Blog Tausiyah275

Maret 17, 2011

Jangan Menyingkat Sembarangan

Filed under: Fiqh,Hikmah,HOT NEWS,Lain-lain,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 6:59 am

Bismillah,

Sudah sekitar 1-2 tahun belakangan ini, saya melihat ada satu trend di kalangan pengguna internet, entah itu twitter, plurk, facebook, ataupun aplikasi media sosial lainnya, yg menurut saya menjurus ke hal yg kurang baik. Menjurus ke kurang baik, karena dampaknya yg terkesan menyepelekan agama (Islam).

Trend tersebut adalah menyingkat beberapa istilah:
– masya ALLOH menjadi masaolo, mataolo, matolo, masolo atau sejenisnya
– astaghfirullah menjadi astapilo
– astaghfirullah al adzim menjadi astajim
– assalamu’alaykum menjadi ass
– singkatan2 lainnya

Menurut saya, jika memang tidak niat utk menuliskan secara benar, lebih baik tidak usah menyingkat istilah2 tersebut yg pada akhirnya malah berkesan guyonan dan olok2 semata. Apalagi penyingkatan salam, dari assalamu’alaykum menjadi ass, menurut hemat saya, sangatlah tidak beradab! Sebuah doa (yg begitu indah) tiba2 dirusak menjadi sebuah kata yg menunjukkan bagian tubuh yg kurang sopan. Bayangkan saja, “Salam sejahtera” berubah menjadi “pantat”, apa pantas?

Menyingkat suatu istilah hendaknya diupayakan ‘sedekat’ mungkin makna ataupun tulisannya. Penulisan aslkm atau salaam itu lebih baik.

Saya pernah baca, masih ada perdebatan utk penulisan SAW, SWT, RA. Ada ulama yg MEWAJIBKAN menuliskan secara utuh. Dengan kata lain ALLOH SWT mesti ditulis sebagai ALLOH SUBHANALLOHUWATA’ALA, ataupun Rasululloh SAW menjadi Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Saya sendiri berasumsi bahwa SAW, SWT, dan RA sebenarnya sudah dimengerti maknanya. Seperti halnya jika kita menulis Bdg, Jkt, Sby, maka kita akan langsung mengerti bahwa yg dimaksud dari tulisan itu adalah Bandung, Jakarta, dan Surabaya.

Hanya saja, terus terang, saya belum menemukan rujukan yg shahih mengenai dibolehkannya penyingkatan tulisan SAW, SWT, dan RA. Sementara, jika saya melihat beberapa hadits (yg ditulis dalam bahasa Arab) hampir semuanya menuliskan SAW secara lengkap.

Kesimpulannya:
– jangan menyingkat sembarangan!
– untuk SAW, SWT, RA, saya akan upayakan untuk menulis secara lengkap,kecuali jika terlupa 😉 insya ALLOH akan ada nilai tambah jika kita tulis secara lengkap
– penulisan Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan ucapan shalawat kepada Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yg insya ALLOH, akan membantu kita mendapat syafa’at dari beliau kelak

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: