Blog Tausiyah275

Maret 8, 2014

Ketika Posisi Motivator Lebih Tinggi Dari ALLOH SWT & Rasululloh SAW

Filed under: Dari Inboxku,HOT NEWS,Seri Kesalahan2 — Tausiyah 275 @ 6:09 am

Bismillah,

Judul artikel ini bukan bermaksud memprovokasi atau iri/dengki dengan keberhasilan orang lain. Namun sebagai ajang untuk introspeksi diri dan mengingatkan sesama muslim.

Berawal dari foto kiriman seseorang, yang bisa anda lihat di bawah ini, saya langsung tertegun dan nyaris tidak percaya dengan apa yg saya lihat.

Dari foto di atas, yg diambil dari sebuah masjid di Medan, tampak poster super besar yg menampilkan seorang motivator diletakkan di atas mimbar yg memasang lafadz ALLOH SWT dan Rasululloh SAW. Bagi saya pribadi, hal seperti ini jelas TIDAK ETIS! Bagaimana mungkin sebuah poster seorang manusia bisa ditempatkan lebih tinggi di mimbar masjid?

Saya pernah melihat sebuah poster dipasang seperti di atas, di atas mimbar dan di atas lafadz ALLOH SWT dan Rasululloh SAW. Namun posternya berisi kata-kata saja “Marhaban Ramadhan 14xx H” ataupun kata-kata lain terkait dengan ucapan menyambut ibadah ataupun pengajian. Semua poster itu TIDAK MEMASANG GAMBAR, apalagi foto motivator.

Pemasangan poster seperti ini bisa menimbulkan dugaan:
1. Motivator = dituhankan, bahkan lebih tinggi posisinya
2. Motivator = segalanya
3. Duit = segalanya
4. Berkiblatlah (ikuti) motivator

Saya pernah menulis artikel tentang adab di masjid. Nampaknya saya ‘terlewat’ untuk poin kasus seperti ini. Terus terang, saya tidak pernah terpikir ada hal seperti ini. Karenanya saya tidak habis pikir, siapa yg ‘boleh’ disalahkan untuk kasus seperti ini? Pengurus masjid? Penyelenggara acara? Saya ‘sedikit’ meminggirkan adanya niat si motivator utk melakukan hal ini, karena biasanya motivator tidak ikut terlibat secara detail dalam hal2 seperti ini.

Semoga peristiwa ini hanya terjadi sekali saja dan tidak terulang lagi.

Kepada pihak pengurus masjid dan penyelenggara acara, saya harapkan kasus seperti ini bisa menjadi pelajaran berharga.

Update: saya mendapatkan informasi dari sumber foto ini. Silakan dicek.

Jawaban si motivator, yg menurut saya, lepas tangan, meski seperti saya tulis di atas, bisa jadi dia memang tidak ikut/tahu terlibat rinci acara. Tapi menjawab seperti ini, jelas MENGECEWAKAN!

Semoga bermanfaat.

4 Komentar »

  1. seberapa hebatpun motivator itu tidak ada apa-apanya atau ecek” dibanding sang pencipta. gimana mau memotivasi orang lain kalo ngurus gituan aja gak bisa walau bukan tanggung jawabnya. kecewa sama masjid tersebut ane gan! dibayar berapa sih tuh pengurus masjid!

    Komentar oleh Istanamurah — Maret 8, 2014 @ 10:03 am | Balas

    • betul sekali!

      seperti saya tulis,si motivator ‘mungkin’ tidak bersalah karena bisa jadi tidak terlibat detail.

      tapi mustahil pengurus masjid tidak tahu! ;-(

      tragedi ini namanya!

      Komentar oleh Tausiyah 275 — Maret 8, 2014 @ 8:47 pm | Balas

  2. Sebaiknya semua yang terkait mesti tabayun, Panitia, Pengurus Masjid dan motivator, jangan sampai kebablasan niatnya baik tapi tidak tepat seperti “unta” di dalam kebun binatang dan pada akhirnya “meniadakan ALLAH SWT. Nudzubillahi mindzalik. Salam.

    Komentar oleh Diding Supendi — Maret 12, 2014 @ 12:22 pm | Balas

    • sepakat, mas Diding.

      terima kasih komentarnya🙂

      Komentar oleh Tausiyah 275 — Maret 12, 2014 @ 4:42 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: