Blog Tausiyah275

November 7, 2006

Hotspot di Masjid, Kenapa Tidak?

Filed under: HOT NEWS,Muamalah — Tausiyah 275 @ 10:55 am

Terinspirasi dari sebuah email yg mampir di inboxku, aku membuat artikel ini.

Jika kita perhatikan, belakangan ini di banyak mall dan pusat perbelanjaan dipasang hotspot, sebuah cara untuk melakukan akses internet. Pemasangan hotspot ini dapat dilakukan kebanyakan dg cara pemilik/pengelola mall bekerja sama dengan isp (internet service provider). Harapan pemilik mall, dengan dipasangnya hotspot di mall mereka, maka kian banyak pengunjung yg datang dan membeli barang2 yg dijual di mall mereka.

Lantas, aku berpikir…apakah mungkin metode yg sama bisa diterapkan di masjid?

Rasa2nya cukup banyak masjid2 besar, terutama di Jakarta. Katakanlah, masjid Istiqlal, masjid Pondok Indah, masjid Al Azhar, dan masih banyak masjid2 lainnya. Lokasi mereka yg cukup luas, menurutku bisa dimanfaatkan untuk menerapkan metode ini.

Lho, apa gunanya memasang hotspot di masjid?

Hmmm…menurutku, banyak sekali manfaatnya..
1. Media dakwah. Seperti diketahui, internet bisa dijadikan media dakwah, seperti halnya blog ini. 😉

2. Mengajarkan + menyebarkan ilmu pengetahuan. Islam adalah agama yg ‘mewajibkan’ pemeluknya untuk berilmu pengetahuan. Dengan adanya internet di masjid, orang2 yg datang tidak sekedar ibadah, namun juga bisa menimba + menyebarkan ilmu.

3. Mendidik umat. Yg dimaksud mendidik umat di sini adalah mendidik umat untuk menggunakan internet untuk kepentingan positif, misalnya tidak membuka situs2 porno. Yaaa…masa sih di masjid mau mengakses hal2 seperti itu?? 😉

Silakan anda tulis manfaat lainnya di bagian komentar… 🙂

Wah…jika begitu, orang2 hanya akan datang ke masjid untuk koneksi gratis donk?

Hmmm…MUNGKIN DI AWAL2 akan muncul fenomena seperti itu. Tapi menurutku, tidak ada salahnya menarik minat orang ke masjid dg ‘iming2’ hotspot. Aku yakin, orang2 yg semula (pada awalnya) pergi ke masjid hanya untuk mendapatkan koneksi gratis, lambat laun akan berubah orientasi…menjadi lebih ke arah ibadah. Well…kita tidak tahu, barangkali koneksi gratis tersebut digunakan untuk berdakwah kan?I don't know!

So….ada yg berani untuk memulai?? 😉

Iklan

17 Komentar »

  1. boleh jg asal jangan keasikan berinternet lantas lupa ibadahnya..

    Komentar oleh budi — November 7, 2006 @ 11:57 am | Balas

  2. asal jangan donlot miyabi di masjid.

    Komentar oleh yeni setiawan — November 7, 2006 @ 12:57 pm | Balas

  3. Ide yang bagus…
    Agama dan ilmu pengetahuan itu tidak berada di jalur yang bertolak belakang…

    Komentar oleh Sosuke Sagara — November 7, 2006 @ 1:00 pm | Balas

  4. hiks…ada hotspot dimasjid? wa long sandal aja ilang koh…mana khusu’ ninggalin donlotan disebelah?…donlot klaar laptop ilang 😦

    Komentar oleh oón — November 7, 2006 @ 5:47 pm | Balas

  5. Agar nggak gratisan bisa dicoba titik2 untuk akses dikunci dan bila dibuka pemakai harus hubungi penjaga masjid dan bayar sesuai kemampuan jamaah. Di bandung sudah ada yang mulai, ada yang mau nyusul ?

    Komentar oleh TWR — November 8, 2006 @ 9:57 am | Balas

  6. good ide. biar jamaah melek internet.

    Komentar oleh huda — November 8, 2006 @ 11:49 am | Balas

  7. hotspot di masjid gak salah tuuuhh….
    masjid itu tempat ibadah bukan tempat bermain coyy…
    sorry gak setuju…

    Komentar oleh biotas — November 8, 2006 @ 12:24 pm | Balas

  8. gag setuju!! belum waktunya. mendingan mesjid mini di tempat2 hotspot (mall/foodcourt). biar yg lagi pada online tetep inget ibadah dan gampang cari tempat solat, ga harus ke basement 🙂

    Komentar oleh sharivan — November 9, 2006 @ 12:34 am | Balas

  9. ni ide boleh juga…
    saya sepakat sama pendapat TWR…
    tentunya di kasih ruangan sendiri kan?
    n jangan lupa di ruangan tersebut dikasih kata2 bijak yang menyentuh…
    dan ketika mau memasuki waktu shalat tu komputer dikasih peringatan…misalnya tulisan or adzan
    n komputer di program,pas jamnya shalat shutdown otomatis.
    kan keren…

    mari kta berdakwa tanpa mengenal lelah…!!
    masih ada seribu jalan yang terbentang.

    Komentar oleh yuk pipit — November 9, 2006 @ 1:24 pm | Balas

  10. jangan, nanti FHM side B ngejunk terus di masjid

    Komentar oleh Luthfi — November 10, 2006 @ 1:30 pm | Balas

  11. kurang setuju. masjid dibuat untuk beribadah dan gunakan untuk itu. klo mo brosing ada tempat lain. aku kurang favor ama solusi all-in-one.

    Komentar oleh ferdhie — November 10, 2006 @ 4:27 pm | Balas

  12. alhamdulillah di masjid kampus UII, sudah ada hotspot nya. cuma, bagi yang mau mengaksesnya musti terdaftar dulu. maklum aja, karena sebenarnya hotspot ini ditujukan untuk perkantoran diatas masjid. meskipun demikian, beberapa mahasiswa bisa menikmatinya.

    Komentar oleh nico — November 17, 2006 @ 10:26 am | Balas

  13. sebenernya aku sich setuju2 aja. asal tetep dikoordinir dng profisional, supaya hasil akhir yang ingin kita raih-optimal. ok!!! so, kita wajib nyusun kepengerusannya dulu. insyaAllah, ga bakalan ada sandal ato laptob yang RAIB. Bukan begitoch……….!!!!!!!!
    setuju semua!!!!!!!

    Komentar oleh evi — November 20, 2006 @ 12:36 pm | Balas

  14. setunyuk ..Eh stuju. soalnya cafe aja pake hotspot sih.masjid jangan sampe ketinggalan donk, masalah filtering sesuatu yang “berbahaya” kan bisa dilakukan lewat proxy dan beberapa setting yang lain ….

    Komentar oleh massunu — November 27, 2006 @ 9:14 am | Balas

  15. Yg Bner ja Tmpat Ibadah d buat hotspot…..
    Gk da tmpat lain rpa_a….
    Sangat Kurang setuju…..

    Komentar oleh M. Harun — Oktober 8, 2010 @ 2:28 pm | Balas

  16. […] ke situ, ada baiknya kita melihat dulu beberapa artikel ttg Islam yg terkait dengan teknologi: – Masjid dengan hotspot – Tentang Facebook – Ringtone Al Qur’an sebagai dering hp – Islam dan pengeras […]

    Ping balik oleh Twitteran Saat Jum’atan? Sebaiknya Jangan! « Blog Tausyiah275 — Desember 2, 2011 @ 6:34 pm | Balas

  17. […] tahun lalu saya pernah menulis artikel berisi ide untuk memasang hotspot/wifi di masjid. Salah satu penyebab munculnya ide itu adalah saya melihat masjid kurang diminati untuk dikunjungi. […]

    Ping balik oleh Ketika Teknologi Merambah Masjid | Blog Tausiyah275 — Januari 10, 2014 @ 6:03 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: