Blog Tausiyah275

Oktober 6, 2007

Hidayah Itu…

Filed under: Ensiklopedia Islam,Hikmah,HOT NEWS,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 5:39 am

Kata hidayah merupakan salah satu kata yg sangat populer di telinga kita. Tidak saja dalam dialog/ceramah keagamaan, namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya belum memakai jilbab, karena belum dapat hidayah … ”
“Ya ALLOH, berikan kami taufik dan hidayah…”
“Hatinya sudah tidak bisa menerima hidayah”
*dan masih banyak contoh penggunaan hidayah dalam kehidupan sehari-hari*

Sebenarnya apakah hidayah itu?

Jika merujuk dari bahasa Arab, hidayah mempunyai arti karunia atau hadiah. Apabila konteks hidayah digunakan di Islam, hidayah mempunyai pengertian petunjuk atau bimbingan dari ALLOH SWT. Bisa juga dikatakan ‘pencerahan’. Aku pernah bahas sekilas di sini.

Dari hasil pencarian dan belajar yg aku lakukan selama ini, aku mempunyai kesimpulan:
“HIDAYAH ITU MESTI DICARI, MESKI KADANG DIA MENGHAMPIRI”

Maksud dari kalimat di atas adalah, untuk mendapatkan pencerahan, seseorang mestilah mencarinya. Namun kadangkala pencerahan itu datang seketika, tanpa diundang dan tidak disangka.

Sebagai ilustrasi, aku berikan 2 poin:
Hidayah yg mesti dicari:
Nabi Ibrahim as, sebelum menemukan siapa Tuhan yg sesungguhnya (ALLOH SWT), beliau melakukan pencarian yg tidak kenal lelah. Beliau sempat berpikir, bahwa bintang, bulan, dan matahari adalah Tuhannya, sebelum beliau mendapatkan pencerahan, bahwa hanya ALLOH SWT yg palilng pantas dan layak menjadi Tuhan dari semua yg ada di bawah langit dan bumi.

Hidayah yg datang tiba-tiba/tidak diperkirakan sebelumnya:
Seorang penjahat kambuhan (residivis) yg telah sekian tahun menjadi momok dan biang kerok di kampungnya, tiba-tiba bertobat dan menjadi seseorang yg alim, rajin beribadah, dan menjadi orang yg berguna di masyarakatnya. Saat ditanya apa penyebab/alasannya, si residivis mengatakan bahwa hatinya mendadak ‘tersentuh’ saat mendengar adzan subuh.

Contoh lain hidayah bisa dibaca di sini dan sini.

Sayangnya, menurutku, terjadi salah kaprah penggunaan kata hidayah di masyarakat Indonesia. Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, hidayah itu HARUS SELALU DITUNGGU. Maksudnya begini….banyak perempuan yg tidak memakai jilbab atau menutup auratnya dengan alasan mereka belum mendapat hidayah. Padahal, jika merujuk pada pernyataanku, hidayah itu SEHARUSNYA dicari dahulu. Dalam artian, manusia mesti ikhtiar.

Yg dimaksud ikhtiar mencari hidayah, yaa…seperti Nabi Ibrahim as. Merenung, berpikir (bedakan kedua hal tersebut dg melamun), kemudian bergaul dg orang2 yg memang membuat kita bisa mendapatkan hidayah tersebut.

Dengan kata lain, jika perempuan tersebut memang memang berkeinginan memakai jilbab, banyaklah bergaul dg perempuan yg berjilbab juga. Cari tahu, ngobrol, bertanya ttg berjilbab dan seluk beluk serta suka dukanya. Kebanyakan perempuan muslim di Indonesia beralasan mereka belum berjilbab karena belum mendapat hidayah. Bagaimana bisa mendapat hidayah, jika pergaulan mereka lebih banyak berhura-hura, ber-hedon ria, atau bahkan malah sudah memasang sikap skeptis dan antipati terhadap yg namanya jilbab.

Memang, bukan berarti hidayah tidak akan ‘hinggap’ ke dalam qalbu mereka. ALLOH SWT mempunyai hak preogatif untuk menurunkan dan memberikan hidayah-Nya kepada siapa saja yg Dia kehendaki. Salah satu cerita yg fenomenal adalah cerita masuk Islamnya Umar bin Khatb. Siapa yg akan menduga, bahkan Rasululloh SAW sendiri tidak menyangka, bahwa Umar akan masuk Islam, karena siapapun tahu, Umar adalah penentang Islam yg paling keras…salah satu pentolan ‘begajul’ dari kalangan Quraisy.

Tapi, sekali lagi, jika ALLOH SWT sudah menetapkan, manusia mana yg bisa menolak?

Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: