Blog Tausiyah275

Oktober 22, 2006

Kisah Hikmah – 20061022

Filed under: Hikmah,Kegiatan Ramadhan — Tausiyah 275 @ 4:10 pm

Kisah Seekor Ulat dengan Nabi Daud as

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud a.s. sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

Lalu Nabi Daud a.s. berkata pada dirinya, “Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?”

Sebaik sahaja Nabi Daud selesai berkata begitu, maka Allah pun mengizinkan ulat merah itu berkata-kata. Lalu ulat merah itu pun mula berkata-kata kepada Nabi Daud a.s. “Wahai Nabi Allah! Allah S.W.T telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca ‘Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar’ setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca ‘Allahumma solli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa sallim’ setiap malam sebanyak 1000 kali.

Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud a.s. “Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat faedah darimu?”

Akhirnya Nabi Daud menyedari akan kesilapannya kerana memandang remeh akan ulat tersebut, dan dia sangat takut kepada Allah S.W.T. maka Nabi Daud a.s. pun bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T.

Begitulah sikap para Nabi a.s. apabila mereka menyedari kesilapan yang telah dilakukan maka dengan segera mereka akan bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T.

Kisah-kisah yang berlaku pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai bahan sejarah, tetapi hendaklah kita jadikan sebagai teladan supaya kita tidak memandang rendah kepada apa sahaja makhluk Allah yang berada di bumi yang sama-sama kita tumpangi ini.

Iklan

5 Komentar »

  1. Subhanallah…..Maha suci Allah dengan segala ciptaanNya…

    Komentar oleh adicomp — Oktober 31, 2006 @ 2:19 pm | Balas

  2. mohon penjelasan apa jaman Nabi Daud sudah ada berita tenteng Sholawat Nabi Muhammad Saw

    Komentar oleh abu malangi — April 28, 2007 @ 11:04 am | Balas

  3. Cuman mencoba menjawab pertanyaan Abu malangi,
    Yang saya ketahui bahwa nur Nabi Muhammad sudah di cipta Allah SWT sejak zaman Nabi Adam, bahkan mahar Nabi Adam untuk memperistri Siti hawa adalah membaca sholawat kepada Nabi Muhammad.
    Semoga dengan keterbatasan saya, hal ini dapat membantu.

    Kalo ada pendapat lain ato sanggahan…monggo

    Komentar oleh damarseto — Agustus 31, 2007 @ 1:10 am | Balas

  4. terimakasih, sangat bermakna dan menjadi perbendaharaan baru untuk para penda’wah,trainer, dan guru

    Komentar oleh Hasan — November 19, 2007 @ 2:03 pm | Balas

  5. Masyaa Allah, Subhanallah, setelah membaca kisah ulat & nabi Daud as, saya sangat malu, ulat saja memiliki ibadah yang segitu besar, serasa tak sebanding dengan ukurannya, sedangkan saya dengan segala kesombongan pandai melalaikan waktu dan merasa sibuk untuk selalu berdzikir, jangankan setiap waktu, setiap pagi dan petangpun saya merasa keberatan karena merasa banyak aktivitas. semoga Allah mengkaruniakan anda yang membuat tulisan ini hidayah dan karunianya, amin. Sungguh kisah ini begitu penuh hikmah baru bagi saya, Jazakumullah khoir…

    Komentar oleh Putri Antika Agustina — Januari 7, 2008 @ 6:31 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: