Blog Tausiyah275

Maret 16, 2010

Rokok, Masalah Yang Tak Pernah Usai

Filed under: Fiqh,HOT NEWS,Lain-lain,Seri Kesalahan2,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 5:50 pm

Bismillah,

Kembali rokok menjadi permasalahan yg tak pernah selesai dibahas (lingkaran setan) di negara ini. Terlebih di Indonesia, tempat di mana diskusi dan pembahasan dan pembenaran lebih banyak dilakukan daripada mencari solusi.

Saya sudah pernah menulis cukup banyak artikel tentang rokok.
merokok
puisi anti rokok, tuhan Sembilan centi
– ‘tantangan’ dari saya, beranikah MUI mengeluarkan fatwa haram merokok

Ternyata Muhammadiyah yg telah berani mengeluarkan pernyataan fatwa haram merokok, meski di dalam organisasi mereka sendiri masih belum ada kesepakatan mengenai hal ini. Namun, setidaknya sudah ada yg berani untuk (mencoba) memutus lingkaran setan ini.

Sayangnya, langkah Muhammadiyah ini tidak didukung oleh banyak pihak, terutama yg mempunyai kepentingan dengan industri rokok. Lagu lama yg selalu diteriakkan adalah:
– industri rokok menghidupi banyak orang
– negara mendapat banyak pemasukan dari cukai rokok

Di satu sisi saya setuju mengenai pengharaman rokok, hanya saja, seringkali pernyataan pengharaman ini seringkali tidak diikuti dengan solusi. Akibatnya, orang2 (baca: umat) menjadi tidak menaruh respek dan seringkali menganggapnya sebagai angin lalu dan omong kosong semata.

Namun, saya merasa lebih takut dengan ‘penghalalan’ merokok ini karena 2 alasan di atas. Terlebih jika ada pernyataan “yg haram dibolehkan karena menyangkut hidup orang banyak”. Jelas ini akan membawa kita ke jurang kehancuran.

Apa pasal?

Nantinya akan ada tuntutan dari para pelacur (terutama yg telah dilokalisasi) agar pekerjaan dan usaha mereka tidak dibubarkan, karena hal ini menyangkut hidup banyak orang. Tukang ojek, tukang gorengan, dan lainnya. Lalu, nanti para pemasok ganja juga akan memperjuangkan hak mereka juga.

Walhasil, hancurlah sendi-sendi kehidupan!

Hal yg menggelikan menurut saya adalah ‘pembelaan’ yang dilakukan para pendukung rokok, yg menurut saya salah kaprah. Mereka mengatakan bahwa di Al Qur’an dan Hadits Rasululloh SAW tidak pernah ada yg menyebutkan larangan merokok. Tentu saja tidak ada, karena di jaman Rasululloh SAW tidak ada orang yg merokok. Lagipula, Al Qur’an TIDAK MESTI MENJELASKAN SECARA DETAIL tentang segala macam. Bisa dibayangkan betapa tebalnya Al Qur’an jika dia mesti merinci setiap hal.

Justru yg harus diperhatikan adalah HIRARKI HUKUM yang berlaku di Islam, yakni:
1. Al Qur’an, sebagai pedoman dasar
2. Hadits, sebagai petunjuk pelaksanaan dan penjelasan dari Al Qur’an
3. Ijma dan ijtihad kaum ulama, sebagai upaya untuk menjembatani berkembangnya budaya manusia

Sayangnya, poin no 3 ini selalu dianggap remeh dan sebelah mata. Terutama jika mereka tidak menyukai profil para ulama yg ber-ijma dan ijtihad. Selain itu, para ulama (saat ini) seringkali tidak memberikan contoh yg baik, walhasil umat juga tidak mau menurut. Kembali, lingkaran setan.

Bagaimana menurut anda sendiri?

Artikel-artikel rokok lainnya bisa dibaca di sini.

Iklan

1 Komentar »

  1. […] solusi yg memadai. Sebagai contoh, fatwa mengenai haramnya rokok. Silakan baca artikel saya di sini dan […]

    Ping balik oleh Islam Dan Fatwa « Blog Tausyiah275 — Desember 11, 2011 @ 2:34 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: