Blog Tausiyah275

Agustus 17, 2007

Mandi Besar Itu Tidak Perlu Keramas!!

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,HOT NEWS,Lain-lain,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 5:17 pm

Di kalangan muslim di Indonesia, muncul satu keyakinan bahwa MANDI BESAR ITU MESTI KERAMAS! Yang aku maksud dengan keramas di sini adalah mencuci rambut mereka dengan menggunakan shampoo.

Jika kita merujuk lagi pada tata cara mandi besar, di sana tidak disebutkan Rasululloh SAW keramas rambutnya. Yang beliau contohkan HANYALAH membasuh rambut di kepala secara merata.

“Wah, berarti keramas dg shampoo adalah bid’ah donk?”

Tentu saja bukanlah bid’ah. Aku sendiri melihat penggunaan shampoo di sini adalah sebagai cara untuk MERATAKAN BASAHNYA RAMBUT.

Aku sendiri sering terheran-heran apabila ada pengantin baru diajukan pertanyaan berikut,”Berapa botol shampoo habis dalam seminggu ini?” Saat aku konfirmasi tentang pertanyaan ini, ternyata mereka beranggapan bahwa mandi besar itu MESTI keramas dg shampoo.

Dengan demikian, jika anda hendak menggunakan shampoo saat mandi besar, boleh saja. Jika tidak memakai shampoo pun tidak apa2.

Iklan

21 Komentar »

  1. Kalo sepanjang pengertianku sejak kecil, keramas dalam mandi besar ya cuman membasuh seluruh rambut, tanpa ada penekanan penggunaan shampoo.

    Jadi mungkin ada keyakinan harus pakai shampoo di beberapa daerah, tapi rasanya tidak menyeluruh.

    Komentar oleh Aryo Sanjaya — Agustus 17, 2007 @ 6:20 pm | Balas

  2. emang habis berapa botol shampo seminggu koh ?

    Komentar oleh paydjo — Agustus 21, 2007 @ 11:37 am | Balas

  3. SETAHU AKU NGGAK ADA LARANGAN MEMAKAI SHAMPO DALAM MANDI BESAR KARENA SHAMPO BERFUNGSI UNTUK MEMBERSIHKAN RAMBUT ,JADI AKAN SEMAKIN BAIK SERTA MENJADIKAN RAMBUT BERSIH DAN DALAM HADIS TAK ADA LARANGAN MENGGUNAKAN SHAMPO

    Komentar oleh jefry — September 6, 2007 @ 7:01 pm | Balas

  4. mas or mba ya yang nulis ini??
    mungkin bagi kaum laki2 tidak masalah apabila membasuh rambut tanpa shampoo, karena notabene laki2 memiliki rambut pendek dan ringkas.
    Tapi bagi wanita beda, biasanya mereka memiliki rambut lebih panjang dari laki2, jika dibasuh dengan air tanpa shampoo akan mengakibatkan rambut berbau tak sedap dan lengket. Ok..???!!!!

    Komentar oleh indah — September 7, 2007 @ 10:16 am | Balas

  5. ohmmm

    Komentar oleh hamid ar-rasheed — September 9, 2007 @ 3:44 pm | Balas

  6. subhaanallah…, mandi besar adalah bersuci dari hadast besar. masalah penggunaan bahan pembersih tidak menjadi masalah asalkan tidak mengganggu hakikat niat membersihkan badan kita dari yang disebut hadast. af1

    Komentar oleh sofyan — September 11, 2007 @ 7:08 am | Balas

  7. Salam, saya sependapat…tidak harus menggunakan bahan pembersih. Tapi jangan lupa untuk berwudlu dalam mensucikan diri. it’s so simple. Islam tidak menyulitkan ummat. Salam

    Komentar oleh uut — September 11, 2007 @ 1:58 pm | Balas

  8. memang ngga perlu keramas tapi dalam rangka membersihkan diri sih sah2 aja kali

    Komentar oleh Danu — September 11, 2007 @ 5:22 pm | Balas

  9. Terus terang saya baca komentarnya agak bingung sedikit.
    Yang saya lihat maksud penulis itu adalah pake shampo itu tidak wajib, jadi terserah mau pake atau tidak yang jelas rambut harus dbasuh/dibasahkan dgn air. Berarti bukan menyalahkan orang untuk memakai shampo gitu loch….

    Komentar oleh MHM — September 13, 2007 @ 9:37 am | Balas

  10. pake sampo aja diributkan.trus kalo seandainya tidak ada air sama sekali trus kita mandi besar pake apa?

    Komentar oleh omenisty — September 14, 2007 @ 5:39 pm | Balas

  11. disamping sampo u.meratakan rambut,yang lebih penting lagi niat menghilangkan hadast besar.itu intinya tidak lupa lillahi taala

    Komentar oleh maswan — September 14, 2007 @ 5:45 pm | Balas

  12. untuk omenisty, kalo nggak ada air? ya tayammum, caranya sama kayak tayammum pengganti wudlu, bukan guling2 di atas debu hehe

    Komentar oleh slohc — September 17, 2007 @ 5:58 am | Balas

  13. dari ‘Aisyah RA :”Adalah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- jika ia melakukan mandi junub, beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian menuangkan air dengan tangan kanannya ke tangan kiri, lalu mencuci kemaluannya, kemudian berwudhuk, kemudian mengambil air, lalu beliau memasukkan jari jemarinya ke pangkal rambut, kemudian beliau menuangkan air atas kepalanya tiga tuangan, kemudian beliau menyiramkan air ke sekujur tubuhnya kemudian mencuci kedua kakinya.” (mutafaqu ‘alaih)

    tapi ada beberapa riwayat yang saya tahu, Rosulullah juga menggunakan daun bidara untuk membersihkannya.
    wallahu’alam

    Komentar oleh idur — September 17, 2007 @ 6:26 pm | Balas

  14. Kalau nggak mandi besar berarti puasanya batal dong??
    APAKAH JADWAL BULAN PUASA DI AMERICA SAMA DENGAN JADWAL DI JAKARTA????
    MAAF INI BULAN PUASA YANG PERTAMA SAYA DI AMERICA??

    Komentar oleh Anie — September 18, 2007 @ 6:42 pm | Balas

  15. tidak perlu keramas asal bersih karena dengan mandi tanpa pakai sampoo itu pun sudah bersih

    Komentar oleh muhammad surya purnama — September 22, 2007 @ 10:53 am | Balas

  16. ?

    Komentar oleh Thyta — November 13, 2009 @ 11:28 am | Balas

  17. ya maap saya tidak tahu sama sekali masalah mandi besar pakai sampo atau tidak saya cuma mau tanya andainya habis hubungan intim kalau gak mandi besar pada malam hari itu juga puasanya batal tidak ya

    Komentar oleh M76090860 — Juli 27, 2013 @ 12:08 pm | Balas

    • mas Pandrudiharjo,

      jika anda tidak mandi besar usai berhubungan intim maka puasanya (esok harinya) tidak batal,tapi anda tidak bisa mendirikan sholat subuh karena masih terkena hadats besar.

      demikian

      Komentar oleh Tausiyah 275 — Juli 27, 2013 @ 7:58 pm | Balas

  18. untuk mandi wajib apa harus rambutnya diguyur air semua,soalnya klo tiap hari diguyur terus rambutnya gak kering dan jadi pusing.

    Komentar oleh wta rizqiana — Juli 1, 2014 @ 1:53 pm | Balas

    • mbak Wta,

      untuk mandi wajib, HARUS mengguyur/membasahi rambut secara merata karena itu salah satu syarat mandi wajib.

      untuk proses pengeringan,ada baiknya mbak Wta membeli alat pengering rambut. 🙂

      demikian

      Komentar oleh Tausiyah 275 — Juli 2, 2014 @ 8:48 am | Balas

  19. Mkasih bwat ilmunya .pak ustadz

    Komentar oleh sutrisno — Januari 27, 2017 @ 8:17 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: