Blog Tausiyah275

Agustus 10, 2006

Ssssttt…Ada Kopi Beralkohol

Filed under: HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 10:10 am

*hmmm….dapat dari milis sebelah…*

Bagimanapun cara penyajiannya, jika kopi sudah dicampur dengan minuman beralkohol jenis apapun, maka statusnya yang semula halal berubah menjadi haram.

Pada tulisan sebelumnya telah diuraikan bahan-bahan campuran kopi yang bisa mempengaruhi status kehalalan secangkir kopi. Bahan-bahan campuran seperti non-dairy creamer, perisa, atau bahan penstabil jika tidak jelas kehalalannya sudah pasti jika dicampurkan dengan kopi murni yang berasal dari biji kopi asli akan menyebabkan status kopi tersebut menjadi tidak jelas kehalalannya juga. Jenis-jenis kopi campuran seperti ini diproduksi dalam bentuk campuran siap seduh atau minuman siap minum dalam kemasan.

Disamping jenis-jenis kopi siap seduh atau siap minum dalam kemasan yang mudah ditemui sehari-hari di pasaran, saat ini semakin banyak juga kopi siap minum yang dijual di restoran, kafe, ataupun hotel. Ngopi tidak hanya menjadi budaya di warung-warung kecil tepi jalan, tapi kini menjadi suatu gaya hidup kelas elit. Jika warung-warung sederhana hanya menawarkan kopi tubruk atau coffee mix instan seduh, maka restoran, kafe atau hotel biasanya menawarkan berbagai variasi jenis kopi yang diberi bermacam nama yang sering membingungkan bagi orang-orang yang tidak terbiasa.

Kafe, restoran, atau hotel biasanya menyiapkan minuman kopi dari biji kopi asli yang disangrai sendiri, kemudian dengan menggunakan coffee maker dihasilkan cairan ekstrak kopi. Seduhan kopi asli yang sangat kuat rasa dan aromanya biasa ditawarkan dengan nama kopi espresso.

Selain itu, menu dasar kopi yang umum dijual biasanya mencakup kopi dengan tambahan susu yang sering ditawarkan dengan nama caffee latte atau jika dicampur coklat akan dihasilkan cappuccino. Keduanya dapat dihidangkan dengan tambahan krim susu di atasnya dan ditaburi serbuk cokalat atau kayu manis untuk cappuccino. Bagaimana status kehalalannya?

Seduhan kopi yang dihasilkan langsung dari biji kopi tentunya tidak perlu diragukan kehalalannya. Yang perlu diperhatikan adalah tentunya bahan-bahan campurannya. Tiga contoh menu dasar yang disebutkan di atas menggunakan susu yang biasanya merupakan susu asli bukan non-dairy creamer dan krim susu. Keduanya perlu diperhatikan apakah merupakan bahan alami asli atau merupakan bahan hasil olahan sudah dicampur dengan bahan-bahan lain. Selain itu, di luar negeri ada kebiasaan menambahkan ekstra krim susu pada tempat terpisah yang sudah diberi seikit minuman beralkohol. Hal ini jelas tidak halal.

Selain menu dasar tersebut, biasanya di dalam daftar menu ditawarkan berbagai jenis minuman kopi lain baik dalam bentuk panas maupun dingin. Dalam memilih nama minuman kopi yang belum dikenal, konsumen perlu sekali berhati-hati, karena banyak jenis minuman kopi yang dicampur dengan minuman beralkohol. Jika hanya menilik namanya, konsumen tidak bisa dengan mudah mengenali kopi yang dicampur dengan minuman berakohol.

Kopi yang dicampur minuman beralkohol ada yang dihidangkan dalam keadaan panas maupun dingin. Jenis minuman alkohol yang dicampurkan bisa hanya satu jenis, akan tetapi bisa juga beberapa jenis. Ada minuman yang ditambahkan berbagai herba, rempah cengkeh, kayu manis hingga ekstrak jeruk. Cara menghidangkannya ada yang diberi krim susu di bagian atasnya, ada pula yang tidak. Bagimanapun cara penyajiannya, jika kopi sudah dicampur dengan minuman beralkohol jenis apapun, maka status kopi yang semula halal berubah menjadi haram. Jadi, status hukumnya mengikuti status minuman beralkohol yang menjadi campurannya, tanpa melihat berapa jumlah yang dicampurkan. Sedikit maupun banyak, status keharamannya tidak berbeda.

Berikut ini ini diberikan beberapa contoh nama minuman kopi yang dicampur minuman beralkohol. Beberapa contoh nama minuman kopi yang mengandung rum adalah Cajun Coffee, Danish Coffee, Jamaican Coffee, Vermont Coffee, Tia Maria dan Spanish Coffee. Contoh-contoh lain yang mengandung brandy adalah Colonial Coffee, Keoki Coffee dan German Coffee. English Coffee seperti halnya Mexican Coffee dan French Coffee mengandung kahlua, akan tetapi juga dicampur dengan London gin. Adapun Irish Coffee yang terkenal itu ternyata dibuat dengan mencampurkan kopi dengan gula, krim susu dan Irish whiskey. Beberapa jenis kopi selain ditambahkan minuman keras juga ditambahkan buah, rempah ataupun herba seperti Orleans Coffee (mengandung cognac , jeruk, dan cengkeh) dan Coffee Brulot (mengandung brandy, kulit jeruk, cengkeh, kayu manis, dan ekstrak vanila).

Mencermati kenyataan tersebut di atas, konsumen muslim perlu sekali berhati-hati dalam memilih minuman kopi. Kita terbiasa dengan minuman kopi standar dan tidak menyadari bahwa banyak minuman kopi yang diolah dengan menambahkan berbagai jenis minuman beralkohol. Bertanya dan mencari informasi sebelum memilih merupakan langkah yang harus dilakukan. Jangan sampai terkecoh dengan nama coffee. Maksud hati menghindar minuman beralkohol dan memilih kopi, ternyata yang terpilih setali tiga uang dengan yang dihindari.

Ir Muti Arintawati MSi, Anggota Pengurus dan Auditor Halal LP POM MUI

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: