Blog Tausiyah275

Januari 25, 2011

Penyusupan Misi Kaum Kristen – Idul Adha

Filed under: Aqidah,Dari Inboxku,Fiqh,HOT NEWS,Qurban,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 7:02 am

Bismillah,

Sebuah informasi yg cukup mengejutkan (meski saya sendiri sebenarnya tidak terlalu kaget) saya terima beberapa hari lalu, usai saya berbincang-bincang (via ym) dengan salah seorang saudara seiman dan pembaca setia blog ini. Informasi tersebut adalah kian gencarnya kristenisasi yg dilakukan kepada kaum muslim. Dan tidak tanggung-tanggung, para zending itu memutar balikkan fakta dan ayat Al Qur’an untuk kepentingan mereka.

Untuk lebih lengkapnya, saya sertakan infonya berikut ini:

Dalam artikel kristenisasi berjudul “Rahasia Berkah Idul Adha,” para misionaris yang menamakan diri komunitas “Isa & Islam” mencatut ayat-ayat Al-Qur’an tentang qurban untuk menyusupkan doktrin Kristen kepada umat Islam. Bahkan ayat populer tentang qurban yang selalu dibaca oleh para mubaligh pada hari raya Idul Adha, diperalat untuk menjajakan doktrin Kristen. Berikut kutipannya:

“Mengenai peringatan hari raya Idul Adha, Al-Quran mencatat sebuah ayat yang menarik. Ayat ini tentang pengurbanan Nabi Ibrahim AS. Ia mengurbankan seekor domba jantan sebagai pengganti anak lelaki yang disayanginya: “Kami tebusi anaknya itu sembelihan yang besar (seekor kambing/domba).” (QS 37:107).

“Sembelihan besar” ini adalah sebuah simbol yang melambangkan keagungan. “Sembelihan besar” menjadi alat penebusan Allah bagi anak lelaki Ibrahim…

Kurban seperti apakah yang layak menggantikan kita di hadapan Allah? Kurban yang layak menggantikan kita di hadapan Allah haruslah lebih tinggi dari seekor hewan. Karena Allah hanya menerima ketakwaan yang hanya dimiliki oleh manusia, maka kurban yang dapat diterima Allah hanyalah kurban seorang manusia…

Kurban yang dapat diterima Allah adalah kurban seorang manusia yang suci dan tanpa dosa. Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat menjadi kurban ‘kurban besar’. Karena Dia suci, datang ke dunia dengan cara ajaib, dikirim Allah dan kematian-Nya memberikan hidup kepada manusia sebagai tebusannya.

Jelas, Isa Al-Masih mengorbankan diri-Nya bagi seluruh manusia termasuk Saudara. Hari ini, dengan menerima Isa Al-Masih sebagai juruselamat, Saudara dapat menikmati hidup yang kekal.”

Membaca pernyataan di atas membuat saya tersenyum sendiri. Pemaksaan penafsiran yg dilakukan oleh beberapa orang Kristen terhadap hari raya Idul Adha justru memperlihatkan bahwa para penginjil menggunakan berbagai cara demi mengubah keyakinan kaum muslim.

Saya sendiri yakin kaum muslim yg pernah belajar agama tidak akan mudah menerima informasi di atas, karena mereka sudah diajarkan beberapa hal:
1. Nabi Isa as (Yesus menurut orang Kristen) tidaklah disalib, jadi bagi kaum muslim tidak ada yg namanya pengorbanan
2. Nabi Isa as (Yesus menurut orang Kristen) juga BUKAN TUHAN
3. Tidak ada kaitan ibadah kurban dengan peristiwa penyaliban

Semoga kita lebih hati2 dengan hal2 seperti ini. Marilah kita ajarkan dan tanamkan agama Islam yg benar kepada lingkungan kita.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: