Blog Tausiyah275

Februari 8, 2008

Aa Gym (akhirnya) Muncul Kembali

Filed under: Aa Gym,Hikmah,HOT NEWS — Tausiyah 275 @ 8:08 am

Artikel ini sebenarnya cukup terlambat dimuat, karena aku sebenarnya sudah tahu sejak lama Aa Gym muncul kembali usai kehebohan yang ditimbulkannya akibat dia melakukan poligami. Hujatan, cacian, bahkan ghibah terhadap Aa Gym begitu banyak terlontar, hingga ‘secara khusus’ aku membuat artikel ini, hanya untuk mengingatkan bahwa kita jangan seenaknya menuduh dan membicarakan Aa Gym ‘seenaknya’.

Nampak sekali bahwa emosi yg begitu meluap terhadap tindakan poligami membuat kita kehilangan akal sehat dan objektifitas kita. Kita seakan melupakan semua kebajikan dan ajaran Aa Gym selama ini, hanya karena poligaminya.

Dan lebih kurang 1 tahun usai siaran pers poligami yang dilakukannya, tepatnya sekitar 6 Desember 2007, Aa Gym muncul kembali di televisi. Bukan hal yang aneh, karena aku sempat mendapat kabar, bahwa usai lebaran 1428 H, berarti sekitar bulan Oktober 2007, Aa Gym sudah mulai muncul di beberapa acara pengajian, salah satunya di kantor tempat seorang kenalanku bekerja.

Toh, kemunculan Aa Gym di Kick Andy, tayangan di Metro TV, tetap membuatku merasa surprise.

Saat aku melihat tayangan ini, yg diputar ulang sekitar Januari 2008 lalu, aku tahu bahwa tindakan poligami yg dilakukan Aa Gym merupakan tindakan yang ‘betul’, karena:
1. Aa Gym sudah merasakan adanya kultus individu yg dilakukan oleh banyak orang padanya.
2. Kesibukan di luar rumah sangat menghabiskan porsi hidupnya, sehingga yg di rumah menjadi terlantar (dalam artian waktu kebersamaan jauuuh sangat sedikit).
3. Adanya gejala ‘syirik’ terhadap Aa Gym, yakni menganggap Aa Gym = sumber rejeki.
4. Hilangnya profesionalitas kerja, karena semuanya bergantung pada Aa Gym.
dan masih banyak lagi alasan yg menurutku, Aa Gym ‘layak’ untuk berpoligami.

Tentu saja tidak banyak orang bisa memahami alasan Aa Gym ini, terlebih orang2 yang tidak menyukai ajaran poligami (ujung2nya tidak setuju dg ajaran poligami ‘versi’ Islam). Cemoohan dan hujatan barangkali masih dilakukan. Toh, aku pun berusaha untuk tetap bersikap objektif. Oke, anda2 tidak suka dengan poligami, tapi kenapa mesti pusing dengan poligami yang dilakukan orang lain? Apa sih manfaatnya membicarakan poligami orang lain? Apakah itu merugikan anda? Apakah anda tahu alasan mereka melakukan poligami? Anda2 begitu (sok) yakin bahwa mereka yg berpoligami dikarenakan nafsu sex yang berlebihan. Bahkan langsung menjatuhkan vonis, bahwa mereka yg berpoligami selalu memakai alasan agama untuk memuaskan nafsu sex. *geleng2 kepala*

Padahal jika mau ‘ribut’ masalah poligami, kenapa anda2 tidak meributkan Soekarno yang punya istri lebih dari 1? Atau jika anda mau menoleh ke pesantren2 di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, tidak sedikit kiai2 di sana yg berpoligami.

Kembali ke topik Aa Gym.

Banyak yang sinis dg kemunculan Aa Gym. Mereka mengatakan, kemunculan Aa Gym kali ini akan ‘menyuruh’ para suami untuk berpoligami. Hahah..aku tertawa terbahak-bahak mendengar asumsi ini. Duh, masyarakat Indonesia…kapan kalian bisa berpikir lebih baik, tanpa melibatkan emosi (yg berlebihan)? Ketakutan yg berlebihan, menurutku.

Bagaimanapun, aku melihat momen munculnya Aa Gym sudah tepat. Sudah waktunya dia kembali hadir di tengah2 umat yang kian hari kian kering dan dahaga dari siraman rohani yang menyejukkan dan mudah dimengerti.

Semoga kehadiran kembali Aa Gym bisa ‘meramaikan’ kembali dakwah di Indonesia.

Iklan

60 Komentar »

  1. Aturan agama di pakai, 1. Ijin istri 2…. 3…, syarat 1 aja tak di penuhi, yang sering banyak yg ke tangkap hansip duluan

    Komentar oleh Poly — Februari 8, 2008 @ 4:43 pm | Balas

  2. An-Nu’man bin Basyir berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas” (HR. Bukhori)
    Poligami kan sudah jelas keHALALannya…jadi, stop menjelek-jelekan Aa Gym

    Komentar oleh AbdRouf — Februari 12, 2008 @ 1:32 pm | Balas

  3. iya nih jangan menghina orang shalih kaya beliau,kita juga byk dosa lho

    Komentar oleh anto7 — Februari 13, 2008 @ 4:41 pm | Balas

  4. otak orang muslim indonesia itu udah kena racun islam phobia ,,,pesta sek kagak ada yang ribut ,,orang nikah lagi di ributin,,,pekok guoblok campor sinting ,,,khususnya para ARTIS blo`on ..gayanya kayak orang bijak hiiih padahal mnereka itu kaki tangan syetaN BARAT;

    Komentar oleh gheofara — Februari 16, 2008 @ 5:07 pm | Balas

  5. Harta,wanita,tahta is fitnah. Jelas . Mencontoh nabi jangan ambil enake udel bodonge dewe. Coba contoh sholat nabi/ kaki sampai bengkak, korban 1000 kerbau, dan masih banyak contoh baik…lainnya…if cuma babon paling buncit. Kita terbalik bini nomer atu

    Komentar oleh Umi — Februari 17, 2008 @ 2:17 am | Balas

  6. percuma kita tanggapi Aa berpoligami yang tahu jawabannya hanya hati kecil Aa gym sendiri! Aa berpoligami untuk apa?

    Komentar oleh iwan — Februari 19, 2008 @ 12:13 pm | Balas

  7. Yang jelas berpoligami itu dihalalkan agama, kalo niat Aa Gym apa dengan dengan poligami itu urusan beliau dengan Allah.Setiap orang bakal mempertanggungjawabkan perbuatan masing2 termasuk kita.Lebih baik inteospeksi diri sendiri.Kalau kita menghujat Aa Gym, apa kita sendiri sudah lebik baik dari beliau?..

    Komentar oleh zahra — Februari 21, 2008 @ 10:13 am | Balas

  8. Ummm… gimana yah. Bukan arti menyalahkan, tapi saya justru menyalahkan media2 yang bergerak di bidang selebitas (pen : Infotainment). Ko’ bisa. Sebelumnya saya ingin meminta maaf apabila ada yang tersinggung.

    Berita A’a Gym setahun yang lalu agak cukup mengagetkan saya juga. Tapi bagi saya, It’s Okay, selama cara nya benar dan saya melihat cara yang A’a Gym gunakan sudah benar, antara lain (yang paling sering dilanggar oleh orang2 yang poligami) seijin dari istri pertama. Sebenarnya dari semua syarat yang paling sering jadi polemik dari persoalan poligami adalah izin istri pertama. Contoh, banyak kasus di mana ketika suami ingin poligami, istri tidak memperbolehkan, maka istri diancam dicerai. Ini sudah salah, dan gak bener. Contoh kasus paling heboh ya sewaktu ada ulama yang sekaligus musisi menikah lagi tanpa sepengetahuan istri. Ini sudah jadi ZINA. Dan jelas itu BUKAN poligami.

    Kembali ke masalah A’a Gym, kenapa saya menyalahkan Infotainment, karena saya sempat melihat salah satu yang membahas poligaminya A’a Gym. Di sana di katakan bagai mana istri pertama A’a Gym yang hampr menangis karena mendengar lantunan lagu yang dinyanyikan anak nya, dan mengklaim bahwa sebenarnya istri pertama A’a Gym tidak rela di poligami, dengan merujuk tatapan mata sang istri pertama. Ini jelas pembelokan pemikiran yang sangat konyol menurut saya. Buktinya setahun bahtera poligami ini rumah tangga mereka baik2 saja. Dari hal ini kita melihat bahaya dan buruknya cara infotainment mencari berita yang terkadang sampai menghalalkan segala cara untuk ‘menjual’ beritanya.

    Ini yang harus diubah, kebiasaan bergunjing, membicarakan aib orang, membicarakan urusan orang lain sudah mengakar di masyarakat kita. Kita lihat acara infotainment sudah menjamur dari pagi siang dan sore. Dengan porsi yang hampir sama dengan berita nasional hanya dengan jenis yang lebih banyak. Menggunjing sudah jadi kebiasaan di masyarakat kita, sebaiknya ini yang kita lawan. Kenapa? Ketika bergunjing, akan muncul potensi fitnah. Contoh : Si A berpoligami dengan seizin Si B sebagai istri pertama. Ketika kabar itu menyebar, Si B mengatakan bahwa kehidupan RT nya baik2 saja dan memang dia mengizinkan untuk poligami. Tapi ketika pembicaraan itu sudah di luar/belakang Si B, ibu2 yang lagi ngerumpi, ’emang istri mana sih yang mau di madu? Si B tuh cuma mau nyelametin muka suaminya. Mungkin udah ‘terlanjur jadi’ kali. Ya ga? Tapi ga tau lah jeng. Tapi ya intinya, pasti ada apa2nya. Ya khan ibu2?’. Dari situ sudah terlihat timbul 2 fitnah. Simple, tapi dosanya? Na’udzubillah min zalik.

    Makanya kawan2, mari kita hindari pergunjingan aib orang lain. Dari pada melihat dari kacamata negatif, lihatlah sesuatu dari kacamata positif. Niscaya hidup jadi tenang tenteram, dan diridhai Allah SWT. Amiiinnn….

    Wassalam

    Komentar oleh Valhala — Februari 21, 2008 @ 1:11 pm | Balas

  9. Semuar tergantung Niatnya 😉

    Komentar oleh Jauhari — Februari 25, 2008 @ 9:46 am | Balas

  10. Yaah…memang begitulah kualitas umat Islam Indonesia, dangkal ilmunya tetapi merasa pinter, sehingga sering menilai sesuatu atas dasar otak, pikiran dan nafsunya sendiri. Makanya daripada buat mencari-cari kesalahan dan aib saudaranya, lebih baik manfaatkan waktu buat mempelajari agama Islam ini dengan benar. Tul …gaaak…!?

    Komentar oleh Abu Fatiya — Februari 27, 2008 @ 1:23 pm | Balas

  11. Kang…kang…kamumahga konsisten ih. kalo saja sosoknya disenengi dipuja, giliran ga seneng… ehdisuruh istighfar. Kumaha atuh ini teh?!

    Komentar oleh Penizku — Februari 28, 2008 @ 4:33 pm | Balas

  12. Assamualaikum wr wb. saudara2 seaqidah yg saya cintai. pahamilah Alquran dan Sunah SAW,dan harap telaah baik2 sirohnya.Allah SWT tidak melarang poligami bahkan diperbolehkan dengan syarat2 tentunya. orang yang mengatakan dirinya MUSLIM harus sadar betul kalau dia menentang hukum ALLAH SWT berarti pada dirinya ada 3 hal, klu bukan dia fasiq berarti dia zholim, saudaraku marilah kita bersama2 shabiqul bil khairot jgn menjadi al muthasit ataupun zholim linafsih

    Komentar oleh abdillah zahid — Februari 29, 2008 @ 8:45 am | Balas

  13. polygami boleh,mononogami boleh, tak laku kawin boleh, bencong, guy, dll kurang tahu/ hati hati jalan ke surga memang banyak onak dan duri, menanjak susah lagi semua ujian mas yang penting akur, kompak jangan saling menghujat, yang menghujat menahan diri, yang dihujat introkpeksi diri, jangan bela diri terus dengan dalil anu anu, yang menghujat semugo anda juga tahan godaan, mungkin sekarang menghujat poligami mungkin suatu saat dia malah poligami repot teh kata Aa Jymmy

    Komentar oleh boy — Maret 1, 2008 @ 9:35 am | Balas

  14. numpang copas buat disebarin tulisannya ke milist ya….
    Insya Allah berguna bagi yang lain
    Salam kenal:)

    Komentar oleh Anelf — Maret 3, 2008 @ 2:12 pm | Balas

  15. Assalamu’alikum
    Maaf ini hanya pingin titip pesen buat Aa Gym
    yang selalu aku nanti tausiahnya.jujur masalah poligami aku gak ada coment karena aku masih belum menikah.
    aku ingat tentang salah satu tausiyah Aa Gym tentang bagaimana melihat orang baik tidaknya itu dari respon yang
    keluar dari yang bersangkutan.Masalah poligamy itu bukan masalh buatku untuk mengagumimu AA’ mohon teruskan tausiyah mu …. kaset koleksi masih ku rawat baik baik
    karena aku sangat membutuh kan tausiyah itu.
    Terimakasih Aa’.Dulu ketika masih sekolah tiap pagi di radio aku enggak pernah absen mendengar tausiyahmu.
    tapi kini aku hidup merantau … tapi ku tetap mengagumimu
    Aa teruskan tausiyah itu … karena kami butuh mempelajari ilmumu.

    maaf bila ada kata yang kurang sopan …
    Wassalam.

    Komentar oleh treza — Maret 10, 2008 @ 7:38 pm | Balas

  16. Ass… semoga AA tetap dalam hidayah Allah SWT. dan tetap menjalankan syiar agama kita. Amin. AA teruskan tausyiahmu jangan berhenti karena hujatan segelintir orang, masih banyak hamba Allah yg dahaga dan kehausan akan ilmu akhirat.

    Komentar oleh masni — Maret 11, 2008 @ 10:28 am | Balas

  17. wahai kaum pria…jangan iri dan ghibah jika anda tak mampu, huga kaum ibu, jangan marah dan ghibah, sebab dosa ghibah lebih besar dari berzina dengan ibu kandung . ( hadist).
    alhamdulilah… saya juga diberi amanat 4 orang istri dari 4 negara yang berbeda dan kultur berbeda, demi memperluas persaudaraan anta umat islam. itulah salah satu hikmah poligami. istri saya dari indonesia, arab, persia,china.. alhamdulilah semua berjilbab dan rukun , tak pernah berselisih. padahal diri ini bukan orang kaya. hanay kekuatan ALLAH yang membantu. hanay 1 resep poligami sukses+ TAQWA .

    Komentar oleh ahsan aulia — April 2, 2008 @ 7:08 pm | Balas

  18. KITA KAUM MUSLIM SEMUA PADA TAHU MANA YG HARAM MANA YG HALAL JADI YG DILAKUKAN AA GIM WAJAR MARI KITA KITA MENGGUNAKAN AKAL JANGAN EMOSI MENGUASI KITA. MUDAH KITA SEMUA MENJADI INSAN YG BERAHLAQUL KORIMAH WASSALAM

    Komentar oleh lalu muhtar — April 9, 2008 @ 11:13 am | Balas

  19. Sesuatu yang telah dihalalkan Allah kenapa harus kita mempersoalkan apalagi mengharamkannya. Tidak ada yang salah dengan orang melkukan poligami, Al Qur’an telah menuntun kita bagaimana cara menjalaninya. Apapun alasannya melakukan Poligami adalah sesuatu yang baik dimata Allah. Menafkahi seseorang dengan cara begitu adalah sesuatu yang amat mulia. Sebagai slah satu cara kita untuk membelanjakan harta dijalan Allah. Aku juga akan melakukannya … Insyaallah

    Komentar oleh abduljabbar — Juni 16, 2008 @ 8:21 pm | Balas

  20. Ass…. Kalau Aa Gym poligami itu bukan masalah bagi kita tetapi yang disayangkan akibatnya dakwah aa gym jadi kurang pamor soalnya jemaah nggak mau denger lagi nasihat aa gym.

    Komentar oleh lien — Juli 8, 2008 @ 9:52 am | Balas

  21. ku bilang ke ter la lu an Aa, ternyata dibalik manajemen qolbu mu yang hebat itu sadar ato ngga kau sakiti qolbu-qolbu penggemarmu. ashtaghfirullah.

    Komentar oleh jhon — Juli 8, 2008 @ 2:51 pm | Balas

  22. Setuju/tdk setuju tentang polygami, adalah hak seseorang, itu bukan berarti bodoh,pekok,atau dangkal. karena masing2 orang punya penilaian tersendiri terhadap seseorang, polygami atau tausyahnya. Secara pribadi saya tdk antipati dgn AA Gym tapi secara akal sehat susah menerima alasannya berpoligami. Supaya tdk mengkultuskan dia, supaya orang tidak bergantung sama dia,syirik menganggap dia sumber rejeki dll.Masya Allah sedemikian tinggikah dia sampai beranggapan bahwa orang lain mencari rejeki, mengkultuskan ddl padanya?? dan itu alasan berpoligami?? Oh No.. saya yakin dia berpoligami bukan karena itu, karena istri keduanya lebih cantik,dan ingin mencoba yang lain yang halal. No problem. Tapi setelah jatuh jangan mencari alasan2 yang tidak jelas seperti itu dong. Diritu ada lapangan pekerjaan ya kita bekerja disana,..dan itu karena Allah bukan karena mengkultuskan AA Gym you Know??

    Komentar oleh Dit — Juli 14, 2008 @ 7:29 am | Balas

  23. alhamdulillah..
    suka ikut tausiyah aa di MMQ tidak akhi?

    Komentar oleh oyi kresnamurti — Agustus 12, 2008 @ 11:54 am | Balas

  24. yang halal diributkan, yang haram dianggap biasa-biasa aja, aneh ya negeri kita, khususnya ummat islam kita. kapan majunya ? aduh…. pusing aku mikirinnya, smoga Allah SWT kagak murka, amin…….

    Komentar oleh aphien — Agustus 18, 2008 @ 10:17 pm | Balas

  25. Karena ada kolom komentar aku mau komentar.

    Baru sekarang aa gym ngomong bahwa dia merasa di kultuskan, padahal alasan dulu dia poligami nggak begicu ah. Malah saya melihat dia senang di kultuskan, terlihat ketika dia dulu tersohor semakin “gumasep” dan “maceuh”. Dengan poligami dia ingin membuat teh Ninih jadi ma’rifat katanya.

    Alasan dikultuskan dilontarkan setelah dia ternyata banyak ditinggalkan umatnya (yang kebanyakan ibu-ibu)setelah berpoligami. Alias gagal mengampanyekan poligami.

    Kalau alasan kesibukan diluar rumah jadi alasan, setelah poligami juga membuatnya sering meninggalkan rumah karena kedua istrinya tidak ngumpul bareng disatu rumah. Coba aja teh Ninih sedang mengurus anaknya yg terhitung banyak dizaman ini, sang suami sedang berbuat “shaleh” ditempat lain yang jauh.

    Sekali lagi dia telah merendahkan poligami sendiri, karena dipakai sebagai alat untuk mencegah pengkultusan. Padahal ada seorang ulama yang bisa mencegah pengkultusan dengan cara yang sederhana, yaitu makan dikala waktu shaum ramadhan ketika ada penduduk meng elu-elu kan dia sewaktu beliau datang di suatu daerah. Tidak mau ya tercela didepan khalayak? Lebih enak poligami, perbuatan halal dan kalau untung bisa jadi perbuatan mulia dimata umat. Bukan untuk menurunkan kadar pengkultusan.

    Jadi ada dikotomi, saya melihatnya dia ada keinginan untuk lebih dimuliakan lagi pada waktu berpoligami. Tapi gagal. Akhirnya dia mengatakan alasan-alasan pembenaran di acara kick andy. Alasan apa lagi A’ yg akan engkau katakan?

    Komentar oleh ari dwi — Agustus 30, 2008 @ 10:04 am | Balas

  26. sorry aja…tapi polygami itu dimata saya sama kaya kumpul kebo, hubungan di luar nikah. Gak peduli soekarno ato kiai di mana aja. alasannya: mereka menikahi banyak orang ato lebih dari satu karena untuk kepuasan mereka sendiri. Nabi kita menyelamatkan aqidah, perencanaan praktis dan karena reason secara politis. emang seeh bukan kita yg harus ngejudge mereka yg berpoligami, tapi ulama/kiai ini statusnya tinggi di masyarakat. Mereka diliat sebagai contoh, boleh dong kita protes tentang contoh yg kaya beginian…gak mau nanti banya cowo2 yg bilang ke istrinya mau kawin lagi karena di bolehkan islam. istri yg taat dengan islam merasa disudutkan. Mau nolak tapi itu ajaran islam bingung…

    Komentar oleh bullet — September 4, 2008 @ 10:27 am | Balas

  27. maaf komentarnya telat banget.
    Alhamdu lillah waktu tayangan kick andy di metro tv, sya juga nonton.
    saya setuju banget dengan penampilan aa gym, saya juga setuju dengan dengan poligaminya karena mudah-mudahan akan menjadi teladan bagi suami-suami yang lainnya. saat ini banyak suami punya istri satu saja tidak bisa memperlakukannya dengan baik, dan banyak juga istri cinta buta kepada suami sehingga memiliki suami sepenuhnya, tidak rela kalau suami berbagi cinta dengan yang lain, padahal seharusnya ketika menikah, si istri sudah siap-siap memiliki suami hanya seperempatnya saja dan tiga perempatnya untuk wanita lain.

    Komentar oleh sajali — September 12, 2008 @ 3:09 pm | Balas

  28. assallamuallaikum..semuanya…
    andaikan allah menciptakan mati (maut)itu 2 kali…
    maka mati yg kedua itu takkan di sia siakan nya….

    Komentar oleh Dedy — September 24, 2008 @ 2:26 am | Balas

  29. Assalamualaikum Wr.Wb

    ang jelas adalah cabaan datang dariNya ternyata tidak mampu menahan Napsu sehingga 1000 dalih untuk membenarkan dan semua itu diukur dengan Kempuan Ekonomi/Materi.

    Komentar oleh Bambang sunarso — Oktober 17, 2008 @ 10:01 am | Balas

  30. Asalamu’allaikum, wr. wb.
    Subhanallah, kesucian Allah dan Agamanya takkan pernah tercoreng oleh sifat manusia yang memeluknya.
    Setiap orang berhak menyuarakan pendapatnya. yang menjadi permasalahan adalah penggemar tausyiah AA Gim adalah sebagian besar Akhwat.
    Jika akhwat itu mengerti dengan Agamanya maka ia tak akan mempermasalahkannya, tapi jika Akhwat yang menjadi penggemarnya itu adalah mereka yang memiliki ego emansipasi maka, ya begitulah, resikonya.
    Kita yang aktif di bidang akwah pun, jika terlalu sering berbicara poligami, maka akan terkena dampak yang sama pula.
    maka berserah diri lah kepada Allah, semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk.

    Komentar oleh ndra — Desember 15, 2008 @ 12:52 pm | Balas

  31. Tolong Jangan pada munafik. Saya juga seorang wanita. sering kali saya dengar obrolan teman2 saya di kantor bahwa: Lebih baik suami saya main diluar dari pada suami mereka kawin/nikah lagi. Astagfirullah… betapa bejatnya wanita2 jaman sekarang.
    Sekarang sudah mendekati akhir zaman. yang benar diharamkan, yang salah dihalalkan. Begitu juga dengan Pers/Infotaiment2, mereka sering menyebarkan berita fitnah asal mereka dibayar. Semoga Allah mengampuni dosa mereka..

    Komentar oleh RINI — Desember 25, 2008 @ 1:43 pm | Balas

  32. TOLONG sampaikan yg punya akses ke Aa … yang mengecewakan bukan POLIGAMI-nya … itu-mah HALALAN TOYIBAN !!! … Tapi yang mengecewakan teh CARANYA ! kalo seijin istri kenapa harus sembunyi-sembunyi ? Ada yg tau dimana dan tgl brp Aa menikah yg kedua ? Siapa aja saksinya ? Ada yg punya dokumentasi-nya ? Jaman gini hampir semua HapE ada kamera-nya toh ? Banyak ulama/ustad yg POLIGAMI diem2… lah kalo ditanya sama anak/istri pan jadi nga-wadul! boleh gitu kita berbohong ?

    Komentar oleh agam — Januari 23, 2009 @ 1:22 pm | Balas

  33. Sekarang itu yang berbuat jahat jadi idola, contohnya artis yang pake narkoba, wah dielu-elukan seperti raja, pejabat yang korupsi dijenguk sama kolega-koleganya tanpa malu-malu. Nah gilirin ada orang baik yang cuma karena menurut sebagian orang salah jalan – yang kadang memberi penilaian cuma dari sudut pandang akal dan otak-, abis dihujat sana-sini.., apakah kita merasa sudah jadi orang bener dan yakin bakal masuk surga? sehebat apapun amal ibadah kita menurut kita, kalau Allah masih bilang belum cukup mau apa? bukan sebab amal ibadah kita yang bisa menghantarkan kita ke surga, melainkan kasih sayang dan keridoaan Allah semata. Kita punya dosa sebesar gunung udah ngerasa bebas dengan sholat tobat dua rekaat, nabi adam yang nabi aja perlu sujud 40 taun buat bisa merasa tentram dari dosanya..

    salam,
    saiful azzam

    Komentar oleh Saiful Azzam — Januari 23, 2009 @ 4:21 pm | Balas

  34. massa allah kita komentar seperti itu. semua merasa bener. ih aku juga ya ternyata. satu hal yang aku pikirkan. bener poligami itu halal. tapi dengan yang halalpun janganlah berlebihan bisa-bisa jadi haram. airpun jika bunyak minumnya bisa-bisa jadi haram tuh air.
    namun bagiku aa gym sebagai tokoh masyarakat yang tingkah lakunya akan di ikuti oleh orang. mungkin itulah masalahnya. efek dari poligami aa gym. oke boleh orang menilai bahwa poligami aa gym dilkukan dengan yang halal. tapi bagaiamana dng masayakat kita. yang tiru-tiru aa gym. jadi sebaiknya kita mengatakan jangan ikuti aa gym. tinggalkan aa gym.
    islam bukan aa gym meskipun aa gym sering menggunakan seperti islam. tapi heranku kenapa mui tidak mengeluarkan fatwa tentag poligami. apa aku kurang tahu.
    kaya nya fatwa mui penuh dengan kepentingan dan tendensius dimana yang bisa mengamankan kelompoknya maka tidak di usik jika berbahaya dengan serta merta akan di kelurakan fatwa.

    Komentar oleh muchojin — Februari 13, 2009 @ 4:23 pm | Balas

  35. Assalamu’alaikum, kalo menurutku sih gampang aja kalo liat masalah poligami, kita lihat dari konteks jaman sekarang ini, kemudian dibuat daftar mana yang lebih banyak mudlarat ato manfaat…? baik untuk keluarganya itu sendiri dan masyarakat luas.

    Komentar oleh Diana — Februari 26, 2009 @ 3:41 pm | Balas

  36. Semua Sama Saja,Orang2 Yang Menjadi “Teladan” bagi pengikutnya tak mengerti arti dari menjadi orang yang di anut, jika kalian orang2 yang belum punya sertifikat masuk Surga Seperti rasul,jangan coba-coba. “shalatlah Sebagai Mana Rasul mu Shalat” Di Jaman Dia,sngat berberda dengan jaman sekarang,jadi jangan terlalu fanatik,nanti bisa jadi manafik,karena jarak itu sangat tipis…..

    Komentar oleh ashadi tjahyadi — Maret 5, 2009 @ 10:26 am | Balas

  37. “Hidup Adalah Mimpi….” dan Sampaikan Kepada Semua Umat Muslim di Dunia…..
    “Carilah Shalat,Puasa,dan Zikir yang Sesungguhnya…..” dan carilah juga siapa dirimu,mari kita rapatkan barisan kita sama seperti ketika kita shalat berjama’ah! For U…

    Komentar oleh Sandie — Maret 5, 2009 @ 10:35 am | Balas

  38. Buat Semua orang yang punya penganut, “Jangan Pernah Merasa Dirimu Benar, Karena semua Manusia itu tidak benar,karena masih adanya Al-Qur’an dan janganlah DALIL di jadikan DALIH, Ingat karena itu yang akan menghacurkan dirimu sendiri”

    Komentar oleh Ahmad — Maret 5, 2009 @ 10:45 am | Balas

  39. Assalamualaikum…
    disaat umat islam di Indonesia meributkan masalah poligami yang sudah jelas dasar hukumnya di dalam Alquran, maka orang-orang kafir diluar sana bertepuk tangan dengan riang gembira,,,sadar kah kalian wahai saudara ku..
    masih banyak permasalahan lain yang perlu kita pikir kan dari sekedar poligami…
    dengan mempermasalahkan poligami sedemikian rupa, maka yang terjadi hanyalah perpecahan diantara kita, dan perpecahan itu lah yang dinanti-nanti oleh orang kafir, musuh yang nyata bagi kita,
    Tak usah berangan-angan terlalu tinggi jikalau kita selalu memperbesar masalah yang sebenarnya bukan masalah yang pada akhirnya hanya menambah masalah,..
    jadi,,marilah kita rapatkan kembali barisan ukhuwah islam kita,,saudara kita diluar sana seperti palestina, irak, dll, sekarang sedang di teror oleh orang kafir, sementara kita disini masih memikirkan masalah poligami,
    orang-orang kafir saat ini tengah memikirkan bagaimana caranya menhancurkan islam, sementara kita?
    haruskah kita terus memikirkan masalah poligami yang sebenarnya bukan masalah ini??
    renungkanlah….

    Komentar oleh Mhd. Taufik — Agustus 11, 2009 @ 9:04 am | Balas

  40. Assalamualaikum…
    disaat umat islam di Indonesia meributkan masalah poligami yang sudah jelas dasar hukumnya di dalam Alquran, maka orang-orang kafir diluar sana bertepuk tangan dengan riang gembira,,,sadar kah kalian wahai saudara ku..
    masih banyak permasalahan lain yang perlu kita pikir kan dari sekedar poligami…
    dengan mempermasalahkan poligami sedemikian rupa, maka yang terjadi hanyalah perpecahan diantara kita, dan perpecahan itu lah yang dinanti-nanti oleh orang kafir, musuh yang nyata bagi kita,
    Tak usah berangan-angan terlalu tinggi jikalau kita selalu memperbesar masalah yang sebenarnya bukan masalah yang pada akhirnya hanya menambah masalah,..
    jadi,,marilah kita rapatkan kembali barisan ukhuwah islam kita,,saudara kita diluar sana seperti palestina, irak, dll, sekarang sedang di teror oleh orang kafir, sementara kita disini masih memikirkan masalah poligami,
    orang-orang kafir saat ini tengah memikirkan bagaimana caranya menhancurkan islam, sementara kita?
    haruskah kita terus memikirkan masalah poligami yang sebenarnya bukan masalah ini??
    renungkanlah….

    Komentar oleh Mhd. Taufik — Agustus 11, 2009 @ 9:06 am | Balas

  41. Assalaam
    Betul mas sejuki (sejuki atau..? ya lupa)
    Sy kgum ama AA Gym,atas kesabaran beliau yg patut dijadikan contoh tuk kita.Semakin kuat imannya semakin besar pula cobaan yg beliau hadapi.Walau sy tak pernah bertatap muka langsung tp sy bener 2 kagum pada nya.

    Komentar oleh ugo — Agustus 30, 2009 @ 8:06 pm | Balas

  42. aa’ gym merupakan seorang ustadz inspirator yang sangat luar biasa dan pengusaha sukses banyak sekali orang terinspirasi dengan dakwah yang dilakukan aa’ gym, terlepas dari poligami aa’ gym yang katanya “salah”, saya tetap menunggu ceramah dan tausyiah aa’gym, karena dengan tausyiah aa’ gym saya merasa ada tenaga san semangat baru yang mengalir ditubuh ini… semoga keluarga aa’ gym diberikan kesehatan dan dilindungi Allah SWT

    Komentar oleh andri — September 19, 2009 @ 2:52 pm | Balas

  43. segala sesuatu jika dipandang memakai kacamata positif hasilnya pasti akan lebih menyejukkan jiwa, sehingga tidak ada hujatan atau pun kecaman kepada yg bersangkutan. Soal salah dan benarnya, kita serahkan sajan padaNya karena memang hanya Dia yg berhak menilai.

    Komentar oleh ditta — September 24, 2009 @ 11:43 pm | Balas

  44. Kyai selevel Aa Gym memang sudah mampu melakukan poligami yang bisa menambah kesolehan kepada Allah… semua tergantung keimanan… saya sendiri tidak berani melakukan poligami.. sadra bahwa agama saya masih kurang…

    Komentar oleh aris — Desember 19, 2009 @ 7:17 pm | Balas

  45. dasar orang indonesia bisanya mengkritik kebaikan orang aja coba kita ini sudah mejadi yg terbaik blum….

    Komentar oleh azis — Januari 25, 2010 @ 6:00 pm | Balas

  46. dasar… orag indonesia…sudah pada pintar klo megkritik orag…cb lihat yang korupsi ga ada yang brani ngebacot…

    Komentar oleh azis — Januari 25, 2010 @ 6:04 pm | Balas

  47. aa kumaha supaya daruutauhid rame deui dan jadi pusat kajayaan islam di negeri urang

    Komentar oleh om bob — Januari 29, 2010 @ 10:38 am | Balas

  48. Aduh…artikelnya nggak masuk akal alasannya….logikanya mana??? Kok kebalik2…
    Aku yakin tuh ijin istri pertama belom ada, aa dah nikah…kalo nikahnya sama janda tua nggak masalah, eh janda cantik bekas model pula….
    Betul poligami nggak haram di mata Islam..kalo caranya bener…..kuliat caranya udah nggak bener gini ya kita nggak respect lagi dong sama beliau….

    Komentar oleh Dwi — Februari 13, 2010 @ 12:17 pm | Balas

  49. hukum yg sudah ditetapkan Allah SWT la ya kok mau diharamkan oleh manusia? Allah lebih tau yg terbaik buat kita hamba-Nya, kenapa kita sok tau, sok memvonis orang jelek, padahal belum tentu dgn tidak berpoligami kita lebih baik dari mereka yg melakukan poligami di mata Allah SWT.

    Komentar oleh Dian Anggraini — Maret 26, 2010 @ 11:12 am | Balas

  50. emang agama nyuruh kalo mo nikah lagi harus izin istri tua?saya gak yakin tuh….wassalam

    Komentar oleh Romeo — Maret 29, 2010 @ 1:23 pm | Balas

  51. ya….asal akor saja gk apa-apa….

    Komentar oleh Anwar. S. Ag — April 5, 2010 @ 9:22 am | Balas

  52. stuju bgt sama artikel ini 😉

    Komentar oleh Faiz — April 15, 2010 @ 6:45 pm | Balas

  53. Sangat super setuju dengan poligami..ayo kampanyekan poligami Aa..!!!Kita kawinin 4 wanita..5 wanita..klo perlu 10 wanita..2 hari sekali bisa ganti pandangan malam..rasakan nikmatnya selagi masih di dunia..hidup cuma sekali buat apa susah2…yang wanita aja pada ngarepin tubuh kita kok..yang lain kok sewot..awas sirik tanda tak mampu!!!kalo mampu buktikan kejantananmu..kawini minimal 2 wanita!!!baru lu pada tahu kenikmatan dunia..!!!Soal istri pertama yang berjuang bersusah2 dengan kita pada awal perkawinan??peduli amat..asal sekarang dicukupi uangnya habis perkara..!!ayo poligami..yang mau dicarikan istri kedua, ketiga hubungi aku…

    Komentar oleh Akidah — Mei 1, 2010 @ 1:01 pm | Balas

  54. aa’ gym ……………….SUDAH SAATNYA ANDA BERDAKWAH LAGI
    KAMI SDH TERLALU LAMA MENANTI. KAMI BUTUH ULAMA TG BISA BERI PENCERAHAAN DAN BIMBINGAN. ANAK-ANAK KAMI JG.

    Komentar oleh easy rusdi — Agustus 24, 2010 @ 2:07 pm | Balas

  55. MANAGEMENT KALBU…… TOLONG KEMBALI SIARKAN DAKWAH AA’ DISTASIUN TV. KAMI SDH MUAK DG MARAKNYA SINETRON & INFOTEIMENT

    Komentar oleh easy rusdi — Agustus 24, 2010 @ 2:10 pm | Balas

  56. kata siapa poligami harus ada ijin istri pertama, sok cari!!!!

    Komentar oleh wawan sopyan — Agustus 26, 2010 @ 11:45 am | Balas

  57. biar ajo lh

    Komentar oleh dian ajo — September 21, 2010 @ 10:14 pm | Balas

  58. para pria yang melakukan poligami itu, apakah mereka menghargai wanita sebagai istri?
    sangat tidak menyenangkan melihat suami kita sendiri bersama wanita lain.

    kini aa gym bercerai dengan teh ninih saya agak lega mendengarnya karena rasanya sakit melihat teh ninih yang saya hormati diperlakukan seperti itu.

    berdasarkan pengalaman pribadi, sayapun memiliki 2 orang ibu, ibu saya adalah istri pertama dari ayah saya.
    ibu tiri saya adalah orang yang baik dan shaleh. namun walaupun ibu saya terlihat tegar dalam menghadapi poligami ayah saya, tetapi saya kerap melihat beliau berkaca-kaca saat ayah saya berdua dengan ibu tiri saya.

    kepada para suami serta ayah, tolong fikirkan baik-baik sebelum melukai kami para wanita dan para istri.

    Komentar oleh vina — Januari 7, 2011 @ 7:47 pm | Balas

  59. Hidup hanya sekali. Yg kita bawa hanya amalan dan kebaikan. Kenapa dalam sisa waktu yg kita punya, kita meninggalkan keluarga yg berantakkan, hati2 yg terluka terutama dr org yg paling dekat dg kita (anak & pasangan kita). Lalu untuk apa semua yg kita perjuangkan???

    Komentar oleh Arjuna — Januari 10, 2011 @ 11:53 pm | Balas

  60. komntarnya agak terlalu telat sih, abis baru baca hehe…menurut saya yang perlu disesalkan itu bukan aa gym. tp perempuan yg kok bisa2nya mau dipoligami jadi istri kedua. apa dia gak berpikir gimana perasaan teh ninih?? memang gak ada laki2 lain? perempuan yg mau jadi istri kedua itu-lah yg sangat2 egois menurut saya. Harusnya dia menolak lah. menjaga kehormatan. mentang2 aa gym orang ‘punya’, sholeh, santun, baik, eh diembat aja, masak dia gak tau aa gym udah punya istri dan anak??? ih malu harusnya dia dan keluarganya…apa dia gak minta izinteh ninih dulu sebagai sesama perempuan??? aa gym mungkin bisa hilaf karena aa gym juga manusia. tp kenapa bisa hilaf? itu yg dipertanyakan harusnya. malu-lah kalau jadi orang ketiga. Islam memang menghalalkan poligami, tapi menurut saya hati dan perasaan orang lain tetap tidak boleh dilukai. pesan moralnya: JANGANLAH MENJADI ORANG KETIGA dalam rumah tangga orang lain !!!

    Komentar oleh udin — Juni 24, 2011 @ 7:43 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: