Blog Tausiyah275

Agustus 30, 2010

Tidak Bergamis di Masjid = Tidak Sopan?

Filed under: Ensiklopedia Islam,Hikmah,HOT NEWS,Muamalah,Seri Kesalahan2,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 6:42 pm

Bismillah,

Kejadian ini saya alami beberapa waktu lalu. Usai sholat Dhuhur diadakan kuliah tujuh menit (kultum).

Pada kesempatan itu, tampil seseorang dengan menggunakan baju Pramuka. Nampaknya beliau adalah seorang guru, yg pada kesempatan itu mengenakan baju Pramuka, karena ada kegiatan Pramuka di tempat dia mengajar.

Yang mengherankan saya, sesaat sebelum memulai kultum, ybs berkata,”Maaf jika pakaian saya tidak sopan…bla 3x”

Setahu saya, ybs memang selalu bergamis jika pergi ke masjid. Namun, ucapannya itu yg membuat saya berpikir,”Apakah jika tidak bergamis di masjid, maka itu tidak sopan? Jika ya, aturan mana yg menyebutkan hal itu? Landasan hukumnya apakah cukup kuat?”

Dan saya pun teringat dengan kejadian yg pernah saya alami. Satu waktu, saya sholat Ashar berjama’ah. Dan seperti biasa, saya berusaha untuk berada di shaf paling depan (paling afdhol). Yang membuat saya heran, ketika saya telah berada di shaf terdepan, beberapa orang memandang dg aneh (tidak suka?) kepada saya, karena saya mengenakan kaos sepakbola dan celana jeans.

Ketika saya perhatikan dengan seksama, ternyata orang2 yg berada di shaf terdepan tersebut berpakaian putih, bersarung, dan berkopiah.

Padahal, baju yg dikenakan si guru dan saya bukanlah baju yg belel, apalagi kotor. Cukup rapi dan bersih kok. Lantas, mengapa mesti ada perlakuan yg berbeda dan ucapan yg mengesankan bahwa pakaian, selain gamis, adalah pakaian yg tidak sopan?

Saya sendiri menduga ada salah kaprah di sini. Gamis, menurut hemat saya, BUKAN produk Islam. Dia adalah BUDAYA ARAB! Jika kita merujuk kepada aurat laki2, maka selama menutup dari pusar – lutut, itu adalah hal yg lebih utama, bukan masalah gamis/bukan bergamis.

Lebih gawat lagi, saya pernah mendengar seorang ulama mengharamkan celana jeans karena buatan barat! Ckckck…pernyataan yg gegabah, menurut saya. Sayang sekali seorang ulama mengeluarkan pernyataan ‘tidak perlu’ dan ‘tidak penting’ seperti itu. Bukan merangkul umat, malah memojokkan umat (bercelana jeans).

Jadi, menurut hemat saya, selama TIDAK MENAMPAKKAN AURAT, cukup bersih dan rapi, tidaklah perlu dipermasalahkan.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: