Blog Tausiyah275

Januari 10, 2014

Ketika Teknologi Merambah Masjid

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,Lain-lain,masjid,Muamalah,Tarbiyah,Teknologi — Tausiyah 275 @ 6:03 am

Bismillah,

Beberapa tahun lalu saya pernah menulis artikel berisi ide untuk memasang hotspot/wifi di masjid. Salah satu penyebab munculnya ide itu adalah saya melihat masjid kurang diminati untuk dikunjungi. Padahal Rasululloh SAW telah menganjurkan umatnya untuk memakmurkan masjid.

Yang dimaksud dengan memakmurkan masjid adalah segala kegiatan yang dilakukan di masjid sebagai wujud ibadah. “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (At Taubah(9):18)

“Ah, terlalu berlebihan memasang wifi/hotspot di masjid!”
“Apa nanti tidak digunakan untuk mengakses hal2 porno?”

Kekhawatiran di atas bisa saja terjadi dan disampaikan. Namun menurut saya, sudah selayaknya (dan hal yg wajar) jika masjid dipasang teknologi, apalagi jika bermanfaat.

“Hei, masjid itu tempat suci, buat apa dipasang teknologi?”

Pernyataan di atas jelas salah besar! Sebenarnya sudah sejak lama masjid dipasang teknologi. Coba anda perhatikan pengeras suara. Saya yakin masjid-masjid sudah memasang pengeras suara, minimal digunakan untuk adzan. Meski ada juga yg kebablasan, dengan menggunakan pengeras suara utk pengajian di tengah malam, yg notabene akan mengganggu istirahat orang lain.

Nah, beberapa waktu lalu walikota Bandung mewujudkan ide saya ini. Banyak masjid di kisaran kota Bandung yg dipasang tekonologi wifi ini, dan GRATIS! Sempat juga ada kekhawatiran dari orang2, seperti terlihat di tweet berikut ini.

Jawaban dari walikota Bandung hampir mirip dg isi artikel saya. Bahwa sebenarnya banyak manfaat yg bisa diperoleh dari pemasangan wifi di masjid2.

Saya yakin akan sedikit sekali orang yg berani mengakses hal2 porno di masjid. Kecuali orang tersebut memang sudah gila dan tidak punya malu lagi! Saya juga yakin bahwa akses wifi bisa diset agar tidak bisa digunakan untuk mengakses hal2 porno, jadi saya pikir orang2 tidak perlu anti ataupun menentang pemasangan wifi di masjid.

Justru dengan adanya akses wifi di masjid, umat Islam di Indonesia diharapkan bisa lebih maju dan mempunyai wawasan dan pengetahuan yg lebih luas lagi!🙂

Update: saya baru tahu bahwa di Masjidil Haram juga ada wifi.

Semoga bermanfaat.

2 Komentar »

  1. nah, kalau begitu sama juga untuk penggunaan pengeras suara luar untuk keperluan khutbah. katanya muncul larangan suara khutbah terdengar keluar dengan alasan mengganggu, ada isi khutbah yg SARA dsb? sebenarnya jika itu intinya mudah saja, ibarat mau bunuh ular dgn cepat, ya jangan pukul ekornya tapi tebas putus kepalanya niscaya ular itu langsung mati. begitupun untuk khutbah yg isinya dikhawatirkan SARA, mencegahnya bukan dengan mematikan spiker corong luar…

    Komentar oleh ahmad avia ryadhi — Juli 18, 2014 @ 1:44 pm | Balas

    • mencegah isi khutbah yang SARA bukanlah dengan mematikan speaker corong luar, tapi mengedukasi para khatib agar menghindari hal2 yang bersifat SARA dalam khutbahnya. bukankah islam mengajarkan harus menyampaikan sesuatu dengan cara yang baik? kan bisa dengan menggunakan bahasa yg tidak menyinggung umat agama lain, atau suku bangsa lain? bila khotbah tidak terdengar ke luar, nanti ibu2/wanita yg tidak ikut jumatan di rumahnya malah akan bergunjing dengan sesamanya, atau menonton acra gosip yg berpotensi dosa

      Komentar oleh ahmad avia ryadhi — Juli 18, 2014 @ 1:50 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: