Blog Tausiyah275

Agustus 30, 2012

Masakan Setengah Matang, Halal Atau Haram?

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,Hikmah,HOT NEWS,Lain-lain,Seri Kesalahan2,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 5:48 am

Bismillah,

Dalam sebuah kesempatan, saya membaca tulisan seseorang mengenai cara memasak daging dengan cara dibakar atau dipanggang. Hasil dari cara memasak bisa berupa steak ataupun sate. Untuk masakan steak, seringkali kita temui beberapa istilah cara daging tersebut dimasak. Anda bisa baca di sini untuk lebih lengkapnya.

Nah, dari tipe daging yg dimasak itu, yang mesti menjadi perhatian kita adalah masakan yg dibuat setengah matang (bleu – medium). Bagaimana hukumnya?

Sebagaimana artikel yg pernah saya buat, sebenarnya halal dan haram sebuah masakan (utk daging) bisa dibedakan dengan mudah. Selama TIDAK ADA DARAH, insya ALLOH makanan tersebut halal untuk dimakan.

Berdasarkan pengalaman saya, ada daging yg dimasak setengah matang ternyata MASIH ADA DARAH-nya! Hal ini saya alami saat makan steak di sebuah tempat di Jakarta. Biasanya saya minta steak dimasak well done. Ketika itu saya ‘iseng’ untuk minta dagingnya dimasak rare. Konon, kita akan merasakan enaknya daging tersebut dari ‘juice’ yg mengalir. Namun ternyata saat saya iris bagian tengah daging tersebut, terlihat bagian daging yg masih kemerahan, yg saya yakini bahwa masih ada darah yg tertinggal di daging tersebut. Selain itu, masih tercium bau amis darah dari daging tersebut.

Kontan saya stop memakan daging tersebut dan meminta daging tersebut dimasak ulang. Kali ini saya minta daging tersebut dimasak well done agar daging tersebut benar2 matang dan tidak ada darah lagi yg masih tertinggal di steak tersebut.

Di lain waktu, saya mencoba sate di warung sekitar Tebet. Usai dimasak sekian lama, sate tersebut disajikan dan siap disantap. Ketika saya makan, ternyata saya rasakan sate tersebut dimasak 1/2 matang. Saya coba perhatikan lebih teliti daging tersebut, namun ternyata kondisi dagingnya relatif bersih. Tidak saya temukan warna kemerahan di bagian dalam sate tersebut.

Maka saya teruskan makan sate tersebut hingga tandas! 🙂

Dengan kata lain, anda mesti perhatikan dengan teliti apabila anda memilih atau membuat masakan daging 1/2 matang. Pastikan dagingnya tidak lagi mengandung darah lagi, terutama apabila terasa bau amis darah. Segara HENTIKAN makan anda! Karena dengan makan daging yg masih ada darahnya, maka anda makan makanan yg haram.

Untuk masakan lain:
1. telur 1/2 matang, insya ALLOH tidak ada masalah. Tetap halal. Hanya saja telur yg dimasak 1/2 matang masih mengandung salmonella. Maka mesti hati2 untuk mengkonsumsi telur 1/2 matang.
2. ikan yg dimasak 1/2 matang, sama dengan daging, mesti diperhatikan juga apakah ada kandungan darah yg tertinggal.
3. untuk sayur2an yg dimasak 1/2 matang, tidak ada masalah sama sekali.

Setahu saya, masakan 1/2 matang, terutama untuk daging, sangat riskan dan tidak dianjurkan oleh para ahli kesehatan (dan dokter), karena beberapa bibit penyakit ditengarai masih hidup dan berpotensi menyebabkan penyakit.

Update:

Semoga bermanfaat.

Iklan

3 Komentar »

  1. http://www.konsultasisyariah.com/hukum-darah-dalam-makanan/ no sumber=lebay/hoax

    Komentar oleh jason — Februari 20, 2014 @ 1:41 am | Balas

  2. gan, darah itu merah karena ada hemoglobin

    daging itu merah karena ada MIOGLOBIN beda kasus
    jadi bukan karena merah=darah

    kalo daging amis itu berarti dagingnya gak seger
    daging itu rasanya UMAMI, makin berubah teksturnya màkin gak berasa umaminya

    Komentar oleh hmm — April 18, 2014 @ 11:53 pm | Balas

    • terima kasih informasinya.

      Komentar oleh Tausiyah 275 — April 21, 2014 @ 8:33 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: