Juli 27, 2006

NU Pun (Akhirnya) Mengharamkan Infotainment

Filed under: Hikmah,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 12:06 pm

Pagi ini aku membaca koran Tempo. Di halaman A6, tertulis sebuah artikel dg judul “NU: Infotainment Haram”. Alhamdulillah, akhirnya NU pun mengeluarkan fatwa yg mengharamkan infotainment. Alasan yg digunakan oleh NU adalah isi infotainment digolongkan sebagai ghibah, alias bergunjing.

Hmm…ini sama persis dengan artikel yg pernah aku tulis, tentang Menggosip adalah Ghibah. Pada artikel itu, aku juga sudah tuliskan bahwa salah satu ‘media’ ghibah/bergosip adalah infotainment. 🙂

‘Herannya’…masih ada yg ‘ngeyel’ tentang definisi ghibah. Seorang pemilik rumah produksi yg menghasilkan produk infotainment malah balik mempertanyakan (menyangsikan) bahwa tayangan infotainment termasuk dalam ghibah dalam kriteria agama. Ya ya ya…seperti biasa, jika sudah menyangkut urusan perut, maka orang2 yg terkena imbasnya akan langsung ribut…sama seperti kasus pornografi dan pornoaksi. 🙂

Dia menyatakan bahwa salah satu acara yg dia buat hanya menyiarkan 55 kasus perceraian artis. Lainnya menayangkan info Miss Universe dan kegiatan amal lainnya. Ya ya ya…bagaimanapun, setan akan berusaha membungkus hal2 buruk dengan hal2 yg (terlihat) baik.

Beberapa ayat dalam Al Qur’an yg menyatakan bahwa setan ‘menipu’ manusia, dg menjadikan perbuatan buruk mereka (seolah-olah) merupakan perbuatan baik, bisa dilihat di bawah ini:
1. Surat Al Anfaal(8):48,”Dan ketika setan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu”.Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu; sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah”. Dan Allah sangat keras siksa-Nya.”

2. An Nahl(16):63,”Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.”

3. Surat Fathir (35):8,”Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)? maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”

Semoga kita terlindungi dari perbuatan setan yg menyesatkan ini…caranya? Yaa…kian mendekat pada ALLOH SWT dan mengikuti petunjuk2 dari Rasululloh SAW melalui sunnah serta menerima ilmu dari ulama2 yg ‘benar’. 🙂

Iklan

9 Komentar »

  1. Saya sangat setuju dengan Anda, tapi gimana caranya yach agar semua masyarakat sependapat dengan hal ini, dan semua stasiun televisi hanya menyiarkan acara-acara yang berkualitas baik saja???

    Kapan bisa terlaksana? 10 tahun lagi? 20? Aggh! klo gitu lebih baek pindah ke negara laen saja kalee!

    Mungkin terdengar pesimis, tapi saya ragu Bangsa ini akan menjadi lebih baik dalam waktu yang relatif cepat, akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk berubah (atau tidak berubah sama sekali)…

    menurut saya ada beberapa cara:
    1. SEGERA HENTIKAN tayangan2 tidak berguna (sampah) seperti itu
    2. Kualitas pendidikan bangsa Indonesia mesti ditingkatkan
    3. Ubah ‘behaviour’ bangsa Indonesia, dari yg suka mendengar menjadi suka membaca

    Saya yakin, jika pemerintah punya willingness yg kuat, dalam jangka waktu tidak terlalu lama ada perubahan yg lebih baik kok, mas Andi 🙂

    Komentar oleh Andi — Juli 28, 2006 @ 7:22 am | Balas

  2. nah seharusnya pun seperti itu.
    NU sebagai organisasi massa yang besar, bisa diharapkan sebagai kekuatan kontrol bangsa.

    seolah-olah bangsa Indonesia kehilangan pegangan.
    semakin tidak terarah tujuannya.
    menggunjing orang telah jelas diharamkan.
    tapi di Indonesia telah berubah menjadi kebiasaan atau bahkan lebih mengerikan lagi menjadi budaya.

    Naudzubillah…

    betul sekali mas Andy…semestinya NU melakukan hal (mengeluarkan fatwa) ini jauh2 sebelumnya…tapi setidaknya terlambat lebih baik daripada tidak sama sekali 🙂

    Komentar oleh andy — Juli 28, 2006 @ 9:26 am | Balas

  3. untuk mas Andy…
    sesuatu yang menjadi budaya…awalnya dari kebiasaan, dan kebiasaan yang salah itu awalnya dari degradasi nilai kebenaran yang dilakukan seseorang atau komunitas.
    Jika orang sudah memberikan toleransi benar utk sesuatu yang salah, lambat laun kesalahan itu akan “dianggap” menjadi benar…naudzubillah.
    semoga kita selalu diberi kekuatan utk tetap menjalankan sesuatu yang mendekati kebenaran yang mutlak!

    betul sekali, mbak Bee…mudah2an kita selalu mendapat cahaya kebenaran dari ALLOH SWT 🙂

    Komentar oleh Bee — Agustus 7, 2006 @ 5:24 pm | Balas

  4. anda sangat norak

    Komentar oleh clasi — Mei 21, 2008 @ 1:13 pm | Balas

  5. […] Generasi Pengghibah Tayangan infotainment yg sudah jelas2 lebih banyak mudharatnya (hingga diharamkan oleh MUI dan NU) begitu digemari. Jika kita perhatikan, isi infotainment lebih banyak berghibah (gossip) […]

    Ping balik oleh Tayangan TV Yang (masih banyak) Tidak Mendidik « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 1:34 pm | Balas

  6. […] mengharamkan infotainment, NU juga mengharamkan kawin kontrak. Duh, belum sempat memuat artikel ttg kawin kontrak, […]

    Ping balik oleh NU Juga Haramkan Kawin Kontrak « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 1:40 pm | Balas

  7. […] yakin anda tahu, bahwa salah satu alasan MUI (dan NU) mengharamkan infotainment adalah kebanyakan berita yg anda tayangkan berisip gosip/ghibah, kemudian membongkar aib2 saudara2 […]

    Ping balik oleh Himbauan Bagi Wartawan/wati Muslim(ah) « Blog Tausyiah275 — Oktober 21, 2012 @ 4:34 am | Balas

  8. […] pengharaman infotainment, yg sudah dikeluarkan MUI dan NU, dianggap cenderung sepi oleh pemilik production house. Mereka berusaha mengemukakan argumentasi2 […]

    Ping balik oleh Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram | Blog Tausiyah275 — Agustus 25, 2013 @ 10:35 am | Balas

  9. […] pernah informasikan di blog ini, artikel tentang diharamkannya infotainment oleh NU dikarenakan infotainment terlalu banyak membahas gosip/ghibah. Sayapun juga pernah menulis himbauan […]

    Ping balik oleh Infotainment Sebenarnya Baik, Asalkan… | Blog Tausiyah275 — Maret 25, 2014 @ 8:05 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: