Blog Tausiyah275

Februari 17, 2013

Meyakini, Mempercayai, Dan Memakai Jimat Itu Perbuatan Syirik!

Bismillah,

Beberapa waktu lalu saya pernah ‘berkicau’ ttg penggunaan jimat. Isi kicauan saya sebagai berikut:

Kicauan ini muncul karena saya melihat masih banyak muslim, terutama di Indonesia, yg masih mempercayai dan menggunakan jimat dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait dengan bisnis, jodoh, ataupun hal-hal lainnya.

Beberapa contoh penggunaan jimat adalah:
– menyimpan tulisan2 berbahasa Arab (atau lainnya) atau benda2 lain, yg diyakini bisa mendatangkan keberuntungan, di dalam dompet.

– menggunakan cincin dengan batu-batuan jenis tertentu dengan keyakinan bisa mempermudah urusan bisnis dan menaklukkan lawan bicara (lawan bisnis).

– memasang tulisan2 tertentu di rumah, di kantor, di mobil, atau di manapun yg terkait dengan kehidupannya.

– menggunakan susuk yg ditempatkan di salah satu bagian tubuh, dengan maksud mendatangkan rejeki lebih banyak.

– dan masih banyak contoh lainnya.

Saya tidak habis pikir mengapa kaum muslim masih banyak yg menggunakan dan memakai jimat, padahal اَللّهُ telah menyatakan bahwa syirik merupakan salah satu dosa besar yg tidak akan diampuni.

“Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kelaliman yang besar”. (Luqman(31): 13)

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An Nisa(4):48)

Bahkan yg lebih mengerikan, barangsiapa yg melakukan syirik maka SELURUH AMALnya akan hilang. “Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Al An’aam(6):88)

So, mari kita lebih perhatikan sikap kita dalam hidup, apakah masih ‘menyenggol’ hal2 berbau syirik?

“Bagaimana jika ada kiai atau ustad memberikan jimat kepada kita?”

Pertanyaan di atas bisa jadi muncul dan terjadi. Jawabnya: TIDAK PERLU MENERIMA jimat/barang apapun yg diberikan oleh ustad/kiai itu karena sesungguhnya itu sudah termasuk syirik!

“Lho, pak, mereka kan ustad?”

Dan sesungguhnya ustad dan kiai atau manusia manapun lainnya tidak ada yg bisa menghindar dari godaan setan. Bisa jadi ustad/kiai tersebut sudah masuk dalam jebakan setan sehingga menganggap perbuatan mereka (terkait dengan jimat) bukanlah termasuk perbuatan syirik. Justru orang2 seperti itu akan membuat syirik akan semakin meluas karena ada ‘legitimasi’ dari ustad/kiai yg notabene bukan orang yg bebas dari kesalahan, termasuk dari perbuatan dan perilaku syirik.

Beberapa artikel yg terkait:
Kesalahan-kesalahan Yang Menjurus Ke Syirik
Mempercayai paranormal
Islam dan Zodiak

Semoga berguna.

2 Komentar »

  1. […] Salah satunya dengan menggunakan jimat. […]

    Ping balik oleh Khutbah Jum’at – 20130517 | Kumpulan Khutbah Jum'at — Juli 15, 2013 @ 10:28 pm | Balas

  2. Mksh ilmunya yg sangat bermanfaat ini

    Komentar oleh yiyun — Oktober 26, 2014 @ 12:00 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: