Blog Tausiyah275

Maret 5, 2007

Bila Diri Sempit Hati

Filed under: Aa Gym,Hikmah,Tidak Jelas Juntrungannya — Tausiyah 275 @ 5:33 pm

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

Saudaraku, semoga Allah senantiasa memberikan kepada kita hati yang lapang, jernih, karena ternyata berat sekali menghadapi hidup dengan hati yang sempit. Hati yang lapang dapat diibaratkan sebuah lapangan yang luas membentang, walaupun ada anjing, ular, kaajengking, dan ada aneka binatang buas lainnya, pastilah lapangan akan tetap luas.

Aneka binatang buas yang ada malah semakin nampak kecil dibandingkan luas lapangan. Sebaliknya, hati yang sempit dapat diibaratkan ketika kita berada di sebuah kamar mandi yang sempit, baru berdua dengan tikus saja, pasti jadi masalah.

Belum lagi jika dimasukan anjing, singa atau harimau yang sedang lapar, pastikanlah akan bermasalah lagi. Entah mengapa kita sering terjebak dalam pikiran yang membuat hari-hari kita menjadi hari-hari yang tidak nyaman, dan membuat pikiran kita jadi keruh, penuh rencana-rencana buruk.

Waktu demi waktu yang dilalui seringkali diwarnai kondisi hati yang mendidih, bergolak, penuh ketidaksukaan, terkadang kebencian.

Bahkan lagi dendam kesumat, capek rasanya, jelang tidur, otak berpikir keras menyusun rencana bagaimana memuntahkan kebencian dan kedendaman yang ada dilubuk hatinya agar habis tandas terpuaskan kepada yang dibencinya.

Hari-harinya adalah hari uring-uringan makan tak enal, tidur tak nyenyak dikarenakan seluruh kosentrasi dan energinya difokuskan untuk memuaskan rasa bencinya ini.

Saudaraku, sungguh alangkah menderitanya orang-orang yang disiksa oleh kesempitan hati.

Dia kan mudah sekali tersinggung, dan jika sudah tersinggung seakan-akan tidak termaafkan, kecuali sudah terpuaskan dengan melihat orang yang menyinggungnya menderita, sengsara, atau tidak berdaya.

Seringkali kita mendengar cerita orang-orang yang dililit derita akibat rasa bencinya. Padahal ternyata yang dicontohkan para rasul, dan nabi serta para ulama yang ikhlas, orang-orang yang berjiwa besar, bukanlah mencontohkan dendam, membenci atau busuk hati.

Mereka justru contoh pribadi-pribadi yang kokoh bagai tembok tegar, sama sekali tidak terpancing oleh caci maki, cemooh, benci, dendam, dan perilaku-perilaku rendah lainnya.

Sungguh pribadinya, bagai pohon yang akarnya menghujam ke dalam tanah, begitu kokoh dan kuat, hingga diterpa badai dan diterjang topan sekalipun tetap mantap tidak bergeming.

Wallahu a’lam.

Iklan

14 Komentar »

  1. asalamuallaikum mau tanya bagaimana cara mengatasi hati kita yg lagi sempit,kita yang jauh dirantau kadang tak kuasa megatasinya entah itu mslh dari keluarga atau jg masalah dari majikan(saya skrg jadi tkw di hkg).tlg cantumkan doa yg bisa di baca saat hati sempit thanks wassalam.

    Komentar oleh giyah eko — Maret 6, 2007 @ 3:58 pm | Balas

  2. mo nanya klo kita benci seseorang yang pernah jadi sohib karena dia memfitnah kita gimana?

    Komentar oleh fajrin — Maret 9, 2007 @ 2:24 pm | Balas

  3. assalamua’laikum,
    saya ingin bertanya bagaimana cara menjadi manusia yang berhati lapang dan tegar dalam mengahadapi segala cobaan yang dihadapi. dan tolong cantumkan do’a bacaan atau ayat-ayat al-qur’an.
    wassalam.

    Komentar oleh anita — Maret 10, 2007 @ 8:16 am | Balas

  4. Assalamua’laikum
    saya coba memberi komentar,buat saya cara menjadi manusia yg lapang iklaskan kembalikan smuanya kpd Allah, agar tegar sibukkan diri dgn hal2 positif. Yg kerja,maksimalkan kerjanya jdkan pekerjakan itu ladang amal,jauh dr keluarga&org2 tdk apa2 selama Allah msh trus bersama2 qta. Saya hanya numpang lewat di blog ini & saya bkn ustad,tp saya cuma bsa kasih masukan biasanya saya membaca doa2 dgn bhs qta dalam stiap sujud akhir solat ceritakan smua hal yg ada dhati qta,kembalikan hati pd PemilikNya sepenuhnya. Bahkan sampe cucurkan airmata dgn segenap jiwa InsyaAllah tenang. Mudah2an bermanfaat.
    Wassalamu’alaikum

    Komentar oleh syifa — Maret 13, 2007 @ 10:59 am | Balas

  5. Assalamua’laikum
    saya akan mencoba berkomentar diblog ini hanya numpang lewat, lapangkanlah dada terimalah dengan hati yang ikhlas segala apa yang telah kita perbuat dan apa yang telah kita terima, jangan terlalu berperasangka buruk ataupun lainnya terhadap org2 lain bermunajahlah kepa Allah dengan hati yang tulus. Insya Allah, Allah akan mendengar.
    Wassalamu’alaikum.

    Komentar oleh ferry hadiyanto — Maret 21, 2007 @ 7:31 am | Balas

  6. assalamu’alaikum
    pengalaman saya yg juga sedang di rantau, kalau hati sedang sempit, wudhu, sholat dan berdoa. al insyiroh, “alam nasyroh…dst” dan al baqarah 284-286.
    wassalam

    Komentar oleh tya — April 13, 2007 @ 11:49 am | Balas

  7. AA gym..”aa insya alloh aa adh org yg sdikit dosa dan diridoi oleh alloh.jika aa baca tlisan ini.mohon dengan sangat tolong doakan aku agar aku bisa menjalani hidup dg hati yg lapang dan menjadi kekasih alloh dan kekasih baginda rasul di surga nanti>AMIEN YA-4JJI>>swt.

    Komentar oleh prience — Juli 27, 2007 @ 11:39 pm | Balas

  8. mau nanya bagaimana kita terhadap kakak ipar yang sudah menipu
    kita sebanyak 5 jt, tapi dalam hati saya sudah memaafkan, tp malah saya yang disuruh minta maaf. bagaimana sikap saya seharusnya terhadap orang ini?

    Komentar oleh heri — Oktober 26, 2007 @ 9:39 am | Balas

  9. Sempit hati? memang tidak mengenakan…
    kepada saudar2Qu mohon sarannya:
    Saat ini sy dekat dgn seorang pria. Usia y lebih tua dr sy, dia bijak, dewasa, dan sikapnya lembut. tp ad beberapa hal yg membuat sy ga yakin. dia agak egois, posesif dan pencemburu. tadinya sy berharap dan slalu berdoa smoga “dia” jodoh untuQ. pertanyaan saya:
    > apa saya harus tetap pertahankan hubungan dgn dia dan menerima kekurangannya meski sy ga yaman?
    > apa sy harus lepaskan dia (putus) sedangkan sy sudah mrasa lelah untuk mulai hubungan dr awal dgn pria lain?
    > bagaimana caranya supaya cepat bisa melupakan seseorang?
    saya sangt mengharapkan sarannya. Terima kasih.
    Wassalamualaikum wr.wb

    Komentar oleh risma — November 1, 2007 @ 12:01 pm | Balas

  10. Menurut saya semua orang berhak mengemukakan pendapatnya, jadi bagi orang2 yang tidak suka dengan poligami yang dilakukan oleh aa gym, ya sah sah saja!! Toh ini hanya sekedar pendapat.
    Saya seorang muslimin, tapi apakah saya salah kalau saya sangat menentang ada nya POLIGAMI???

    Wassalam..

    Komentar oleh putri — Maret 11, 2008 @ 9:59 am | Balas

  11. bagaimana cara mengatasi hati yang bercampur busuk dengki kepada seseorang,dan jadikan hati iani lapang dada dan penyabar dalam menghadapi masalah….

    Komentar oleh iwan tanjung — Mei 23, 2008 @ 9:27 pm | Balas

  12. Apakah tulisan ini muncul dari hati yang sempit karena diserang terus dalam hal poligami?

    Komentar oleh ari dwi — Agustus 30, 2008 @ 10:09 am | Balas

  13. menurut sy,poligami boleh2 saja asal dilihat niat dan 7annya dan bisa berbuat adil. krn dlm poligami juga terdapat taawun.

    Komentar oleh johan — Agustus 25, 2009 @ 12:36 pm | Balas

  14. istri yang siap di poligami jaminannya adalah surga ………….

    Komentar oleh iwan kurniawan — September 30, 2009 @ 8:30 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: