Blog Tausiyah275

Mei 14, 2007

Taubat Dan Dzikir Saja Tidak Cukup…!!!

Filed under: Fiqh,Hikmah,Lain-lain,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 2:14 pm

Sejak awal Maret 2007 lalu, kita perhatikan banyak sekali kegiatan keagamaan yg dilakukan oleh para pejabat pemerintah. Kegiatan keagamaan yg aku maksud adalah kegiatan dzikir dan taubat nasional. Dalam acara tersebut, para pejabat ditemani para ulama berdoa, membaca Al Qur’an, dan berdzikir serta menyatakan niatnya untuk bertobat. Tujuan mereka melakukan kegiatan tersebut, untuk memohon ampun kepada ALLOH SWT sehingga ALLOH SWT bersedia menolong bangsa Indonesia dari bencana (azab?) yg datang beruntun belakangan ini.

Pertanyaannya, apakah kegiatan tersebut efektif?

Bagiku sendiri, BERDZIKIR, MEMBACA AL QUR’AN, DAN BERDO’A (MEMINTA AMPUN) SERTA BERTOBAT seperti itu TIDAKLAH CUKUP…!!!

Lho, mengapa?

Seperti yg pernah aku tulis di artikel taubatan nasuha, ada beberapa syarat agar taubat kita diterima, dan ALLOH SWT bersedia menolong kita. Dari sekian syarat tersebut, ada SATU HAL YG MUNGKIN TERLUPA/TERLEWATKAN…yakni MENGEMBALIKAN/MEMBAYAR HAK KEPADA ORANG YG DIZALIMI.

Jika kita perhatikan, nampak sekali begitu banyak hak-hak yg dirampas dari masyarakat yg didzalimi. Contoh paling mudah adalah korban lumpur Lapindo. Sudah hampir setahun bencana ini terjadi, namun kita lihat korban2 tersebut masih belum mendapatkan ganti rugi (hak mereka) yg seharusnya.

Bantuan makanan yg diberikan kadang sudah basi, lalu pembayaran ganti rugi masih tersendat padahal sudah disepakai besar dan waktu pembayaran, belum lagi lumpur yg kian menyebar dan menyebabkan banyak kerugian tidak hanya masyarakat Sidoarjo, namun juga pemakai jalan raya, pemakai angkutan kereta api, dan seterusnya dan seterusnya.

Kita juga ingat bahwa tahun lalu terjadi gempa di Yogyakarta, dan hingga kini masih banyak korban yg masih belum mendapatkan bantuan seperti seharusnya karena berbelit-belitnya birokrasi.

Saranku kepada pemerintah, jika ingin tobatnya diterima, selain mengadakan kegiatan keagamaan seperti dzikir, baca Qur’an dan berdo’a minta ampun kepada ALLOH SWT, hendaknya LUNASILAH HAK-HAK MASYARAKAT YG TERDZALIMI/MENGALAMI MUSIBAH.

Insya ALLOH, jika pemerintah melunasi kewajibannya, ALLOH SWT tidak akan sungkan untuk segera menolong bangsa Indonesia dari segala bencana dan musibah yg terjadi. Aamiin.

*ps: anda sendiri, sudahkah menuaikan kewajiban anda, yakni membayar zakat dan bersedekah? Bisa jadi hidup anda tidak nyaman meski harta anda melimpah, karena masih ada hak orang lain di harta anda. Artikel ini juga untuk mengingatkanku adanya hak orang lain di harta bendaku…*

4 Komentar »

  1. jangan lupa, nikah!

    Komentar oleh Azil — Mei 14, 2007 @ 11:49 pm | Balas

  2. 4 syarat taubat diterima Allah :
    1. Mengakui kesalahan
    2. Meminta maaf pada yang bersangkutan
    3. Menyesal dan berjanji (“sebenar-benarnya”) tidak akan mengulangi lagi
    4. Menunaikan Kafarohnya (tebusan)
    nhaa… satu saja sayarat diatas tidak dipenuhi, taubat dijamin tidak diterima !

    Komentar oleh DIVA — Mei 17, 2007 @ 11:08 pm | Balas

  3. Menurut saya sih, biarkan sumur lapindo meluapkan lumpurnya, upaya kita adalah mengalirkan lumpur ke tempat yang lebih rendah, jangan dibendung, ingat kekuatan manusia terbatas apabila untuk menyetop kekuatan alam, kayak main-main aja masa sumur luapan lumpur dijejali dengan bola beton, kayak bukan orang-orang akhli aja, gak mungkin berhenti atau berkurang dengan di jejali beton, ini kan kehendak yang MahaKuasa Alloh SWT., upaya kita relokasi warga sekitar, berikan bantuan khususnya oleh negara, ganti kerugian materialnya, jangan ditelantarkan hak-haknya, sebaiknya berbagai santunan harus diurus oleh orang-orang yang beriman dan ikhlas, jangan diberikan kepada pengurus yang korup. Perbanyak, coba beri contoh dari level pemerintah pusat, khususnya para menteri, pejabat, anggota dewan untuk memperbanyak sedekah, dan membela hak-hak rakyat. Insya Alloh, hanya Alloh SWT., yang akan menghentikan luapan lumpur lapindo, jangan bertindak bodoh dan sesat, dengan cara mengundang dukun/paranormal/sesaji, dll. perbuatan musyrik, hanya akan menambah murka Alloh SWT., coba masyarakat yang masih saja demen akan takhayul, masih percaya dukun dll. berhentilah, hanya memohon kepada Alloh SWT., saja kalo ingin selamat. Amin

    wassalam (BiruLangit)

    Komentar oleh birulangit — Juli 18, 2007 @ 10:21 am | Balas

  4. […] Nah, yang menarik, dalam kepercayaan orang Indonesia, seringkali sakit/matinya seseorang dikaitkan dengan bencana alam yang terjadi. Misalnya, ada sebagian pendapat, ketika Sultan Agung (raja Mataram) wafat, mendadak muncul gempa di Cina, dan masih banyak cerita2 lainnya. Salah satu artikel mengenai takhayul bisa dibaca di sini. […]

    Ping balik oleh Takhayul Sekitar Kematian/Sakitnya Seseorang « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:38 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: