Blog Tausiyah275

Februari 2, 2014

Hijab Dan Kepribadian Orang

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,hijab,Lain-lain,Muamalah,Seri Kesalahan2,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 6:04 am

Bismillah,

Menarik sekali mencermati tweet di bawah ini:

Jujur, saya tidak paham dan tidak tahu dengan pasti alasan Felix mengatakan hal di atas. Pernyataan saya ini barangkali akan memicu komentar sama dengan komentar yg pernah muncul di artikel saya sebelumnya, kenapa saya mau ‘berepot-repot’ria untuk mempermasalahkan tweet Felix di atas.

Well, saya dan Felix sama2 muslim dan sebagai sesama muslim saya merasa saya boleh mengingatkan saudara (seiman) saya untuk lebih berhati-hati mengeluarkan statemen seperti yg ada di atas. Hal ini dikarenakan tweet di atas mengundang banyak cibiran dan cemoohan dari banyak orang. Felix boleh saja sering berkata bahwa dia tidak peduli dg cibiran dan cemoohan itu karena Islam tidak akan turun derajatnya karena cemoohan, cibiran, dan bahkan hujatan. Pernyataan itu betul, tapi tweet yg sembarangan juga akan membuat orang akan antipati dan menjauhi Islam, bahkan bisa membuat malu kaum muslim sendiri.

Kembali ke judul artikel ini.

Apakah betul hijab (secara umum saya bisa sebutkan cara berpakaian) ada hubungannya dengan kepribadian orang? Jika merujuk pada tweet di atas, Felix menyatakan (dengan yakin) bahwa hijab yg rumit ~ pribadi yg rumit. Padahal pada kenyataannya, pernyataan di atas tidak sepenuhnya benar!

Semestinya disepakati dulu, definisi rumit itu seperti apa?

Jika melihat latar belakang tweet Felix ini, saya menduga dia menganggap gaya hijab-hijab ‘modern’ sebagai sebuah kerumitan. Dugaan saya terkait juga dengan bentuk hijab yg ditampilkan. Saya tampilkan beberapa tutorial penggunaan hijab ‘modern’ dan ‘tradisional’.

tutorial berjilbab 'rumit'(?) versi Felix

tutorial berjilbab ‘rumit'(?) versi Felix

tutorial hijab syar'i (baca: simple)

tutorial hijab syar’i (baca: simple)

Melihat 2 tutorial di atas, saya merasa asumsi saya benar bahwa yg dimaksud dengan hijab rumit (menurut Felix) adalah karena bentuk dan gaya hijab yg tidak seperti kebanyakan hijab (tradisional dan diklaim sebagai syar’i) yg selama ini muncul.

Pertanyaan saya berikutnya, apa yg dimaksud dengan ribet oleh Felix?

Jika yg dimaksud dengan ribet adalah gaya hidup, cara bicara, pola pikir, serta aktivitas keseharian lainnya, maka saya pikir Felix terlalu mendramatisir pernyataan ribet.

Beberapa rekan akhwat saya, termasuk istri saya, merupakan sosok-sosok yg menerapkan hijab yg dianggap Felix sebagai hijab yg rumit. Namun, pada kesehariannya mereka merupakan pribadi2 yg easy going, simple, serta (merujuk tweet Felix) tidak ribet. Mereka bahkan termasuk orang-orang yg mempunyai banyak solusi untuk berbagai hal/masalah.

Intinya, saya melihat tidak ada korelasi yang nyata antara hijab dengan (keribetan) pribadi seseorang. Jikapun ada kasus akhwat berjilbab ‘modern’ yg pribadinya ribet dan ‘memusingkan’ orang2 di sekitar, tentu saja tidak bisa dijadikan alasan untuk menggeneralisir dan membuat premis hijab modern (rumit menurut Felix) dengan keribetan pribadi.

Jikapun kerumitan hijab dijadikan tolok ukur sebagai keribetan pribadi, maka saya ajukan premis: akhwat tidak berhijab = pribadi tidak ribet. Premis saya ini menggunakan logika yg sama dengan yg digunakan Felix.😉

Inti dari artikel saya ini sebenarnya sederhana: Jangan menilai pribadi seseorang dari penampilannya (cara berhijabnya). Atau dalam bahasa Inggrisnya: Don’t judge book by its cover.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: