Blog Tausiyah275

Juni 11, 2007

Islam dan Tips

Filed under: Fiqh,Lain-lain,Muamalah — Tausiyah 275 @ 11:11 am

Bagi anda yg pernah tinggal di luar negeri atau pernah makan di tempat yg bergengsi, atau bahkan mengendarai taksi, mungkin anda sudah tidak asing dengan istilah tips. Secara umum, tips dapat didefinisikan sebagai biaya tambahan (tidak resmi) yg diberikan oleh seorang pelanggan kepada seorang pelayan (pramusaji, atau penyaji atau orang yg memberikan jasa), sebagai imbalan atas layanan yg pelanggan terima.

Sebagai contoh yg paling mudah adalah layanan taksi. Pada umumnya, nilai nominal tarif taksi tidaklah ‘bulat’. Maksudnya, jarang sekali tarif yg tertera tertulis Rp 22.000,00 atau Rp 25.000,00. Biasanya (dan seringkali) jika kita lihat argometer, nilainya sedikit ‘aneh’, misalnya Rp 27.450,00 atau Rp 34.360,00. Dari hasil obrolanku dengan para supir taksi yg pernah manfaatkan layanan mereka, mereka mengatakan nilai uang yg mereka terima lebih besar dari nilai yg tertera di argo.

Jadi, misalnya tarif yg tertera adalah Rp 34.560,00, maka pelanggan biasanya membayar Rp 35.000,00 atau lebih. Nah, kelebihan inilah yg dimaksud dengan tips.

Besarnya tips yg diberikan oleh seorang pelanggan biasanya bergantung dari tingkat kepuasan pelanggan atas layanan yg dia dapatkan dari pramusaji. Seorang temanku pernah memberikan tips sebesar LIMA PULUH RIBU RUPIAH (Rp 50.000,00) kepada seorang pramusaji di sebuah rumah makan, karena dia merasa mendapat layanan dan sajian terbaik.

Nah, kini masalahnya, apakah tips itu diperbolehkan ataukah dilarang di dalam (hukum) Islam?

Hingga aku tulis dan muat artikel ini, aku TIDAK MENEMUKAN HADITS ATAU IJTIHAD ULAMA YG MELARANG PEMBERIAN TIPS.

Malah sebaliknya, aku menemukan bahwa Islam sendiri ‘MEMBOLEHKAN’ adanya tips, bahkan cenderung ‘MENGHARUSKAN’ memberi tips (jika mampu) kepada orang yg memberikan jasa/bantuan kepada kita.

Dasar/latar belakang aku berani menyatakan demikian adalah contoh dari Rasululloh SAW ketika beliau meminjam seekor unta, kemudian beliau memberikan unta yg kondisinya lebih baik pada saat mengembalikan ‘pinjaman’ tersebut.

Ada 2 makna yg (menurutku) bisa diambil dari contoh yg dilakukan Rasululloh SAW tersebut:
1. Mengembalikan barang pinjaman dg sesuatu yg lebih baik.
2. Kelebihan yg diberikan = tips, dg kata lain Rasululloh SAW secara tidak langsung menyatakan bahwa tips itu BOLEH.

Maaf jika ada salah kata dan pemahaman. Ditunggu kritiknya…🙂

5 Komentar »

  1. bedanya tips ama sogokan?
    elu kan ngasih contoh yang kerjaannya -maaf- kelas bawah Mi (sopir)
    cb, misal, kita ngasih tips buat bos yang sudah .. u knowlah …
    Jd, keknya tips di sini hrs didefinisikan t’lbh dulu

    Komentar oleh Luthfi — Juni 11, 2007 @ 5:17 pm | Balas

  2. lah, blm dijawab
    *log out*

    Komentar oleh Luthfi — Juni 12, 2007 @ 5:59 pm | Balas

  3. Itu bukan tips, itu adalah kebaikan bagi si pembayar hutang. Haditsnya kan gitu. Tentunya kalau hal ini diterapkan di zaman sekarang seperti ini.

    Saya hutang kepada si fulan sebesar 90.000,- kemudian saya lunasi hutang tersebut dengan uang 100.000,-; harus dijelaskan dulu kenapa harus 100.000,-. Rasululloh menyebutkan itu kebaikan. Dan anda juga harus menyebutkan alasannya, sebab kalau tidak ada alasan maka ini disebut riba. Saya sih pake alasan, itu adalah hadiah buat si fulan. Insya Allah yang ini lebih selamat.

    wallahu’alam

    Komentar oleh romadhoni — Juni 12, 2007 @ 6:34 pm | Balas

  4. Tips itu mesti didefinisikan dulu??kalo ngasih sebelumnya mgkin nyogok..kalo ngasih sesudahnya mgkin ucapan terima kasih..mgkin balik lg ke niat kita..

    Komentar oleh yadi — Juli 20, 2007 @ 3:42 pm | Balas

  5. […] istri ini. Hingga pada saat pemasangan alat untuk koneksi internet, mereka memberikan uang lelah (tips) kepada petugas pemasang. Selain sebagai rasa terima kasih atas layanan yang telah diberikan si […]

    Ping balik oleh Bacaan Di Akhir Pekan – 75 Ribu Menjadi 7,5 Juta « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:48 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: