Blog Tausiyah275

Februari 2, 2007

Rizki yang halal: Sumber kebahagian

Filed under: Fiqh,Lain-lain,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 10:10 am

Oleh : M. Dzaki Ismail, SHI

Rizki menurut kamus berasal dari kata Rozaqo yang berarti memberi. Jadi rizki dapat diartikan sebagai pemberian yaitu pemberian Allah SWT kepada hambanya untuk memenuhi kebutuhannya. Definisi halal adalah mubah atau boleh, jadi yang dimaksud dengan rizki yang halal adalah bagaimana kita mendapat apa yang kita makan,minum, pakai dan semua kebutuhan kita melalui jalan yang dibolehkan Allah dan diridhoinya. Ayat-ayat yang menyuruh kita mencari rizki yang halal antara lain:

1. Dalam surat Al-Baqoroh ayat 168 yang artinya:
“Hai sekalian manusia makanlah yang halal lagi baik apa yang terdapat dibumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagi kamu”.

2. Surat al-Maidah ayat 88 yang artinya:
“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang telah Allah
rizkikan kepadamu dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya.”

3. Surat Al-Baqoroh ayat 176 yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman makanlah diantara rizki yang baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar hanya kepadaNya kamu menyembah”.

Rasulullah SAW besabda :
“Wahai sa’id jadikan makanan dan minuman mu yang baik lagi halal niscaya diterima permintaanmu”. (HR. Ibnu Mardawaih).

Mengapa kita disuruh mencari rizki yang halal? Supaya mendapat keberkahan dalam hidup kita. Sehingga apa yang kita makan, minum, pakai diberkahi Allah SWT. Kalau semuanya di berkahi maka kita akan mendapatkan kebahagiaan didunia dan diakhirat. Karena tujuan hidup seorang muslim tidak hanya bahagia didunia tetapi juga bahagia diakhirat. Inilah yang membedakan kita dengan umat yang lain.

Contoh rezki yang diberkahi adalah berapapun rezki yang kita terima banyak ataupun sedikit kita merasa puas dan bisa mensyukurinya. Maka dari sisi ini akan dilahirkan kebahagiaan hidup didunia dan di akhriat kelak.

Ada tiga bentuk keberkahan yang akan menyebabkan kebahagiaan:
1. Berkah dalam keturunan, yaitu dengan lahirnya generasi yang sholeh dan sholehah.

2. Keberkahan dalam soal makanan yaitu yang halal dan thoyyib. Makanan yang halal adalah halal jenisnya dan cara mendapatkannya. Makanan yang thoyyib adalah sehat dan bergizi, jadi bukan hanya sekedar mengenyangkan tapi juga menyehatkan.

3. Keberkahan dalam soal waktu yang cukup tersedia dan dimanfaatkan untuk kebaikan dan amal sholeh.

Kunci agar mendapatkan keberkahan dalam mendapatkan rezki adalah :
1. Iman dan takwa yang benar.
Kaitan dengan rezki adalah bahwa rezki masalah yang gaib untuk itu kita harus percaya bahwa Allahlah yang memberi rezki itu sesuai dengan usaha kita.

2. Berpedoman kepada Al-Quran.
Bahwasanya Al-Quran adalah suatu kitab yang mempunyai berkah yang telah diturunkan dan kita dilarang untuk mengingkarinya. Selain itu juga dalam mencari rezki juga harus sesuai dengan tuntunan rasulullah saw.

Dalam buku mafatihur Rizki fi Dhoui al-kitabi was Sunnah karangan Dr.Fadhlul Ilahi disebutkan bahwa ada sepuluh poin cara mendapatkan rezki yang di berkahi oleh Allah:

1. Istighfar dan taubat
2. Takwa
3. Tawakal kepada Allah
4. Menyendiri untuk beribadah kepada Allah
5. Haji dan Umrah
6. Silaturrahmi
7. Infak fi sabilillah
8. Infak kepada orang yang belajar ilmu agama
9. Berbuat baik / shodaqoh untuk fakir dan miskin
10. Hijrah kepada jalan Allah dengan niat lillahi ta’ala.

[milis Cahaya Hati]

artikel-artikel terkait

Iklan

3 Komentar »

  1. Dalam kondisi bencana seperti sekarang ini dan kehidupan yang sangat sulit sehingga membuat orang lupa mana yang halal dan mana yang haram artikel ini sangat membantu menyadarkan diri kita untuk selalu berserah diri pada Allah dalam menjemput rezeki Allah, saya sangat senang sekali menemukan artikel ini, terima kasih

    Komentar oleh Asih — Februari 27, 2007 @ 11:42 am | Balas

  2. bagaimana cara mensucikan harta ataupun makanan yg haram yg sudah termakan pada kita? maaf ya kalau nanya terus

    Komentar oleh giyah eko — Maret 6, 2007 @ 4:43 pm | Balas

  3. Terima kasih artikelnya menyejukkan hati.

    Komentar oleh Kamto — April 19, 2008 @ 5:09 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: