Blog Tausiyah275

Juni 17, 2013

(Mendengar) Bersin Saat Sholat, Apa Yang Mesti Dilakukan?

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,Lain-lain,Seri Kesalahan2,Sholat — Tausiyah 275 @ 8:42 am

Bismillah,

Saya yakin kita pernah bersin pada saat sholat, atau mendengar orang bersin pada saat sholat. Yang jadi pertanyaan, bagaimana sikap kita apabila kita bersin atau mendengar orang bersin?

Apabila kita bersin, maka kita WAJIB mengucapkan alhamdulillah karena hal ini termasuk dalam adab bersin. Silakan cek di artikel ini dan ini. Saya cantumkan juga di sini dalil mengenai ‘kewajiban’ mengucapkan alhamdulillah sebagai berikut:

Rifa’ah bin Rafi’ Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Aku pernah shalat dibelakang Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tiba-tiba aku bersin. Lalu aku berkata: Al-Hamdulillah Hamdan Katsiran Thayyiban Mubarakan Fiih, Mubaarakan ‘Alaih Kamaa Yuhibbu Robbunaa wa Yardhaa (Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan diberkahi di dalamnya sebagaimana yang dicintai dan diridhai oleh Tuhan kami). Ketika Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam selesai shalat, beliau bertanya: “Siapa yang berbicara barusan di dalam shalat?” Tidak ada seorangpun yang menjawab. Rasul bertanya untuk kedua kalinya, “Siapa yang berbicara barusan di dalam shalat?” Lalu Rifa’ah menjawab: “Saya ya Rasululloh!” Lalu Rasul bersabda: “Demi diriku yang berada di tangan-Nya, lebih dari tiga puluh malaikat telah mengelilinginya, dan di antara mereka ada yang naik ke atas karena bacaan tersebut.” (HR. Abu Dawud, al-Tirmidzi, dan al-Nasai).

Namun pada saat sholat (berjama’ah), menurut pendapat beberapa ulama hendaknya alhamdulillah (hamdalah) tidak perlu diucapkan keras-keras. Cukup terdengar oleh kita. Hal ini dikarenakan jika kita mengucap hamdalah cukup keras, dikhawatirkan jama’ah lain akan mengucap “yarhamukallah”.

“Lho, apa salahnya mengucapkan yarhamukallah? Bukankah jika ada orang muslim bersin kita mesti mengucap yarhamukallah?”

Nah, ternyata pada saat sholat itu TIDAK BOLEH MENGUCAP YARHAMUKALLAH karena BISA MEMBATALKAN SHOLAT! Mari perhatikan hadits di bawah ini!

Dari Muawiyah bin Hakam As Sulami ra, bahwasanya ia berkata : “Di kala aku shalat bersama Rasululloh SAW tiba-tiba seseorang dari jama’ah bersin. Aku berkata: Yarhamukallah! Semua orang menoleh kepadaku. Aku berkata: Alangkah celakanya, Kenapa kamu menoleh kepadaku? Maka mereka segera memukuli paha-paha mereka, tetapi saya diam saja. Ketika Rasululloh saw selesai sholat, beliau tidak membenciku, dan tidak pula mencelaku, dan tidak pula memukulku, sungguh saya belum pernah melihat seorang pengajar yang cara mengajarnya lebih baik dari beliau baik sebelum beliau ada , maupun sesudah beliau ada. Beliau hanya mengatakan kepadaku : “ Sesungguhnya Shalat ini tidak pantas di dalamnya terdapat percakapan manusia. Sesungguhnya shalat itu isinya adalah tasbih, takbir, dan bacaan Alquran”. (HR. Muslim).

Dari dalil di atas ternyata yarhamukallah BUKAN bacaan atau bagian dari sholat. Karena isi sholat itu (seperti tertulis pada hadits di atas) tasbih, takbir, dan bacaan Al Qur’an.

Jadi kesimpulannya:
1. Jika saat sedang sholat berjama’ah lalu bersin, TETAP WAJIB ucapkan alhamdulillah (hamdalah), tapi tidak perlu terdengar jama’ah lain. Cukup kita sendiri. Atau dalam hati saja.

2. Apabila mendengar orang lain bersin pada saat sholat berjama’ah, maka kita TETAP DIAM dan TIDAK BOLEH mengucap yarhamukallah agar sholat kita tidak batal.

Semoga berguna.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: