Blog Tausiyah275

April 27, 2007

Taubatan Nasuha Itu HARUS!!

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,Hikmah,HOT NEWS,Kajian Qur'an,Lain-lain — Tausiyah 275 @ 9:51 am

Istilah Taubatan Nasuha mungkin jarang kita dengar. Istilah yg lebih sering kita dengar dan lebih sering diutarakan, baik oleh para ustadz, ulama, ataupun di masyarakat adalah taubat atau tobat. Makna keduanya, sekilas sama, namun istilah taubatan nasuha merupakan istilah yg lebih ‘tepat’ dan akan dibahas di artikel ini.

Terma dari akar kata “t-w-b” dalam bahasa Arab menunjukkan pengertian: pulang dan kembali. Sedangkan taubat kepada Allah SWT berarti pulang dan kembali ke haribaan-Nya serta tetap di pintu-Nya. Definisi ini diutarakan oleh Yusuf Qardhawi, salah seorang ulama besar asal Mesir.

Sementara istilah Taubatan Nasuha, berasal dari Al Qur’an, At Tahrim(66):8,“Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.”

Pengertian murni dalam bertaubat adalah benar2 dilakukan karena ingin kembali ke jalan-Nya. Dia menyesali perbuatan buruknya di masa lalu serta berjanji untuk TIDAK MELAKUKANNYA/MENGULANGINYA di kemudian hari. Hasilnya adalah ALLOH SWT akan menghapus kesalahan2 yg pernah dilakukannya. Dalam satu referensi, aku dapatkan pernyataan dari Al Kulabi, yg menyatakan bahwa taubatan nasuha dilakukan dengan meminta ampunan dengan lidah, menyesal dengan hatinya, serta menjaga tubuhnya untuk tidak melakukannnya lagi.

Dengan demikian, taubat nasuha HARUSLAH HASIL KOORDINASI LIDAH, HATI DAN TUBUH. Bisa dikatakan, taubat nasuha MIRIP dengan iman, diyakini dg hati, diucapkan dg lisan, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Taubat nasuha merupakan solusi dari ALLOH SWT kepada hamba2Nya yg pernah berbuat kesalahan (dosa) dan kemudian menyadarinya, serta ingin kembali ke jalan yg benar. Hal ini dikarenakan tidak ada manusia yg tidak pernah berbuat kesalahan. Manusia bukanlah malaikat, yg selalu bersih, tanpa noda…karena setan, selaku musuh manusia, akan selalu menggoda manusia ke dalam perbuatan maksiat dan melanggar aturan ALLOH SWT, hingga akhir jaman.

Hinakah orang yg berbuat salah kemudian menyadari kesalahannya dan ingin kembali ke sisi ALLOH SWT? Sesungguhnya tidaklah hina orang yg bertaubat, karena ALLOH SWT sendiri menyukai orang2 yg bertaubat, sebagaimana tercantum di Al Baqarah(2):222,“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.

Hal ini wajar jika ALLOH SWT menyukai orang2 yg bertaubat, karena ALLOH SWT sendiri SUKA MENERIMA TOBAT, Al Baqarah(2):160,“kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Ada juga orang yg mengaku bertobat, tapi kembali berulangkali melakukan kesalahan yg sama. Aku jadi teringat ceramah Zainudin MZ, yg menyatakan orang yg demikian tobatnya adalah tobat sambal. Ngaku tobat (kapok) makan sambal, tapi di kesempatan lain akan mencoba lagi makan sambal…dan saat pedas dirasa, dia tobat lagi, tapi makan lagi sambal, demikian seterusnya…

Dengan demikian, taubat nasuha ialah taubat yang mengandungi ciri-ciri berikut:
1. Menyesal di atas dosa/maksiat yang dilakukan. Untuk dosa/perbuatan maksiat yg ‘biasa’, dilakukan dg memohon ampunan kepada ALLOH SWT. Sedangkan jika kesalahan dilakukan kepada sesama manusia, maka hendaklah dia meminta maaf kepadanya serta mengembalikan hak yg dia rampas (jika ada).
2. Berniat (dg sungguh2) tidak akan mengulanginya lagi.
3. Memohon taubat kepada ALLOH SWT.
4. ‘Menghapus’ kesalahan masa lalu dg banyak beramal soleh.

Mudah2an artikel ini berguna….

Iklan

35 Komentar »

  1. Alhamdulilah, terimakasih sudah mengingatkan kita semua tentang taubat yang sebenar-benarnya, insya Alloh semua ada hikmahnya, sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang selalu menyeru kepada kebaikan.

    Komentar oleh budin — Mei 4, 2007 @ 7:46 pm | Balas

  2. Tobat itu harus! jangan insya alloh

    mas Sukro, anda kok kayanya makin ngawur…mungkin saya mesti ban anda…

    Doa tobat:
    ——————————————-
    Doa Tobat (1) [Ps no 25 hal 21]

    Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.
    Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku da tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)

    ini ngutip dari Injil ya? buat apa sebar2 ayat anda di sini? anda tidak tahu etika rupanya ya?? 😉

    Komentar oleh sukro — Juni 2, 2007 @ 2:27 am | Balas

  3. diambil dari Injil Lukas
    ————————-
    15:1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
    15:2 Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.”
    15:3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
    15:4 “Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
    15:5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
    15:6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
    15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”
    15:8 “Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
    15:9 Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
    15:10 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.”
    15:11 Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
    15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
    15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
    15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.
    15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya.
    15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya.
    15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
    15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,
    15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
    15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
    15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
    15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.
    15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.
    15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.
    15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian.
    15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu.
    15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat.
    15:28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.
    15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.
    15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.
    15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
    15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.”

    mas Sukro, terima kasih untuk tulisan (kopipes) ayat2 dari Injil…tapi, KAMI TIDAK BUTUH ITU… terima kasih…

    Komentar oleh sukro — Juni 2, 2007 @ 2:31 am | Balas

  4. Untuk mas sukro, ada pertanyaan untuk anda :”Mengapa kedatangan Yesus ke dunia dikatakan untuk MENEBUS dosa manusia, bukannya MENGHAPUS atau MENGAMPUNI, sedangkan ia diyakini sebagai Tuhan? Kepada siapakah “tebusan” itu diberikan? Setahu saya kalau ada istilah “menebus”, berarti ada pihak pemberi dan ada pihak penerima tebusan. Adakah “instansi” lain yg lebih tinggi dari Yesus untuk menerima tebusan itu? Bukankah ini menunjukkan bhw Yesus itu TIDAK MAHA KUASA? Thanx.

    Komentar oleh Atho — September 24, 2007 @ 9:11 am | Balas

  5. wah…untuk saudara sukro ini sudah kelewat batas lho. tapi buat kita yang muslim, mas sukro ini kita jadikan ujian kesabaran kita. janganlah kita naik pitam dengan komentar mas sukro. syetan memang senang mengadu domba. bersabar dan memohon perlindungan dari syetan yang berwujud manusia maupun yang tidak nampak oleh mata. Allahuakbar….

    Komentar oleh hadi — Maret 26, 2008 @ 2:19 pm | Balas

  6. Assalamualaikum..
    Maaf sbnrnya ini situs Muslim ato bukan sih?? Jujur bagi orng yg NON_MUSLIM DILARANG IKUT2AN NIMBRUNG DISITUS ORG MUSLIM KLO CUMA MAU MENGADU DOMBA& MENJELEK2KAN ISLAM

    Komentar oleh Amy — April 5, 2008 @ 2:59 pm | Balas

  7. tobat harussssssssssss…………………… wajibbbbbbbbbbbbbbbb………!!!!!!!!!!!
    setiap detik pasti kita selalu berbuat dosa, dari itu wajib tobat.key.:-)

    Komentar oleh shohib — Mei 6, 2008 @ 8:37 am | Balas

  8. mas sukro…………..klo ngomong yang betul aja,klo ngak ada yang penting lebih baik mas diam aja,diam itu lebih baik dari pada ngomong sembarangan…….tong kosong nyaring bunyinya.nah klo diamkan ngak ketahuan tu bodohnya….yang wajib tobat lebih dahulu adalah pemimpin negri ini, biar negeri ini lebih makmur, aman, tentram nan sejahtera, serta mendapat rahmat dari lillahi….

    Komentar oleh rifai — Mei 22, 2008 @ 3:03 pm | Balas

  9. bagaimana caranya aku aja kadang suka sekali buat dosa .cuma aku tuh paling gak tahan kalu liat paha dan kolor wanita/perempuan aku mau sekali menghilangkanya. tapi selalalu gak bisa .ya Allh apakah hatiku sudah di tutp hinga susah tuk merubahnya lagi wahai sobat bisakah kmu sekalian tolong aku aku mau curhat sama siapa lagi nih

    Komentar oleh iponrahmat — Agustus 18, 2008 @ 1:48 pm | Balas

  10. saya berharap lebih banyak orang yang sadar akan pentingnya akhirat

    dan perbanyaklah text2 yang mengandung makna kedekatn pad rabbny yaitu allah swt

    Komentar oleh usamah Robbani — September 17, 2008 @ 10:38 am | Balas

  11. sukro… lw kacang pa orang c!!!!!

    Komentar oleh nyunyun.. — September 21, 2008 @ 2:48 am | Balas

  12. seandainya manusia itu tobat, tetapi sholat shubuh sering ktinggalan, apakah bisa dikatakan toba??? trims

    Komentar oleh rizal — Oktober 30, 2009 @ 1:29 pm | Balas

  13. asalamualaikum wr.wb salam sejahtera wat umat muslim dimana pun berada,..
    jujur pertama kali saya baca “komentar sukro”,..ini tidak baik bagi kita penerus umat muslim khususnya di Indonesia, karena sudah jelas secara tidak langsung si sukro ini benar2 mempengaruhi keimanan seorang muslim dengan mengajarkan ayat2 injil yang memang bukan pedoman hidup umat islam,…
    wat saudara2 ku se-iman dan se-agama, jagalah iman anda sekuat mungkin jangan sampai terpengaruh o, orang2 yang tak bertanggung jawab macam si sukro ini

    Komentar oleh rifqy aghandi — Desember 24, 2009 @ 12:20 pm | Balas

  14. menurut saya mas sukro itu seorang propokator perusak agama ia tidak mengerti tentang agama islam tetapi dia malah berkomentar tentang agama yang bukan dia anut.
    mending kalo dia ngerti tentang agama yang dia komentari .

    Komentar oleh vhie — Desember 26, 2009 @ 7:48 pm | Balas

  15. Asalamualaikum semuanya…

    Komentar oleh Bayu — Januari 28, 2010 @ 3:09 pm | Balas

  16. Coba kita lihat aja kebelakang “Ceritanya zaman dahulu”, sewaktu orang2 yahudi dan Nasrani belum kedatangan Rosul dari Alloh, mereka terus berdoa untuk segera diturunkannya Rosul oleh Alloh, dan mereka berharap rosul yag akan di utus oleh alloh “adalah dari kalangannya mereka (ahli kitab)”. Tetapi kenyataannya Alloh menurunkan Rosul yang bukan dari kalangan mereka “Rosul tersebut dari Qoum Qraiys bangsa Umiyin; Nabi Besarkita sekaligus Nabi Penutup Akhir Zaman yaitu MUHAMMAD ROSULULLOH SAW”. Dengan kenyataan yang seperti itu orang2 ahli kitab (Yahudi&Nasrani)tidak terima dan memiliki sakit dihatinya “kENAPA ROSUL YANG DITURUNKAN OLEH ALLAH bukan dari golongan kami” ….Nah injil dan Alquran itu adalah Firmannya Allah yang Benar yang Hak yang Jelas, Tapi untuk Injil Zaman sekarang sudah TIDAK BISA DI JAMIN LAGI KEASLIANNYA “setiap ada hukum yang sekiranya memberatkan bagi mereka, kemudian di perbaharui diganti diamandemen contohnya injuol perjanjian lama dan perjanjian baru” jadi jelas Injil yang ada sekarang sudah tidak murni lagi “sejak zaman Nabi MUHAMMAD dtambah zaman sekarang” sudah berapa yang di amandemen isi Firmannya contoh “bab Halal harom daging BABI, ARAK,. contoh lagi hukum RANJAM dll masih banyak lagiiii”. maka dari itu Allah menurunkan AlQuran sebagai pembenar pengganti dan sksi sebagai KITAB yang dijaga kemurniaannya…….

    untuk mas Sukro “BILA ADA PERSAMAAN antara AlQuran dengan Injil ada, tapi tidak semua, karena itu adalah KITAB FIRMANNYA ALLAH,,, ex: Zabur, Taurot, Injil, AlQuran FIERMANNYA ALLAH”,, tapi yang jelas terjaga kemurniannya adalah AlQuran…..

    Komentar oleh Mbah Man — Januari 28, 2010 @ 3:39 pm | Balas

  17. Sebaiknya kita bimbing mas sukro ke jalan yang benar.karena dia adalah orang yang tersesat dan tidak tau jalan.maka kewajiban kita sebagai seorang muslim yang tau jalan adalah memberi tau jalan yang benar kepada orang yang tidak tau jalan.kaya mas sukro itu.
    jadi kita sikapi dengan kepala dan hati yang dingin tentang pendapat mas sukro yang tidak tau jalan.
    Kepada mas sukro.
    yang namanya yesus itu tidak pernah mengaku dirinya Tuhan. Bisa kita buktikan dengan injil anda sendiri. Silahkan mas sukro cari surat apa dan ayat berapa?yang menyatakan Bahwa yesus itu Tuhan?.dah itu saja. Sederhanakan!

    Komentar oleh Mr.gaptex — Mei 11, 2010 @ 1:20 pm | Balas

  18. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Apa sebenarnya “Wadah” ini?, main-main atau tempat berwacana atau bertukar pikir?, tolong disadari oleh semua pihak yg ikut dlm meluangkan wacana dan memberikan nasehat2 yang baik n benar, insya allah mereka akan sadar akan pembicaraannya tq.

    Komentar oleh Anto ridwan — Mei 25, 2010 @ 3:07 pm | Balas

  19. Ya…Tuhan memberi Jalan kebaikan jika Seseorang itu berdosa dari semua arah…Tinggal Manusia Itu sendiri peka tidak terhadap Apa yang TUHAN tandakan kepada setiap insan di dunia ini…..Seperti yang terjadi pada saya saat ini…Perih,,,,Tapi itu buah apa yang saya Tanam…..Mungkin Tujuannya Mulia Tapi Jalan nya salah…Dan Tuhan sedang Menyadarkan ku u/ kembali ke Pangkuannya….Ya Tuhan Ku Bertobat kepada mu…Ku ingin Taubatan Nasuha,,,kaffah,,,ikhlas ,,,pasrah dan Tawakal…Moga Yang saat ini sedang Terpuruk…Lapangkanlah semua Kehadirat – Nya…Pasti Tuhan kasih Yang Terbaik….Yang Paling Baik Menurutnya…Amien

    Komentar oleh Oke.... — Juli 12, 2010 @ 5:50 pm | Balas

  20. Artikel yang bagus, thanks dah sharing, btw saya Muslim, tapi 10 thn lebih yang lalu sekolahnya SMP Katholik, hari pertama aku dah tengkar dengan guru agamanya karena aku tidak mau berdoa saat berdoa bersama dengan cara Katholik tentunya, tapi yang bikin aku salut guru itu bilang “kalau begitu berdoalah dengan caramu sendiri”, kirain bakalan dipaksa, selama 3 tahun mempelajari(bukan meyakini), menurutku ada beberapa hal yang kurang dari sesama Muslim dibanding sesama Katholik, yaitu saling menyayangi dan saling membantu dan persaudaraan yang kuat, kuharap kekurangan sesama Muslim tersebut bisa diperbaiki 🙂

    Komentar oleh Raga — Agustus 18, 2010 @ 2:31 pm | Balas

  21. Ya Alloh, terangilah hati kami agar kami menjadi hamba-Mu yang selalu berada di mjalan Tobat. Amin. Mas Sukro???? Tidak usah dikomentari. Dia bukan orang berilmu…..

    Komentar oleh Muhammad Daffa Aulia — Oktober 13, 2010 @ 11:06 am | Balas

  22. Ampunilah kami ya Allah atas segala kesalahan yang kami lakukan. Amin.

    Komentar oleh Oka — Januari 3, 2011 @ 10:53 am | Balas

  23. penge tobat nasuha…. gimana caranya ya… aq butu bantuan

    Komentar oleh Abdul Wahid Muqarram — Januari 21, 2011 @ 7:16 pm | Balas

  24. agama mu agamamu, agama ku agama ku, bismillah…
    mudah mudahan saya dapat mengingatkan para umat Muhammad untuk saling menghormati semua agama…
    Allah pernah bersabda :
    Jangan lah engkau menghina, menertawai, suatu kaum yang menyembah berhala atau batu sekalipun

    itu yang gw denger dari pengajian di tv

    dan nabi muhammad pun pernah ditanya oleh seorang kafir:
    Kafir : Wahai Muhammad apakah engkau menginginkan semua orang untuk masuk kedalam agama mu?
    Muhammad : tidak, hanya orang yang percaya kepadaku dan merekalah orang2 yang beruntung.

    Jadi intinya belum ada kata terlambat untuk ber taubat dan menyadari bahwa orang2 yang masuk islam merupakan orang yang beruntung di jalannya

    Dan berbagai macam agama di dunia adalah termasuk rencana Allah, kita tidak bisa melawan kehendak Allah, karena Allah mencintai semua mahluk ciptaanya…
    pertanyaannya adalah Mengapa Kita harus saling menyakiti sesama mahluk yang di cintai dan diciptakan oleh Allah, meskipun mereka berbeda Agama serta merupakan perbedaan yang dikehendaki Allah Dan yang ada dalam rencana Allah?

    Semakin banyak yang menyadari maka semakin besarlah nama dan arti islam Di hatimu. Sempatkanlah diri mu untuk bertaubat meski sekali dalam seumur hidup mu… Amin

    Komentar oleh widya yudha utama — Februari 14, 2011 @ 3:18 am | Balas

  25. bagaimana langkah2 be taubat nasuha…..thx

    Komentar oleh nuri — Mei 14, 2011 @ 7:38 pm | Balas

  26. jika pada saat ini adalam jaman Rasulluloh Muhammad, saya sangat malu karena beliau adalah pembawa berita gembira bagi kita semua yg berdosa,,,sedangkan kita sok tak berdosa,,maka segeralah bertaubat,,dan ikuti ajaran dan sunnah Rosull. buat mas Sukro..segeralah kembali ke jalan yang benar,,Firman Allah sebelum Al-Quran telah di edit dan di otak atik,,karena itu Allah sendiri telah menurunkan Kitab terakhir yang terjaga hingga Akhir Zaman, yaitu Al-Quran, coba bacalah, jika tidak bergetar hatimu karena takut,,maka semoga km di beri petunjuk Oleh Allah

    Komentar oleh heri — Juli 14, 2011 @ 10:49 am | Balas

  27. sudah saatnya untuk bersegera bertaubat sekarang juga, takan pernah ku tunda.. tunggu apa lagi????

    Komentar oleh wardoyo — Oktober 22, 2011 @ 9:42 pm | Balas

  28. […] terutama karena ketidak tahuan kita, kuncinya hanya satu. Bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat (taubat nasuha). Dengan benar2 menyesali perbuatan jahiliyah kita di masa lalu dan berniat tidak akan pernah […]

    Ping balik oleh Bahayanya Bercanda Dengan Agama « Blog Tausyiah275 — Desember 29, 2011 @ 10:13 am | Balas

  29. […] krn terpaksa, maka satu2nya hal yg bisa dilakukan adalah bertaubat dg sebenar-benarnya taubat (taubat nasuha). Sementara bagi yg tetap melakukannya meskipun sudah tahu hukumnya, maka usaha taubat nasuhanya […]

    Ping balik oleh Perempuan DILARANG Mencukur Alis « Blog Tausiyah275 — November 5, 2012 @ 1:08 pm | Balas

  30. […] dg gelar yg buruk bisa menurunkan derajat keimanannya menjadi tingkat/level fasik, 4. Lakukan taubat (nasuha), apabila kita pernah melakukan hal2 tersebut di […]

    Ping balik oleh Gunakan (Nama) Panggilan Yang Baik! « Blog Tausiyah275 — November 30, 2012 @ 5:35 pm | Balas

  31. […] kepada saudaraku Fauzi Baadilla, mbok ya sampean bertobat dengan sebenar-benarnya tobat (taubatan nasuha), agar anda dan rekan-rekan anti JIL tidak dijadikan sasaran tembak terus menerus oleh JIL. Selain […]

    Ping balik oleh Kontradiksi Anti JIL « Blog Tausiyah275 — Desember 23, 2012 @ 5:51 pm | Balas

  32. […] yg pernah aku tulis di artikel taubatan nasuha, ada beberapa syarat agar taubat kita diterima, dan ALLOH SWT bersedia menolong kita. Dari sekian […]

    Ping balik oleh Taubat Dan Dzikir Saja Tidak Cukup…!!! « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:48 am | Balas

  33. […] Ada orang yg berjumpa kpd اَللّهُ dengan membawa rasa takut kpd اَللّهُ akan azab yg akan dia dapatkan. Sesungguhnya tiap orang pernah berbuat dosa dan sebaik-baik orang adalah yg berdosa namun melakukan taubatan nasuha. […]

    Ping balik oleh Khutbah Jum’at – 20130308 | Kumpulan Khutbah Jum'at — Maret 14, 2013 @ 11:10 am | Balas

  34. […] kita doakan semoga para siswi tersebut menyadari kesalahannya, bertaubat, dan taubat nasuha-nya diterima ALLOH […]

    Ping balik oleh Ketika Agama Dijadikan Bahan Lelucon Demi Popularitas | Blog Tausiyah275 — April 21, 2013 @ 9:03 am | Balas

  35. […] sesungguhnya begitu banyak kesalahan & dosa yg pernah kita lakukan. Sertai istighfar dengan taubatan nasuha, taubat […]

    Ping balik oleh Khutbah Jum’at – 20130531 | Kumpulan Khutbah Jum'at — Agustus 6, 2013 @ 7:07 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: