Blog Tausiyah275

Juli 19, 2007

Rahmat, Taufik, Hidayah, dan Inayah

Filed under: Ensiklopedia Islam — Tausiyah 275 @ 12:16 am

Keempat kata di atas seringkali kita temui, tidak saja dalam acara pengajian atau hal2 yg terkait agama, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaannya, apakah makna sebenarnya dari 4 kata di atas?

Rahmat = kasih sayang (dari) ALLOH SWT;
Taufik = restu/ijin (dari) ALLOH SWT untuk amal-amal baik yg kita lakukan;
Hidayah = petunjuk dan bimbingan (dari) ALLOH SWT;
Inayah = bantuan dan pertolongan (dari) ALLOH SWT.

Rinciannya akan aku jelaskan kali lain, insya ALLOH

Iklan

6 Komentar »

  1. gimana ya buat dapatin hidayah allah pdhl saya udh jauh banget melangkah

    Komentar oleh akbar — Juli 20, 2007 @ 6:01 pm | Balas

  2. tolong donk saya takut banget terjerumus lebih dalm

    Komentar oleh akbar — Juli 20, 2007 @ 6:05 pm | Balas

  3. Saya mau tanya saudara yang paling benar pengucapan ini adalah

    1. Wabillah At-taufiq Wal Al-hidayah
    2. Wabillah Al-hidayah Wal At-taufiq

    menurut islam yang benar yang mana pengucapan yang paling sohih ? terima kasih

    yg shohih, yg pertama, mas Zoel 🙂

    Komentar oleh zoel Qarnaen — Agustus 18, 2007 @ 7:16 am | Balas

  4. inayah dalam implikasi kehidupan itu bagaimana ya???
    #butuh bantuan
    trima kasih

    Komentar oleh sri — September 26, 2011 @ 7:46 pm | Balas

  5. […] Jika merujuk dari bahasa Arab, hidayah mempunyai arti karunia atau hadiah. Apabila konteks hidayah digunakan di Islam, hidayah mempunyai pengertian petunjuk atau bimbingan dari ALLOH SWT. Bisa juga dikatakan ‘pencerahan’. Aku pernah bahas sekilas di sini. […]

    Ping balik oleh Hidayah Itu… « Blog Tausiyah275 — Desember 24, 2012 @ 12:41 am | Balas

  6. btw rujukannya dari mana ya? 😀

    Rahmat = kasih sayang (dari) ALLOH SWT;
    -> bedanya rahmat dengan rahman, rohim, apa? 😀

    Taufik = restu/ijin (dari) ALLOH SWT untuk amal-amal baik yg kita lakukan;
    -> bedanya dengan idzin Allah, insyaa Allah, apa? 😀

    Inayah = bantuan dan pertolongan (dari) ALLOH SWT.
    -> bedanya dengna kata “nashara” (an-nasr : 1) “ista’aana”, (al-fathiha : 5) 😀

    Komentar oleh abahe — April 28, 2014 @ 2:48 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: