Blog Tausiyah275

September 13, 2006

Khutbah Jum’at – 20060825

Filed under: Khutbah Jumat & Pengajian — Tausiyah 275 @ 4:10 pm

**maaf telat tayang**

Ketenangan, kebahagiaan dan kedamaian hidup selalu dicari-cari dan dijadikan tujuan hidup manusia. Namun ternyata tidak mudah untuk mencapainya, karena banyak faktor penyebabnya antara lain karena manusia tidak bersahabat dg hati nurani. Manusia mempunyai kecenderungan mengabaikan dan melecehkan panggilan hati nurani & kebenaran.

Jika ingin hidup bahagia dunia dan akhirat, hendaknya kita mesti menjauhkan (jika bisa menghilangkan) sifat dan perbuatan yg tidak dikehendaki/dilarang ALLOH SWT dan Rasul-Nya.

Ada 3 virus yg bisa merusak amalan:
1. Sombong/takabur. Bisa mendatangkan petaka juga kegelisahan (bahkan orang yg takabur adakalanya akan dibalas langsung). Sombong/takabur = menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. Iblis, pelaku nyata kesombongan –> tidak mau sujud kepada Adam as, lihat Al Baqarah(2):34,”Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” Rasululloh SAW sendiri menyatakan bahwa umat beliau tidak akan bisa masuk surga jika ada/punya sifat sombong, sekecil apapun.

2. Rakus. ALLOH SWT telah menciptakan manusia sebagai makhluk dg kemampuan terbatas, namun mempunyai kemauan tidak terbatas. Rakus adalah perwujudan menghalalkan segala cara untuk meraih segala sesuatu. Manusia yg rakus akan berujung pada kebinasaan.

3. Dengki dan iri. Seseorang dikatakan mempunyai sifat dengki jika dia tidak suka dg keberhasilan/prestasi yg diperoleh orang lain, dan kita berharap keberhasilan/prestasi tersebut pindah kepada dirinya. Dengki bisa membakar (menghapus) amalan2 kita hingga tidak menyisakan sedikitpun amalan kita. (lihat juga artikel Dengki, Jenis-jenis Dengki, Penyebab Dengki, serta Tidak Dengki itu Mudah).

*Khutbah Jum’at lainnya bisa diakses di http://khutbahjumat.wordpress.com/*

Iklan

8 Komentar »

  1. Aamiin semoga termasuk yang bisa Menjaga Hati 😉

    Komentar oleh Jauhari — September 14, 2006 @ 4:56 pm | Balas

  2. bagus benget saya jadi tahu biar lagi kerja kaya lagi dengerin ceramah sejuk sekali jauh dari hawa iblis

    Komentar oleh tarimaulana — Oktober 25, 2007 @ 5:33 pm | Balas

  3. Mohon dimuatkan contoh pembukaan dan khutbah kedua dalam teks arab

    Komentar oleh Darwin — Desember 7, 2008 @ 7:28 am | Balas

  4. saya ingin di tuliskan beserta dalilnya akli atau nakli seperti ayat berapa\khadis siapa makasih!

    Komentar oleh fikrul lybab — Februari 22, 2009 @ 2:36 pm | Balas

  5. khutbahnya kurang panjang, kalau bisa do’a penutup khutbahnya dicantumin

    Komentar oleh iman — Mei 14, 2009 @ 7:40 pm | Balas

  6. coba tampilkan kita yang lebih kekinian dan bernuansa sosiologis

    Komentar oleh adhie — November 20, 2009 @ 8:02 pm | Balas

  7. sdr2ku yang suka baca khutbah (jadi Khotib), boleh ga kita bagi2 khotbah yang lebih menarik terutama yang bernuansa sosiologis, kalau ada minta tolong kirimkan ke : adhie_sw79@yahoo.com

    Komentar oleh adhie — November 20, 2009 @ 8:05 pm | Balas

  8. Makasih ya atas tausiyahnya, jadi nambah wawasan deh…. Oya teman-teman, saya mengajak Anda untuk ikut reseller pelatihan khusyu’ hati di Khusyu Hati Centre (KHC) Bekasi. Lama pelatihan 2 jam, dapat konsumsi dan modul. Biaya pelatihan Rp 200,000/orang. Bagi Anda yang jadi sponsor disamping mendapat pelatihan gratis juga akan mendapat cash back 10 %. Bawalah saudara-saudara kita sebanyak-banyaknya agar kita semua dapat memenuhi undangan Allah :

    Kapankah lagi orang-orang yang beriman itu akan khusyu hati mereka untuk mengingat Allah?. (QS.Al-Hadid :16).

    Kita juga tahu bahwa shalat dengan hati yang lalai justeru akan membuat kita mendapat celaka, na’udzu billaah

    Celakalah bagi orang-orang yang shalat yaitu orang- orang yang dalam shalat mereka lalai hati (dari mengingat Allah). (QS.Al-Ma’un : 4-5)

    Semakin Anda menyadari keagungan arti keimanan, semakin cepat Anda mendaptarkan diri ke Khusyu Hati Centre. Hub : 0865 7368 179

    Metode pelatihan yang kami berikan adalah metode warisan dari Rasulullah. Berikut ini jalur riwayat bagaimana metode ini sampai kepada kami :

    Dari Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib diajarkan kepada Husain bin Ali bin Abi Thalib diajarkan kepada Ali Zainal Abidin Ali diajarkan kepada syeikh Muhammad Al-Bakir diajarkan kepada syeikh Ja’far shadiq diajarkan kepada syeikh Musa Al-kazhim diajarkan kepada syeikh Abu Al-Hasan Ali Musa Ar-Ridha diajarkan kepada syeikh Ma’ruf Al-Karkhi diajarkan kepada syeikh Sirri Suqti kepada syeikh Abu Al-Qasim Junaidi Al-Baghdadi kepada syeikh Abu Bakri Asy-Syibli diajarkan kepada syeikh Abdul-Wahid At-Tamimi diajarkan kepada syeikh Abu Al-Firaj At-Turtusi diajarkan kepada syeikh Abu Al-Hasan Ali Al-Hakri diajarkan kepada syeikh Abu Sa’id Al-Mahzumi diajarkan kepada syeikh Abdul-Qadir Al-Jailani diajarkan kepada syeikh Muhammad Al-Hatak diajarkan kepada syeikh Syarfuddin diajarkan kepada syeikh Nuruddin diajarkan kepada syeikh Waliyuddin diajarkan kepada syeikh Hisyamuddin diajarkan kepada syeikh Abdul Muhyi diajarkan kepada syeikh Abu Bakar diajarkan kepada syeikh Abdurrahim diajarkan kepada syeikh Utsman diajarkan kepada syeikh Abdul Fattah diajarkan kepada syeikh Muhammad Muradhi diajarkan kepada syeikh Syamsuddin diajarkan kepada syeikh Ahmad Abdul Ghaffar Asy-Syambas diajarkan kepada syeikh Bukhari Al-Bakkah diajarkan kepada syeikh Abdul Karim Tanahara Al-Bantani diajarkan kepada syeikh Shalihun Benteng diajarkan kepada syeikh Abdul Khair Sibanteng diajarkan kepada syeikh Zainuddin Leuwi Sadeng Bogor diajarkan kepada Agus Abu Majnun Billah (Khusyu’ Hati Centre Bekasi).

    Komentar oleh muhammad — Juni 8, 2010 @ 4:37 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: