Blog Tausiyah275

Oktober 6, 2006

Kisah Seorang Muallaf

Filed under: Hikmah — Tausiyah 275 @ 10:51 am

Beberapa artikel terkait lainnya:
waktu tiga bulan
lady and souly rodriguez

FRANKLIN: SEMANGAT BARU DAKWAH ISLAM DI AMERIKA
Bisa cerita perjalanan kamu menjadi muslim?

Al-Qur’an adalah alasan utama saya menjadi muslim. Al-Qur’an menyatakan kebenaran pada saya, tentang Allah dan banyak hal. Saya benar-benar tertarik sejak pertama kali membacanya. Saat itu sebenarnya saya sedang taat-taatnya pada agama saya yang lama dan menjadi pastur muda di sekolah. Saat menyadari ada banyak muslim (juga agama lain), saya memutuskan untuk mempelajari beragam tipe agama, sehingga bila saya ditanya tentang agama lain saya dapat menjelaskan. Saya sempat menonton film Malcolm X, pada bagian saat Malcolm shalat.

Kemudian saya sempat mengalami depresi seminggu setelah dibaptis. Saya seperti kehilangan kepercayaan pada Tuhan dan ingin melupakan-Nya. Saat itu adalah bulan terburuk dalam hidup saya. I wanted revenge on God, for making me so confused. Lalu saya ingat film Malcolm X saat dia shalat, saya pun pergi membeli film tersebut. Film tersebut sangat menginspirasi saya untuk lebih jauh mengenal Islam. Saya juga mendapat Al-Qur’an dari internet dan membacanya. I loved the way Islam was, everything I believed in since I was younger was all in Islam.

Contohnya, pria disunnahkan memelihara jenggot dan wanita harus menutup aurat (di sini–New York–sebagian besar wanita seperti mengiklankan tubuh mereka pada pria). Al-Qur’an sangat ajaib, apa yang ada di kepala saya, semua bisa terjawab. Yang aneh, selama dua minggu mempelajari Islam, saya menjadi sangat emosional dan tidak dapat mengerjakan film tentang Jesus yang sedang saya buat (Franklin mengambil studi film, red.). And on top of that, I lost all of my Christian friends, karena mereka melihat saya mempelajari Al-Qur’an. Saya biarkan saja, dan yakin hanya Tuhan yang dapat menolong saya. Saya berdoa, ‘Tuhan, tunjukkan saya agama yang benar’.

Setelah berdoa saya bertemu seorang muslim. Dia memberi tahu tentang Islam. Lalu saya bertemu dengan muslim yang lain, ini terjadi hingga lima kali. Saya juga bertemu dengan seorang muslim bernama Adam, dan belum pernah melihat dia sebelumnya. Dia berjanji menemui saya dekat sebuah masjid. Saya pun memutuskan pergi ke masjid, dan melihat ada beragam muslim di sana. Kebanyakan orang Arab dan kulit hitam.

Saya pikir ini adalah agama untuk orang Timur, bukan buat saya. Saya kaget ketika melihat Adam, ternyata ia berkulit putih! Setelah shalat, Adam mengenalkan saya pada Imam masjid. Saya berdebat dengan Imam dan dua orang lainnya selama 3 jam, dan akhirnya saya menerima penjelasan mereka. Saya mengucap syahadah seminggu kemudian.

Gimana perasaan kamu setelah memeluk Islam?

Pada awalnya saya banyak bertanya tentang Islam. Saya telah menjadi muslim, dan menerima ajarannya serta apa yang Allah katakan dalam Qur’an, tapi saya tetap mencari hal yang melenceng, karena jika saya menemukan satu saja hal yang melenceng dalam Qur’an, maka saya dapat membuktikan bahwa Qur’an salah. But it’s impossible. Saya masuk Islam kaerna hidayah Allah, dan nggak ada seorang pun yang dapat mencegahnya. banyak keajaiban dalam Al-Qur’an.

Ada masalah nggak setelah kamu masuk Islam? Gimana dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar kamu?

Keluarga tidak tahu tentang keislaman saya, tapi mereka melihat bahwa saya lebih relijius. Saya ingat perkataan Imam Syamsi bahwa ‘ketika seseorang masuk Islam, maka mereka harus memberikan kesan yang baik terhadap keluarganya’. Jadi untuk seseorang yang baru masuk Islam atau berniat masuk ke dalam agama Allah, cara terbaik keluarga dan teman-teman tahu adalah dengan mengubah kebiasaan kita, menjadi orang yang lebih baik, berhenti melakukan hal buruk yang pernah dilakukan, jadi keluarga dan teman-teman melihat sendiri bahwa kita lebih baik dibanding sebelumnya.

Orangtua saya belum tahu bahwa saya muslim, tapi insyaAllah saya akan memberitahu melalui majalah ini. Sedangkan teman-teman, saya kehilangan banyak setelah menjadi muslim. Saya juga kehilangan relasi saya dalam film. Saya sedang membuat film tentang Yesus saat itu.

Kamu tertarik sekali ya pada bidang film. Apa kamu punya rencana membuat film yang berhubungan dengan Islam?

Saya memang berencana membuat film dan juga komik islami. Islam berkembang dpesat di negara ini dan saya percaya ini adalah tanda-tanda dari Allah bahwa hari akhir zaman akan datang tak lama lagi, juga banyak keajaiban dalam Al-Qur’an yang telah terjadi. Allah sedang menyelamatkan sebanyak mungkin manusia dari neraka, tapi itu tergantung juga bagaimana seorang muslim ikut menyebarkan. Saya ingin Islam dikenal lebih baik di negara ini (Amerika), dan saya ingin membuat film tentang Yesus (Nabi Isa); bahwa dia tidak mati, juga film tentang masa muda Nabi Muhammad. If Allah wills, he will use me to do this task, for I trust in him, let Allah guide us all.

Kamu punya saran untuk orang yang ingin mempelajari Islam?

Buat saya Islam adalah lingkaran yang tiada habisnya. Saya ingin tahu lebih banyak, tapi semakin saya belajar semakin sedikit yang saya tahu. Ini membuat saya mengira-ngira; apalagi yang tidak saya tahu? So I want to know more. Tanda-tanda dari Allah sudah jelas, jadi saya sarankan untuk melihat keajaiban Al-Qur’an dan membandingkannya dengan Injil atau Taurat– yang juga kitab dari Allah tapi telah diselewengkan manusia. Read the Qur’an, if God doesn’t tell you through it, or give your clear signs then Islam is false religion.

Apa pendapat kamu tentang Indonesia?

Yang saya tahu Indonesia berpenduduk 88% muslim, pertanyaan saya; mengapa bukan 100%? Pasti sebagian muslim tidak menjalankan tugas mereka. Setiap muslim harus mengambil bagian dalam dakwah Islam, paling tidak membawa satu orang menjadi muslim. Jika seorang muslim telah berusaha dan tidak mendapatkan satu pun pengikut sebelum dia mati, maka Allah akan memberi reward. Muslim di Indonesia dapat menyebarkan Islam melalui internet, but please know what you are talking about and do not speak if you don’t know the answer, because blasphemy is a great sin.

Kamu punya pesan buat pembaca Annida?

Saya punya tiga hal:
1. Saya lihat banyak Muslim yang telah Islam sejak lahir. Ini sebuah keuntungan dibanding mualaf. Tapi saya perhatikan banyak yang tidak beribadah. Ini tidak benar, so I tell them to wake up, or they will face the same punishment as the unbelievers.

2. Untuk mereka yang ingin berdakwah kepada nonmuslim, harus selalu membawa Al-Qur’an, jika mereka tertarik kita dapat memberikan mereka Al-Qur’an.

3. Bacalah Al-Qur’an paling tidak sehari sekali, meski hanya satu ayat. Jika kita mencari pengetahuan Allah, maka Dia pasti akan memberikan. Allah cinta pada orang-orang yang berjuang untuk agama-Nya. [Dee, terima kasih banyak untuk Ustadz Syamsi Ali atas bantuannya]

Name: Franklin “Isa-Ali” Taveras II (Isa-Ali is my Muslim name)
Place/Date of Birth: New York, Queens, Sept 6, 1985
Nationality: Half Dominican and half Puerto Rican
Education: High School: Art and Design located in the New York City,
I was there when the Towers fell (9/11). I currently attend Five Towns
College studing film making.
Hobby: Drawing, reading working on my comics and script/screen play.

Dimuat di rubrik “Muda” Annida No 01/XV (September-Oktober)

Iklan

27 Komentar »

  1. Yang saya tahu Indonesia berpenduduk 88% muslim, pertanyaan saya; mengapa bukan 100%? Pasti sebagian muslim tidak menjalankan tugas mereka.

    yak jawaban Anda salah, coba baca sejarah Indonesia terlebih dahulu baru jawab pertanyaan itu.

    because blasphemy is a great sin.

    ikiy artine opo koh?

    Komentar oleh isdah — Oktober 6, 2006 @ 6:38 pm | Balas

  2. #isdah:
    itu artinya ‘sok tau’ adalah dosa besar 🙂

    Komentar oleh Aryo Sanjaya — Oktober 10, 2006 @ 9:12 am | Balas

  3. Bacalah….. itulah Surat ketika Al Qur’an pertama kali diturunkan 😉

    Komentar oleh Jauhari — Oktober 10, 2006 @ 11:27 am | Balas

  4. Selamat bagi Saudaraku, Engkau telah Menempuh Jalan yang menuju kepada Lautan Kebahagiaan dan Jalan Keselamatan, Semoga Allah menetapkan hati-hati kita pada jalan-Nya.Amiiin…Allah SWT menyaksikan kita dimanapun kita Berada Dialah yang menciptakan tujuh langit dan begitu juga bumi, Dia Berada Arsy’ Dia Tidak Beranak dan Tidak diperanakan dan tidak ada seorang pun yang setara dengan dia Dia Tuhan seluruh Alam semesta.

    Komentar oleh Abdullah — Oktober 13, 2006 @ 10:43 am | Balas

  5. kisah mualaf dapat dibaca disini
    http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/index.php?

    Komentar oleh teman — November 5, 2007 @ 9:04 pm | Balas

  6. berbahagia lah orang – orang yang telah dapat hidayah dari Allah SWT……….

    Komentar oleh herliansyah barabai kal sel — Desember 31, 2008 @ 11:12 am | Balas

  7. Alhamdullillah. Teriring doa buat Saudaraku, semoga syi’ar Islam di Amerika terus maju dan berkenbang.

    Komentar oleh Jarwan — Januari 29, 2009 @ 9:32 pm | Balas

  8. Peristiwa runtuhnya gedung WTC di new york seharusnya menyadarkan manusia akan kekejaman umat islam!
    kenapa orang ini malah menjadi muallaf? tidak masuk akal!

    Komentar oleh Peri_langit — Maret 15, 2009 @ 11:32 am | Balas

  9. peristiwa wtc adalah propaganda politik USA (sesuai dengan lagu iwan fals bahwa politik itu kejam).
    karena masalah wtc itu menyebabkan banyak orang amerika yang tidak tahu tentang islam mempelajari islam itu bagaimana sebenarnya, apakah ajarannya seperti isu yang beredar dimasyarakat amerika sana atau bukan. ternyata setelah mereka mempelajari islam lewat terjemahan al-quran, mereka menemukan bahwa islam agama yang cinta damai dan penuh kasih sayang

    Komentar oleh panci — Mei 22, 2009 @ 12:21 pm | Balas

  10. Penemuan kebenaran yang diikuti pernyataan/statemen/kesaksian para muallaf kepada Allah SWT, Kitab Al-quran sebagai firman-Nya dan Nabi Muhammad sebagai Rasul-Nya dan nabi akhir zaman, memang kesimpulannya adalah karena telah didapatkannya hidayah Allah SWT bagi muallaf yang bersangkutan, tetapi disisi lain adalah hasil perjalanan panjang dari perjuangan para muallaf dalam mencari kebenaran dan keyakinan yang hakiki,dan ini elajaran bahwa hidayah dan pertolongan Allah itu tidak serta merta datang dengan sendirinya tetapi setelah ada niat dan usaha mencari solusi setiap masalah apapun yang dihadapi manusia. Bagi para pencari kebenaran yang hakiki kuncinya adalah jangan berhenti belajar, menuntut ilmu agama dan pengetahuan selagi dan selama ruh/jiwa masih melekat di badan, sesuai sabda Nabi Muhammad SAW “tuntutlah ilmu sejak dalam buaian sampai liang kubur” untuk bekal hidup bahagia di dunia maupun akhirat

    Komentar oleh S.Hifni — Mei 24, 2009 @ 12:15 pm | Balas

  11. coba

    Komentar oleh numpang — Agustus 31, 2009 @ 11:27 pm | Balas

  12. http://swaranonmuslim.blogspot.com/

    Komentar oleh numpang — Agustus 31, 2009 @ 11:28 pm | Balas

  13. xxxxx

    Komentar oleh http://swaranonmuslim.blogspot.com/ — Agustus 31, 2009 @ 11:29 pm | Balas

  14. rrr

    Komentar oleh http://swaranonmuslim.blogspot.com/ — Agustus 31, 2009 @ 11:29 pm | Balas

  15. ahlan wa sahlan akhi, antum kembali fitrah, disucikan dari dosa dan kesalahan yang telah lalu dengan syahadatmu, semoga antum bisa mempertahankannya serta lebih meningkatkannya, Allau Akbar!

    Komentar oleh loemy — Desember 3, 2009 @ 9:03 am | Balas

  16. bingung mo tulis apa nih.. coz kayanya ga ada komen dari paganis.. ga seruuuuu

    Komentar oleh abdul — Januari 12, 2010 @ 7:29 pm | Balas

  17. Jika Islam, Kisten, atau apapun itu yg disebut agama/keyakinan pasti tidak menghendaki seperti di WTC tp seseotang yakin pada tertentu kita ga’ bisa ikut campur dan menghakimi yang dipilihnya salah. krn keyakinan itu dtg dr dlm yang dipertegas dari visual dan aksi kita. hati2 dgn yg dibenci karena kebenaran akan dibisikkan dari hati nurani yang bersih mintalah pada sesuatu yg benar untuk mendapatkan kekuatan dari dalam….cobalah ….itulah yg kulaukan slm 15 tahun dan telah medptkan jawaban.

    Komentar oleh may — Mei 21, 2010 @ 5:55 pm | Balas

  18. u/peri_langit, anda mesti tahu, islam adalah agama yang mencintai perdamaian dan agama yang penuh dengan rasa kasih sayang, runtuhnya gedung WTC bukan oleh orang islam, tapi karena propaganda AS dan bangsa YAHUDI yang ingin islam terlihat jelek di mata dunia, kta tahu jika bangsa YAHUDI dan kaum kafir memang sangat membenci islam dari dulu, semenjak islam baru diturunkan, dan ini merupakan ujian bagi kaum muslim, untuk lebih menguatkan iman dan persaudaraan antar sesama muslim, untuk menghadapi jahatnya para DAJJAL di dunia ini,, ALLAHU AKBAR,,,,

    Komentar oleh pri — Agustus 29, 2010 @ 9:40 am | Balas

  19. saya juga seorang mualaf.benar.Benar sekali byk sekali hambatan dan cobaan yang saya alami stlh jdi mualaf.Tapi Disitulah letak kenikmatan jadi mualaf.Walaupun byk komentar pedas n opini”miring ttg saya.saya selalu tersenyum menaggapinya…smoga Allah meridhoi qt smua…aminnnn ya robal alamin

    Komentar oleh natalia ariyanti — September 20, 2010 @ 2:21 pm | Balas

  20. Saya suka dengan kalimat: “Buat saya Islam adalah lingkaran yang tiada habisnya. Saya ingin tahu lebih banyak, tapi semakin saya belajar semakin sedikit yang saya tahu. Ini membuat saya mengira-ngira; apalagi yang tidak saya tahu? So I want to know more. Tanda-tanda dari Allah sudah jelas, jadi saya sarankan untuk melihat keajaiban Al-Qur’an dan membandingkannya dengan Injil atau Taurat– yang juga kitab dari Allah tapi telah diselewengkan manusia. Read the Qur’an, if God doesn’t tell you through it, or give your clear signs then Islam is false religion.”

    Begitu dahsyat serangan bertubi-tubi yg dilancarkan dgn berbagai cara oleh non muslim, dan semuanya bisa terjawab.
    Saran saya (kepada non muslim), jika anda tidak ingin goyah (keimanan anda) jangan banyak bertanya, jangan mengutak-utik Al-Qur’an (dan jangan pernah belajar lebih dalam Alkitab/Bible). Karena jika itu anda lakukan, anda akan seperti “menepuk air di dulang terpercik muka sendiri”.

    Shalom.

    Komentar oleh sang petualang — September 28, 2010 @ 6:26 pm | Balas

  21. Mudah MUDahaN Di AMEriKA SAna MuaLLAF BErTAmBAh (MEngaLAmi PEnIngkATAN)

    ArmSTROng_PROduct@YahoO.co.ID

    Komentar oleh tamrin GANteNK — Oktober 1, 2010 @ 5:21 pm | Balas

  22. kenapa orang jadi mualaf:
    yang pertama2 adalah mereka nggak menjalankan ibadah agama sebelumnya dengan benar,yang ke dua adalah tuntutan pekerjaan atau kawin dengan orang muslim alasan ini biasanya dipaksakan dengan ancaman dan intimidasi.

    Komentar oleh BENTO — Oktober 26, 2010 @ 3:04 pm | Balas

  23. Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu; dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
    Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil , kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
    Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil , dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
    Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”
    “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

    Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
    Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.
    Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
    Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil . Karena TUHAN berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah ALLAH yang di sorga.
    (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)”
    “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
    1Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
    Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.” BERTOBAT LAH KALIAN KERAJAAN SORGA SUDAH DEKAT

    Komentar oleh jhoni — Desember 3, 2010 @ 4:24 pm | Balas

  24. im happy when ukhti and akhi who not know about islam become know.
    now,depend on person to judge islam.
    and i think islam the true ways.and holy.so,dont make disspntd…
    AllaHwualam…

    Komentar oleh afni — Januari 5, 2011 @ 12:55 pm | Balas

  25. Kita harus mendapat ridla Allah.

    Komentar oleh Muh. Amiyn — Februari 1, 2011 @ 5:48 pm | Balas

  26. Dalam alqur,an di jelaskan bahwa tanda kiamat sdh dekat manusia berbondong bondong masuk islam dan buktinya banyak yang mualaf bagemana dgn anda alhamdulillah amerika insya allah jadi negara islam

    Komentar oleh Roby — Februari 3, 2011 @ 7:21 pm | Balas

  27. inilah yang digambarka oleh Nabi Muhammad SAW, “Matahari akan terbit dari Barat” barangkali disamping nyata matahari terbit dari barat, tapi mungkin ini juga kiasan yang berarti “Islam tumbuh berkembang di negara-negara Barat yang asalnya kehidupannya penuh dengan maksiat” Aminn ….

    Komentar oleh faoziakhmad — Agustus 22, 2011 @ 5:25 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: