Blog Tausiyah275

Desember 7, 2006

Press Release dari Aa Gym

Filed under: Aa Gym,Dari Inboxku,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 5:50 pm

*setidaknya dg adanya press release ini, ghibah thd Aa Gym bisa dihentikan… 😉 *

Hikmah Alenia Baru Perjalanan Keluarga Aa Gym

================================================

Konferensi Pers Pernyataan Aa Gym & Teh Ninih

Sabtu, 2 Desember 2006 Jam 17:00 WIB
Bertempat di Sekretariat Daarut Tauhiid Jakarta
Jl. Cipaku I/43, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan

================================================

** Aa Gym

Bismillahirrahmanirrahim.. Assalamu’alaikum wr.wb.
Alhamdulillahirrahmanirrahim,

Allahuma shalli ala Muhammad wa ala alihi wa ashabihi ajmain.

Saudara-saudaraku para wartawan dan para permirsa, terimakasih atas kehadirannya.
Pertama-tama saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan perhatian yang luar biasa ini terhadap apa yang kami putuskan, walaupun saya tahu yang dilakukan ini bukanlah hal yang populer. Saya yakin bahwa semua perhatian dalam aneka bentuk ini bagi saya sebagai tanda kasih sayang.

Yang kedua saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Indonesia yang merasa tidak nyaman, menjadi sedih, terluka, kecewa bagi sebagian masyarakat yang selama ini berharap lebih kepada saya. Saya sangat bisa memaklumi dan bisa merasakannya. Tindakan yang diambil ini bukan tanpa pertimbangan, sudah hampir lima tahun kami mempertimbangkannya.

Alasan pertama lahir dari keprihatinan yang mendalam, karena hampir setiap tamu yang datang itu memberi dua nasihat, satu: jangan berpolitik, dan dua: jangan berpoligami. Saya prihatin karena poligami itu sering dianggap sebuah tindakan yang tidak benar, zholim sehingga pelakunya sering jadi bahan cemoohan, dijadikan contoh yang buruk. Padahal dalam keyakinan saya, poligami itu dalam islam dibolehkan dengan syarat-syarat tertentu.

Seperti emergency exit dalam pesawat.

Pada saat yang sama kita lihat dengan nyata disekitar kita, bahwa perbuatan yang tidak senonoh, pergaulan yang tidak dengan aturan yang benar, tidak dengan aturan agama seperti TTM (Teman Tapi Mesum) dianggap lumrah, padahal hasilnya lahir diluar nikah, nikah dalam keadaan hamil. Kenapa jadi berbalik-balik begini? Nah inilah yang membuat “prihatin yang amat mendalam”, ingin sekali akan adanya penilaian yang
proporsional.

Alasan yang kedua, banyak yang datang berkonsultasi tentang keluarga dan sebagainya berikut pernik-perniknya. Terutama yang suaminya lincah lagi. Kita tidak bisa menjawab secara objektif karena belum mengalami atau berpengalaman. Waktu itu kami membahas ada tiga calon yang saya ajukan ke istri saya. Satu gadis, yang kedua janda belum punya anak, ketiga janda yang sudah cukup banyak anak. Dan ada tambahan kandidat keempat diajukan oleh teh Ninih. “Nenek-nenek yang gampang masuk angin” kata teh Ninih.

Pendek kata, sesudah diskusi-diskusi dengan pernak-perniknya, akhirnya beberapa bulan yang lalu di Bandung, sesudah konsultasi juga dengan guru-guru kami, diambillah keputusan untuk mencoba alenia baru didalam menata keluarga, dengan harapan akan “banyak hikmah” yang diperoleh bagi khususnya keluarga kami. Syukur jika nanti ada juga hikmah yang baik bagi yang lain.

Nah kesimpulan sesudah beberapa waktu berlalu, ternyata ada hikmahnya.

Mau tahu hikmahnya? Yang pertama adalah berat badan saya turun 3 kg, Teh Ninih juga turun 3 kg, jadi tiga-tiganya turun 3 kg, dan jerawat nambah… (canda Aa Gym-red).

Tapi banyak hikmah yang besar sekali yang tidak saya duga sebelumnya.

Satu, saya berharap apa yang kami lakukan ini tidak serta-merta dijadikan rujukan para bapak-bapak untuk melegalisir keinginannya. Karena poligami itu walaupun dibolehkan, harus dengan kemampuan yang memadai, syarat-syarat yang dipenuhi, sehingga sakinah bisa didapat.

Karena kalau tidak, boleh jadi bukan sakinah, yang terjadi adalah masalah baru. Jadi saya berharap jangan dijadikan justifikasi menggampangkan urusan ini, karena ini bukan hal yang ringan, ini adalah urusan yang berat.

Yang kedua, hikmahnya adalah bagi yang sudah terlanjur terjadi dirumahnya. Mudah-mudahan dengan pengalaman kami ini, bisa ditata ulang sehingga keluarga-keluarga tidak menjadi lebih rusak, kita atur sehingga bisa menjadi lebih baik. Ini bagi yang sudah terjadi ya, kalau yang belum jangan menggampangkan.

Dan hikmah yang ketiga, ini penting… Saya sangat menghargai bagi yang punya pendapat atau pandangan yang berbeda dengan pandangan kami. Kami sangat memakluminya, baik dari yang sesama agama Islam, maupun dari yang agamanya berbeda. Namun kami mohon ijin; ijinkanlah keluarga kami melakukan apa yang kami yakini akan bisa menambah hikmah yang mendalam khususnya bagi keluarga kami. Sehingga silahkan
menyikapi dengan proporsional dan jernih. Mungkin jika kecewa terhadap Aa, sebagai kompensasinya
silahkan bangun keluarga menjadi tauladan dengan yang ada, fokuskan kepada keluarga sehingga keluarga menjadi lebih sakinah.

** Teh Ninih

Assalamu’alaikum wr.wb. Terimakasih para wartawan, ini baru dalam sejarah seumur hidup jadi istri Aa Gym dikelilingi oleh para wartawan sebanyak ini. Maha suci Allah yang menciptakan setiap kejadian. Setiap kejadian tidak pernah luput dari takdir Allah. Baik itu takdir Allah yang mungkin akan menyenangkan kita ataupun yang kurang menyenangkan.

Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Termasuk saya sendiri ketika menghadapi ujian yang berat bagi seorang wanita, saya jujur karena saya seorang wanita. Yang namanya wanita… tentunya berat kalau sekiranya suaminya menikah lagi. Betulkan begitu? Tapi karena saya berkeyakinan bahwa sesuatu yang sepertinya
menyakitkan belum tentu ini akan menjadi kejelekan. Setiap yang menyakitkan kalau disikapi dengan sikap
positif pasti Allah akan memberikan kebaikan, khususnya bagi saya pribadi.

Yang pertama ujian keikhlasan untuk saya. Apakah mau mengikuti nafsu, saya tidak suka suami saya menikah lagi, atau saya berfikir ini suatu kebenaran atau kejahatan. Saya minta tolong kepada Allah SWT, Ya Allah ini kebenaran atau kejahatan? Terus menerus minta tolong. Saya membuka Qur’an, lihat buku-buku tentang Rasul, ternyata Rasullah SAW melakukan, kemudian di Qur’an juga dibolehkan seorang suami untuk menikah lagi.

Akhirnya target saya adalah walaupun nafsu berat menerima, tapi saya harus berusaha meyakini hukum Allah.

** Teh Ninih kepada Aa

Itu yang pertama Aa, walaupun jatuh bangun, saya ingin menjadi seorang istri yang taat kepada Allah, taat kepada hukum Allah dengan berusaha terus ikhlas ketika suami menikah lagi. Begitu Aa.. Doakan ya Aa, agar bisa istiqomah.

** Teh Ninih

Kemudian yang kedua banyak sekali hikmah yang didapat, terutama menata hati, bagaimana disaat ada madu tentu disitu akan ada kedengkian. Merasa tidak suka dengan kelebihan madu, tentu ini perjuangan saya untuk terus melatih jangan dengki kepada sesama muslimah. Saya berdoa terus, karena wanita itukan dengkinya tinggi, tapi inilah perjuangan saya.

Kemudian yang kedua juga hikmahnya, saya sedang belajar, walaupun jatuh bangun. Ketika Allah memberikan nikmat kepada saya seorang suami yang hebat, cakep, sholeh, katanya sih dompetnya tebal (canda teh Ninih-red). Sudah 20 tahun saya menikmati karunia yang Allah berikan lewat suami saya, dan subhanallah berarti saya harus siap kalau suatu saat diuji oleh Allah, karena Allah Maha Pencemburu. Kalau saya terlalu cinta kepada suami, sehingga menjadi penghalang saya untuk cinta kepada Allah. Dan inilah saatnya saya harus
belajar berbagi kebahagian suami saya untuk wanita lain, walaupun batin butuh perjuangan.

Itu hikmah yang kedua, tapi dengan keyakinan kalau terus berdoa, merenung, mudah bagi Allah untuk memberikan keringanan hati agar bisa berbagi. Dan saya yakin Allah pasti memberikan kenikmatan lain. Nanti di akhirat jelas, di duniapun Allah akan berikan kenikmatan, yaitu “nikmat mencintai suami karena Allah”.

Kemudian mengenai hikmah untuk keluarga khususnya secara manusiawi, disaat kita merasa takut kalau suami menikah lagi, nanti kuatir suami tidak cinta lagi ke istri yang lama.

Saya jujur, mudah-mudahan Allah memelihara keikhlasan Aa, ternyata Aa makin lengket sama Teteh, tidak mengerti kenapa ya. Itu luar biasa, artinya apa yang ditakutkan oleh kaum perempuan, kalau nanti poligami, nanti suami malah senengnya ke yang baru, ternyata tidak. Kalau kita berusaha ikhlas pasti Allah memberikan nikmat, tidak mungkin Allah menyia-nyiakan hambanya yang benar-benar hanya karena Allah. Jadi tidak usah takut, yang kita takutkan kalau kita khawatir, kata Rasulullah apa yang kita khawatirkan nanti sesuai dengan apa yang kita duga. Mending dibuat nikmat saja.

Terus untuk anak-anak juga, walaupun semua butuh proses tentu yah. Namanya anak-anak, saya juga sebagai ibunya butuh proses apalagi anak-anak kecil, tapi saya bisa mengambil hikmah, sejauh mana kemampuan orang tua bisa menjelaskan kalau ini kebenaran. Ya, kita terima sambil kita belajar. Kalaupun ada salah dari sikap orang tua yang kurang berkenan bagi anak-anak, alhamdulillah Aa pernah minta maaf kepada anak-anak kalau sikap Aa kurang berkenan untuk anak-anak. Dan anak-anak sangat berlapang hati karena sayang kepada orang tuanya. Saya bangga memilki anak-anak yang sama-sama ingin menjaga keluarga tidak hanya di dunia, tapi ingin sama-sama pulang ke Surga.

Yang terakhir. Saya menyadari bahwa saya adalah manusia biasa yang imannya kadang naik kadang turun. Ada satu permintaan kepada para pemirsa dan juga para wartawan.

Yaitu tolong doakan saya… karena setan tidak suka dengan kebenaran, setan akan terus menggoda. Tapi dengan doa dari pemirsa yang soleh, saya yakin akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa dari Allah SWT sehingga apa yang kami lakukan benar-benar hanya mengharapkan ridho Allah dan akan menjadi solusi bagi saya.

Terimakasih.

Wassalamualaikum wr.wb.

** Aa Gym kepada Teh Ninih

“Apa yang Aa katakan ke Mamah? Apakah Aa meminta berbuat sesuatu untuk Aa atau tidak?”

** Teh Ninih kepada Aa

“Saya bertekad bawah apa yang akan dibicarakan dan apa yang ingin saya lakukan bukan karena ingin dihargai oleh suami, bukan karena ingin dihargai oleh para pemirsa. Tapi saya berlindung kepada Allah ini semata-mata karena Engkau ya Allah. Dan saya yakin kalau tujuan karena Allah pasti Allah akan menuntun. Tapi kalau tujuannya suami, suami kan pasti akan pergi, suami akan meninggalkan kita. Tapi kalau tujuannya karena
Allah nanti suami akan tambah lengket.”

** Aa Gym

Jadi begitu hadirin, ada yang mencemaskan teh Ninih di rekayasa. Tidak! Saya akan bertanggung jawab penuh dengan keputusan yang saya lakukan dan istri pun bebas untuk mengambil sikap sesuai dengan apa yang diyakini.

Ada yang bertanya kenapa tidak langsung diumumkan? Begini… Seperti sepak bola kalau mau bertanding kan timnya harus menunggu kompak dulu. Nah sekarang Allah sudah menyiapkan kita lebih kompak menyikapinya. Jadi mohon maaf, kita betul-betul resmi, hanya saja saat diumumkannya menyusul, saat inilah baru dirasa waktu yang paling tepat.

Terimakasih, mohon doanya sekali lagi pada rekan-rekan wartawan dan pemirsa semua.

Dan kepada siapapun yang merasa kurang berkenan dengan tindakan ini, kalau toh saya belum dianggap sesuai dengan harapan, mudah-mudahan akan lebih banyak figur-figur lain yang sesuai harapan masyarakat Indonesia.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Artikel terkait:
Poligami vs Playboy
Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak?
Hentikan Mengghibah Aa Gym!!!
Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana?
Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami
Balasan Puisi Sang Istri …
Surat-surat Pendukung Poligami
Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram
Efek Samping Poligami

Iklan

68 Komentar »

  1. susah 20 taun bersama..

    ketika sukses kawin lagi..

    ya ya yaa..

    *masih kecewa* 😦

    Komentar oleh aRdho — Desember 7, 2006 @ 7:03 pm | Balas

  2. gak valid kalo gak ada podcast ato videocast

    Komentar oleh andriansah — Desember 8, 2006 @ 7:57 am | Balas

  3. kayak yang di tipi mas fahmi. ga ada yang beda… 😦

    sampai sekarang, saya belum tahu, motif sesungguhnya aa’ini menikah lagi..:-D

    Komentar oleh cahyo — Desember 8, 2006 @ 8:31 am | Balas

  4. dapet dari mana koh?

    Komentar oleh mBu — Desember 8, 2006 @ 8:40 am | Balas

  5. 🙂

    Komentar oleh chezto — Desember 8, 2006 @ 9:08 am | Balas

  6. sama saja orang indonesia sama malaysia , segalanya pakai press conference. dulu datuk siti sama datuk k mau nikah, sebelum selesainya perceraian datuk k, juga pakai press conference. yaah kenapa berhenti 2 dong aa, kalau niatnya supaya bisa jadi contoh supaya bisa nolong konsultasi, ya teruskan saja 4.

    Komentar oleh urangbandungdimalaysia — Desember 8, 2006 @ 9:20 am | Balas

  7. Aa said :
    “ijinkanlah keluarga kami melakukan apa yang kami yakini akan bisa menambah hikmah yang mendalam khususnya bagi keluarga kami.”

    Don’t worry a, you want to be left alone, we will indeed leave you alone in the end. We will leave you altogether.
    Aa punya segala hak untuk poligami. Kami punya segala hak untuk kecewa. Aa tidak konsisten.
    Aa yang poligami tidak menarik lagi. Aa kayaknya bakalan punya waktu banyak buat ngurusin anak-anak dan ngurusin dua istri, karena orang sudah ga mau denger omongan aa lagi. Lagu ‘Jagalah hati’ sekarang jadi olok-olok, istilah ‘Manajemen qolbu’ sekarang banyak plesetannya (manajemen kelambu, manajemen syahwat etc).

    Fitnah wanita dahsyat ya A.
    Ini jadi pelajaran bagi kita semua. Jangan cuma jaga hati, tapi juga jaga mata, jangan gampang tergoda sama paras dan body yg jelita, juga jaga nafsu, jaga semuanya.

    Sekarang yang lebih butuh tausyiah adalah aa sendiri. Terutama tausyiah mengenai bagaimana memulihkan kredibiltas dan integritas diri yang hancur karena tidak selarasnya kata-kata dengan perbuatan.
    Selamat mencari rumusnya a, semoga sukses.

    nb. buat yang punya blog, makasih ya

    Komentar oleh Ning — Desember 8, 2006 @ 9:59 am | Balas

  8. untungnya.. saya bukan penentang RUU ANTI PORNOGRAFI 😀

    Komentar oleh Adhi Nugraha — Desember 8, 2006 @ 10:02 am | Balas

  9. ngapain lagi sih ngulang kata2nya si Aa lagi. udah lah, percuma ngebela belain Aa.
    Cuma bikin malu, kecewa, marah doang…
    Kenapa juga si Aa nyari janda muda yang masih cantik bekerja pula, sedangkan diluar sana byk bgt janda janda tua/muda yang miskin, yang agamanya harus diluruskan, harga diri dan martabatnya harus ditinggikan tapi WHY ?
    WHY AA ??
    ternyata orang seperti Aa bisa kalah jua sama nafsu…. 😀

    Komentar oleh dee — Desember 8, 2006 @ 12:59 pm | Balas

  10. Semoga Alloh SWT melindungi kita dari segala Fitnah. Amiiin.

    Komentar oleh Tk Kiridit — Desember 8, 2006 @ 1:39 pm | Balas

  11. jadi untuk turun 3kg mesti nikah lagi?

    Komentar oleh Azil — Desember 8, 2006 @ 2:30 pm | Balas

  12. Kalau Allah jadi partner crime maka dia jahat. Kalau Allah ijinkan laki 4 isteri maka dia jahat. Kalau Allah ijinkan perempuan dijadikan alat pemuasan nafsu kebinatangan dengan segala macam tipu daya yang muluk2 maka dia tetap partner kejahatan. Maka allah yang demikian patut ditinggalkan. Allah yang membenarkan dan mengijinkan serta mengajarkan poligami dengan halus dan kasar ini adalah partner dalam pembenaran nafsu kebinatangan. Kalau ikut Allah yang tidak bisa menguasai nafsu kebinatangan berarti dia Allah yang impoten lumpuh dan jahat. Para kaum wanita jangan mau ditipu dan diperalat atas nama Tuhan demi hawa nafsu.

    Komentar oleh daudi — Desember 8, 2006 @ 10:14 pm | Balas

  13. Teh Ninih, semua kata2 Aa itu gombal membungkus penipuan sembunyikan kejahatan dan hawa nafsu setannya. Cinta tidak bisa dibagi dua. Allah boong kalo orang bisa cinta 4 orang sekaligus. Ini tidak benar secara psikologis, ini jahat secara moral, dan bejad serta celaka secara sosial. Penipuan Aa ini kejam. Tidak ada anak2 yang dan isteri2 bahagia lihat poligami. Ini kejahatan diatasnamakan agama. Ini kejahatan pake nama Allah. Ini kejahatan paling licik. Teh Nini kamu ditipu dengan nama Allah

    Komentar oleh yohan — Desember 8, 2006 @ 10:19 pm | Balas

  14. Hidup Aa Gym, salut, hehehe.
    Aa Gym bukan orang bodoh yg ga bisa memperkirakan efek dari tindakannya.
    Ternyata di sini ada juga yg berusaha menjadi tuhan dengan memastikan sesuatu yg belum pasti.
    Mengatakan Teh Nini gampang ditipu juga lucu, dibelakang seorang laki2 yg sukses biasanya ada perempuan yg hebat, logikanya ga mungkin Aa Gym bisa mencapai semua ini kalau Teh Nini itu wanita yg gampang ditipu. Aa Gym juga bukan orang bodoh yg asal memilih ibu dari anak2nya.
    Tp bagaimanapun juga ini cuma pendapat pribadi, sama seperti loe semua. Yg jelas kalau sudah pake kacamata hitam, semua terlihat jadi hitam. Klo mo cerah ya buka kacamatanya, jgn asal memastikan hal2 yg belum pasti. Lihat aja ke depannya Aa Gym seperti apa. Time will tell, bukan kacamata anda.

    Komentar oleh Ardie — Desember 9, 2006 @ 1:02 am | Balas

  15. Ajaran Quran dan teladan nabi-lah yang mengajarkan mengijinkan dan meneladankan poligami, jadi itulah akarnya. Mau dikritik dan dipuji bagaimanapun landasan poligami itu ada pada ajaran quran. Ini sangat menyesatkan. Kalau Allah ijinkan orang beristeri 4 dan nabi beristeri 15 ini benar2 merusak. Ini tidak bisa diterima kecuali di era jahiliyah.

    Komentar oleh ardi — Desember 9, 2006 @ 3:19 am | Balas

  16. Nabi pernah sampai 15 ya? wah gue ga tau itu, yg jelas pada akhirnya Rasulullah pun maksimal dibolehkan 4 orang, ga lebih, itu pun dengan syarat yg seharusnya berat.
    Banyak orang yg merasa adil itu ga mungkin, mungkin itu cuma berarti mereka memang ga bisa berbuat adil, ya jangan poligami. Dan teladan Nabi dalam hal ini saya rasa cuma sampai level menunjukkan kalau itu boleh, tapi bukan menganjurkan atau sunnah.

    Btw, kalau berpoligami, dan dalam selang waktu tertentu salah satu istrinya merasakan ketidakadilan, apa itu berarti sudah ga layak berpoligami dan harus memutuskan salah satu ya? ada yg paham hukumnya ga ya?

    Komentar oleh Ardie — Desember 9, 2006 @ 6:37 am | Balas

  17. poligami ada baiknya banyak buruknya

    Komentar oleh rudy — Desember 9, 2006 @ 8:12 am | Balas

  18. Tergantung siapa, kapan, bagaimana, dll, dst. Manusia biasa berasumsi bahwa kondisi orang lain itu sama dengan kondisi kita, jadi apa yg salah menurut kita pasti juga salah menurut orang lain, padahal suatu keputusan yg benar kalau dihadapkan pada kondisi yg berbeda bisa jadi salah. Jadi maksudnya gmn? ya jgn cepat menghakimi orang lain.

    Komentar oleh Ardie — Desember 9, 2006 @ 8:49 am | Balas

  19. Padahal dalam keyakinan saya, poligami itu dalam islam dibolehkan dengan syarat-syarat tertentu.

    Seperti emergency exit dalam pesawat.

    menikah dengan janda cantik yang masih banyak yang bersedia memperistri, berpendidikan tinggi, muda, punya karier yang bagus dan sangat sanggup menghidupi dirinya sendiri, apakah itu yang namanya emergency exit?
    yang sudah harus dan gawat darurat dan kalau nggak dilakukan nyawa taruhannya?
    mungkin saya yang terlalu bodoh, jadi nggak bisa memahami kegentingan dan kepentingan alasan yang dikemukakan aa gym.

    Komentar oleh dian ina — Desember 9, 2006 @ 11:33 am | Balas

  20. teh nininnya bilang ga papa, tapi kok masih banyak yg protes ya ?
    sebenernya yg istrinya aa gym itu siapa ya ?

    Komentar oleh adhi nugraha — Desember 9, 2006 @ 11:59 am | Balas

  21. Yg jelas bukan gue, hehe, jadi ga ikutan protes.

    Komentar oleh Ardie — Desember 9, 2006 @ 12:56 pm | Balas

  22. Nolak poligami = menolak syari’at Allah.
    Tidak siap poligami = berpikir yang bijak, tidak menolak syari’at.
    So mana pilihan anda?

    Komentar oleh romadhoni — Desember 9, 2006 @ 2:55 pm | Balas

  23. mungkin kita harus berterimakasih kpd aa’ gym…
    karena dia banyak sekali yg membahas poligami dan istri istri Rasulullah S.A.W… itung itung nambah pengetahuan… 🙂
    jadi ya “langit terbuka luas mengapa tidak pikiranku pikiranmu?”

    Komentar oleh templank — Desember 9, 2006 @ 6:09 pm | Balas

  24. Pengen tau gimana bisa Teh Ninih sekuat itu. Soalnya suamiku udah ada niat mau poligami. Hiks hiks hiks

    Komentar oleh Nunu — Desember 10, 2006 @ 3:50 am | Balas

  25. mungkin Allah sedang memberikan pelajaran kepada kita..:

    aa’ gym hanyalah manusia biasa…bukanlah tempat pengkultusan.
    dengan aa’ berpoligami, banyak dari kita yg seharusnya dapat membuka mata dan mempelajari kembali lebih dalam tentang agama, dalam hal ini tentang hubungan antara manusia – laki2 dan perempuan.
    jangan dilihat dari kulitnya saja…
    berpoligami bukanlah suatu keinginan yg harus terlaksana, melainkan sebuah keputusan atas suatu kondisi dan ada syarat2 yg menciptakan kondisi tsb.
    berpoligami jelas lebih baik daripada berzina. tapi, untuk berpoligami harus memenuhi kualifikasi2 tertentu…

    Komentar oleh Ravn — Desember 10, 2006 @ 8:49 am | Balas

  26. – komentar dihapus, terkait tidak beretika dalam diskusi –

    di sini bukan forum untuk menghina suatu ajaran agama!
    Nabi kami Muhammad SAW, membawa ajaran “untukku agamaku, untukmu agamamu…”, tolong anda belajar beretika dan menghargai orang lain, jika anda merasa ajaran agama yang anda anut itu baik,jangan tunjukkan kejelekan anda sendiri!!!

    admin tausyiah275

    Komentar oleh ardan — Desember 10, 2006 @ 9:30 am | Balas

  27. “Saya sangat bisa memaklumi dan bisa merasakannya. Tindakan yang diambil ini bukan tanpa pertimbangan, sudah hampir lima tahun kami mempertimbangkannya” (paragrap kedua)

    Lebih baik membohongi umat daripada membohongi diri sendiri, ya Aa. Tanggung jawab sebagai ulama, akan di bawa sampai Hari Pembalasan.

    Saya tidak menolak poligami. Hanya menganjurkan, berhati-hatilah dalam mengucap kata. Terutama, beliau adalah ulama yang memiliki banyak massa. Bukan mengenai like or dislike. It’s about his responsibility as an ulama 🙂

    Komentar oleh Po — Desember 10, 2006 @ 2:40 pm | Balas

  28. assl…
    wah, heran deh kenapa ya aa kawin lagi? sebenarnya kita cuma kasihan ama teh nini. Tapi so far teh nini baek2 aja ya,,
    kenapa sih aa musti nikah lagi? pusing deh..padahal waktu2 kayak gini aa tuh lagi dijadiin tauladan lho terutama keluarganya..cc..cc..cc
    Wallahualm..

    Komentar oleh mrs — Desember 10, 2006 @ 3:10 pm | Balas

  29. @26, Allah yg miskin solusi itu bukan Allah yg sesungguhnya, tp Allah yg diselewengkan.

    Komentar oleh Ardie — Desember 11, 2006 @ 10:55 am | Balas

  30. mi.. aku ingatkan lagi. tolong jangan katakan orang yang membahas dengan istilah GHIBAH. bukan apa-apa, tapi dengan cara seperti itu, kamu hanya menutup pintu kritis.
    kalau tidak setuju, sampaikan dengan cara yang baik. argumentasikan dengan cara yang bijak. bukankah ada adab dalam berdiskusi di lingkup keagamaan kita?

    Komentar oleh lantip — Desember 11, 2006 @ 11:45 am | Balas

  31. Mas Fahmi udah tahu tulisan “off the record” para wartawan pencari kebenaran kabar menikah laginya Aa Gym? Cari deh mas…

    Komentar oleh Imponk — Desember 11, 2006 @ 4:48 pm | Balas

  32. #templank: wakakak… itu judul lagunya puresaturday ?

    Komentar oleh Azil — Desember 11, 2006 @ 6:38 pm | Balas

  33. setelah kejadian ini ternyata daruttauhid menjadi sepi, mungkin juga nanti setasiun tv tidak lagi menyiarkan tausyiah aa Gym. menurut saya ini memang benar. karena apa yang diakatak aa Gym akan diterapkan pada diri aa Gym sendiri. Bagaimana kehidupan aa nant setelah kata-katanya tidak didengar lagi. bagaimana sikap aa kalau perusahaan-perusahaanya juga bangkrut akibat masyarakat menolak. mungkin juga aa akan kembali ke titik nadir dimana kehidupan yang dulu susah. semua ini memang akan menjadi cobaan buat aa. kalau memang aa benar-benar ulama baik maka segala ujian itu akan bisa dilalui. tapi kalau selama ini tidak benar maka cobaan ini akan menjadi hAMBATAN dalam kehidupan aa dikemudian hari.jadi di sinilah sekolah aa. apakah kata-katanya bisa diterapkan pada dirinya. waktulah yang akan membuktikan. kalau memang aa benar-benar manusia pilihan dapat dipastikan aa akan tabah walaupun mungkin tidak setenar dulu. mungkin tidak sekaya dulu. lihat aja. akan tampak mana yang loyang mana yang logam.

    Komentar oleh huda — Desember 12, 2006 @ 10:39 am | Balas

  34. Ternyata benar kata Tukul, kembali ke…laptop, jadi polipantai mungkin lebih asyik banyak cewek berbikini, daripada poligami banyak cewek sakit hati, bener ora 🙂

    Komentar oleh wawan — Desember 14, 2006 @ 7:35 pm | Balas

  35. Ass…Wr. Wb
    Dear All,sepertinya seru kalau membahas poligami.Tapi kita terlena melihat ke tidak adilan dan pornografi ataupun penyelewengan (Korupsi,perselingkuhan,TTM atau apalah)berkeliaran bebas di sekitar kita.Ketika A’a berpoligami, orang2 ribut…tapi ketika anggota dewan berselingkuh orang2 ribut juga tapi yang diributkan orangnya siapa dan di cari file videonya.Disinilah kita sebagai umat di beri pelajaran oleh Allah SWT.Bagaimana kita menyikapi Hukum Allah.Lebih baik kita intropeksi ke diri kita masing2.Yang pasti berpoligami hukumnya ada dalam Al Qur’an.Dan kita sebagai muslim wajib berpegang kepada Al Qur’an.Tentang pelaksanaan berpoligami tentu ada ilmu2 yang harus di pelajari.Menurut saya kita berpendapat tanpa mempelajari ilmu tersebut.Pada komentar di atas di sebutkan berpoligami boleh tapi dengan syarat2 yang sangat berat.Terlepas siapa yang berpoligami,tentu yang bersangkutan telah berpikir dan bertanggung jawab atas segala perbuatannya.Saya tertarik dengan komentar kalau kita melihat dengan kacamata hitam tentu semua terlihat hitam,disinilah kita harus mengambil hikmahnya.Ternyata kita melihat segala sesuatu hanya yang terlihat dari luar.Bagaimana pendapat saudara2 ketika Soekarno perpoligami?Atau ketika di kampung anda kepala desa anda berpoligami?atau yang lebih ekstrem lagi saudara anda atau anak anda yang berpoligami?Menurut saya,komentar yang ada karena A’a sudah dianggap sebagai panutan jadi banyak komentar yang timbul.Bagaimanapun juga A’a manusia,dan kita tidak boleh mengkultuskan manusia.Seharusnya kita dapat mengambil hikmah dari persoalan ini.
    Sekali lagi,kebenaran itu datangnya dari Allah SWT.
    Insya Allah,banyak pelajaran yang dapat kita ambil.
    Semoga bermanfaat.
    Wass….Wr.Wb

    Komentar oleh kunchaw — Desember 23, 2006 @ 9:57 am | Balas

  36. Ass.wr.wb.

    Aa, saya doakan semoga Allah menguatkan Aa untuk bisa membangun keluarga-keluarga sakinah mawaddah wa rahmah bersama teh Ninih dan teh Rini, semoga Allah selalu membimbing Aa untuk istiqomah dalam mengamalkan keadilan kepada kedua istri – kedua keluarga, istiqomah dalam berdakwah di jalanNYA meskipun banyak yang mencaci, dan semoga Allah memberikan balasan yang jauh lebih baik dari yang dicercakan orang kepada Aa, baik di dunia maupun di akhirat.

    Teh Ninih dan teh Rini, saya doakan semoga teteh berdua tabah dan sabar menghadapi cercaan orang-orang yang tidak setuju dengan ketentuan Allah ini, semoga Allah selalu membimbing teteh berdua istiqomah membantu Aa dalam mengamalkan keadilan dan berdakwah di jalanNYA, dan semoga Allah meliputi teteh berdua dengan kenikmatan di dunia dan akhirnya menjadikan teteh berdua bidadari-bidadari di surga.

    Terakhir, semoga Allah selalu mengaruniai Aa, teh Ninih, dan teh Rini nikmat Iman dan nikmat Islam yang tiada terkira, yang tidak diberikan / dirasakan kepada orang-orang yang tidak sependapat, yang mencela, dan yang memmusuhi Aa.

    amin-amin ya robbal ‘alamin….

    Komentar oleh Yulia — Desember 25, 2006 @ 2:28 pm | Balas

  37. Tidak usah banyak bertanya, kenapa AA kawin lagi, itu sudah sangat bersifat pribadi dan AA punya hak untuk itu. Tidak usah terlalu mendramatisir poligami AA gym. Diluar sana masih banyak masalah umat islam yang harus dipikirkan. Jangan2 pikiran kita secara tidak sadar sdh terbawa oleh suatu strategi umat lain yang akan menghancurkan agama islam!

    Kita tidak perlu menghakimi karena AA kawin lagi, toh itu halal menurut Allah, kalo masalah dia dapat istri yang lebih cantik, mungkin itulah BAROKAHNYA POLIGAMI !!!!

    Perlu diingat, AA Gym telah berjasa besar untuk perkembangan Islam di Indonesia, terutama untuk menggairahkan umatnya untuk ikut serta mengembangkan kehidupan islami. Jangan karena hanya dia kawin lagi (ingat bahwa itu halal menurut Alloh), lantas umatnya tidak mau dengar dia lagi. Ynag tidak mau dengar nasihat AA lagi, berarti niatnya selama ini mesti dipertanyakan, dia suka aa gym karena orangnya atau karena tausyiahnya? kalo cuma suka sama orangnya, mendingan suka sama bintang pelm tom cruise, dia lebih ganteng!

    Mudah2an Allah membuka hijab yang menutup mereka yang membenci AA Gym, dan semoga Allah membuka mata hati mereka, bahwa yang mereka lakukan (membenci AA) adalah suatu kekeliruan yang SANGAT BESAR.

    INGAT DIA HANYA KAWIN LAGI, YANG MENURUT SYARIAH ADALAH HALAL!!!!!!. KENAPA DIRIBUTKAN?

    Jangan sampai kebencian umat kepada AA Gym dimanfaatkan oleh umat lain untuk menghancurkan ISLAM, sendiri secara tidak disadari oleh umat islam sendiri (yang benci AA.

    Ya ALLAH, semoga kau berikan pengetahuan dan kesadaran kepada umat islam yang kurang ilmu! amin.

    Komentar oleh tidak anti aa gym — Desember 26, 2006 @ 9:09 am | Balas

  38. Waktu yang akan membuktikan, poligami itu tidak haram.

    Istri AA yang pertama sudah ikhlas
    Istri yang ke dua mau dinikahi oleh yang sudah beristri.
    So what’s the problem??

    Komentar oleh tidak anti aa gym — Desember 26, 2006 @ 9:14 am | Balas

  39. orang yg paling perih azabnya: orang yg dibunuh/ membunuh para nabi,………, mumatsil(HR. Muslim)mumatsil dapat diartikan penggambar atau memerankan perbuatan orang lain. barangsiapa mengerjakan suatu amalan yg tidak ada perintahnya, (amalan) itu tertolak(HR. muslim)

    Komentar oleh asep — Januari 3, 2007 @ 11:32 am | Balas

  40. Terlalu banyak contoh keluarga berantakan karena ayahnya yang diidolakan ternyata kawin lagi apa lagi dengan alasan cuma “takut Zinah” itulah sekarang yang dicontohkan dengan sangat fulgar oleh ustad Gym. Selamat menikmati ” barang yang lebih hangat “. semoga nikmatnya cuma 6 bulan sesuai dengan tausiah yang pernah anda berikan. Amin….

    Komentar oleh cute — Januari 4, 2007 @ 3:40 pm | Balas

  41. Dari komentarnya gue liat si cute ini tidak memahami ajaran islam ya! Makanya banyak belajar ngaji dulu, komentari diri sendiri dulu sebelum memberi komentar orang lain. Orang yang mengghibah adalah seperti makan bangkai saudaranya sendiri, dan amalnya akan habis nanti di akhirat. Semoga cute segera insyaf dan sadar. Kalo perlu ngaji dulu dahyang bener! ya gak!

    Komentar oleh sicute — Januari 5, 2007 @ 10:37 am | Balas

  42. wah,”Seperti emergency exit dalam pesawat.” Katanya Aa’, kenapa tidak NAFSU SYAHWAT-nya yang ditahan dgn tetap istri satu, kan istri itu dipakai 24 jam juga bisa. JUSTRU ITU COBAAN/GODAAN BAGI SESEORANG YANG PUNYA HARTA DAN SEGALANYA.BUKAN MALAH KAWIN LAGI, Ya, pasti saj si istri setuju, apa mampu kalau ditinggal suami dengan ditinggali setengah lusin anak ? Alasan saja Gym…Gym. Dasar Lelaki sama saja, BUAYA DARAT.

    Komentar oleh neni — Januari 12, 2007 @ 9:04 am | Balas

  43. WAH SI NENI GILA!!! INILAH KALO WANITA INDONESIA GAK PERNAH NGAJI! NGAJI DULU DAH YANG BENER, BARU KOMENTAR! YAA ALLAH BERILA TAUFIK DAN HIDAYAHMU KEPADA NENI DAN ORANG YANG SEJENISNYA (KECUALI SI NENI MENOLAK HIDAYAHMU) ! ENGKAULAH YANG MAHA MENGUASAI MAKHLUKNYA YG SPERTI DIA,

    Komentar oleh anti neni euy — Januari 18, 2007 @ 1:01 pm | Balas

  44. Buat Neni, gak setuju poligami boleh, tapi apa urusannya mencampuri rumah tangga aa, wong TEH NINIH nya juga tidak ribut. Coba berkomunikasi atau konsultasi dengan TEH NINIH, siapa tau KAMU juga jadi mau untuk di madu! percayalah Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang taat. amin

    Komentar oleh sinenikasian — Januari 18, 2007 @ 1:05 pm | Balas

  45. kenapa neni mempersoalkan poligami yang jelas2 sudah dinyatakan halal dalam qur’an! Apakah kamu juga mempersoalkan ketika ada anggota DPR berzina dengan penyanyi dangdut? atau apa kamu ribut ketika ada orang melakukan perzinahann atau jangan2 kamu mendukung mereka (diam juga bisa berarti mendukung lho!).
    Oleh karena itu beristigfarlah dan mohon ampun kepada Allah atas kekhilafanmu! semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepadamu, amin.

    Komentar oleh sinenikasian — Januari 22, 2007 @ 9:00 am | Balas

  46. Poligami adalah pilihan. Aa Gym memilih, saya tidak. Lalu masalahnya apa? Allah juga tidak melarangnya. Saya pikir wanita tidak usah takut, tidak mungkin semua laki-laki akan menikah lagi. Semua sudah digariskan.

    Komentar oleh yusuf — Februari 17, 2007 @ 8:53 pm | Balas

  47. Begini saja, kita adalah manusia yang diciptakan hanya untuk beribadah hanya karena Allah swt. Apapun bentuknya suatu kegiatan yang merujuk kepada ridha-Nya Allah maka itu dikatakan ibadah dengan konsekwensi pahala.
    Kalau kita bicara masalah Poligami, maka kita bicara sesuai dengan syariat yang diajarkan oleh nabi kita Muhammad saw berlandaskan hukum Al-quran (An Nisaa’4:3) ” Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”

    tapi kita dingatkan juga oleh Allah swt (An-nisa 129)
    ” Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Mari kita lihat lagi poligami yang dilakukan oleh Rasulullah yang sebenarnya, Nabi kita kita berpoligami setelah usia pernikahannya mencapai 28 tahun dan itupun 2 tahun setelah sang istri meninggal dunia dan perlu diingat Dengan menelusuri kitab Jami’ al-Ushul (kompilasi dari enam kitab hadis ternama) karya Imam Ibn al-Atsir (544-606H), kita dapat menemukan bukti bahwa poligami Nabi adalah media untuk menyelesaikan persoalan sosial saat itu, ketika lembaga sosial yang ada belum cukup kukuh untuk solusi, Nabi berpoligami dalam rangka memberikan perlindungan kepada janda-janda yang ditinggal mati karena perang dan anak yatim. Bagaimana dengan Aisah r.a, beliau dinikahi setelah 2 tahun setelah wafatnya siti Khadijah r.a., jadi bagaimana dengan poligami yang dilakukan oleh masyarakat muslim sekarang ini, sudah sesuaikah dengan sunnah dan syariat yang ditetapkan Islam ?, jadi janganlah kita melakukan sesuatu yang hanya berdasarkan Nafsu belaka, dengan mengkaitkannya dan membenarkannya dengan ajaran mulia Al-quran dan Sunnah nabi.

    terimakasih atas blognya, hanya Allah swt yang mengetahui ini semua.

    Komentar oleh Syukriansyah — Maret 6, 2007 @ 3:27 pm | Balas

  48. aa gym bikin malu umat islam. apa kata agama lain ? ustad kok kawin lagi?! ih… bener2 ga punya perasaan banget sih a! kenapa ga kawin aja sama janda2 miskin korban tsunami kan banyak perlu dibantu! nabi muhamad dulu juga kawin lagi kan krn mau nolong perempuan itu biarpun perempuan itu jelek, gendut, miskin dan anaknya banyak. biasa lah … aa gym udah banyak duit sih … jadi ya merasa bisa plirakplirik cari isteri yg lebih muda dan cantik. pinter banget aa ya… tapi ternyata ga bisa jaga hati!!!… malu banget ih …

    Komentar oleh lintang — Juli 3, 2007 @ 7:22 pm | Balas

  49. Aa. Jangan Khawatir, keyakinan dalam hati mengalahkan segala gempuran dari orang-orang yang kecewa, yakin bahwa Allah beserta prasangka hamba-hambanya, tetep maju Aa, jangan takut Poligami Allah swt. bersama kita.

    Komentar oleh Hilman — Agustus 23, 2007 @ 5:01 pm | Balas

  50. Ass…Wr. Wb
    Mengapa hal sepele di besar-besarkan, sementara banyak hal besar yang masih kita sepelekan. Aa Gym adalah orang yang pernah memberikan ilmu kepada kita, apakah dengan menghujat sesuatu yang samar benar salahnya adalah bentuk terimakasih kepada seorang yang telah memberikan ilmu? Untuk Aa, barangkali Allah sedang menginginkan Aa untuk lebih meluangkan waktunya menjalin cinta kepada Allah, sehingga Allah menguji Aa dengan menurunnya popularitas di tingkat manusia, namun mudah-mudahan, bila Aa istiqomah dengan jalan Allah, Aa tetap populer di kalangan malaikat dan hamba2 Allah yang Sholeh. iqbal_oke@yahoo.co.id

    Komentar oleh T.Iqbal S. — September 2, 2007 @ 6:29 am | Balas

  51. aa gym kalo gitu boleh donk para cewe kawin dengan suami orang……kan berpoligami itu boleh…….

    Komentar oleh yeni — September 21, 2007 @ 11:15 am | Balas

  52. Saya setuju dg Poligami asal adil dan beradab sesuai kepribadian orang yang beragama.

    Komentar oleh iwakkawi — November 26, 2007 @ 10:01 am | Balas

  53. Demi Al-Qur’an, saya setuju dengan poligami. Makin banyak punya istri, rejeki saya nanti makin banyak. Apalagi istri-istriku semuanya selebritis. Dan saya dijamin nanti akan masuk sorga.

    Komentar oleh Sam — Desember 21, 2007 @ 11:04 am | Balas

  54. Assalaamu’alaikum.

    Saya sangat setuju dengan poligami.

    Saya mempunyai seorang teman yang sudah mempunyai seorang istri + 2 anak. Dia mau tidur seranjang dengan gadis yang berumur 9 tahun. Gadis ini adalah anak dari seorang teman akrabnya. Teman saya ini mau mencontohi Nabi Muhammad SAW.

    Teman saya ini mengetahui bahwa gadis tsb bukan milik ayahnya, melainkan milik Alloh.

    Pertanyaan saya: Berhakkah si Ayah menolak permintaan teman saya ini? Apakah si ayah akan masuk neraka karena menolak ajaran Nabi Muhammad SAW?

    Terima kasih atas pertolongannya untuk menjawab pertanyaan ini.

    Komentar oleh Solihin — Desember 30, 2007 @ 11:34 pm | Balas

  55. eh yg comment no 12,,
    maksudnya apa tuh???
    mending di apus mba/mas pemilik blog,,
    saia pribadi,,ya sudahlah..itu hanya keluarga A’a gym dan Allah yg tahu,,
    mengapa harus ghibah dan mengadili a’a gym,,karna pengadilan yg benar toh bakal Allah tunjukkan nanti stlh hari kebangkitan,,
    perbaiki diri sendiri aja dulu,, =D

    Komentar oleh tia — Juli 31, 2008 @ 1:11 pm | Balas

  56. @ 54
    si ayah berhak menolak
    menolak permintaan bukan berarti menolak ajaran agama kan

    Komentar oleh odank — September 2, 2008 @ 11:28 am | Balas

  57. Ingat semua, menghina poligamy dengan sebutan nafsu hewan sama dengan menghina rasulullah… jangan terpengaruh hasutan non muslim dan muslim “setengah-setengah”… terutama kaum wanita, apa bila kalian percaya bahwa kiamat akan datang, dan ciri kiamat adalah antara pria dan wanita itu 1:50, kalian baru akan sadar bahwa poligami itu berguna…

    Komentar oleh aris — Desember 19, 2009 @ 7:36 pm | Balas

  58. KUHARAP YG PUNYA BLOK MENGHAPUS COMENT NOMER 12 SBELUM BLOK INI AKU HACKER

    Komentar oleh tukang lap langit — Agustus 19, 2011 @ 4:04 pm | Balas

  59. PERZINAHAN DAN PELACURAN ATAS NAMA MUHAMMAD BIN ABDULAH TELAH DIRONDHOI OLEH ALLAH SWT…..melalui agama ciptaan nabi palsu Muhammad. Sunnah nabi Muhammad dia dapat kawin sebanyak mungkin karena wahyu telah keluar dari vagina Aisyah….pengikut diberi kesempatan bisa nikah hanya empat muslimah…tetapi, bisa poligami ini pelacuran disyahkan dalam syariah islam. Kawin kontrak selama lima tahun dipuncak oleh bangsa Arab biadab sedang dipraktekan saat ini….syariah islam. Kawin sirih itu lumbra dalam ajaran Muhammad bangsa Arab…..untuk disetubuh untuk merasakan kenikmatan muslimah…bila bukan perawan bisa digusur ketong sampah……perkosaan saat sedang marak di Jakarta…dengan dalih tidak ada empat saksi…tidak dapat dibidanakan…dan perkosaan tetap berjalan terus karena hukum bar–bar islam di NKRI

    Komentar oleh Mr.Nunusaku — Oktober 30, 2011 @ 12:26 am | Balas

  60. […] Tidak? – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Surat-surat Pendukung Poligami – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga […]

    Ping balik oleh Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 1:38 pm | Balas

  61. […] Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Surat-surat Pendukung Poligami – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga […]

    Ping balik oleh Efek Samping Poligami « Blog Tausyiah275 — Desember 28, 2011 @ 5:14 pm | Balas

  62. […] lebih kurang 1 tahun usai siaran pers poligami yang dilakukannya, tepatnya sekitar 6 Desember 2007, Aa Gym muncul kembali di televisi. Bukan hal […]

    Ping balik oleh Aa Gym (akhirnya) Muncul Kembali « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:34 am | Balas

  63. […] Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Surat-surat Pendukung Poligami – Efek Samping […]

    Ping balik oleh Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram | Blog Tausiyah275 — Agustus 25, 2013 @ 10:35 am | Balas

  64. […] Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram – Efek […]

    Ping balik oleh Surat-surat Pendukung Poligami | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:48 am | Balas

  65. […] Kenapa Tidak? – Hentikan Mengghibah Aa Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Surat-surat Pendukung Poligami – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga […]

    Ping balik oleh Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:48 am | Balas

  66. […] Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Surat-surat Pendukung Poligami – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga […]

    Ping balik oleh Poligami vs Playboy | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:50 am | Balas

  67. […] Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Balasan Puisi Sang Istri … – Surat-surat Pendukung Poligami – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga […]

    Ping balik oleh Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak? | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:51 am | Balas

  68. […] Gym!!! – Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana? – Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami – Press Release dari Aa Gym – Surat-surat Pendukung Poligami – Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram – […]

    Ping balik oleh Balasan Puisi Sang Istri … | Blog Tausiyah275 — Desember 20, 2013 @ 10:59 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: