Blog Tausiyah275

Mei 16, 2007

Menyemir Rambut? Boleh Kok..!! Tapi Ada Syaratnya Lho…

Filed under: Fiqh,Lain-lain,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 4:16 pm

Di artikel lalu, aku sempat membahas mengenai rambut, yakni penggunaan wig (rambut palsu, termasuk konde). Di sana, aku tuliskan bahwa hukum memakai rambut palsu adalah HARAM. Silakan baca kembali alasannya, di sana lebih jelas.

Nah, pada kesempatan kali ini, aku hendak menuliskan fikih (aturan dalam Islam) tentang menyemir rambut.

Yang mesti diperhatikan di sini, yg dimaksud dengan perbuatan MENYEMIR RAMBUT adalah upaya MENYAMARKAN/MENYEMBUNYIKAN RAMBUT PUTIH/UBAN YG DIAKIBATKAN OLEH BERTAMBAHNYA USIA. Dengan kata lain, perbuatan anak2 ABG, yg menyemir rambut mereka dg warna warni (yg seringkali tidak keruan dan tidak enak dipandang mata) tidak menjadi bahasan di artikel ini. Insya ALLOH di lain waktu aku bahas…jika sempat, hihihi…😉

Jika kita perhatikan, di televisi seringkali muncul iklan obat semir rambut, yg intinya adalah (seperti aku tulis di atas) untuk menyembunyikan rambut uban mereka. Dengan menyemir rambut, mereka seakan-akan ingin dianggap masih muda, masih cantik.

Apa jawaban Islam untuk kasus ini?

Rasululloh SAW menyatakan bahwa MENYEMIR RAMBUT ITU HALAL (diperbolehkan). Hal ini didasarkan pada hadits,“Sesungguhnya orang Yahudi dan Nasrani tidak mau menyemir rambut karena itu berbedalah kamu dengan mereka.”(HR Bukhari)

Dari hadits di atas, bisa kita dapatkan keterangan bahwa Rasululloh SAW ‘cenderung’ menyuruh umatnya untuk menyemir rambut, karena orang Yahudi dan Nasrani tidak mau menyemir rambut dan merombaknya. Dengan kata lain, di jaman Rasululloh SAW dulu, orang Yahudi dan Nasrani cenderung ‘cuek’ dengan rambutnya. Mereka tidak mengurus rambutnya dengan baik.

Akan tetapi, Rasululloh SAW sendiri memberikan BATASAN WARNA. “Ubahlah ini (uban), tetapi jauhilah warna hitam.”(HR Muslim)

Namun para sahabat dan ulama ada yg berbeda pendapat mengenai hadits ini. Az Zuhri menyatakan bahwa,”Kami menyemir rambut dengan warna hitam apabila wajah masih tampak muda, tapi kalau wajah sudah mengerut dan gigi pun telah goyah, kami tinggalkan warna hitam tersebut.”

Dengan kata lain, jika tindakan menyemir rambut dengan warna hitam tersebut dilakukan untuk NAMPAK LEBIH MUDA, sementara kondisi tubuh sebenarnya sudah tidak mendukung, maka hal tersebut DILARANG.

Rasululloh SAW sendiri memberikan solusi untuk warna rambut ini. Melalui Abu Dzar, Rasululloh SAW menyatakan,“Sebaik-baik bahan yg dipakai untuk menyemir uban ialah pohon inai dan katam.”(HR Tarmizi)

Seperti apakah warna dari pohon inai dan pohon katam? Disebutkan bahwa pohon inai mengeluarkan warna merah, sedangkan pohon katam mengeluarkan zat warna hitam kemerahan. Anas bin Malik menceritakan bahwa Abu Bakar menggunakan pohon inai dan katam untuk menyemir rambutnya, sementara Umar bin Khatab menggunakan inai. (jika di Indonesia, inai biasanya identik dengan ‘pacar’, yakni mewarnai kuku menjadi kemerahan)

Jika menggunakan warna hijau, biru, atau merah atau warna lainnya seperti yg digunakan abg2 itu bagaimana? Dari referensi yg aku dapatkan dan hasil diskusi yg aku lakukan, penggunaan warna2 itu boleh2 saja…tapi APA PANTAS SESEORANG YG SUDAH BERUMUR MELAKUKAN TINDAKAN YG NORAK?? Kecuali anda sudah tidak punya malu, mungkin silakan saja menyemir rambut anda dengan warna warni yg ‘kinclong’ dan norak serta membuat mata ‘pedih’. Paling ‘apes’ anda akan disebut “Tua Tua Keladi, Makin Tua Makin Jadi….”, hihihi…

15 Komentar »

  1. Apa Ada tukang Salon Rambut disini?

    Komentar oleh mr.bambang — Mei 16, 2007 @ 5:36 pm | Balas

  2. baru tau

    Komentar oleh bimoseptyop — Mei 17, 2007 @ 7:26 am | Balas

  3. Semir rambut…kalau buat wanita rasanya apa masih perlu, bukankah dgn jilbab & khimar akan lebih cantik & itu wajib lho

    tapi mbak Thatie, jika perempuan tersebut menyemir rambut untuk berhias di depan suami, diperbolehkan menurut ulama🙂

    Komentar oleh Thatie — Mei 18, 2007 @ 11:53 am | Balas

  4. mau disemir atau ga????ga ada masalah………toh dipotong jg ga dilarang agama kan?????hukumnya:BOLEH BANGET……

    Komentar oleh sastronegoro — Mei 31, 2007 @ 6:06 pm | Balas

  5. itu betul kan uda jelas hadistnya, langsung dari rosul lagi!! moso kita sebagai orang islam ga percaya!!!???@@ ya ga???

    Komentar oleh eli — Agustus 10, 2007 @ 2:25 pm | Balas

  6. menyemir rambut tu pnting bgt u gaya,,,,,,tp warnax hrus sesuai……..karna ku ga” nantix bakal berkesan noraaaak

    Komentar oleh shaRny — Mei 9, 2008 @ 11:50 am | Balas

  7. mbak, ak dah nyemir rambut,dengan warna coklat keemasan,tapi ku mo ngitemin lagi,,gy mana cara halalny? tpppi ak sholat terus koggg,,,,, kecuali kklu gy mens,,,heeeee

    Komentar oleh warda — Agustus 6, 2008 @ 6:00 pm | Balas

  8. rebonding berdosa tdk…klo iya jlskan!!!

    Komentar oleh uphie — Januari 25, 2009 @ 3:03 pm | Balas

  9. Kalo ngewarnainnya ga pake inai / khatam gimana? Pake pewarna yg berbau kimia itu… apakah boleh dan tidak menghalangi air wudhu? Thx

    silakan dilihat dulu komposisi kimianya, apakah akan menghalangi air wudhu? jika ya, maka tidak boleh. demikian.

    Komentar oleh tyas — April 28, 2009 @ 8:10 am | Balas

  10. Hiiiiii……
    bagai mana dengan anak punk yang rambut nya sama dengan bule dan jabrik Kng uatad ????? hIIIIIIHIIII…….
    kalo gitu wong rembang mo buat fatwa sendiri BAHWA

    Komentar oleh wong rembang — Agustus 3, 2010 @ 5:37 am | Balas

  11. Sebaiknya pewarna rambut pakai yang herbal kayak jaman dahulu, ada nggak ya?

    Komentar oleh OBAT AMBEIEN — September 6, 2011 @ 6:15 am | Balas

  12. Assalammualaikum mbak. Saya juga salah satu orang yang khilaf yang telah mengecat rambut saya dengan warna selain hitam, padahal saya belum beruban. Menyesal sekali. Bgmnkah solusinya mbak? Biarkan,hitamkan kembali,atau malah dibotakkan? Lalu bgmn komposisi pewarna rambut yang tidak menutup pori2 rambut shg ttp bisa solat tsb? Terimakasih banyak, semoga allah membalas kebaikan mbak.

    Komentar oleh Vinda Dwi Apriora — September 20, 2012 @ 5:19 pm | Balas

    • wa’alaykumsalam wr wb.

      mbak Vinda, nampaknya anda salah mengerti.
      justru Rasululloh SAW MELARANG warna HITAM untuk cat rambut.🙂

      untuk bahan cat rambut,ada baiknya di masa depan anda mesti cek dahulu jenis cat rambut yg hendak anda gunakan. apabila menutup pori2 rambut sebaiknya dihindari.

      demikian, semoga bermanfaat

      Komentar oleh Tausyiah275 — September 20, 2012 @ 8:07 pm | Balas

  13. assalmualikum.
    emang nya ada cat rambut dengan bahan Pohon Katam ?

    Komentar oleh alfa — Februari 27, 2013 @ 11:29 am | Balas

  14. assalamu’alaikum wr wb.
    bagaimana dengan menyemir rambut pada bulan puasa?
    apakah batal/haram…
    minta solusinya!!!

    Komentar oleh alfian — April 6, 2015 @ 1:23 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: