Blog Tausiyah275

Desember 3, 2006

Hentikan Mengghibah Aa Gym!!!

Filed under: Aa Gym,Fiqh,HOT NEWS,Lain-lain — Tausiyah 275 @ 4:42 pm

Minggu ini, masyarakat dikejutkan dengan berita pernikahan kedua Aa Gym (poligami Aa Gym). Berbagai macam komentar, baik bersifat penyesalan, kesedihan, kesebalan, dan lain2, muncul di sana sini. Komentar bernada menyesal dan sedih, mayoritas dilontarkan kaum perempuan (ibu2). Sedangkan kaum prianya ada yg setuju dan ada juga yg menanggapi dengan sikap sinis.

Aku sendiri berada di posisi ‘hanya’ sebagai pengamat, bahkan cenderung tidak peduli dengan berita itu. Jikapun ada berita yg masuk ataupun aku dengar, aku berusaha tidak menanggapi ataupun ikut membahasnya.

CUKUP, SAUDARA2KU…!!! ITU SEMUA SUDAH GOSSIP…BERGHIBAH…!!! APAPUN YG DILAKUKAN AA GYM, ITU BUKAN URUSAN KITA!!!

Meskipun ada klarifikasi dari Aa Gym sekalipun, kita tetap tidak ada ‘hak’ untuk membahasnya. Itu sudah memasuki wilayah pribadi Aa Gym…dan kita, seperti aku tulis di atas, bukan wewenang dan hak kita untuk membahasnya.

Kita boleh sedih, kecewa, marah, kesal, dan beribu perasaan lainnya terhadap pernikahan yg dilakukan Aa Gym, tapi ITU SUDAH TERJADI, DAN (kembali) ITU ADALAH URUSAN PRIBADI AA GYM!!!

Aku sendiri yakin bahwa Aa Gym sudah memikirkan masak2 untuk melakukan pernikahan keduanya. Berikut ini beberapa hal yg membuat aku ‘mendukung’ Aa Gym untuk menikah (mungkin ambigue, tapi di sini aku tuliskan tanpa bermaksud untuk dijadikan bahan gosip;-))
1. Hukum ALLOH SWT.
Poligami merupakan SALAH SATU HUKUM ALLOH SWT. Kita bisa lihat di An Nisa(4):129″Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri- istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

2. Keadilan Untuk Istri2.
Namun, untuk berpoligami memang ada syaratnya, seperti yg aku cetak tebal pada ayat di atas. Syarat tersebut adalah ADIL. Akan tetapi, kita juga mesti BIJAK, BAGAIMANA ADIL ITU? ADIL VERSI SIAPA? Jika orang yg berpoligami itu SUDAH YAKIN BERBUAT ADIL dan istri2nya pun sudah MERASA CUKUP ADIL, MENGAPA KITA MUSTI AMBIL PUSING??

Jangan kita memakai standar adil-nya kita untuk diterapkan ke orang lain…karena apa yg menurut kita adil, bisa jadi tidak adil menurut orang lain. Begitu pula sebaliknya. Dengan kata lain, sekali lagi, KITA MESTI BIJAK…!!!

3. Media Dakwah.
Poligami, sebagaimana aku sebut di poin 1, merupakan hukum ALLOH SWT. Melaksanakan hukum ALLOH SWT akan termasuk sebagai IBADAH. Dengan demikian, aku yakin bahwa pernikahan kedua Aa Gym ini merupakan MEDIA DAKWAH. Tentu saja, untuk melakukan ibadah dan media dakwah ini diperlukan kajian yg mendalam, karena jika dilakukan dg serampangan maka ibadah dan media dakwah ini akan menjadi ‘bumerang’ bagi kaum muslim/ulama/pendakwah.

Dengan demikian, jika ada diantara kita yg hendak berpoligami dengan alasan sebagai ibadah dan media dakwah, hendaknya bertanya dan diskusi dengan ustadz/orang berilmu lainnya. Jangan sembarangan!!!

4. Kepentingan Keluarga.
Aku sendiri melihat, dengan adanya 2 istri, Aa Gym akan lebih mudah konsentrasi berdakwah. Beberapa tayangan Aa Gym terlihat teh Ninih ikut nimbrung dalam diskusi/ceramah. Sementara Aa Gym mempunyai 7 (TUJUH) orang anak. Jika teh Ninih ikut dg Aa, siapa yg mengurus ketujuh anak beliau? Bayangkan jika terjadi apa2 kepada salah satu anak beliau…siapa yg mesti bertanggung jawab/disalahkan?

Sementar jika Aa Gym mempunyai 2 istri, maka istri beliau bisa bergantian ikut Aa Gym dan menjaga anak2 beliau. Dengan demikian, Aa Gym bisa berdakwah dg tenang serta anak2 beliau bisa terurus dg baik serta tetap mendapatkan pendidikan yg baik.

“Ah, itu alasan….anak2nya Aa Gym kan bisa dititipkan ke orang tua atau pengasuh. Toh uang bukan masalah, bla bla bla…”

Kita mesti bedakan…pendidikan yg diberikan antara istri dan orang tua, lebih pas yg mana? Tentu lebih pas pendidikan oleh istri, karena sang suami tentu sudah mengenal baik istrinya. Suami akan tahu dan mengerti, ‘warna’ yg diberikan kepada anaknya, karena dia sudah tahu betul bagaimana sifat istrinya dan yakin bahwa istrinya tidak akan berbuat lebih jauh.

Ah, nampaknya aku sudah bicara terlalu banyak…mudah2an bukan berniat ghibah…hanya sekedar ‘meluruskan’ dan berniat baik serta tidak ikut campur dg urusan pribadi Aa Gym.

Intinya: HENTIKAN POLEMIK PERNIKAHAN KEDUA AA GYM….!!!🙂

catatan: artikel ini TIDAK BERMAKSUD MENGULTUSKAN AA GYM, hanya sekedar himbauan agar kita tidak terjebak dalam perangkap setan.😉

Artikel terkait:
Poligami vs Playboy
Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak?
Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana?
Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami
Press Release dari Aa Gym
Balasan Puisi Sang Istri …
Surat-surat Pendukung Poligami
Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram
Efek Samping Poligami

131 Komentar »

  1. hush ghibah…ghibah…. bubar! bubar!!!

    Komentar oleh endhoot — Desember 3, 2006 @ 7:02 pm | Balas

  2. ghibah! … jrit .. keduluwan ndhoot! …

    BUBAR BUBAR BUBAR!

    Komentar oleh conan™ — Desember 3, 2006 @ 8:38 pm | Balas

  3. saya sebenernya ndak amu ambil pusing, dia mau kawin kek, mau jungkir balik kek, terserah dia lah mas,cuma prihatin aja,dua hal yang bisa buat para ulama jatuh, politik dan poligami! kalo saya tidak salah, zainuddin MZ jatuh popularitasnya karena politik!

    Komentar oleh Tresno — Desember 4, 2006 @ 3:04 am | Balas

  4. sebenernya ga masalah kalo aa gym menikah lagi. toh ga dilarang didalam islam tetapi ada persyaratan bagi yang mau poligami.
    untuk komen ttg ” dua hal yang bisa buat para ulama jatuh, politik dan poligami ” ini saya kurang setuju.
    karena ga ada masalah dalam hal politik atau poligami jika mengikuti tuntunan Quran dan Sunnah. Islam ini sudah sempurna, meliputi semua aspek. tinggal kita mengkajinya dan mengamalkannya …

    Komentar oleh nico — Desember 4, 2006 @ 5:55 am | Balas

  5. coba saja seandainya teh ninih itu adalah ibunda anda sendiri, apakah anda masih bisa berkomentar seperti ini?
    I love u Mom, cintamu ga akan bisa tergantikan perempuan manapun…

    Komentar oleh afif — Desember 4, 2006 @ 8:10 am | Balas

  6. masyarakat kita sebenarnya sangat mengidolakan sebuah figur. kalau figurnya berpoligami, dan hal ini diikuti oleh orang-orang yang kurang berilmu bagaimana mas? kalau ditanya kenapa menikah lagi dan punya isteri lebih dari satu : “lha aa’ saja menikah lagi kok, masa saya tidak boleh seh” kira-kira begitu alibi mereka. hehehehe…sekedar berpendapat sih😀

    Komentar oleh cahyo — Desember 4, 2006 @ 8:26 am | Balas

  7. heheh iku nggosip dong….iya bener huga tuh mas fahmi…*tapi aku kmrn juga ikut2n posting gituan ee….ghibah gak ya…?*

    Komentar oleh feR1 — Desember 4, 2006 @ 8:58 am | Balas

  8. sikap yang cukup bijaksana, Hubby…:)

    Komentar oleh Wify — Desember 4, 2006 @ 12:35 pm | Balas

  9. tanpa berkomentar banyak
    coba Anda bayangkan jika Anda menjadi seorang Istri atau Ibu. dikala susah sang istri dengan setia memberikan dukungan kepada suami, tanpa mengeluh. Bahkan tak segan untuk ikut membantu membanting tulang. Demi keluarga semua dilakukan Istri. Tapi apa balasan sang istri setelah si suami telah memiliki segalanya….😦

    Komentar oleh dee — Desember 4, 2006 @ 3:34 pm | Balas

  10. Bukannya mengghibah..Aa Gym itu sudah terlanjur jadi figur idola, gak hanya kalangan umat Islam tapi juga non muslim. Wajar kalo banyak yg kecewa dan marah.Krn sering ketika ceramah seolah2 Aa adalah pecinta satu istri, liat deh rekaman SCTV..Alasan yang Aa Gym sampaikan bhw lebih baik berpoligami daripada TTM dan mengatakan bahwa wanita diberi kodrat 1 cinta sedang laki2 lebih dari 1 cinta, mengisyaratkan bahwa Aa sedang dilanda puber kedua. Sehingga alasan untuk menikah lagi demi urusan biologis menjadi lebih utama ketimbang menikah secara Rosulullah SAW (itu yg banyak gak diterima wanita2 ditempat gw kerja).Dengan Aa menikah lagi, tambah panjang perjuangan saya kpd rekan2 non muslim utk nerangin poligami menurut ISLAM….Ya Allah hiks hiks

    Komentar oleh Indri — Desember 4, 2006 @ 3:35 pm | Balas

  11. Ahh..bukan menggibah si Aa….tapi read between the lines nya teh Ninih donk…kan keliatan dia terluka juga, duuh kasian…, masa tega ngeliat istri yang udah nemenin 20 taun dari 0 nya si Aa-jaman Aa belom sesukses skrg, 7 kali berada antara hidup dan mati ketika ngelahirin anak-anaknza pas Aa udah di puncak malah dimadu. Lagian banyak janda yang usia 40an,ga punya rumah, anak 5 ga bisa makan dan sekolah…kenapa gak nikahin yang begitu aja? Urusan hati? Masa sih gak ada faktor optiknya disitu…ngeliat kecantikan luar misalnya…kalo kata saya sih Aa juga manusia, khilaf kali…

    Anyway…saya setuju kata Afif…bayangin kalo teh Ninih Ibu anda. Easy to speak than to be done!!

    Komentar oleh citra — Desember 4, 2006 @ 5:23 pm | Balas

  12. Aa Gym Juga manusia …
    Dari dulu Gua ndak ada simpatik sama Aa Gym…
    Nggak jauh beda sama pemimpin kharismatik lainnya…
    toh mereka juga manusia…
    Tidak baik mengidolakan manusia jika kita bisa patah arang ketika menjalankan ibadah…

    Yah… Butuh waktu bertahun2 bahkan lebih untuk nama baik, tapi sekejap aja untuk merusaknya…

    Komentar oleh monogami — Desember 4, 2006 @ 5:28 pm | Balas

  13. di wordpress dot com, blog berbahasa Indonesia, dari 10 to post, 2 adalah ttg aa gym, satu ttg anggota dpr🙂

    Komentar oleh Luthfi — Desember 5, 2006 @ 7:00 am | Balas

  14. ck ck ck
    nomor 8, penggemar gelap KOh Fahmi🙂

    bubar2 ……….!!!!!!
    *tutup kolom komentar*

    Komentar oleh Luthfi — Desember 5, 2006 @ 7:03 am | Balas

  15. Ada tiga golongan yang bisa menikah satu kiyai/ulama,2 konglomerat dan tiga orang sinting. Jadi kita boleh poligami ikut-ikutan Aa gym asal masuk salah satu golongan tersebut

    Komentar oleh Roy — Desember 5, 2006 @ 8:51 am | Balas

  16. maksudnya menikah –>menikah lagi/ poligami

    Komentar oleh Roy — Desember 5, 2006 @ 8:54 am | Balas

  17. semoga aa’ gim bisa memberi teladan yang baik atas pilihannya beristri dua, sebab sejarah akan mencatat ketika tokoh agama tidak bisa memberikan keadilan dalam rumah tangga, jangan biarakan diri dikambing hitamkan orang lain untuk melaklukan poligami, sebab sesungguhnya seorang ibu takkan pernah mau membagi miliknya yang cuma satu.

    Komentar oleh lalu darmawan — Desember 5, 2006 @ 9:26 am | Balas

  18. aku bukan muslim tapi aku prihatin tuh ama si aa gym.gue bilang ama lhu si a gym seharusnya lhu sbagai contoh yg baik buat para muslim karna lhu dah masuk jadi tokoh muslim yg cukup ngetop tapi kok malah gitu sih….di mata gue sbg wanita gue ngak mau salut atau kagum atau hormat ama laki2 yg poligamy..brarti lu dah hianati janji2 setia lhu ma istri lhu dulu..apkh seorang penghianat itu baik apa ngak lu juga tau sendiri kan .hahaaaaaaaaaaa….kasian tuh istri mu…..ngak ad wanita yg iklas suaminya di share ama wanita lain…so jangan kluarin debu di mata saudaramu kalo balok dimatamu aja kagak lu liat ….gue bener2 kasian ama istrinya aa gym dan gue kasih jempol turun buat perbuatan polygamy a gym.juga tuh prempuan yg di nikahi mbok ya melek ooooo

    Komentar oleh ermy — Desember 5, 2006 @ 9:59 am | Balas

  19. Saya setuju pendapat di atas dan lebih baik melihat AA Gym dari sisi positive nya.. seperti dulu sebelum adanya pernikahan ke dua ini. Benar itu adalah urusan pribadinya, karena yang merasakan keadilan itu cuma istri2nya, bukan memakai ukuran keadilan menurut mata kita. wassalam.

    Komentar oleh meta — Desember 5, 2006 @ 10:09 am | Balas

  20. Udah… gak usah dikomentarin!
    emangnya kalo aa’ polygami, kita ikutan RUGI?!!!

    Komentar oleh khoer — Desember 5, 2006 @ 11:40 am | Balas

  21. Ruginya sih gak…!
    tapi takut aja kalo suami kita ikut-ikutan aa’ Gym!

    Komentar oleh Rula — Desember 5, 2006 @ 11:45 am | Balas

  22. Dari blog tetangga….

    Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan
    dari Miswar bin Makhramah ia
    berkata: Saya mendengar Rasulullah saw
    bersabda ketika ia berada di
    atas mimbar: “Sesungguhnya Bani Hasyim
    bin al Mighirah minta izin
    untuk menikahkan putri mereka dengan Ali
    bin Abi Thalib. Saya tidak
    mengizinkan, kemudian saya tidak
    mengizinkan, kemudian saya tidak
    mengizinkan, kecuali jika putra Abi
    Thalib menceraikan putriku dan
    menikahi putri mereka. Karena
    sesungguhnya dia (Fatimah) adalah bagian
    dari diriku, mencemaskanku apa yang
    mencemaskannya dan menyakitiku apa
    yang menyakitinya. “(HR. Bukhari).

    Menurut Su’ad Ibrahim Sholeh, seorang
    professor fiqih di Universitas
    al Azhar Mesir, “Poligami sesungguhnya
    merupakan keringanan yang
    diberikan dalam kondisi khusus dan
    dengan syarat-syarat tertentu.
    Menurut al Maraghi, pemilik tafsir al
    Maraghi: “Poligami tidak sesuai
    dengan konsep mawaddah wa rahma dan
    ketenangan jiwa terhadap seorang
    wanita, yang merupakan rukun kebahagiaan
    pasangan suami sitri. (Siti
    Habiba, Batam, 30 Agustus 2005)

    Di Tunisia dan Turki poligami dipandang
    sebagai tindakan haram dan
    kriminal. Karena itu, lelaki yang
    melakukan poligami diancam hukuman
    penjara setahun plus denda uang dengan
    jumlah tertentu.

    Tunisia adalah negara yang berdasarkan
    syari’at Islam, tetapi
    mengharamkan poligami. Dengan alasan
    poligami yang sekarang
    dipraktikan umat Islam bertentangan
    dengan perilaku Rasul.Poligami
    umat islam sudah mencapai tahap crime
    against humanity (pelanggaran
    terhadap kemanusiaan) .

    Undang-undang Keluarga negara Islam
    lainnya, seperta Mesir,Syria, dan
    Marokko, meskipun tidak seketat Tunisia,
    juga sangat membatasi
    poligami sebagai bentuk proteksi negara
    terhadap warganya. sebagian
    ulama, seperti Mahmud Muhammad Tahta,
    Abdullahi an-Na’im, berpendapat
    bahwa poligami hanya dibolehkan pada
    masa-masa awal Islam. Ayat-ayat
    Al Quran yang berbicara tentang poligami
    lebih bernuansa pelanggaran
    ketimbang pembolehan.

    Sesungguhnya, Indonesia sebagai negara
    yang berpenduduk mayoritas
    Muslim sudah menerapkan aturan yang
    ketat dalam poligami. Menurut
    Undang-undang Perkawinan, sudah boleh
    berpoligami kalau mampu berlaku
    adil dan ada izin dari istri, dan izin
    itu bisa diperoleh dengan tiga
    syarat: Kalau istri mandul, istri sakit
    berkepanjangan, istri tidak
    dapat melaksanakan kewajiban sebagai istri.

    Sayangnya, peraturan ini tidak berjalan
    efektif, mungkin karena tidak
    ada polisi yang mengawasi suami yang
    berpoligami. Kebanyakan suami
    yang berpoligami tidak mampu berlaku
    adil. Kebanyakan mereka melakukan
    tanpa izin istri sehingga poligaminya
    dilakukannya secara sirri, tanpa
    pencatatan resmi. Kebanyakan suami
    berpoligami bukan karena istrinya
    tidak punya anak, atau sakit, atau tidak
    melakukan kewajiban,
    melainkan semata karena tidak mampu
    mengekang keinginan syahwatnya.
    Lagi-lagi soal biologis!!!

    Mengapa semua alasan yang membolehkan
    suami berpoligami hanya dilihat
    dari perspektif kepentingan suami, tidak
    sedikit pun mempertimbangkan
    pasangan dan kepentingan perempuan?
    Bagaimana jika suami tidak mampu
    menjalankan kewajibannya? Bagaimana jika
    suami cacat atau ditimpa
    penyakit? Bagaimana jika suami mandul?
    Apakah Pengadilan Agama juga
    akan memberi izin kepada istri menikah
    lagi? Ketentuan hukum yang ada
    tentang poligami jelas menunjukan posisi
    inferior dan subordinat
    perempuan di hadapan laki-laki. Dan ini
    sungguh bertentangan dengan
    esensi Islam yang mengedepankan
    nilai-nilai kemanusiaan, keadilan,
    kesetaraan, dan kemaslahatan.

    Alasan membolehkan berpoligami itu pun
    menyalahi tuntunan Allah dalam
    Q.S. an-Nisa, 4: 19: “…Dan perlakukanlah
    istrimu dengan cara-cara
    sopan lagi santun. Kemudian, bila kamu
    tidak menyukai mereka (maka
    bersabarlah) karena boleh jadi kamu
    tidak menyukai sesuatu, padahal
    Allah menjadikan padanya kebaikan yang
    banyak.”

    Pesan moral ayat ini justru meminta
    suami bersabar atau tabah
    menghadapi kekurangan istri karena
    mungkin itu ada hikmahnya, bukan
    lalu mencari istri lain. Sebaliknya,
    kalau suami punya kekurangan,
    istri pun harus bisa menerima itu
    sebagai kenyataan. Bukankah inti
    perkawinan adalah komitmen untuk hidup
    bersama dalam suka dan duka
    menuju keridaan Tuhan. Indah sekali!

    Pesan penting yang ingin disampaikan
    buku sekaligus film Berbagi Suami
    adalah sebagai berikut: perempuan adalah
    manusia seutuhnya, perempuan
    harus tampil sebagai pembuat sejarah,
    bukan semata-mata objek pasif
    dari proses bersejarah. Perempuan harus
    tegar dan berani melakukan
    perubahan demi keadilan dan demi
    kemanusiaan; harus berani mendobrak
    stereotip perempuan sebagai mahluk
    penggoda, lemah dan tidak berguna;
    harus berani melawa dominasi,
    diskriminasi, dan eksploitasi sekalipun
    berkedok agama.

    Agama sejatinya membuat hidup manusia
    lebih bermakna: bermakna bagi
    dirinya sendiri, bagi sesama, dan bagi
    alam semesta. Islam agama yang
    ramah terhadap perempuan, sekaligus
    rahmatan lil’alamin (rahmat bagi
    alam semesta).

    Nah saya melihat AA Gym seperti don juan
    yang merayu kekasihnya
    (isterinya) untuk memperbolehkan dia
    menikah lagi dengan rayuan maut
    ayat-ayat Tuhan. Gile juga kan!

    Komentar oleh cinta — Desember 5, 2006 @ 11:48 am | Balas

  23. Terlalu naif jika “PEMBENARAN” atas poligami dijadikan rujukan bagi mas Aa Gym dengan pertimbangan:
    1. Aa Gym dalam status sosialnya sebagai dai “belum” dapat mensetarakan diri dengan Nabi besar junjungan kita Muhamad Saw.
    2. Ingat kenyataan Teteh Ninih (orang Indonesia abad 21)sangat berbeda dengan Siti Khodijah (bangsa Arab abad 7)

    Komentar oleh Arifin — Desember 5, 2006 @ 12:29 pm | Balas

  24. Komentar oleh nico — Desember 5, 2006 @ 1:32 pm | Balas

  25. Aa gym terlanjur banyak didengarkan orang, segala tingkah lakunya pastilah menjadi sorotan. Kecuali kalau dia berhenti jadi tukang ceramah! Meski saya yakin, banyak yang sudah ogah mendengarkan segala ocehannya sekarang, sekali pun banyak juga yang masih mau dia ceramahi.

    Aa gym harus menjelaskan kepada umat Islam yang terlanjur banyak mendengarkan ceramahnya, kenapa dia menikahi mantan model yang dulunya berlenggak-lenggok di catwalk di bawah tatapan banyak orang, sementara aa terlanjur dianggap tokoh agama Islam. (baca di detik.com). Jawab kenapa A? Apa Aa tidak ingat hadits nabi itu tuh…

    Komentar oleh Ning — Desember 5, 2006 @ 1:54 pm | Balas

  26. COBA MINTA TEH NININ KOMENTAR DISINI.
    IKHLAS ATAU NGGAK.
    KALAU SUDAH KOMEN DISINI, BARU SILAKAN MENILAI.

    Komentar oleh Adhi Nugraha — Desember 5, 2006 @ 2:02 pm | Balas

  27. #26:
    Setuju Nug!

    Masih banyak yang menilai tindakan AA Gym dari tingkatan moral masing-masing, dan masih banyak yang menyamakan Teh Ninin dengan wanita kebanyakan.

    Apa ada yang tau dengan pasti keihlasan Teh Ninin? (bukan cuman baca dari email berantai, atau dari tayangan infotainment yang di-vulgarkan).

    Komentar oleh Aryo Sanjaya — Desember 5, 2006 @ 2:25 pm | Balas

  28. Surat untuk AA. “AA..kenapa dengan AA…? kenapa kau tega AA ? apakah karena sekarang dirimu sudah terkenal dan berkecukupan engkau bisa begitu dengan IStrimu. LIhatlah pengorbanan beliau yg tidak sedikit.
    Untuk TEH NINI : Saya salut dengan Teh NIni..mudah2an anda diberikan ketabahan dan kesabaran yg berlipat dari ALLAH . kita sebagai wanita paham dan mengerti Teh..bagaimanapun caranya anda bersikap bahagia di depan umum namun senyum anda adalah senyum kepedihan yg tidak bisa anda sembunyikann..

    Komentar oleh cahya — Desember 5, 2006 @ 2:56 pm | Balas

  29. memang aneh masyarakat kita. kalo tokoh televisi berbuat “baik” disanjung bagai tuhan. kalo berbuat yang “tidak baik” dicaci bagai setan. kok ya ngga maju-maju masyarakat kita ini…😦

    Komentar oleh ba — Desember 5, 2006 @ 3:20 pm | Balas

  30. Sekarang Aa Gym selain harus menata diri dalam MQ, sekarang juga harus bisa menata diri dalam MK (Manajemen Kelambu). Selamat

    Komentar oleh zulkham — Desember 5, 2006 @ 3:35 pm | Balas

  31. Fenoma seorang AA sampe menghasilkan KOMENTAR sebanyak ini.. suatu rekor BUAT SIDE A mas FAHMI…

    salute😉

    Komentar oleh Jauhari — Desember 5, 2006 @ 4:22 pm | Balas

  32. Koreksi URL aja… ini URL baru… walaupun yang lama masih Aktif juga😉

    Komentar oleh Jauhari — Desember 5, 2006 @ 4:28 pm | Balas

  33. ini pasti rivers saykoloji
    pasti!

    Komentar oleh basibanget — Desember 6, 2006 @ 12:27 am | Balas

  34. komen

    Komentar oleh teh ninin — Desember 6, 2006 @ 7:57 am | Balas

  35. kemarin kebetulan teman isteri cerita, waktu makan siang di warung, mencuri dengar pembicaraan ibu yang sedang ngobrol sambil emosi bilang, yang agamanya bagus aja berani berpoligami, apalagi yang agamanya masih kurang seperti suami kita. intinya, ibu-ibu tersebut resah jika langakah aa’ ditiru oleh para suami mereka. hehehehe…:-D

    Komentar oleh cahyo — Desember 6, 2006 @ 9:04 am | Balas

  36. Ada 2 peristiwa yang kontradiktif yang terjadi hampir bersamaan. yang satu bermaksiat selingkuh dan tersebar adegan seknya, sedangkan yang satunya lagi beribadah halal dan bermartabat.
    tampaknya masyarakat kita sedang sakit. yang sesuai aturan agama, halal dan bermartabat justru dihujat. sedangkan yang bermaksiat disayang dan dikasihani.
    1. ketentuan hukum Tuhan adalah yang terbaik bagi makhluk ciptaanya, meski kodrat terasa berat, namun terlarang untuk menentang aturanNYA.
    2. Istri ke 2,3,dan 4 adalah sangat bermartabat dan jauh lebih terhormat, mereka syah dimata hukum agama dan negara. dibanding pelaku selingkuh yang bejat yang merusak tatanan masyarakat.
    3.Poligami, adalah salah satu solusi untuk berbagi kepada sesama wanita yang tidak begitu beruntung. yang membutuhkan seorang pendamping hidup, yang akan membimbing ke jalan kebaikan dan membantunya dalam mencari nafkah. Janganlah para wanita EGOIS, sehingga menjadikan penderitaan bagi wanita yang lain.
    4. Saya bukan pemuja Poligami, namun hukum Tuhan pantang untuk ditentang. Mudah2n kita semua menjadi Muslim yang Taat . Berhentilah menjadi barisan penentang Syariat!!!..
    Semoga Khusnul Khotimah.

    Komentar oleh yadi — Desember 6, 2006 @ 12:10 pm | Balas

  37. Buat no #36, kalo poligami utk berbagi kpd wanita yg tdk begitu beruntung, kan wanita yg tdk beruntung tsb tidak harus dinikahi oleh laki-laki yg sudah beristri kan?
    Masih banyak pria2 kurang beruntung yg membutuhkan seorang istri, kenapa wanita itu harus direbut oleh pria yg sudah beristri?

    Catat: Perbandingan jumlah penduduk di dunia masih seimbang antara pria dan wanita, demikian pula di Indonesia, jadi plis… jangan pake alesan komposisi jumlah penduduk wanita lebih banyak, malah akan terlihat lucu jadinya.🙂

    Oya, saya tdk menentang syariat hukum poligami. Cuman kalau kita liat latar belakang munculnya ayat ttg poligami tsb, itu lebih utk perlindungan kpd janda2 dan anak yatim yg suami/ayahnya meninggal krn perang. Juga, utk membatasi jumlah maksimal istri, krn saat itu masyarakat biasa beristri banyak, ada yg sampe 10 orang.

    So, kalo alesannya krn ini, jelas poligami sangat sesuai syariat. Tapi kalo cuma krn kepincut wanita lain, terus minta dilegalkan dgn menikah lagi supaya tdk terjerumus ke dalam selingkuh/berzina, maaf saja… saya tdk bisa mentoleran excuse spt ini. Coba bayangkan, kalo istri anda mengatakan tertarik pada pria lain, dijamin hati anda sudah bergemuruh, dan wajah anda sedikit mengkerut. Padahal istri anda jelas tdk bisa merayu anda utk boleh menikah lagi. Yah.. coba berempati aja deh. Peace..

    Komentar oleh Vini — Desember 6, 2006 @ 1:00 pm | Balas

  38. Selama itu tidak merugikan umat, ga papa lagi………

    Komentar oleh Rist — Desember 6, 2006 @ 1:40 pm | Balas

  39. dukung aa gym……………………

    Komentar oleh ucok — Desember 6, 2006 @ 1:47 pm | Balas

  40. Mau dong jadi istri ke 3 nya aa’……………… he….he …

    Komentar oleh fika — Desember 6, 2006 @ 1:49 pm | Balas

  41. Kecewa aa gym berpoligami tidak sama dengan menentang hukum syariat tentang poligami. Bedakan itu.

    Selama ini sering aa gym mengatakan ‘buat apa beristri lagi, satu saja tidak habis-habis’ sambil menatap mesra istrinya di depan publik. Publik pun terpukau, hah, inilah keluarga ideal, keluarga yang patut jadi teladan. Apalagi si aa juga membuat teh ninih jadi ikut dikenal, dan publik pun terlanjur sayang….

    Tiba-tiba saja, boom!
    Yang tadinya terpukau jadi merasa dibohongi. Jadi apa artinya selalu mengatakan di depan umum, “satu saja tak habis-habis?”
    Bukannya merugikan umat, tapi membuat banyak pendengar dan pengagum merasa TERTIPUUU!

    Komentar oleh Ning — Desember 6, 2006 @ 2:50 pm | Balas

  42. Semoga ini menjadi pelajaran kepada kita semua untuk tidak “Men Tuhan kan” manusia.
    kalau aa dulu ceramah nya tentang jihad or dkk seperti ustad abu sih, mungkin protes nya gak sebesar ini
    buat teh ninih yang sabar ya

    Komentar oleh blue sky — Desember 6, 2006 @ 6:44 pm | Balas

  43. yes look at teh Ninih’s eyes. the sorrow..
    Aa gym.., engkau telah melukai perasaan jutaan umat, apakah pernah engkau selami arti setiap tetes air mata dari istri & anak gadismu?

    Komentar oleh yasmin — Desember 6, 2006 @ 8:31 pm | Balas

  44. poligami emang di bolehin dalam Islam tapi yang gimana dulu……..smua orang berpoligami dengan alasan Rosul pun melakukannya, tapi yang gimana dulu Nabi Muhammad SAW melakukan hal tsb bukan karena nafsu, tapi untuk menaikan derajat wanita yang dinikahi…kayak nenek2, g punya penghasilan….tapi yang sekarang baru2berpoligami tuch nyarinya yang bisa muasin nafsunya doang…….sepertinya kita harus lebih mengkaji lagi ilmu dari Islam cos sangat disesalkan poligami menimpa seorang penceramah yang seharusnya berfikir kalo tindak tanduknya mungkin akan menjadi ukuran orang untuk mencontohnya……

    Komentar oleh rta..... — Desember 7, 2006 @ 9:09 am | Balas

  45. hmmm saya sih engga menghujat AA tidak 100% menyalahkan apa yg beliau lakukan. Aku cuma heran kok bisa yah AA begitu padahal dulu beliau pernah tidak setuju ttg poligami ehhh sekarang malah menggalakkan. ” Coba deh A, kalau tujuannya membantu janda miskin kan bia aja anaknya yg di bantu bukan harus mengawini. saya juga jadi heran mana jandanya cuantik begitu..hm hm ini sih bukan sunnah Rosul namanya…tapi Puber ke dua. coba kalau tuh teh rininya gak cantik belum tentu AA mau kan ?? ayooooo jujurrrrrrrrrrr ( Laki2) terus terang saya bingung mau ngomong apa or mau jawab apa kalau banyak teman2 saya ygkebetulan non muslim bertanya…MAluuuu dehhhh kesannya Islam emang bener tukang kawin..cere..ihhh syeremmmmmmmmmm

    Komentar oleh rina — Desember 7, 2006 @ 9:50 am | Balas

  46. JAGALAH HATI…..JANGAN POLIGAMI….

    Komentar oleh LAKI2 — Desember 7, 2006 @ 3:39 pm | Balas

  47. kayaknya…, aa sama teteh perlu lihat situsnya cyberMQ.com untuk lihat alasan aa gym nikah lagi!

    Komentar oleh Rudy H — Desember 7, 2006 @ 4:49 pm | Balas

  48. hush … bubar … bubar, ghibah melulu.

    Komentar oleh nitnit — Desember 7, 2006 @ 6:46 pm | Balas

  49. duh aa,
    mana bisa cinta dibagi…., aa tidak seperti nabi yg mengawini janda2 miskin… tapi aa menikahi janda yg baru beranak 1… apa lagi aa bilng udah berdiskusi dan sudah mengajukan 3 calon… gadis, janda tidak beranak.. dan terakhir janda beranak satu yg aa nikahi…
    seandainya aa bisa mengerti perasaan teh nini yg paling dalam.. dan berempati kepdanya…
    duh aa… panutan banyak orang.. koq sampe tega2nya ‘menyakiti’ istri ys selalu aa bawa2 dan menjadikan contoh..

    Komentar oleh duh aa — Desember 7, 2006 @ 7:16 pm | Balas

  50. saya dulu ngefans berat ma aa’, tapi sekorang, blasssssssssss……. tak berbekas

    Komentar oleh lili — Desember 7, 2006 @ 7:21 pm | Balas

  51. woi………..
    urusin diri masing2 aja ! dosa tanggung masing2!
    waspadalah keinginan terjadi bukan karena niat pelakunya saja, tapi karna ada kesempatan. wasapadalah…padawas2lah…..!kiamat sudah dekat…..!baca tanda-tanda hari kiamat…..!

    Komentar oleh yudhees — Desember 7, 2006 @ 11:27 pm | Balas

  52. poligami berkedok ibadah, bejat, munafik,….

    Komentar oleh hot — Desember 8, 2006 @ 3:16 am | Balas

  53. Aa Gym hanya niru nabinya yang beristeri 15. Kenapa harus ribut karena Quran ajarin beristeri 4 dan nabi kan 15? Apa yang diributkan? Apakah nabi salah dan Quran disalahkan juga? Yang benar aja. Kan ada dasarnya mereka poligami: ajaran dan ijin Allah. Karena itu jangan salahkan orang2nya kalau memang Allah ajarkan demikian.

    Komentar oleh Endang — Desember 8, 2006 @ 12:04 pm | Balas

  54. Kan Aa Gym manusia biasa. Nabi juga manusia. Manusia semua bisa nipu. Sudah dikuasai nafsu bejad maka ngarang2 bahwa diajarkan agama segala. Dasar manusia serakah dan dibutakan nafsu. Lantas agama dibawa2. Orang gila mereka semua yang poligami. Pokoknya yang poligami itu ikut Setan jahanam siapapun dia jabatannya. Siapapun yang poligami adalah terkutuk dan akan masuk neraka jahanam.

    Komentar oleh Agung — Desember 8, 2006 @ 12:08 pm | Balas

  55. Saya mengalami diduakan suami… aku menjujung tinggi hak suamiku. kulepas dia untuk kebahagiaan dia…aku iklas ..Allah sangat mencintaiku dan menyayangiku
    sedang mengujiku .. insyaallah aku ” naik kelas “dan aku berdoa untuk mantan suamiku : ya Robb ampunilah dia, tutunlan dia kejalanMU. amin … dan kini aku berbahagia ku dekap erat anak2ku ( 3 org ) dan kulangkahkan kakiku mengiringi langkah anak2ku . insyaallah.
    Pesan buat Aa .. Aa harus MAMPU dan ADIL ..beraaaaat lho Aa, coba bayangkan perasaan anak2 A’a waktu disekolahan, kata2 …apa yang akan terucap bila ditanya teman sebayanga..untuk berusaha munutup tindakan ayahnya yang punya nama besar itu,
    ini memang sebuah episode” kata A’a “

    Komentar oleh yurito — Desember 8, 2006 @ 12:14 pm | Balas

  56. Memang nabi juga beristeri 15 dan memberi teladan buruk. Apalagi quran ajarin beristeri 4. Jadi kalao orang ikut nabi dan ikut quran ya jangan disalahin dong. Kecuali nabinya monogami dan quran nya monogami maka bolah salahin Aa Gym. Selama quran ajarkan 4 isteri dan nabi contohnya 15 isteri, maka Aa Gym masih jauh lebih baik dari nabi dan lebih baik dari quran dong. Coba pikir aja: kalo Aa Gym ambil 4 isteri juga nga salah. Kalau disalahin dia bisa bela diri dengan preseden kasus nabi dengan isteri 15.

    Komentar oleh Mochtar — Desember 8, 2006 @ 12:14 pm | Balas

  57. Ribut amat kalian. Dari Soekarno sampe tukang sate bini mereka paling sedikit ada 4. Kalian ini bego ato idiot? Akar mereka poligami kan ajaran quran. Kalian tolak Quran dulu baru kecam Aa Gym. Ini ada sebab akibat. Ada ajaran baru ada praktek. Ada teori baru aplikasi. Kalau Quran sudah ajarin 4 bini kalian harus diam saja. Kalau kalian ribut itu melawan Quran.

    Komentar oleh andar — Desember 8, 2006 @ 12:18 pm | Balas

  58. Kita tau bahwa dalam semua agama ada poligami. Bukan hanya Islam. Kita lihat para imam Katolik juga banyak yang homo dan sodomi anak2 altar. Pendeta2 banyak isteri juga sudah biasa. Aa Gym salah satu dari hidung belang itu. Pokoknya siapapun yang poligami itu hidung belang. Alasan apapun di depan siapapun yang berpoligami itu pelacur.

    Komentar oleh usman — Desember 8, 2006 @ 12:21 pm | Balas

  59. Saya adalah penganut suami yang ingin sampai ajal hanya mempunyai satu istri, tapi saya ingin berpendapat : menurut saya anda semua yang berkomentar memojokkan AA. Gim sudah keterlaluan, saya setuju kalau semua yang terjadi dengan AA adalah urusan AA Gim dan keluarganya, jangan kita hanya bisanya menilai orang saja, nilai dulu diri kita apakah sudah sesuai ajaran Al’Quran dan hadist apa belum, jangan sampai kita sesama muslim jadi saling menhakimi,ingat kita sesama muslim adalah seperti satu tubuh, sakit salah satu, terasa sakit pula yang lain, “SUDAH STOP UNTUK MENGURUSI ORANG LAIN”, jangan sampai orang non muslim ikut-ikutan memberikan pendapat yang ilmu mengenai permasalahan yang diungkapkan tidak ada !!

    Komentar oleh DEDY CHAN — Desember 8, 2006 @ 1:32 pm | Balas

  60. hemm lepas dari pro kontra poligami dan ghibah perghibahan gw gak setuju poligami, ngabisin duit, enerji, dan pikiran mann, jangan mentang2 perempuan lebih banyak laki2 jadi tersedia berjuta alasan untuk mempermainkan alat kelaminnya sebagai alasan berpoligami

    Komentar oleh pinguin — Desember 8, 2006 @ 2:22 pm | Balas

  61. Saya bingung ada kontra ama poligami, sudah jelas-jelas boleh dengan syarat ketat :
    1. adil lahir batin
    2. restu istri pertama
    Itu sudah jelas kalo sumai minta dan istri pertama nolak ya sudah……….., tidak boleh dan itu juga ada hukumnya, berarti suami berdosa. Tapi kalo istri setuju……kok kita yang protes, aneh banget….itu kan urusan orang lain. Kaum wanita harusnya bisa membedakan, karena AA gym dituduh punya istri kedua karena nafsu???? apa kita kawin sama istri pertama tidak ada nafsu, ALLAH menciptakan manusia selalu ada nafsu, tinggal bagaimana kita mengontrol dan menempatkan hawa nafsu kita di jalur agama yaitu menikah . yang tidak dijalur agama suami selingkuh, istri selingkuh, seks bebas, pornografi, porno aksi yang lebih berbahaya……….
    Jadi kaum perempuan harus bijak, sudah diberikan keistimewaan oleh ALLAH untuk dapat memilih yaitu menolak atau setuju, kalo menolak itu hal yang sah dan sudah ada dalam AL-Quran. tapi kalau kaum ibu melarang orang berpoligami dengan alasan merendahkan martabat kaum perempuan berarti melanggar hak asasi orang (pria&wanita yang mau berpoligami) dan sudah menyatakan bahwa ayat dalam Al-Quran itu salah dan ARTINYA ALLAH SALAH.
    Kalu tidak mau berpoligami tidak masalah dan ALLAH menjamin itu tidak dosa, tapi kalu menentang dan melarang poligami itu sudah menentang ayat Al-Quran dan ALLAH.
    Coba jelaskan………, kita tau darimana kalau istri yang sudah dipoligami hatinya sedih??????????? kenapa mereka mau??????? kan mereka bisa nolak atau minta cerai……., beres kan . Jadi JANGAN ASAL TUDUH BAHWA WANITA YANG DIPOLIGAMI HATINYA SAKIT, TERTEKAN……….wah itu udah fitnah yang luar biasa………..
    Kalu ibu tidak mau di poligami ya sudah , itu hak ibu2….. dan itu sah menurut agama ISLAM.
    Dikatakan kenapa AA Gym tidak menikahi orang janda miskin, ya itu urusan orang kok dipaksa………(aneh–tanda tanda kiamat sudah dekat)
    Dikatakan kalau Hanya Nabi Muhammad saja yang boleh berpoligami???????? (Ibu2 sudah terjebak)
    Nabi muhammad adalah utusan oleh yang menyampaikan :
    1. kebenaran
    2. wahyu ALLHA yaitu AL-Quran
    3. Sunnah Nabi
    4. Perilaku nabi

    Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, di mana kita diajrakan untuk melihat aturan agama, mencontoh perilaku Nabi, membaca Al-Quran dan implementasikan, Sunnah Nabi. perilaku Nabi diharapkan bisa ditiru : bagaimana orang shalat, menjaga kesehatan, menyantuni fakir miskin,melarang minuman keras, berperilaku baik dan sopan kepada istri, dll
    Kalau bilang hanya NABI MUHAMMAD SAJA YNAG BOLEH, BUAT APA CAPEK2 MENSIARKAN AGAMA, perilaku nabi kan perlu di contoh.
    Ingat Nabi Muhammad bukan TUHAN, DIA UTUSAN ALLAH, segala perlikaunya boleh ditiru oleh ummatnya. jangan Kaum MUSLIM terjebak. kalo hanya nabi saja yang boleh melakukan, berarti kita ummat nabi beolh dong lakukan pelanggaran????? (apa masuk akal), boleh selingkuh dong, ngga usah sholat, dll, kan hanya nabi yang bisa…..(udah edan kalo orang berpikir seperti itu. PIKIRKAN dengan jernih dan bijak

    Komentar oleh rudi — Desember 8, 2006 @ 2:30 pm | Balas

  62. Di Alquran kan uda jelas tentang permasalahan poligami. DIBOLEHKAN jika mampu. So,ga usah banyak alasan (perempuan tersakiti, anak terlantar ,dll). Kalo kalian yg menentang poligami terlalu banyak mendebatkan ayat Alquran yang sudah jelas kebenarannya (dengan logika manusia yang terbatas), lama kelamaan, kalian bakal memepertanyakan Alquran.. dan mengarah kepada kesesatan akibat kebanyakan berlogika. Itu sudah ketentuan Allah, MSH PERLUKAH DIPERTANYAKAN???

    Komentar oleh dandi02 — Desember 8, 2006 @ 4:15 pm | Balas

  63. kasihann teh nini…didepan tegar di dalam hati menangis.Aa Gym… jadilah seorang figur ayah dan ulama yang disegani.cobalah mengerti perasaannya teh nini.seperti Aa ceramah, slalu menyentuh hati…Mana ada anak yang rela ibunya dipoligamikan.Pasti mereka sakit hati malahan ditambah kata banget dan sekali……..

    Komentar oleh shara — Desember 8, 2006 @ 8:08 pm | Balas

  64. emang bukan kyai atau ulama…jadi kalau ngomong mencla-mencle
    cari guru dah gym!

    Komentar oleh duren — Desember 8, 2006 @ 8:31 pm | Balas

  65. Allah ato preman? Nabi ato preman? Kyai ato preman? Preman juga nga ada yg mau anaknya jd isteri ke 2 ato ke 4? Kalo Allah ijinkan perempuan jd isteri ke 2, 3, 4 malah Allah lb jahat dr preman. Koq Allah suci akomodasi dengan preman2 yg utamakan hawa nafsu? Org bini 2 kan krn nafsu kebinatangan? Knp Allah ato nabi ato kyai benarkan kebinatangan demikian? Apakah Allah itu suci ato memang dia juga preman? Kalo Allah sesuaikan kemauannya dengan kebinatangan manusia maka dia merendahkan diri dong

    Komentar oleh kempot — Desember 8, 2006 @ 10:05 pm | Balas

  66. kalo berhenti menggunjing, ya AA juga berhenti berceramah aja, impas dech

    Komentar oleh endy_hus — Desember 8, 2006 @ 11:11 pm | Balas

  67. IMHO, aa Gym sedang puber ke 2

    Komentar oleh MaIDeN — Desember 9, 2006 @ 6:10 am | Balas

  68. Urusan zina dialihkan ke bidang2 lain, dan dibenarkan agama. Ini celaka.

    Komentar oleh garut — Desember 9, 2006 @ 8:36 am | Balas

  69. saya bingung mengomentari…saya juga mungkin bisa dibilang korban dari ayah yang berpoligami karena syahwat dan tidak ijin istri terlebih dulu…tetapi ibu saya memilih untuk bercerai…sakitnya ga bisa kebayang lagi deh…saya tau poligami adalah sunah, suami dibolehkan menikah lagi asalkan sesuai dengan syarat-syaratnya, salah satunya adalah ijin istri dan pahala seorang istri yang ikhlas dipoligami begitu besar…tapi terus terang saya ga rela klo nanti saya punya suami berpoligami, iman saya belum tinggi untuk itu, sungguh mulia hati teh nini, semoga diberi ketabahan yg luar biasa dan diberikan kasih sayang yang berlimpah oleh Allah SWT…

    Komentar oleh cute — Desember 9, 2006 @ 9:11 am | Balas

  70. saya hanya berdoa semoga aa gym bisa berlaku adil… dan teh nini diberi ketabahan… karena Allah SWT menjanjikan surga bagi istri yang ikhlas jika suaminya menikah lagi aaamin…

    Komentar oleh yerna — Desember 9, 2006 @ 10:49 am | Balas

  71. KALO MENURUTKU MELIHAT KEJADIAN INI SESUAI LEVEL MASING2, KALO AWAM AGAMA PASTI POLIGAMI ITU MENYAKITKAN HATI TERUTAMA BAGI ISTRI TAPI KALO DILIHAT DARI LEVEL YANG UDAH NGERTI AGAMA JUSTRU INI LADANG UNTUK MENDAPAT RIDHO ALLAH SWT, MISAL:
    – ISTRI DIDORONG UNTUK LEBIH CINTA KPD ALLAH DARIPADA SUAMI
    – DENGAN BANYAKNYA MASALAH DALAM MENJALANKAN POLIGAMI INI JADI ILMU SEHINGGA MEMBUAT KELUARGA YANG MAU BELAJAR DAN AMBIL HIKMAH MAKIN DEWASA DAN ARIF, KELUARGANYA SEMAKIN MATANG
    – BELAJAR MEMPRAKTEKKAN KESABARAN BAGI SUAMI, ISTRI, ANAK2 INGAT ALLAH SWT BERSAMA ORANG YANG SABAR DAN SORGA BALASANNYA
    – KELUARGA SAKINAH DENGAN SATU ISTRI ITU BIASA KELUARGA SAMARA (SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH) DENGAN BANYAK ISTRI ITU LUAR BIASA, HEBAT EUY !!

    Komentar oleh yands — Desember 9, 2006 @ 12:21 pm | Balas

  72. Aduuuh ngapain sih ngeributin poligami??

    Kan udah jelas di Al Qur’an kalo poligami itu gak di larang dan gal diwajibin…

    Jadi gak perlu ngadilin aa gym or siapa aja yang berpoligami? wong gak di larang kok… Jangan berlebih-lebihan apalagi melebihi apa yang di state di al-q

    Tapi juga jangan konyol sampe bilang poligami itu wajib segala.. Gila kali ya…?

    So poligami itu pilihan setiap orang.. Kalau menolak secara pribadi untuk melakukan poligami itu hak pribadi setiap orang tapi jangan menganggap orang yang berpoligami itu orang gak bener..

    Kalau kamu laki-laki trus mau berpoligami.. silahkan aja.. tapi inget aja urusannya berat, tanggungjawabnya berat.. kepleset dikit atau gak bisa adil sedikit maka akan banyak orang lain yang menderita.. istri pertama dan anak-anaknya atau istri kesekian dan anak2nya.. Dan jangan lupa bisa didefinisikan dalam Kekerasan Dalam Rumah Tangga yg sekarang udah ada aturan hukumnya.

    Kalo akhirnya kamu berpoligami, maka kamu harus berusaha terus bersikap adil. Allah kan bilang jangan kamu terlalu condong kepada yang satunya aja.. Dan selalu berusaha memperbaiki kualitas adil tersebut day by day (continuous improvement).. jangan sampe gak fokus, ntar ada yang menderita..

    Kalau kamu sampe menceraikan istri pertama kamu karena mau berpoligami maka kamu telah menyengsarakan istri pertama kamu dan anak-anaknya secara materi dan batin.. Dan bahkan kamu bikin malu orang Islam aja.. semena-mena mau kawin lagi dg cara ceraikan istri pertama…

    Kalau kamu mau di poligami oleh suami kami, pelajari alasannya dan jangan lupa terus menerus minta petunjuk dari Allah.

    Kalau dia mau ngawinin selingkuhannya, itu namanya kurang ajar.. Mending cerai aja.. Tapi jangan lupa pake akal sehat dan minta pertolongan Allah untuk bisa hidup mandiri secara ekonomi dan batiniah..

    Jadi buat wanita muslim, sebaiknya harus berlatih/membiasakan diri hidup mandiri terutama secara ekonomi untuk
    berjaga-jaga kalau dapet suami yang mau MAKSAIN poligami. Bisa dengan kerja di kantoran atau melakukan usaha yang produktif seperti menjahit, memasak /katering, jual kue dll

    Buat temen2 yg gak suka poligami juga jangan terlalu mendramatisir lah.. Bilang lah kalo ‘poligami itu bisa sukses karena berbohong’, atau ‘mana ada perempuan yang mau dimadu’, atau ‘ semua perempuan yang dimadu itu pasti hidupnya menderita’ dan lain-lain

    Misalkan cuma ada 800ribu keluarga poligami diseluruh dunia dibandingkan total sekian milyar penduduk (mungkin juga lebih), apa kamu udah tanyain tuh semua istri pertamanya kalo dia menderita? apakah menderita pada saat awal dimadu sampai dengan setelah menjalani proses hidup berpoligami yamg panjang?

    Karena gak ada yang menanyakan langsung mereka semua paling juga kan pake metode sampling. Kesimpulan dari sampling itu kan bukan suatu generalisasi mutlak 100% bahwa misalnya “mana ada sih wanita yang mau dimadu?”, “pasti wanita yang dimadu itu hidupnya menderita deh..”.. Jangan dramatisasi deh..

    Trus jangan artiin kata adil di Al Quran itu hanya sebatas ngasih harta yang sama, frekuensi ngegilir yang sama banyak dll.. Coba cari deh ternyata pemahaman adil di ayat al-q itu ada 4 pemahaman yang berbeda.

    Trus, tafsiran saya kemampuan bersikap adil itu bersifat personal.. jadi kita gak bisa ngelarang orang poligami karena secara logika kita bilang gak bakalan ada orang bersikap adil..

    Allah udah bilang kalo kita susah bersikap adil tapi Allah kasih clue ‘jangan terlalu condong pada seorang saja’

    Kalau dari awal kita berfikir gak bisa berlaku adil ya jangan berpoligami.

    Nah yang perlu disosialisasikan secara detil kepada laki2 itu adalah betapa berat hidup berpoligami karena bisa membuat kita berdosa lebih banyak dari pada tidak berpoligami.. Dan sosialisasikan juga ada aturan hukum tentang Kekerasan Rumah Tangga..

    Jangan dilarang atau dipersulit sedemikian rupa sehingga tak ada satupun orang yang bisa berpoligami.. weleh-weleh Allah aja gak melarang kok..

    Salam,
    kalem pren

    Jangan berlebih2an melebihi aturannya..

    Komentar oleh kalem pren — Desember 9, 2006 @ 12:32 pm | Balas

  73. Buat no 56 (Mochtar): Janganlah memberi komentar yang berkesan bodoh begitu dong….

    Komentar oleh Nad — Desember 9, 2006 @ 1:18 pm | Balas

  74. aa gym kok jadi takabur yah? seakan-akan poligami hanya bisa dilakukan oleh dia, org lain ‘belum mampu ilmunya’ welehh…welehhh…
    kayaknya aa kebanyakan makan di resto ‘wong solo’ miliknya puspo ‘poligamiguru’🙂
    lihat saja, komentarnya sama:
    1. kedok agama (sok menyontoh nabi, padahal ceritanya beda)
    2. merasa sudah bisa/layak poligami (keblinger sekali..)
    3. takabur dengan menyatakan diri bisa adil & ilmunya cukup

    syarat poligami kan jelas, istri tak mampu melayani suami, istri sakit, istri meninggal. teh ninih anaknya banyak gitu kok…. teh rini pun nggak kekurangan suatu apa, apa bantuan buat teh rini? lain dengan cerita nabi. nabi pun melarang anaknya berpoligami.

    udah lah aa gym, jangan pake alasan agama buat poligami. bilang saja pengen kawin lagi titik. nggak ada di al-quran poligami disebut halal!

    yah, segitu saja. akhirnya kebohongan publik terbongkar sudah….

    Komentar oleh Kadarusman — Desember 9, 2006 @ 1:28 pm | Balas

  75. WOWWWW… ternyata topik ghibah mencetak rekor komentar terbanyak hihihihi…!!!

    SAMBUNGANNYA PLIZ!!!

    Komentar oleh sharivan — Desember 9, 2006 @ 2:09 pm | Balas

  76. Buat #74.. Coba cari juga deh apa emang di Al-Q dibilang bahwa poligami itu haram? Gak ada kan?
    Udah jelas menurut agama islam, poligami itu gak dilarang tapi juga gak diwajibin..

    Allah emang udah bilang gak bakalan manusia bisa adil.. tapi baca dong terusan ayatnya yang bilang bahwa kalo mau berusaha adil ‘jangan condong hanya pada yang satunya…” dan Allah seneng sama orang yang selalu memperbaiki dirinya dan selalu terus menerus mendekatkan diri kepada Allah

    Kalo gak mau berpoligami yah gak usah ngadilin orang sampe kayak gitulah.. Gak usah maksain sikap pribadi gak suka berpoligami nya kepada orang lain..

    Kalo syarat poligami seperti: istri tak mampu melayani suami, istri sakit dll itu kan ijma ulama tapi kan gak bakal ngilangin esensi bahwa poligami itu gak dilarang (dan gak diwajibin).. Kalo istri meninggal trus kawin lagi mah bukan poligami..

    Gak usah penasaran nyari tau kenapa aa gym berpoligami segalalah emangnya kita itu siapa sampe orang lain harus menceritakan segala masalah pribadinya ke kita? Mending berprasangka baik deh.. sambil ngedoain mudah2an mereka tetap bahagia.

    Kenapa mesti ngedoain? karena Islam tidak melarang poligami (dan tidak ngewajibinmya) sehingga kita semua umat islam berharap kalau ada saudara kita yang mengambil keputusan berpoligami mudah2an bahagia..

    Memang ada hadist nabi yang cerita bahwa nabi melarang Ali mempoligamikan anaknya. Tapi sekali lagi itu sikap pribadi setiap individu untuk menolak atau menerima poligami. Kan Al-Q gak ngewajibin (dan gak ngelarang). dan Nabi pun berpoligami.. krn gak dilarang (tp gak diwjibin)

    Jadi mau berpoligami atau tidak adalah keputusan individu.. dan gak usah memaksa orang lain untuk bersikap sama dengan dirinya untuk menolak/melakukan poligami..

    Be positive deh.. Berprasangka baik.. Jangan terlalu banyak menimbulkan energi negatif..

    Trus kalo soal adil, kita semua juga berharap calon pemimpin itu bisa bersikap adil. Kalo adil jadi syarat untuk boleh/tidak menjadi pemimpin, gimana cara nge-test nya? Kalo kita percaya bahwa hanya Allah yang bisa bersikap adil dan manusia tidak dikasih kesempatan untuk berusaha berlaku adil maka kita gak perlu pemimpin.. karena percuma toh.. gak bakalan ada manusia yang bisa bersikap adil..

    Jadi rasanya gak pas kalo kita bilang adil itu adalah syarat berpoligami maka gak bakalan ada orang yang bisa berpoligami dan… gak bakalan ada orang yang bisa jadi pemimpin.. Gak usah pake presiden, CEO, CFO dll…

    Allah tau bahwa manusia gak bakalan bisa adil maka dikasih tau supaya jangan condong pada salahsatu saja.. dan Allah menyukai orang yang mau melakukan perbaikan.. Coba baca ayatnya lenglkap deh..

    Kalem pren kalem..

    Komentar oleh kalem pren — Desember 11, 2006 @ 7:06 am | Balas

  77. Gw binggung liat komentarnya tapi kalau ngikuti hati nurani gw anti Poligami kasian perempuan coba ya kalau laki – laki dipoliandri-in apa mau ????

    Komentar oleh Selamat Riadi — Desember 11, 2006 @ 2:53 pm | Balas

  78. Ternyata kita juga belum bisa jaga diri, sama2 ikut2tan ghibah khan semua itu sudah ada mengadili ( ingat Allah selalu melihat kita )

    Komentar oleh widada — Desember 12, 2006 @ 10:55 am | Balas

  79. sett !!!!!!!!, diam semua, Allah lebih tahu semua itu

    Komentar oleh widada — Desember 12, 2006 @ 11:11 am | Balas

  80. Kepada no 77.
    Apabila anda beragama ISLAM, ada tidak dalam Al-Quran yang menyataka wanita boleh berpoliandri????? kalo masih ragu berarti anda ragu sama AL-Quran dan ALLAH?. Apa yang terjadi bila wanita poliandri?????? coba lihat dari segi jumlah juga wanita lebih banyak dari pria, ISLAM sudah menegaskan itu.

    Saya bertanya sekali lagi (apabila anda ISLAM), anda ragu dengan ayat ALLAH? Poligami itu sifatnya sunnah tidak wajib, dan manusia (pria) dapat melaksanakannya atau tidak melaksanakannya.

    ISLAM, AL-QURAN, SUNNAH NABI untuk pedoman hidup manusia dan manusia ada yang wajib melaksanakan dan tidak wajib tapi sunnah. ISLAM is the way of life : Cara hidup berdasarkan ISLAM. Ingat poligami bukan hanya untu NABI saja tapi bisa untuk Ummatnya, INGAT AL-QURAN ITU UNTUK SIAPA?????????? APA HANYA UNTUK NABI SAJA???????? NABI MUHAMMAD SAW SEBAGAI UTUSAN ALLAH memberi kabar bahagia pada ummatnya tentang tuntunan agama yang dibawanya :”UNTUK SEMUA UMMAT MANUSIA”.

    Kita tidak bisa menilai seseorang bahwa yang berpoligami lebih buruk dari monogami dengan alasan bahwa :
    1. banyak kekerasan dalam rumah tangga
    2. perasaan ibu dan anak yang sakit
    3. ketidak adilan, dll

    APAKAH SEMUA ITU BENAR??????? TIDAK

    Coba beri komentar orang yang monogami juga banyak mengalami :
    1. kekerasan terhadap istri dan anak
    2. selingkuh baik istri (banyak sekarang istri pejabat yang jadi TG malah) maupun suami kasus mencuat YZ dan ME.

    COBA JELASKAN??? bahkan banyak banget…………….

    Komentar oleh rudi — Desember 12, 2006 @ 2:16 pm | Balas

  81. aneh jaman sekarang, kok orang lebih mementikan dirinya dari pada ALLAH? melarang sesuatu yang sunnah dalam AL-QURAN. sekalian aja hilangkan ayat itu(wah udah dosa besar).

    Kalo ibu2 tidak mau ok, tapi melarang sesuatu yang dibolehkan?????? Apa anda lebih hebat dan lebih tau, lebih adil, dll dari pada ALLAH, Apakah anda TUHAN, ???? anda siapa , anda yang diciptakan dikasih rezeki, makan, dll eh ngelunjak…… itu ngga boleh……., DALAM ISLAM ORANG HARUS TUNDUK KEPADA ATURAN-ATURAN YANG BERLAKU WAJIB DAN SUNNAH YANG DIBUAT OLEH ALLAH , BUKAN ALLAH TUNDUK KEPADA MANUSIA KARENA PERASAAN. INGAT PAKAH ITU IDUL ADHA????? IBRHIM LEBIH CINTA ALLAH DARI PADA ANAKNYA ISMAIL (NABI IBRHAIM JUGA SAYANG BANGET) TAPI KALO UDAH PERINTAH, YA HARUS DILAKSANAKAN. TAPI ALLAH MEMBUKTIKAN KEMBALI MAHA ADIL, PENGASIH, & PENYAYANG DAN MAHA MENGETAHUI. MAKA DIGANTIKANLAH ISMAIL DENGAN SEEKOR DOMBA . MAKNANYA APA? ORANG YANG BERPOLIGAMI ITU JUGA HARUS MEMPERHATIKAN PRINSIP KEADILAN DENGAN LEBIH MENGUTAMAKAN ALLAH, JIKA ORANG MAU BERPOLIGAMI DAN TIDAK MELANGGAR DENGAN KETENTUAN AGAMA YA POLIGAMI SAH-SAH SAJA, INGAT POLIGAMI ITU BERDASARKAN ATURAN AGAMA DAN MANUSIA TIDAK BOLEH MELARANG SESUATU DAN MEMFITNAH DENGAN KEJI POLIGAMI BURUK (BERARTI ALLAH JUGA BURUK DIMATA YANG BERI KOMENTAR) DAN POLIGAMI TIDAK WAJIB (SUNNAH) HUKUMNYA.

    Komentar oleh rudi — Desember 12, 2006 @ 2:33 pm | Balas

  82. RAHASIA DIBALIK PERKAWINAN NABI MUHAMMAD SAW.

    Ketika orang-orang mendengar bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai banyak istri semasa hidupnya, banyaklah timbul suara-suara yang sumbang kearah Nabi Muhammad SAW.
    Padahal, kalau mereka mau menelaah lebih dalam untuk mengetahui apa rahasia dibalik perkawinan Nabi Muhammad SAW, niscaya mereka akan mengerti dan memaklumi adanya bahkan akan memuji kepintaran strategi dari Nabi besar Muhammad SAW, yaitu : “political and social motives”.
    Perkawinan pertamanya dengan Khadijah dilakukan ketika dia berumur 25 tahun dan Khadijah berumur 40 tahun. Selama hampir 25 tahuh, Nabi SAW hanya beristrikan Khadijah, sampai Khadijah meninggal dunia diumur 65 tahun (semoga Allah memberkahinya).
    Hanya setelah Nabi SAW berumur lebih dari 50 tahun, barulah nabi SAW mulai menikah lagi. Dengan demikian jelaslah bahwa jika memang Nabi SAW hanya mencari kesenangan semata, tentulah tidak perlu beliau menunggu sampai berusia lebih dari 50 tahun, baru menikah lagi. Tapi Nabi Muhammad SAW tetap mencintai Khadijah selamaa 25 tahun, sampai Khadijah meninggal dunia di usia 65 tahun.
    Perkawinannya selanjutnya mempunyai banyak motive. Beberapa perkawinan adalah dengan tujuan membantu wanita yang suaminya baru saja terbunuh didalam membela Islam. Yang lain adalah demi menambah dan mempererat hubungan dengan salah satu pendukung fanantik Islam, Abu Bakr (semoga Allah memberkahinya).
    Ada juga dalam upaya membangun hubungan yang baik dengan suku-suku lain yang semula berniat memerangi Islam. Sehingga ketika Nabi SAW mengawininya, maka perang pun terhindarkan dan darah pun tak jadi tumpah.
    Setidaknya, ada Professor Non-Muslim yang berkesempatan mempelajari secara langsung mengenai sejarah dan kehidupan Nabi Muhammad SAW berkesimpulan yang berbeda dengan kesimpulan kaum non-muslim lainnya.
    John L. Esposito, Professor Religion and Director of Center for International Studies at the College of the holly cross, mengatakan bahwa hampir keseluruhan perkawinan Nabi Muhammad SAW adalah mempunyai misi sosial dan politik (political and social motives) (Islam The straight Path, Oxford University Press, 1988).
    Salah seorang non-muslim lainnya, Caesar E. Farah menulis sebagai berikut: “In the prime of his youth and adult years Muhammad remained thoroughly devoted to Khadijah and would have none other for consort”.
    Caesar Farah pun berkesimpulan bahwa perkawinan Nabi Muhammad SAW lebih karena alasan politis dan alasan menyelamatkan para janda yang suaminya meninggal dalam perang membela Islam.
    Sehingga memang jika melihat lagi ke sejarah, maka dapatlah diketahui apa alasan sebenarnya perkawinan nabi Muhammad SAW.
    Berikut ini kita tampilkan nama-nama Istri Nabi Muhammad SAW beserta sekilas penjelasannya:
    1. Siti Khadijah: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain.
    2. SAWDA BINT ZAM’A: Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya.
    3. AISHA SIDDIQA: Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakrs, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr. Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan. Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya. Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal.
    4. HAFSAH BINT U’MAR: Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi. Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya. Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan kawin lagi. Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri kawin dengan Nabi SAW. Hal ini membuat Usman dan Umar gembira.
    5. ZAINAB BINT KHUZAYMA: Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D.
    6. SALAMA BINT UMAYYA: Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak. Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia.
    7. ZAYNAB BINT JAHSH: Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkawinan ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37).
    8. JUAYRIYA BINT AL-HARITH: Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan. Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq). Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih. Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam.
    9. SAFIYYA BINT HUYAYY: Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir. Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW. Cerita nya cukup menarik, mungkin Insha Allah disampaikan terpisah.
    10. UMMU HABIBA BINT SUFYAN: Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish. Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun.
    11. MAYMUNA BINT AL-HARITH: Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun. Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey. Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya. Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW.
    12. MARIA AL-QABTIYYA: Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi.

    Kalau sudah tahu begini dan kalau memang dikatakan mau mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW, kira-kira masih minat dan berani nggak ya kaum Adam untuk ber-istri lebih dari 1?

    (sumber: anwary-islam.com)

    Nah, sekarang rekan-rekan renungkan yang dilakukan AA Gym kira-kira sma gak ya dengan yang dilakukan Rasul…?

    Komentar oleh ruly — Desember 13, 2006 @ 2:10 pm | Balas

  83. Kelak anak-anak a’a gym akan mengalami apa yang terjadi pada keluarganya. anak perempuan yang dimadu dan anak lelaki tukang kawin. Di saat itu a’a akan menyesal telah mengorbankan keutuhan rumahtangga hanya karena kecantikan perempuan bekas orang (janda)…I hate her…

    Komentar oleh dewi — Desember 14, 2006 @ 1:02 pm | Balas

  84. Aa Gym telah nista, tidak konsekwen di awal pernikahan dingan teh ninih , apakah siap dumadu..
    apakah putri Aa Gym ridho jadi istri kedua.
    Aa Gym telah mengumpulkan milliaran uang sumbangan sebagai pengembangan pesantren untuk kemegahan, dibalik kemunafikan padahal penjual bakso dan sepeda ontel…kog engak tau diri, pokoknya sebelum bercerai aku akan terus mengomentari… Da’i yang tinggi birahi.
    PERHATIAN. ;
    1. Jangan mengirim istri anda untuk ke DT nanti akan di doktrin agar ridho menjadi istri berikutnya ,seperti kasus Reni.
    2. Jangan mengirim anak putri akan dikawinkan ke santri DT.
    3. Hati-hati menyumbang ke DT untuk membayar karyawannya.
    4. Masih Ada Da’i lain yang menjadi panutan,..
    5. Cari da’i yang tidak mengumbar birahi..ilahi.
    6. Jangan mencari kemudahan di balik ayat alloh.
    7. Putri Aa GYm siap jadi istri ke dua
    8. Aa Gym perlu di adili di pengadilan ,karena telah sewenang – wenangnya mendoktrin istri agar cepat masuk surga , artinya mendalangi untuk segera teh ninih mati dengan solehah, agar Aa Gym bisa leluasa kawin lagi..
    Da’i tausyiah bernafaskan syahwat perlu di jauhi…
    Hidup birahi Aa Gym…

    Komentar oleh Miniarni — Desember 14, 2006 @ 1:56 pm | Balas

  85. Aa Gym sudah Ridho dan iklas di tiggalkan jema’ahnya terbukti hari minggu 7 desember 2006 kosong molongpong, hanya jongos kebersihan yang ada..,biasanya hari minggu pagi saya keluar bersama suami melewati jalan DT..itulah akibat Da’i yang kurang pandai melihat 35 tahun kedepan harus apa yang diprogramkan dan baik untuk jema’ah…harusnya Aa Gym Mampu Menjaga Hati bila melihat jemaah yang cantik-cantik termasuk artis atau janda muda.
    Aa Gym jelas da’i yang tidak mampu secara syahwat maka perlu mengikuti menejemen Syahwat…, agar manajemen qalbu lurus jalannya. Kami malu sudah lama hal ini di ketahui bahwa Aa Gym telah selingkuh hati atau mata , kasihan teh ninih yang beranak 7 siang malam capek ngurus anak sementara Aa Gym dawah sambil selingkuh hati….kami warga DT sangat prihatin akan kecerobohan Aa Gym yang tidak mampu menguasai diri…, sementara dalam da’wahnya mengajak para jema’ah untuk jujur, jangan menyakiti orang lain atau keluarga sendiri, perlu diketahui sebenarnya Aa Gym itu hanya tampak bahagia tapi di dalam sesungguhnya gersang…. karena telah membagi cinta kasih dengan istri ke dua,…yang artinya Aa GYm dengan Kekuasaanya telah memaksa dan mendoktrin agar teh ninih harus taat kepada suami apapun ,,, yah teh ninih dengan kondisi anak 7 hanya bisa menangis dan pasrah dan meridhoi juga mengiklaskan apa yang sudah terjadi….Alloh Maha mengetahui ….aku turut tersiksa batinnya seperti Teh Ninih.

    ( Santri DT Geger Kalong)

    Komentar oleh Meilani — Desember 14, 2006 @ 2:14 pm | Balas

  86. Telah terjadi banyak perkembangan sosial dinamika masyarakat yang terjadi semenjak jaman Rasullulah sehingga kini sehingga terjadi pula perbedaan dialektika kemasyarakatannya.kebenaran mayoritas yang menjadi nilai yang berlaku bersumber kepada kebenaran hakiki di dalam The Living Quran ( Ayat2 ALLAH SWT )dalam konteks poligami ini pun secara jujur harus dilihat bahwasanya poligami merupakan sebuah syariat yang juga dilakukan oleh agama2 lain, adat istidat dan kebudayaan masyarakat serta kebiasaan yang terjadi bahkan jauh sebelum Islam lahir. perpektif dan intepretasi mengenai poligami justru merupakan salah satu hal utama dalam upaya menjalankan Islam yang benar. apakah poligami itu? kenapa poligami? bagaimana berpoligami? menjadi hal penting untuk dijabarkan secara lengkap agar tidak terjadi sebuah pemahaman umat yang bersifat sekedar atau simbolis belaka. Allah SWT berfirman dalam surah An Nisa ayat 3: “Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka nikahilah seorang saja”.

    Ayat ini sering dijadikan dasar, bahkan dianggap anjuran untuk berpoligami walaupun menurut saya anjuran mengenai poligami sama sekali tidak terkandung di dalam ayat tersebut mengingat poligami sudah ada jauh sebelum ayat tersebut lahir seperti yang tersebut diatas.hemat saya ayat tersebut hanya memperbolehkan poligami didalam Isalam itupun dengan syarat yang tidak ringan ibaratkan hanya merupakan celah sempit bagi siapapun yang mampu melewatinya. ini jelas membuktikan bahwa poligami hanyalah sebuah media alternatif cerdas atau solusi tepat dalam menghadapi keadaan tertentu dan bukanlah berlaku dalam semua kondisi.nah sekarang dapatkah secara cerdas kita memahami hal tersebut dan tidak menjadikan pedoman suci Al Quran sebagai sebuah teks mati? atau menjadikan Al Quran menjadi The Living Quran secara pemahamannya yang kontekstual?

    Komentar oleh Syahindra — Desember 15, 2006 @ 5:27 pm | Balas

  87. Walah…… pusiiiiing…..

    Yang saya tahu Al-quran itu kebenaran dan selalu benar, demikian juga dengan islam.

    Yang saya telah dapatkan semua aturan Islam dan Alquran, selalu nyambung dengan logika umat manusia, jadi gak sekadar KUN FAYAKUN dan jadilah…… tapi secara matematis dan ilmu dapat dipertanggung jawabkan.
    Tapi jangan terus dibantah dengan KUN FAYAKUNnya Adam, atau Isa yang lahir tanpa lewat jalur ibu & bapak lo….ini khan kejadian spesial gitu lo, wujud ke MAHAan Allah.

    Yang saya pusing ORANG yang katanya islam…..
    Selalu menyederhanakan dan pengesahkan laku perbuatan langsung INI SESUAI SUNAH… SESUAI AL-QURAN…

    YANG SANGAT BIKIN PUSING saat timbul tanya… BENER NIH dan sesuai SUNAH….?
    BENER NIH dan sesuai AL-QURAN? jangan-jangan cuma SEMPITNYA PIKIRAN kita memahami AL-QURAN & SUNNAH.

    Kalau kita lagi mau, langsung dihubungkan dengan SUNNAH ROSUL.
    Apa iya yang ROSUL lakukan dulu selalu harus kita TIRU ABIS asal sesuai dengan NAFSU kita, hehehe…..

    NABI dulu naeknya selalu UNTA….
    Sekarang gak ada yang mau NIRU dan jadikan ini alasan SUNNAH ROSUL.

    Tapi kalo POLIGAMI? boleh deh sunnah Rosul.

    MONOGAMI dan Bahagia, sunnah rasul gak ya? abis pusing pilihannya cuma dikasih 2, dari pada Zina, mending Poligami….

    Ali Mantu Nabi kok gak ngikut Sunnah rosul tentang POLIGAMI ya, sebagai pemimpin pemuda islam nanti di Syurga, tunjukkan keadilan, bisa berbagi kasih dengan beberapa istri, CALON pemimpin pemuda Syurga GITUU LOOOH…..

    Abu Bakar…. termasuk pengikut juga Gak ya?

    Jaman dah berubah gitu lo…. ANDAI nabi hidup jaman sekarang…..
    bukan jaman Jahiliyah, bukan dijaman pria beristri 100 adalah kewajaran, wanita janda itu Nista, nyari yang beristri 1 gak ada….

    Nabi bersusah payah…. MEMBALIK kondisi Jahiliyah….
    Menikahi 9 wanita, janda-janda perang…. dah renta, gak cantik lagi….saat udah punya SI JELITA Aisyah…. Masya Allah PENGORBANAN NABI untuk menjadi contoh buat umat saat itu bagaimana menghormati wanita, dan menggaulinya dengan baik dan benar……
    POLIGAMI nabi adalah PENGORBANAN luar biasa, saat terbiasa dengan si JELITA Aisyah, trus harus RELA menemani tidur dan memberi kasih sempurna pada JANDA yang sudah menopause….. HANYA NABI YANG MAU BERKORBAN seperti ini… dan ini BUKTI KENABIAN……

    AKU RINDU HADIRNYA NABI saat ini….
    AKU RINDU HADIRMU ya ROSUL….
    SAAT ini…. Ya saat ini…..AKU RINDU SOSOK NABI YANG BENAR-BENAR berkorban BUAT UMATnya….

    Saat BUKTI keNABIANmu saat ini HANYA DIANGGAP SUNNAH…..
    Ya ROSUL….
    Ya NABI….
    Hadirmu kunanti…..

    Aku RINDU kan hadirmu Saat ini,
    Mungkin Kau tak harus banyak berkorban seperti saat menghadapi kaum Jahiliyah… YANG beristri puluhan bahkan ratusan….Hingga Kau harus rela, mengemban tugas Allah untuk mengangkat martabat wanita saat itu, MENGASIHI MEREKA, MENYANTUNI anak-anaknya… disaat KAU sudah BAHAGIA dengan AISYAH…..
    Dan mengajarkan pembatasan jumlah istri SERTA MENGAJARKAN untuk SATU saja jika merasa TAK MAMPU….

    Ya ROSUL….KU…. Yang KUDAMBA selalu HADIRMU…
    AKU kini hidup di jaman UMATmu banyak merasa MAMPU seperti dirimu….

    Hadist dan PERBUATANmu dijadikan RUJUKAN…. untuk tingkah laku mereka sekarang….. Tapi hanya rujukan yang ENAK-ENAK saja, SAMA ya ROSUL janda Juga… tapi bukan yang Menopouse dan RENTA….DAN di SAAT WANITA sekarang lebih TERHORMAT jika tidak BERBAGI suami…..

    ANDAI KAU YA ROSULku…. hidup DIJAMAN SEKARANG… MASIH KAH KAU MENIKAHI JANDA-JANDA untuk mengangkat martabatnya?

    Jaman Jahiliyah Duda-duda maunya daun muda, puluhan meraka dapatkan, JANDA…. gak laku dan di NISTA…
    SAAT ini JANDA kembang ada di mana-mana, calon suami yang pantas juga banyak…..HARKAT dan MARTABAT wanita tak senista JAMAN Jahiliyah ya ROSUL…. Aku ingin KAU hidup saat ini…. AGAR tak seberat DULU tugasMU…..

    Ya Nabi, aku tahu keterbatasan LOGIKAKU, tapi aku yakin Al-QURAN penuh dengan LOGIKA, dan AKU semakin yakin dengan ISLAM, tanpa keraguan SEDIKITPUN didalamnya….

    Nabiku….. Rasulku…. KAU memang sempurna……
    I Love you YA NABI…..

    From BungBENGBENG…….
    Yang Rindu….
    sangat Rindu pada SANG NABI……

    Komentar oleh bungbengbeng — Desember 16, 2006 @ 11:10 am | Balas

  88. yang dulunya menidolakan jadi kecewa, itu wajar yang penting jagan tiru kelakuannya.

    Komentar oleh kufah — Desember 16, 2006 @ 10:52 pm | Balas

  89. – komentar dihapus, terkait tidak beretika dalam diskusi –

    di sini bukan forum untuk menghina suatu ajaran agama!
    Nabi kami Muhammad SAW, membawa ajaran “untukku agamaku, untukmu agamamu…”, tolong anda belajar beretika dan menghargai orang lain, jika anda merasa ajaran agama yang anda anut itu baik,jangan tunjukkan kejelekan anda sendiri!!!

    admin tausyiah275

    Komentar oleh marsel — Desember 21, 2006 @ 1:38 pm | Balas

  90. Untuk jamaah yang dulunya suka ke pengajian aa gym, tapi setelah aa poligami jadi tidak ngaji lagi, tolong diingat ada hadis yang berbunyi “dengar apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakannya”.

    Komentar oleh tidak anti aa gym — Desember 22, 2006 @ 2:09 pm | Balas

  91. Kebanyakan yang pada keki kaum hawa,padahal kalau kalian masuk sorga nanti bakal dimadu juga oleh suami kalian di sorga yang memiliki banyak bidadari cantik,jadi Teh Nini cuma latihan aja biar ga kaget,Karena Insya Allah teh nini calon penghuni sorga,tidak seperti kalian yang suka kalo suaminya masuk neraka gara2 berzina,selingkuh dan main perempuan dibelakang kalian,sedangkan teh nini sedang berlatih ntk lebih mencintai Allah dari pd suami dan hartanya,siapa yang lebih terhormat,keluarga AA atau kita yng penuh kemunafikan.

    Komentar oleh rusdi — Desember 25, 2006 @ 4:16 pm | Balas

  92. aa teteplah dijalanNYA

    Komentar oleh azka — Januari 19, 2007 @ 9:24 pm | Balas

  93. saya juga pengin poligami he2

    Komentar oleh DR Aan — Januari 20, 2007 @ 9:52 pm | Balas

  94. versi lain:

    1. Nabi menikahi Khadijah karena harta dan ternyata banyak diatur istrinya yang jauh lebih tua sampai tidak berani kawin lagi (TI).

    2. Aisha, Hafsah, Zalama, dll dinikahkan kaena mereka bangga jadi kerabat Nabi(Pemimpin saat itu)..

    3. MAYMUNA BINT AL-HARITH tidak banyak (tidak ada) hubungannya dengan orang2 Makkah masuk islam..

    4. Masak sih ada Wahyu memerintahkan untuk cerai dan kawin lagi sama orang lain? Kenapa ndak dari awal saja diwahyukan untuk kawin dengan Nabi SAW?

    Alasan AA Gym sama dengan alasan menikahnya MARIA AL-QABTIYYA, yaitu tidak ada sebab khususnya (pengen aja kali..)
    atau mungkiiiin AA Gym juga ingin mempererat hubungan dengan keluarga istri mudanya itu, kan boleh.. ?!

    Komentar oleh yogi — Februari 27, 2007 @ 3:15 pm | Balas

  95. – komentar dihapus, terkait tidak beretika dalam diskusi –

    di sini bukan forum untuk menghina suatu ajaran agama!
    Nabi kami Muhammad SAW, membawa ajaran “untukku agamaku, untukmu agamamu…”, tolong anda belajar beretika dan menghargai orang lain, jika anda merasa ajaran agama yang anda anut itu baik,jangan tunjukkan kejelekan anda sendiri!!!

    admin tausyiah275

    Komentar oleh joni — Maret 5, 2007 @ 2:14 am | Balas

  96. ngomentarin A’a’ Gym..?
    ABCD aja…..
    Aduh Boss….., Cape Deeeeh….!!!!!!!!!!!!!!!
    Mendingan ngurusin diri sendiri, sejauh mana kita bisa ibadah kepada Allah SWT…
    buat yang awam, mendingan jangan cepet2 menghakimi orang lain (termasuk a’a’ gym)…. tenang aja boss, agama itu dah ada aturannya kok…!!! kalo mo tau, silahkan anda semua buka Alqur’an dan Al Hadits… dan cari orang yang bisa menjelaskan isinya….
    udah yaa
    maaf kalo salah…
    peace all

    Komentar oleh omadt — Maret 29, 2007 @ 3:19 pm | Balas

  97. MAsalahnya …dari sekian banyak contoh poligami yang saya lihat setelah jaman Rasulullah SAW,sepertinya tidak ada poligami yang betul2 pernah dicontohkan Rasulullah, yaitu diantaranya menikahi wanita2 yang tidak berdaya dan betul2 butuh perlindungan bukan hanya manifestasi sex semata yang dicover dengan dalil ini dan itu atau alasan ini dan itu.
    Yang banyak saya lihat saat ini adalah justru sebaliknya yang dinikahi sebetulnya adalah wanita – wanita yang sebetulnya sudah mampu secara harfiah, mandiri dan rasanya ga bisa disamakan sama jamannya Rasullah.

    Pertanyaannya, kalau memang konsekuen dengan konsep poligami yang pernah diterapkan oleh Rasulullah SAW Ada ga yang mau mnikahi janda2 penyakitan atau janda miskin dengan anak banyak??? ada ga? Bukankan itu dapat meningkatkan taraf hidup umat Islam juga??? Nah kembali lagi intinya kita hanya manusia biasa, dan ga perlu munafik ditutup tutupi pake menata hidup baru atau menepis anggapan bahwa opini masyarakat poligami itu jelek , (maaf pernyataan itu agak lucu buat saya). Sekarang kenyataannya poligami kebanyakan disalahartikan sebagai jalan untuk memudahkan kaum pria dalam manifestasi seksual apalagi dasarnya kalau bukan itu?? nah kalau intinya sudah ketemu…berarti poligami suci ynag pernah diajarkan Rasulullah sepertinya perlahan pupus .

    Menurutku disaat tingakat ekonomi indonesia yang saat ini ga stabil, adalah lebih baik bagi para ulama memberikan contoh Monogami yang sakinah karena penduduk yang mau kawin lagi itu bukan cuma dikalangan atas aja, tukang becak juga mau…. dan dari sekian banyak orang yang mengerti konsep poligami apakah orang2 yang berpendidikan rendah juga bisa menerapkan konsep yang sama dengan kondisi ekonomi terbatas. MEmang Allah yang mengatur rezeki, cuma rezeki juga ga datang sendiri. Ohhh tolong deh..bisa ga rasional sedikit klo mau kasih contoh. MAaf kalau komentar saya ini berlebihan. Disamping itu daridulu saya bukan penyanjung Aa Gym karena beliau adalah manusia biasa yang mnyampaikan dakwah apa yang baik dari ilmu yang Aa gym sampaikan saya ambil tapi kalau merutku ga masuk akal,ya ga perlu diterapkan. Hanya Allah SWT yang tau niat dihati kita

    Komentar oleh Anasya — April 15, 2007 @ 12:51 am | Balas

  98. Assalau’alaikum Wr.Wb.
    Aa Gym, mangga bangkit lagi. Jangan gara-gara berpoligami terus kehilangan semangat. Hanya perlu dijadikan pelajaran untuk Aa bahwa penggemar Aa ternysta kebanyakan melihat Aa sebagai sosok selebritis bukan sosok ulama, sehingga mereka merasa merasa kehilangan setelah Aa berpoligami. Kalau boleh saya memberi saran, cobalah ubah cara Aa berdakwah artinya bukan sekedar supaya audien atau penonton seneng tetapi supaya penonton paham tentang Islam (artinya segala yang kita ucapkan punya dasar Al-Qur’an atau Hadist, tidak sekedar kehebatan kita mengolah kata-kata)
    Aa tidak salah berpoligai, malah kalau bisa perlu nyusun strategi dakwah supaya poligami itu merupakan solusi kebobrokan mental di negara kita ini
    Trima kasih, sementara ini yang dapat saya sampaikan.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

    Komentar oleh Mamox — April 23, 2007 @ 10:08 am | Balas

  99. kalau nabi kita dijaman dulu mrmberi contoh mengawini janda2 korban perang?lagian udah monopouse dan tua tak cantik lagi…?
    kalau kita lihat para ulama,kyiai dan ustad kita di jaman sekarang memberi teladan untuk generasi mendatang ikut2an sunah rosul dgn mengawini mereka para janda2 korban cerai,cantik,muda dan mapan.

    untuk itu …? menurut anda ?
    terletak dimana kesalahan para poligami,sehinga ada sebagian orang tak setuju sangat poligami dijaman sekarang.

    menurut saya pribadi bukan ayat tuhan yg salah,dan rosul memberi contoh yg salah.
    tapi kesalahan terletak pada mereka para poligami itu sendiri,yg menjual nama tuhan ayat alQuran serta nabi2nya,alangkah zholimnya umat islam .
    poligami dibuat pembenaran untuk zina bin selingkuh.

    Komentar oleh lin marie — April 25, 2007 @ 9:53 am | Balas

  100. halaah kemarin aku malah denger mari berpoligami karena sekarang indonesia laki:perempuan udah 1:7…waduh keliatan bener bodonya itu yg ngomong gitu, kebanyakan orang kita suka ngomong asal…gk jelas reference-nya….aku disini cuma mau memberikan reference yang lebih valid aja ya: Jumlah penduduk Indonesia berdasar sensus tahun 2000 sekitar 203 juta. Jumlah laki-laki sedikit lebih kecil daripada perempuan dengan perbandingan 99,78%. Jawa Barat adalah propinsidengan jumlah penduduk paling banyak yaitu 43.546.975, sedang Maluku Utara paling sedikitdengan 724.897 (sumber http://www.batan.go.id/ppen/Web%202005/SE/STATISTIK%20PENDUDUK%20INDONESIA.pdf)
    Di beberapa Provinsi Bahkan jumlah prianya lebih banyak: seperti di DKI: laki:4,205,416 perempuan:4,151,073, kemudian di jawa barat:laki:21,937,791 perempuan:21,609,184, terus di:riau, bali, dll……
    perempuan kan usia harapan hidupnya lebih panjang, jadi wajar kalo jumlahnya lebih besar, intinya di Indonesia banyak nenek2 monggo dipilih satu buat dikawin……

    Komentar oleh pakdosen — Mei 13, 2007 @ 9:48 pm | Balas

  101. Hanya ada dua kemungkinan yang kasak-kusuk gak setuju ngomongin poligami :
    1. Musuh Islam
    2. Orang Bodoh
    Tinggal pilih mau yang mana. Urusan orang lain yang tanggung jawab pada Tuhannya dia sendiri koq dipusingin. Yang sok jadi pahlawan ngebelain perempuan padahal dia berzina dengan jelalatan lihat bini orang ato cewek yang belon dinikahin itu munafik. udah tutup mulut dan urus urusan pribadi dasar geblek..

    Komentar oleh bandot — Juni 11, 2007 @ 9:48 am | Balas

  102. Islam tidak cocok untuk wanita karena Islam menurunkan derajat wanita.

    Komentar oleh Zorion Annas — Juni 11, 2007 @ 5:16 pm | Balas

  103. Poligami atas nama agama, membunuh juga atas nama agama. Terorisme atas nama agama. Kenapa menjadi begini?

    Waktu jaman Majapahit, orang Jawa (Gajah Mada, dll) membuat nusantara
    makmur dan jaya. Orang jawa berkebudayaan tinggi, kreatif dan toleran.
    Setelah Islam masuk di Jawa, negara kita hancur korban dari penajahan
    Belanda, Jepang, dsb. Korban dari korupsi, kekerasan/teror, malapetaka. Dan korban dari imperialisme Arab (Indonesia menjadi pemasok turis calon haji yang terbesar di dunia). Orang-orang Arab ini memang hebat telah berhasil menemukan cara untuk memasukkan devisa.

    Bagaimana caranya supaya orang Jawa kembali bisa memakmurkan negara kita yang tercinta ini?

    Komentar oleh Saleh Aziz — Juni 11, 2007 @ 5:18 pm | Balas

  104. – komentar dihapus, terkait tidak beretika dalam diskusi –

    di sini bukan forum untuk menghina suatu ajaran agama!
    Nabi kami Muhammad SAW, membawa ajaran “untukku agamaku, untukmu agamamu…”, tolong anda belajar beretika dan menghargai orang lain, jika anda merasa ajaran agama yang anda anut itu baik,jangan tunjukkan kejelekan anda sendiri!!!

    admin tausyiah275

    Komentar oleh MR.LEE TONY — Agustus 19, 2007 @ 4:36 pm | Balas

  105. poligami akan menyedihkan hati laki-laki manapun, jika korbannya (yg dimadu) adalah anak perempuan kita yang dari kecil kita cintai,kita sayangi dan kita didik dengan benar.

    Komentar oleh irwan — Desember 12, 2007 @ 8:14 am | Balas

  106. @ semua
    buat AA Gym saya adalah penggemar setiamu
    AA adalah manusia biasa, jangan memusuhi dan antipati, selama ini AA memberi siraman rohani yang menyejukkan disekitar ceramah yang memanas-manasi (dalam arti mengobarkan semangat jihad dll). Bravo untuk AA, semoga keluarga dilindungi Tuham YME.

    Komentar oleh tinton — Februari 27, 2008 @ 9:58 am | Balas

  107. Ass…. AA semoga rahmat Allah selalu tercurah kepada kita semua, Amin.AA teruskan dakwahmu jangan berhenti ditengah jalan karena Allah selalu bersama kita.Kobarkan semangat jihadmu dan bangkitkan umat islam yang tertidur. Kalau bisa A’ satukan para ustad2 muda seperti Ustad Arifin Ilham, Uje, Ustad Yusuf Mansyur, Ustad Haryono dan lain-lain dalam satu wadah dakwah Islam Bangkit Kembali, biar kita sebagai orang yg haus akan siraman rohani tidak akan kekeringan akan ilmu akherat.Berjuang terus ya A’ demi kejayaan Islam yang kita cintai. Subhanallah, Wa Lahaula Wa Laqu’wataillah Billah.

    Komentar oleh masni — Maret 12, 2008 @ 2:54 pm | Balas

  108. kenapa musti diperdebatkan sih yang kayak gini.
    kalau kalian umat muslim seharusnya sudah mengerti.
    bahwa poligami itu sah2 saja asal harus meninjau beberapa aspek.
    1.keadilan (bisa ngga dia setelah menikah bisa adil di kedua istrinya)
    2.ridho ngga istri pertama membolehkan suami untuk menikah lagi.
    nah menurut saya ini lebih dari cukup jika anda belum mensyarati keduanya maka JANGAN.
    kenapa harus poligami karena di dunia ini wanita akan semakin lebih banyak daripada pria ngga percaya? cari aja populasi wanita di dunia di google, karena akan lebih banyak wanita yang akan kehilangan arah tanppa adanya laki2 disisi wanita dari kehilangan arah tersebut akan banyak muncul perzinaan.
    dan jika kita melihat rasullah istri beliau berapa?itu karena beliau bisa adil.

    Komentar oleh kurt_kabayan — Maret 16, 2008 @ 7:07 am | Balas

  109. Boleh-boleh. Yang bilang nggak boleh berarti menentang Al-Qur’an. Masalah kita suka atau tidak, hukum Allah telah di tetapkan.

    Komentar oleh Yoyon Sugiono — Maret 30, 2008 @ 10:25 am | Balas

  110. @ masni
    loe aja nggak berani jihad jangan manas-manasi (nmanya aja udah masni pasti suka yang panas-panas)

    Komentar oleh tinton — April 9, 2008 @ 2:50 pm | Balas

  111. Sampai kapanpun Aa’ gym dan teh ninih is the best.Benar2 seorang manusia yang ikhlas,ihsan,istiqomah,sholeh,santun dan berilmu.Setiap kata2 yang diucapkan bagaikan permata.Semoga Aa’ dan keluarga selalu dalm lindungan Allah swt.Amin

    Komentar oleh soraya — Mei 1, 2008 @ 1:46 pm | Balas

  112. Assalammualaikum Wbr………..
    bapak/Ibu/Sdr(i) saya sedang mencari alamat serta no Tlp Bapak Ustad Haryono, mohon bantuan info ke no 0818811720 – 021-99107375, terima kasih atas bantuannnya, Wassalam : Budi Mahfud

    Komentar oleh Budi Mahfud — September 1, 2008 @ 12:48 am | Balas

  113. berbahagialah orang yang berlindung sunah rasul untuk berpoligami. Orang Beriman tidak berpoligami dan berzinah karena bisa menahan hawa nafsu. kasihan orang ga berduit ga bisa poligami.

    Komentar oleh hermanto — September 16, 2008 @ 2:36 pm | Balas

  114. Jangan kritik A’a Gym, biarlah! Itu sudah menjadi keputusannya. Allah Maha Teliti, Allah Maha Bijaksana. Instropeksi dulu dirimu masing2 sudah berbuat apa kamu terhadap Islam, agamamu…bangsamu…orangtuamu.

    Komentar oleh vivi — Oktober 3, 2008 @ 1:32 pm | Balas

  115. assalamu alaikum warahmatullahi wabarakutu
    mulanya saya merasa kecewa dengan apa yang telah dilakukan oleh Aa gym tapi mlihat dari hukum islam apa yng dilakukan oleh Aa tidak merupakan suatu pelanggaran dalam islam, say juga salut kepada istri beliau yang sangat iklas untuk dapat menerima suaminya menikah, semoga selalu diberi ketenangan dalam jiwa Teh Ninih dan menjadi pahala di sisi ALLAH SWT. AMIN, bagi para saudara ku yang selalu berfikir negatif kepada Aa dan selalu berperasangka yang kurang baik kepda Aa mohon perasangka nya di jadika sebagai perasngka yang baik aja ya’ Mendingan kita pikirin saudara kita yang berbuat zina di luar sana mereka tanpa menikah melakukan perbuatan maksiat.LANJUTKAN TERUS DAKWAH, SETIAP TETESAN DARAH KAN MENJADI SAKSI DALAM PERJUANGAN.

    Komentar oleh Akbar — April 16, 2009 @ 4:46 pm | Balas

  116. semoga kekecewaan jamaah aa’ dapat maembuat aa’ gym sadar atas apa yang telah beliau ajarkan pada jamaahnya dan atas apa yang telah beliau lakukun.SEMOGA APA YANG TELAH DILAKUKAN OLEH BELIAU ADALAH YANG TERBAIK>AMIN

    Komentar oleh ratih — Agustus 27, 2009 @ 12:39 pm | Balas

  117. Aa Gym diberikan ketenaran oleh Alloh SWT, dan dicabut ketenarannya jg oleh Alloh SWT. kenapa setelah kenaikan bensin dan poligami Aa tenggelam, cuma Alloh yang tahu.

    Komentar oleh hamba alloh — Agustus 25, 2011 @ 8:45 am | Balas

  118. […] membutuhkan waktu yg sangat lama untuk disetujui…sedangkan Revisi RUU Pernikahan (terkait dg kasus poligami Aa Gym) cepat sekali […]

    Ping balik oleh Tayangan TV Yang (masih banyak) Tidak Mendidik « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 1:34 pm | Balas

  119. […] sangat terkesan DIPAKSAKAN. Pemaksaan yg aku maksud adalah revisi ini muncul sebagai imbas dari pernikahan kedua (poligami yg dilakukan) Aa Gym. Padahal, jika presiden hendak KONSISTEN (merujuk terhadap kasus poligami), revisi mestinya […]

    Ping balik oleh Pak SBY, Anda Sudah Tidak Adil!!! « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 1:39 pm | Balas

  120. […] poligami bukanlah hal baru…namun tindakan Aa Gym dalam berpoligami, diikuti dengan poligami Zaenal Ma’arif, ternyata mempunyai efek samping juga. Berikut ini […]

    Ping balik oleh Efek Samping Poligami « Blog Tausyiah275 — Desember 28, 2011 @ 5:14 pm | Balas

  121. […] dari komentar mas Ruly di sini, aku jadikan artikel saja…agar pengetahuan kita (terhadap Rasululloh SAW) lebih […]

    Ping balik oleh Istri-istri Rasululloh SAW « Blog Tausyiah275 — Oktober 21, 2012 @ 4:06 am | Balas

  122. […] mendapati banyak sekali berita yg mengaitkan kembali Aa Gym. Jika sebelumnya para tukang ghibah meributkan sikap poligami yg dianut Aa Gym, maka kali ini, isu yg dilontarkan adalah kemungkinan perceraian Aa Gym dengan teh Ninih, istri […]

    Ping balik oleh Himbauan Bagi Wartawan/wati Muslim(ah) « Blog Tausyiah275 — Oktober 21, 2012 @ 4:34 am | Balas

  123. […] ghibah terhadap Aa Gym begitu banyak terlontar, hingga ‘secara khusus’ aku membuat artikel ini, hanya untuk mengingatkan bahwa kita jangan seenaknya menuduh dan membicarakan Aa Gym […]

    Ping balik oleh Aa Gym (akhirnya) Muncul Kembali « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:34 am | Balas

  124. […] dg adanya press release ini, ghibah thd Aa Gym bisa dihentikan… […]

    Ping balik oleh Press Release dari Aa Gym « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:35 am | Balas

  125. […] polemik poligami Aa Gym dan perzinahan anggota DPR sedikit mereda, namun aku melihat ada pelajaran dan hikmah yg bisa kita […]

    Ping balik oleh Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram | Blog Tausiyah275 — Agustus 25, 2013 @ 10:34 am | Balas

  126. […] terkait: – Poligami vs Playboy – Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak? – Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press […]

    Ping balik oleh Surat-surat Pendukung Poligami | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:47 am | Balas

  127. […] terkait: – Poligami vs Playboy – Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak? – Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang […]

    Ping balik oleh Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:48 am | Balas

  128. […] terkait: – Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak? – Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press […]

    Ping balik oleh Poligami vs Playboy | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:50 am | Balas

  129. […] terkait: – Poligami vs Playboy – Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press […]

    Ping balik oleh Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak? | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:51 am | Balas

  130. […] kusangka, komentar di artikel “Hentikan mengghibah (poligami) Aa Gym” sedemikian ramainya (setidaknya bagi ukuran blog yg sederhana ini;-)). Nampaknya kehebohan […]

    Ping balik oleh Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:51 am | Balas

  131. […] terkait: – Poligami vs Playboy – Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak? – Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press […]

    Ping balik oleh Balasan Puisi Sang Istri … | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:59 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: