Blog Tausiyah275

Mei 10, 2007

Apakah Nabi Isa as Menikah?

Filed under: Hikmah,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 10:10 am

Sebuah pertanyaan ‘radikal’ yg membuatku cukup terkejut, dilontarkan dalam sebuah pengajian yg baru-baru ini aku hadiri. Pertanyaan ini diajukan dalam sebuah sesi pertanyaan di pengajian, yg sempat menyinggung Da Vinci Code, sebuah buku laris karangan Dan Brown, yg dianggap melecehkan dan menelanjangi agama Kristen.

Kembali ke masalah pokok.

Selama beberapa waktu, pertanyaan ini mengusik benakku…bahkan melebar…jika Nabi Isa as sudah menikah, siapakah istrinya? Lalu, apakah beliau mempunyai anak? Jika beliau mempunyai istri dan anak, bagaimana kehidupannya? Kapan istri dan anaknya meninggal? Apakah istri dan anaknya termasuk golongan yg menganggap Nabi Isa as sebagai Tuhan (seperti yg diyakini kaum Kristen) ataukah menganggapnya sebagai nabi semata (seperti yg diyakini kaum Muslim)? Atau jangan-jangan anak dan istrinya malah termasuk orang2 yg menentang ajaran Nabi Isa as, karena tidak semua anak dan istri seorang Nabi termasuk pendukung/beriman. Anak dan istri Nabi Nuh as, Nabi Luth as, termasuk orang2 yg menentang ajaran yg dibawa oleh suami/ayah mereka.

Lebih dari 20 tahun aku belajar Al Qur’an, baik terjemahan dan tafsirnya, termasuk juga belajar hadits, belum pernah aku mendapatkan informasi (yg cukup detil) mengenai kehidupan Nabi Isa as, melainkan apa yg telah dituliskan. Dimulai dari proses mengandungnya Siti Maryam (ibunda Nabi Isa as) secara ajaib, karena dalam riwayat versi Islam beliau ini TIDAK PERNAH DISENTUH (APALAGI BERHUBUNGAN BADAN) DENGAN LELAKI, sebagaimana tercantum di surat Maryam(19):19-22,“Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”. — Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!“– Jibril berkata: “Demikianlah. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.” — Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.”

Kemudian keajaiban Nabi Isa as saat mampu berbicara dan berdebat, meski beliau masih di dalam buaian ibundanya. ALLOH SWT memberikan keajaiban ini sebagai jawaban atas tuduhan2 yg dilontarkan orang2 kepada ibundanya, yakni tuduhan berbuat zina. Maryam(19):27-36,“Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. — Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, — maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?” — Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. — dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; — dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. — Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. — Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. — Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. — Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.”

Pada ayat di atas, Nabi Isa juga sudah MENEGASKAN BAHWA DIRINYA BUKANLAH ANAK ALLOH SWT. Demikianlah Al Qur’an menjelaskan posisi Nabi Isa as, yakni HANYA SEBAGAI UTUSAN ALLOH SWT, bukan sebagai anak-Nya.

Beberapa fragmen kehidupan Nabi Isa bisa dilihat di artikel mu’jizat yg pernah aku tulis.

Adapun pada ayat di atas juga, Nabi Isa as menegaskan bahwa dirinya akan dibangkitkan lagi (berdasar hadits Rasululloh SAW, Nabi Isa as akan turun menjelang hari Kiamat tiba).

Sementara itu, di bagian hadits, aku juga tidak temukan ucapan Rasululloh SAW (yg cukup detail) tentang kehidupan nabi Isa as.

Akhirnya aku bertemu dengan seseorang (hmm…katakanlah mas R) yg menjelaskan apa yg dia ketahui tentang Nabi Isa as, dari ilmu dan referensi2 yg dia punyai. Dia sebutkan bahwa secara agama (Islam), memang tidak ditemukan bukti-bukti otentik bahwa Nabi Isa as telah menikah. Namun, jika ditelusuri dari kebudayaan yg ada pada saat itu, serta berdasar tulisan2 yg dia dapat (‘gilanya’, dia juga menyertakan beberapa tulisan di Da Vinci Code sebagai sumber informasi, karena menurutnya ada beberapa tulisan di situ yg bisa dipercaya, termasuk keterangan Nabi Isa as menikah dg Maria Magdalena).

Nah, mas R ini menyebutkan dari tulisan dan dokumen2 lain yg dia dapatkan dan pernah dia pelajari, secara TIDAK LANGSUNG menyatakan bahwa Nabi Isa as sudah menikah.
1. Dalam jamuan makan terakhir, seperti yg dilukis oleh Michael Angelo(atau Leonardo Da Vinci?), ada narasi yg menyebutkan Nabi Isa menuangkan anggur ke gelas. Menurut mas R, kala itu hanya orang yg sudah menikah yg boleh menuang anggur.
2. Nabi Isa as dianggap sebagai raja oleh para pengikutnya. Ungkapan dan jabatan raja, sama halnya poin 1, hanya diberikan kepada orang2 yg sudah menikah.

Lebih kurang 1-2 minggu, aku berusaha mencari referensi tambahan sebagai penguat dari cerita mas R, terutama referensi dari ulama2 yg, ehm, bisa dipercaya. Hasilnya, NOL BESAR. Sama sekali tidak ditemukan adanya informasi (baru) mengenai kehidupan Nabi Isa as.

Di hari kesekian, aku akhirnya mencapai satu titik…di mana aku akhirnya hanya ‘berserah’ kepada ALLOH SWT mengenai kehidupan Nabi Isa as. Apakah beliau menikah, mempunyai anak, dst dst…itu adalah urusan ALLOH SWT. Sebagai seorang muslim, aku ‘hanya bertugas’ mengimani Nabi Isa as sebagai salah satu utusan-Nya. ‘Kekritisan’ yg sempat muncul di benakku tentang kehidupan (pribadi) Nabi Isa as sesungguhnya (bagiku kini) adalah sebuah ‘kesia-siaan’ (meski sebenarnya tidak sia-sia, karena dari situ akhirnya ilmuku bertambah).

Mengapa kita mesti meributkan kehidupan pribadi Nabi? Sudah jelas beliau utusan ALLOH SWT, tentu banyak sekali tujuan dan maksud ALLOH SWT yg seringkali tidak bisa kita pahami, dari setiap tindakan dan perilaku Nabi-Nabi-Nya itu.

Tentu saja, hal ini bukan berarti ALLOH SWT melarang kita menggunakan akal kita untuk berpikir tentang ciptaan-Nya. Namun, nampaknya akal tidak akan bisa menjangkau daerah keimanan, sebuah daerah yg seringkali akal dan logika tidak akan bisa memahami. Hanya kebersihan dan mata hati yg terbuka-lah yg bisa mengerti secara menyeluruh.

Akhir kata…semoga tulisan ini cukup menarik dan bisa membangkitkan daya kritis kita.. 🙂

Iklan

42 Komentar »

  1. gak terpikir sampai sini mas. thanks pencerahannya…;-)

    Komentar oleh cahyo — Mei 10, 2007 @ 12:29 pm | Balas

  2. 3 paragraf terakhir…. SSS… sangat setuju.

    Komentar oleh aziz — Mei 14, 2007 @ 6:56 pm | Balas

  3. good banget

    Komentar oleh yudi — Mei 15, 2007 @ 10:39 am | Balas

  4. Tapi penasaran juga si mas..
    maaf kalo ilmu agama saya sangat terbatas, kalo saya salah mohon dikoreksi,bukannya yg gak usah terlalu dipikir itu hal2 yang gaib, karena logika kita mgkn gak bakal nyampe? tapi nabi Isa kan bukan hal yang gaib.. kalo tdk ada referensi dr Al Qur’an ato Hadist bukannya it will open to hal2 yg dibikin2 manusia yaa contoh kasus kaya Novel2 semacam Da Vinci Code itulah..

    mbak Dara, definisi gaib sekarang seperti apa? atom, partikel, di jaman dulu, dianggap gaib…sekarang tidak dianggap gaib, karena sudah terbukti. mungkin yg mbak Dara maksud hal2 yg sudah ‘menyangkut’ keimanan ya? 🙂 nah, masalahnya hal2 yg open itu, kadang riskan mbak, terutama jika berkaitan dengan aqidah…bisa diselewengkan 😉

    maaf juga jika ada kata yg tidak berkenan 🙂

    Komentar oleh dara — Mei 16, 2007 @ 9:38 pm | Balas

  5. mau nanya mas.. apa benar dlm islam ada diblg tentang ada hal2 yang gak masuk di akal manusia itu tdk usah terlalu di pikir… yang penting diimani saja..ada hal2 yg cuma ALLAH yang tau..and akal manusia gak bakal nyampe.. duuh contoh’a apa yaa..tolong dibahas dong mas..
    aduuh bingung juga ni yang mo ngasi pertanyaan..

    Komentar oleh dara — Mei 18, 2007 @ 6:02 am | Balas

  6. yah mas.. anda kalau mau mengetahui ttg nabi ISA ya baca Alkitab Perjanjian Baru jgn baca AlQuran
    Yesus tidak pernah Menikah ..titik!
    Da vinci Code adalah imaginasi dari pengarang novel yang melihat ada suatu kalimat yang tertulis pada injil Yohanes 13:19-24
    ——————————————————————————————————————————————————————————
    13:19 Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia.
    13:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku.”
    13:21 Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.”
    13:22 Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain, mereka ragu-ragu siapa yang dimaksudkan-Nya.
    13:23 Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.
    13:24 Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata: “Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya!”
    ———————————————————————————
    anda liat 1 kalimat, “murid yang dikasihi-Nya” dikembangkan menjadi satu Novel yang mungkin menarik untuk saudara-saudara membaca
    atau menonton , tapi buat yang mengimani Yesus adalah kebohongan belaka.
    hebatnya Yesus memberikan Jawaban semua ini sebelum Novel ini terbit bayangkan kata-kata yang Bijaksana.
    bisa anda liat pada Injil Yohanes bab 21 ayat 20-25
    —————————————————————————-
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?”
    21:21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?”
    21:22 Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
    21:23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”
    21:24 Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
    21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
    ———————————————————————————
    tanggapan untuk ini:

    Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. — dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup

    hmm..saya kurang jelas ya mengenai shalat yang dimaksud, setau saya selama saya membaca injil Maria adalah seorang Yahudi yang taat,
    peristiwa kelahiran Yesus bisa anda liat di Injil Lukas dan Yohanes
    ——————————————————————————————————————————
    Lukas 1:26-38

    1:26. Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
    1:27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
    1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
    1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
    1:30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
    1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
    1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
    1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
    1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
    1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
    1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
    1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
    1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
    ——————————————————————————————————————————————————————————————————-
    Yohanes 1:1-14

    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
    1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
    1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

    1:5. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
    1:6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
    1:7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
    1:8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
    1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
    1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
    1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
    1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
    1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
    1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    Komentar oleh cahyono — Mei 31, 2007 @ 1:57 am | Balas

  7. saya tidak berusaha untuk memperdebatkan dogma yang sudah saudara yakini selama ini, tapi percaya mas apabila anda ingin mengetahui pribadi Yesus anda harus
    membaca Alkitab/Injil khususnya Perjanjian Baru, Dia bukan Nabi yang sering disebut-sebut dalam dogma keyakinan anda.Dia adalah Firman dan Rupa Allah yang hidup ,
    terang dari terang, Allah benar dari Allah benar, Nama diatas segala nama dan pada Hari Tuhan(Akhir Zaman) Dia yang akan menghakimi orang yang tidak percaya yang
    menyangkal Anak maupun Bapa dan menghadiahkan keselamatan bagi orang yang percaya dan mengimani-Nya.
    seperti kutipan pada Injil Yohanes

    ———————————————-
    1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
    1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
    ———————————————–

    Dia sudah ada Sebelum Dunia Ada.
    ketika Allah menciptakan Dunia ini pada Injil Kejadian disebutkan:

    ————————————————
    1:26. Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan

    atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
    ———————————————–

    “KITA” Allah berbicara dengan siapa? Arti kata “Kita” adalah dialog antara 2 individu yang terkait yaitu Allah dan “firman” tersebut.
    Dunia tidak mengenal Dia malah membenci Dia dan pengikut-Nya. Yesus dipermuliakan oleh Allah sendiri dan beberapa kali Allah menyebut-Nya sebagai Anak yang

    dikasihi-Nya.mungkin anda bisa membaca pada Injil Matius,Markus,Lukas dan Yohanes,
    ———————————————–
    Injil Yohanes
    1:32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
    1:33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas

    seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
    1:34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.”
    ———————————————————————————-
    Injil Matius
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ

    mereka sendiri saja.
    17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
    17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
    17:4 Kata Petrus kepada Yesus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu

    untuk Musa dan satu untuk Elia.”
    17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi,

    kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
    17:6 Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
    ———————————————————————————

    tidak hanya Allah yang mempermuliakan dan menyebut-Nya sebagai Anak-Nya tetapi Roh Jahat sekalipun menyebutnya Dia sebagai Anak Allah.
    pada Injil Markus bab 3 ayat 9-12.

    ————————————————————————————-
    3:9 Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.
    3:10 Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.
    3:11 Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.”
    3:12 Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
    ————————————————————————————

    dari Penjelmaan,masa remaja, Misi, ketaatan, berita maupun pengurapan-Nya, Mukjizat,Penderitaan, Penolakan, Rasa Malu,Kematian, Kenaikan dan
    Kedatangan untuk Kedua kalinya sudah dinubuatkan oleh para nabi seperti nabi Yesaya

    —————————————————————————————-
    PENJELMAAN dan ke-Tuhanan-Nya
    7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang

    anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
    —————————————
    MASA Remaja-NYA
    7:15 Ia akan makan dadih dan madu sampai ia tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik,
    7:16 sebab sebelum anak itu tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik, maka negeri yang kedua rajanya engkau takuti akan ditinggalkan kosong.
    ———————————-
    Misi-Nya
    11:4 Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia

    akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.
    11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
    ——————————————–
    Ketaatan-Nya
    50:5 Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang.
    ——————————
    Pengurapan-Nya
    11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
    —————————-
    Mukjizat-Nya
    35:5 Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.
    35:6 Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di

    padang belantara;
    —————————–
    Penderitan-Nya
    50:6 Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku

    ketika aku dinodai dan diludahi.
    53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas

    Allah.
    53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan

    kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
    53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh

    hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
    ————————–
    Penolakan-Nya
    53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
    53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia,

    dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
    53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya

    terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
    ———————————
    Rasa malu-Nya
    52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia–begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi.
    ————————————-
    Kematian-Nya yang mendamaikan
    53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas

    Allah.
    53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan

    kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
    53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
    53:7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu

    di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
    53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan

    karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
    53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu

    tidak ada dalam mulutnya.
    53:10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya,

    umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
    53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh

    hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
    53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti

    karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan

    berdoa untuk pemberontak-pemberontak.
    —————————————
    Kedatangan-Nya untuk kedua Kalinya (Hari Tuhan/Akhir Zaman)
    26:20 Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu.
    26:21 Sebab sesungguhnya, TUHAN mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah

    yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana.

    Sekali lagi mas ..Baca Injil sebelum anda melontarkan Topic ini, disana Anda akan menemui Pribadi Yesus yang Sebenarnya.
    begitu Allah mencintai manusia sampai ia rela mengorbankan anak-Nya yang sulung untuk kita guna menebus dosa-dosa kita manusia,sebagai korban penebusan dosa yang tak bernoda.

    Komentar oleh sukro — Mei 31, 2007 @ 4:35 am | Balas

  8. Yang jelas sih satu, yang mengatakan nabi Isa ‘alaihissallam itu tuhan adalah kafir.
    Persoalan Isa ‘alaihissallam sudah menikah atau belum sudah tentu hal itu adalah rahasia Allah, karena Allah menceritakan kepada rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam apa yang dikehendaki-Nya.

    Kalau persoalan umat Kristen yang bentrok antara benarkah Isa ‘alaihissallam menikah atau tidak ya biarin mereka bingung. Lha wong kitabnya aja sudah bikin bingung. Mana ada kelinci memamah biak? Dan juga masak sih Tuhan bisa kalah gulat ama manusia? Kekekekekek…..

    Yang paling nggak bingung umat Islam, kalau Allah dan rasul-Nya sudah memberitahukan seperti itu ya udah, sami’na wa atho’na. Urusan lain, wallahu’alam bishawab.

    Komentar oleh romadhoni — Mei 31, 2007 @ 1:52 pm | Balas

  9. buat mas romadhoni
    dimana yang tidak jelasnya mas atau bikin bingung. Injil berurutan..dari perjanjian Lama dan Baru, dari Kejadian hingga Injil Wahyu. dari Awal dan Akhir. sudahkah anda membaca?

    —————————————————-
    Dan juga masak sih Tuhan bisa kalah gulat ama manusia? Kekekekekek…..
    —————————————————-
    Misteri Penyelamatan manusia oleh Allah tidak bisa dicerna oleh otak manusia dan oleh dunia, tapi buat yang Percaya dan mengimani-Nya akan gampang dicerna. karena semua ini berbicara tentang surgawi bukan duniawi.

    perumpamaan yang gampang
    Anda (Allah) mempunya istri (manusia) yang akan direbut oleh pria lain (Iblis/pembinasa yang tidak mau melihat manusia dekat dengan Allah), tentunya Anda akan mempertahankan Istri anda mati-matian bahkan nyawa taruhannya.

    jadi, tuhan itu manusia? wah, aneh sekali…

    Komentar oleh sukro — Mei 31, 2007 @ 8:32 pm | Balas

  10. nulis Tuhan aja pake huruf t kecil 😛

    Komentar oleh sukro — Juni 4, 2007 @ 5:52 pm | Balas

  11. Mas Sukro yang katro’ abis..
    perlu anda ketahui sesungguhnya anda tidak paham sama sekali tentang Injil. Anda hanya meng-copy paste ayat-ayat tersebut dari Injil, tanpa menjelaskan maksud ayat tersebut. Terus terang saya bingung membacanya, banyak yang tidak nyambung dengan yang ingin anda sampaikan. Please deh jangan suruh orang baca kitab suci anda yang anda sendiri tidak paham isinya. Saya yakin tidak ada satupun ayat yang anda hapal diluar kepala. Dan makin sering anda baca injil makin bingung anda dibuatnya..tidak percaya?? silahkan baca semua jenis injil dari awal sampai akhir, baca terus berulang-ulang (waktunya terserah anda). Dijamin anda makin tidak percaya dengan kitab anda tersebut.

    Komentar oleh Syammil — Juni 8, 2007 @ 5:46 pm | Balas

  12. Memang benar apa yang di ungkapkan Allah bahwa Manusia turun ke dunia ini untuk berbeda pendapat.Memang benar Isa as akan turun kembali ke dunia pada akhir zaman ini untuk menyempurnakan ajaran2 yg telah ada,dengan kata lain Isa as tidak hanya milik satu golongan,agama dan suku, tetapi akan menyempurnakan golongan,agama,suku yg ada di dunia. dan akhirnya nanti semua akan kembali kepada ajaran awal rasulnya masing2. Untuk pendapat tentang Isa as menikah atau tidak,sy belum bisa mengungkapkan dan belum waktunya untuk menjawab. terima kasih

    Komentar oleh apoed s — Oktober 23, 2007 @ 12:08 pm | Balas

  13. maaf mas sukro, apakah dalam ajaran mas sukro menganggap Allah itu pria? Trims

    Komentar oleh salmeth — Oktober 23, 2007 @ 5:03 pm | Balas

  14. tak payah kita berpening kepala hanya meributkan apakah isa menikah tau tidak.serahkan semua pada Allah SWT.yang penting BAGAIMANA KITA MENGIMANI ISA,meneladani ketauhidannya, dan menyambutnya di hari dimana dia dibangkitkan.itu saja. Allah SWT tak pernah menyuruh kita mengimani dan mempelajari kalo nabi Isa menikah atau tidak. Jadi jangan berpikir dan berbuat yang sia2 yang hanya berdasar logika manusia saja.

    Komentar oleh day — November 12, 2007 @ 10:18 am | Balas

  15. to salmeth: sebelum anda menanyakan Allah itu Pria kepada saya, saya bertanya kepada anda manusia pertama diciptakan laki2 atau perempuan? dan Allah berfirman bagaimana sebelum menciptakan manusia pertama itu?

    Komentar oleh sukro — November 13, 2007 @ 5:54 pm | Balas

  16. to penulis: Sejak kapan Yesus mendirikan shalat? kwkwkw
    bodoh kalian semua, dibodohi muhammad, kepercayaan pada jaman itu Yahudi ..Yesus pun dididik dalam keluarga Yahudi yang taat.

    Komentar oleh sukro — November 13, 2007 @ 5:58 pm | Balas

  17. mohon maaf ya sbelumnya, bukannya sy tdk stuju dengan keberadaan nasrani tapi yg sy tidak setuju itu “masa manusia dipertuhankan”kalo gitu yang nulis ini juga bisa jadi tuhan dong!!!!!atau presiden juga bisa jadi tuhan!!!!

    Komentar oleh Djodi — Desember 27, 2007 @ 2:15 am | Balas

  18. eh katro, mana ada manusia yang bisa menebus dosa^_^!!!!enak dong ya, jadi kamu sampe 1000 keturunan pun doanya ilang dong,wah enak tuch bisa ngapain aja tuch???????example Allah tidak mungkin mencelakakan Nabi-Nya (Orang yang dilindungi n dikasihi)sampe yesus disalib hanya untuk menebus dosa2 umatnya yang sudah pasti nantinya pasti akan tetap bikin dosa!!!! kamu ini bodoh atau tolol sih pikir pake logika dong!!!!!Thanks(“Semoga Allah Mengampuni Dosa Kamu yang telah mengatakan bahwa Yesus Anak Allah)Na’udzu billahi min zalik!Kwualat kamu nanti!!!

    Komentar oleh Djodi — Desember 27, 2007 @ 2:28 am | Balas

  19. Untukmu agamamu dan untukku agamaku.
    terpujilah untuk ruh-ruh yang diciptakan sebelum jasadnya yang mengakui keesaan Allah sebelum dilahirkan ke dunia,ketika lahir ke dunia maka ada yang menjadi Yahudi, Majusi, Nasrani, Moslem dan sebagainya hingga pada saat dewasa mampu berpikir dengan baik untuk mencari sebuah arti penting yang dapat menyelamatkannya dunia dan akhirat.Adam AS (manusia pertama)diciptakan tanpa ayah dan ibu, Eve diciptakan dari seorang ayah(tulang rusuk nabi Adam),Isa AS/Yesus diciptakan/lahir dari seorang Ibu bernama Maryam, lalu aku bertanya lebih istimewakah Yesus yang lahir dari seorang ibu dibandingkan Eve yang diciptakan tanpa seorang Ibu, atau lebih istimewa dari Adam yang diciptakan tanpa Ayah dan Ibu hingga Yesus diangkat menjadi Tuhan???Pikirkan! sesungguhnya itu adalah tanda-tanda kebesaran Allah Yang Maha Esa.Lalu apa benar Yesus lahir tanggal 25 Desember??? musim salju? diantara pepohonan cemara? Siapa “Dewa Matahari”? Kenapa lambang Salib diberi “lingkaran” ditengah-tengahnya…Apa ada manusia menciptakan manusia, yang ada juga robot yang dimirip-miripin, Apa ada Tuhan menciptakan Tuhan? semoga Allah Yang Maha Satu memberi Hidayah-Nya untuk kita semua.

    Komentar oleh Anthon Lee — Januari 11, 2008 @ 8:25 am | Balas

  20. lucu sekali artikel dan komentarnya. yang satu berusaha menceritakan yesus dengan al’quran. yang satu berusaha menceritakan isa dengan alkitab. padahal tidak pernah ada yang melihat turunnya tulisan2 itu dari langit. hahaha… manusia itu dibodohi orang2 yang menciptakan agama. ingat tuhan tidak pernah menciptakan agama!

    Komentar oleh rendevouz — Januari 19, 2008 @ 12:05 am | Balas

  21. Tuhanmu Bukan Tuhanku
    ==================

    tuhanmu, ya tuhanmu
    tuhanku, ya tuhanku

    tuhanmu berbeda dengan tuhanku

    menurutmu, tuhanku bukan tuhan
    menurutku, tuhanmu bukan tuhan

    tuhanmu menciptakan agama yang kamu anut
    tuhanku menciptakan agama yang aku anut

    agamamu, ya agamamu
    agamaku, ya agamaku

    menurutmu, aku ini kafir
    menurutku, kamu itu kafir

    tuhanmu menciptakan surga untukmu
    tuhanku menciptakan surga untukku

    surga buatan tuhanmu bukan untukku
    surga buatan tuhanku bukan untukmu

    tuhanmu menciptakan neraka
    katamu, neraka buatan tuhanmu itu untukku

    tuhanku juga menciptakan neraka
    karena neraka buatan tuhanku itu untukmu

    tapi kamu berteriak, “kau harus percaya pada tuhanku,
    agar tak dibuang ke dalam neraka jahanam buatan tuhanku!”
    aku pun berteriak, “kau yang harus mengakui tuhanku,
    agar tak disiksa habis-habisan dalam neraka buatan tuhanku!”

    “goblok!” bentakmu. “menurut agamaku, tuhanmu itu hantu!”
    “bodoh!” sergahku. “menurut agamaku, justru tuhanmu itu hantu!”

    “biadab!” umpatmu. “kau menghujat tuhanku!”
    “bedebah!” makiku. “kau menghujat tuhanku!”

    maka kamu dan aku saling naik pitam, saling mencabut parang
    saling menyerang hingga parang bersarang dalam erang kesakitan

    kamu mati
    aku juga mati

    kamu menghadap tuhanmu
    aku menghadap tuhanku

    di langit tuhanmu dan tuhanku mengadakan pertemuan
    karena tuhanmu tidak rela menerima kematianmu
    dan tuhanku pun tidak rela menerima kematianku

    pertemuan menjadi debat tanpa batas
    kesabaran tuhanmu habis
    kesabaran tuhanku juga demikian

    lantas tuhanmu berkelahi dengan tuhanku
    perkelahian seru dari dendam kesumat purba

    langit bergemuruh
    halilintar runtuh

    di bumi, anakmu bilang, “wah tuhanku marah.”
    anakku pun bilang, “tuhanku-lah yang marah.”

    “goblok!” bentak anakmu. “tuhanku marah, gara-gara kau
    tidak mau menyembah tuhanku, bertobat dari kafirmu lalu
    masuk agamaku!”
    “bodoh!” balas anakku. “tuhankulah yang marah,
    gara-gara kau tidak mau menyembah tuhanku, bertobat
    dari kafirmu lalu masuk agamaku!”

    “biadab!” umpat anakmu. “kau menghina agamaku!”
    “bedebah!” maki anakku. “kau menghina agamaku!”

    maka anakmu dan anakku saling bersitegang, saling mencabut parang
    saling menyerang hingga parang bersarang dalam erang
    kesakitan

    anakmu mati
    anakku juga mati

    anakmu menghadap tuhanmu
    anakku menghadap tuhanku

    di langit tuhanmu dan tuhanku mengadakan pertemuan lagi
    karena tuhanmu tidak ikhlas menerima kematian anakmu
    dan tuhanku pun tidak ikhlas menerima kematian anakku

    pertemuan kembali menjadi debat tanpa batas
    kesabaran tuhanmu habis
    kesabaran tuhanku juga begitu

    lantas tuhanmu berkelahi lagi dengan tuhanku
    perkelahian seru dari dendam kesumat purba

    langit bergemuruh
    halilintar runtuh

    di bumi, cucumu bilang, “wah tuhanku murka, sebab ia
    membenci adanya orang-orang kafir semacam kau!”
    cucuku pun bilang, “tuhanku-lah yang murka, sebab ia
    membenci adanya orang-orang kafir semacam kau!”

    lantas, lagi-lagi saling tebas
    sama-sama nyawa lepas

    di suatu tempat, iblis, setan, ruh jahat dan sesamanya berkumpul
    melingkari meja, menyaksikan semua mereka tertawa
    terbahak-bahak.
    “sesungguhnya, kita tahu siapa tuhan yang sebenarnya itu,” kata mereka

    Pesan Moral :

    Urusin aja agama kita masing-masing seperti kita peduli dengan istri kita,

    dan tidak usah mencampuri agama orang lain seperti kita yang nggak mau tau rasanya istri tetangga……..

    (emha ainun najib)

    Komentar oleh okeboy — Maret 19, 2008 @ 1:51 am | Balas

  22. Yesus itu Tuhan??? yg bener aja……. Guoooblok

    Komentar oleh affanbos — Mei 21, 2008 @ 9:04 am | Balas

  23. Teman-teman, mohon baca ayat Alquran ini yg akan memberikan pencerahan kepadamu:

    Ali’Imran 45. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat[195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

    Tolong jangan mempermainkan nama Isa yang agung itu, dia tidak bercela dan tidak ada berdosa, tidak ada satu ayatpun dalam Alquran yang menyatakan Isa itu berdosa.
    Kalau kalian berasal dari Allah kenapa harus keluar kata-kata kasar?? apakah Allah kalian mengajarkan hal demikian??
    Semoga Allah memberikan pencerahan bagi kalian agar berhenti saling menghakimi karena masing2 orang punya penghakiman nya masing2 dan Hakim itu adalah Isa sendiri.

    Komentar oleh Andreas — Januari 9, 2009 @ 3:12 pm | Balas

  24. Surga itu adalah rumah Allah dan tempatnya maha suci, Masuk Surga adalah bukan hasil usaha kita…..karena kita ini amat berdosa…iri hati…dengki….cabul….dll. Jadi tak ada ada seorangpun yang bisa menjamin kita masuk surga karena sebesar apapun amal ibadah kita jika kita selama menjadi manusia maka tidak akan bisa menghindari perbuatan dosa. Jadi yang bisa menjamin kita bisa masuk surga harus Allah sendiri.

    Komentar oleh Andreas — Januari 9, 2009 @ 3:40 pm | Balas

  25. Setuju….
    Tidak ada seorangpun bisa berusaha untuk masuk ke Surga kalau bukan Allah sendiri yg suci yang menjamin…sebelum masuk ke surga orang harus bertobat percaya Isa adalah Tuhan dan mengasihi Tuhan, saling mengasihi sesama, benci perang, benci percabulan, benci perceraian, bermurah hati (termasuk beramal), tidak murtad, tidak korupsi,tidak percaya perdukunan, bantu pekerjaan Tuhan sesuai karunia kita masing2, bertanggun jawab atas segala tugas yang Tuhan berikan, setia dan selalu berbuat baik dengan tidak jemu2. Jaminannya adalah : Masuk dalam kerjaan Allah!!!!

    Isa sudah membuktikan kepada ribuan orang dan begitu banyak melakukan mujizat dalam proses perjalannya. namun semua itu dianggap bohong oleh orang2 tidak percaya.

    Mohon kita berdiri di depan kaca dan bertanya kepada diri sendiri…apakah kalau kita mati detik ini juga kita akan masuk ke surga??? kalau jawabnya YA artinya ada sok suci dan sok beramal (jika ada tidak percaya Isa adalah TUhan dan juruselamat) tapi jika ada percaya Isa itu Tuhan pasti anda sudah dimateraikan oleh Rohul Qudus dan mejadi umat pilihan Allah.

    Kesimpulannya Tuhan menurunkan Isa bukan sekedar isang2, begitu dahsyatnya Isa dateng ke bumi, begitu dahsyatnya Isa pulang ke Surga…apakah maksudnya kalau bukan ingin memberikan pesan….dan pesan itu adalah : Yohanes 8:23 ” Kamu berasal dari bawah…., AKu berasal dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini……

    Dan AlQuran mengaminkan!!!

    Al Bagarah 87. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus[69]. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

    Ali Imran 45. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat[195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

    Al Maaidah 110. (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata.”

    Maryam 34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

    Al Baqarah 87. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus[69]. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

    coba baca lagi ayat ini dan berdoa sebelum membacanya, kalau salah sedikit saja kalian akan sesat selamanya:

    An nisaa 171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu[383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya[384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

    SEMOGA ALLAH MENGASIHI KALIAN DAN PERCAYA KALAU APA YANG SUDAH DITULIS ITU ADALAH FIRMAN TUHAN SENDIRI.

    Komentar oleh Ivone — Januari 9, 2009 @ 4:12 pm | Balas

  26. Kalau begitu memang ajaib Nabi Isa itu yah, datang dari Surga dan pulang ke Surga. Kalau begitu tidak ada salahnya jika orang Islam turut beriman juga kepada Nabi Isa dan saya baru tahu kalau Nabi Isa itu ternyata 75% disebut namanya dalam Alquran dan Nabi Muhammad hanya 25%, jadi sebenernya Alquran juga berita tentang kedatangan Nabi Isa yang agung itu dong

    Komentar oleh MuhammadImron — Januari 9, 2009 @ 5:32 pm | Balas

  27. Di atas pertanyaannya: Apakah Nabi Isa kawin? jika Alquran adalah kitab yang dianggap penggenapan dari apa yang sudah ada sebelumnya kenapa Alquran sendiri tidak bisa menjawab?? coba tunjukan ayat Alquran mana yang mencela Nabi Isa…! atau mengatakan Nabi Isa itu berkawin…! Taurat dan Injil tidak mengatkan hal itu dan begitu juga Alquran…kenapa anda berspekulasi???? bukan kan anda semua bodoh seperti apa yg sudah tertulis…..

    Komentar oleh John the Baptist — Januari 9, 2009 @ 5:37 pm | Balas

  28. jika memang anda ingin tahu siapa yang benar silahkan klik di sini
    klo tertarik buka link you tube ini ( mulai dari part 1 -8)

    [url=http://youtube.com/watch?v=Yp1K7IBdNdk]YouTube – Pemuka FPI Surabaya bertobat, menerima Yesus part1[/url]

    ( diatas hanya part 1 selebihnya click aja pakupakuca dan surf aja di channel videonya )

    selanjutnya silakan nikmati .\\

    hopefully ini boleh berguna buat kalin2 yg mendengar ..

    Komentar oleh Pencarikebenaran — Januari 9, 2009 @ 5:41 pm | Balas

  29. Kalimat Nabi Isa a.s adalah “Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: ‘Sembahlah Allah, Tuhanku, dan Tuhanmu.” Itulah Allah SWT. Putra Bapa/Anak Allah?? Mengapa menyembah anak-Nya?? Bukan Allah itu sendiri?? Dan bukankah Allah tidak beranak, beristri dsb???

    Komentar oleh ci'lin — Februari 14, 2009 @ 12:07 pm | Balas

  30. umat kristen tu TOLOL wong kitap suci masak di update terus kaya anti virus aja,kwkwkwk
    isi nya drubah ubah oleh manusia malah di ikuti,dipelajari,tolol bgt kan
    dan bodohnya masa tuhan melahirkan tuhan.hahahhah
    dan tuhan kok kalah pintar sama iblis hahhahahah goblok dong tuhan mu,udah gitu telanjang pula
    porno bgt c..
    nyelametin diri nya gak mampu apa lagi menolong umatnya..

    Komentar oleh jack — Februari 15, 2009 @ 1:48 am | Balas

  31. apa anda yakin bahwa agama anda benar, wong kelakuan aja masih gak benar mau ngomongin agama, jangan nyakitin hati manusia, kalau nyakitin berarti kamu tidak berAGAMA

    Komentar oleh antok — April 7, 2009 @ 9:17 pm | Balas

  32. Keliatannya susah umat nasrani itu untuk diluruskan, udh yang penting kita sebagai umat muslim tugas kita hanya mengingatkan. Mudah2an saja semua Manusia dibumi ini diberi rahmat oleh Allah SWT. Amien

    Komentar oleh Donny — April 11, 2009 @ 11:18 pm | Balas

  33. mau nanya
    *dari muslim: apa yang terjadi pada kaum nabi Isa AS setelah nabi Isa AS d angkat oleh ALLAH SWT k surga (tidak jadi d salib/ d gantikan murid ny yg jahat), apa mereka bertobat?

    *dari Nasrani:
    -apa yang terjadi pada kaum Yesus setelah Yesus d
    salib, apa mereka bertobat?
    – apa dari jaman Yesus sudah ada gereja dan tata cara beribadah seperti umat nasrani sekarang (bernyanyi maksud saya)?
    -bagaimana nasib orng2 / pemrintah yg menyalib Yesus?

    NB:
    jangan saling mengolok2. kita hanya manusia, kita tidak tau rahasia “Sang Pencipta”. yang bisa kita lakukan adalah meng-Imani apa yang kita percaya. sebetulnya Allah SWT menurunkan ajaran2 agaman Ny untuk mengatur segala tingkah laku manusia agar menjauhi godaan Setan, seperti saling bermusuhan, mengolok2, berzina, membunuh, menipu, dsb. namun karena manusia memiliki “NAFSU” hal ini yg membuat setan senang. namun “NAFSU” justru keistimewaan manusia, kadang nafsu dapat berpengaruh Positif juga. Maka tolong jaga “NAFSU” kita masing2, agar kita semua nanti dapat bertemu kembali d surga. Amin

    Agama boleh beda tapi jangan “Jahat” k sesama. OK!!!!

    Komentar oleh archon — Mei 25, 2009 @ 3:10 pm | Balas

  34. 1.Yesus adlh Tuhan.Tuhan yg menyerupai manusia agar bs berkomunikasi. BERARTI KEKUASAAN TUHAN TERBATAS. 2.Yesus menebus dosa manusia. Bagaimana umat2 sebelum Yesus turun.berarti umat dizaman Yesus adlh umat yg beruntung krn bs ketmu Tuhan didunia, ttp oleh umat ini malahan Yesus disalib. 3. KITAB SUCI ADLH KITAB YG DIDALAMNYA TDK ADA PERTENTANGAN ANTARA AYAT SATU DG AYAT2 YG LAIN. TTP I INJIL SAYA BANYAK SEKALI HAL TSB. BELUM LAGI INJIL ADA BEBERAPA JENIS, SPT YOHANES, MATHIUS DLL. JD SY BERFIKIR TUHAN TDK MUNGKIN MENCIPTAKAN KITAB YG AYAT2/KEJADIAN2 BERTENTANGAN. MOHON MASUKAN DARI TEMAN2 KRISTIANI. TKS

    Komentar oleh BERLAN — Oktober 13, 2009 @ 12:49 pm | Balas

  35. saya merekomendasikan untuk membaca buku karya Lunn yang berjudul The Da Vinci Code Decoded.

    Komentar oleh atma — November 3, 2009 @ 11:25 am | Balas

  36. TIADA TUHAN SELAIN ALLAH………ALLAHU AKBAR

    Komentar oleh candra — Maret 6, 2010 @ 12:39 pm | Balas

  37. ALLAH BENAR2 ALLAH TREE TUNGGAL BAIK DALAM ALKITAB MAUPUN DALAM Al-Qur’an saudara saya merasa perlu meluruskan bahwa dalam Al-Qur’an sudah sangat jelas menjelaskan tentang ALLAH TRITUNGGAL. Saya bukan ahli Al-Qur’an tapi saya rasa umat muslim jangan menutupi kebenaran bahwa ALLAH didalam Al-Qur’an menyebut dirinya ” TREETUNGGAL”.
    SAUDARA TIDAK BISA MENYANGKAL BAHWA SETIAP ALLAH BERSAPDA DALAM Al-Qur’an DIA SELALU MENGUNGKAPKAN JATI DIRINYA DENGAN SEBUTAN ” KAMI “. SEPERTI CONTOH DALAM KITAB MARYAM (KAMI AKAN MENARUH ROH KAMI / PADA NABI ISA) COBA SAUDARA SENRIRI HITUNG BERAPA BANYAK ALLAH MENYEBUTKAN DIRINYA DENGAN KATA ” KAMI ” DALAM Al-Qur’an ??? INGAT KATA KAMI MENGANDUNG PENGERTIAN JAMAK TIDAK MENUNJUK PADA ALLAH TUNGGAL……..KALO DALAM ALKITAB PERJANJIAN LAMA ALLAH MENYEBUT DIRINYA DENGAN KATA “(KITA)” KEMUDIAN DALAM PERJANJIAN BARU BANYAK RAHASIA TENTANG JATI DIRI ALLAH TELAH TRANSPARAN MELALUI PENJABARAN KATA KAMI ATAU KITA DALAM TREETUNGGAL YANG DULUNYA ADALAH PENJABARAN KATA ALLAH, FIRMAN DAN ROH ALLAH TETAPI DALAM PERJANJIAN BARU ( KITAB YOHANES 1 ) MENYATAKAN BAHWA FIRMAN ALLAH TELAH TURUN DAN MENJADI MANUSIA (YESUS) SEHINGGA SECARA DAGING DIA MEMANGIL ALLAH SEBAGAI BAPA BUKAN DALAM PENGERTIAN LAHIRIAH DAN SETELAH KEMATAIN DIA SEBAGAI KORBAN TUNGGAL ALLAH DAN KEBANGKITAN DIA MEMBUAT DIA BERHASIL MENCAPAI TITIK KESEMPURNAAN SECARA DAGING UNTUK MENDAMAIKAN MANUSIA DENGAN ALLAH DAN PRIBADI YESUS (MANUSIA ILAHI) KEMBALI DUDUK DI SEBELAH KANAN ALAH SEBAGAI SIMBOL KORBAN YANG MENGINGATKAN HATI ALLAH AKAN KARYA PENYELAMATAN ALLAH BAGI MANUSIA. JADI TREETUNGGAL ITU ADA

    Komentar oleh JO — Juli 2, 2010 @ 11:37 pm | Balas

  38. haji di mekah permainannya aneh,ada yg berebut cium batu..ada yg berebut lempar batu..muter muter ga jelas..huft…saya sebagai muslim yg miskin sangat iri dengan umat muslim yg kaya yg bisa berhaji, mungkin yg telah berhaji sorganya lebih dingin,wahai ALLAH,haruskah dunia akhirat aku selalu dibeda bedakan?

    Komentar oleh ony — September 16, 2010 @ 2:06 am | Balas

  39. AKHIR JAMAN NANTI SIAPA YG AKAN DATANG UNTK MENGADILI ORANG HIDUP DAN MATI..DAN MENOLONG MANUSIA,…ISA(YESUS) ATAU NABI MUHAMMAD?…SADARLAH MANUSIA JNG KAU HINA TERUS JURU SELAMATMU SENDIRI..!!

    Komentar oleh rizky — September 16, 2010 @ 11:06 pm | Balas

  40. SEBELUMNYA MAAFKAN SAYA ! astagfirullah …kenapa kita sering ingin mencampuri urusan yang menjadi urusan Tuhan … sedang kita tahu jika Tuhan berkata ‘kun fayakun !’ apa yang kita bisa lakukan …AMANAT YANG TERTUANG DALAM TUJUH RAGA SUJUD KITA AJA TEREALISASI BLENTANG BLENTONG …DIKESEHARIAN KITA TERUS SAJA MENABUNG DOSA … MARI KITA KEMBALI KEFITRAH KARENA HANYA ITU YANG KITA PUNYA …INSYA ALLAH !

    Komentar oleh madnes — November 8, 2010 @ 11:11 pm | Balas

  41. ASS WR.WB …sebelumnya maafkan saya …kenapa kita selalu harus mencampuri urusan yang sudah menjadi ketentuan TUHAN …yang kita tahu bahwa jika TUHAN berkata KUN FAYAKUN … maka apa yang bisa kita lakukan … sedang amanat tujuh raga sujud kita saja terealisasi blentang blentong bahkan terkesan main-main … mari kita sadari kembali ke hati …INSYA ALLAH !

    Komentar oleh madnes — November 8, 2010 @ 11:25 pm | Balas

  42. Saya sebenarnya sampai di website ini karena ingin menjawab sebuah komentar seorang kristian di suatu web. Ia menyatakan bahwa nabi isa tidak pernah berhubungan dengan wanita, sementara muhammad menikah dengan banyak wanita. Sementara kita tahu bahwa keduanya adalah manusia biasa, utusan Allah di bumi. Bagaimana menanggapi hal ini ya?

    Komentar oleh Nona — November 22, 2015 @ 9:19 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: