Blog Tausiyah275

Mei 18, 2014

Selalu Ada Hal Positif Di Balik Musibah

Filed under: Hikmah,Kajian Qur'an,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 6:15 am

Bismillah,

Sebagai manusia yg masih hidup di dunia, kita akan selalu mengalami dan bertemu dengan yg namanya suka dan duka. Suka dan duka ini akan datang silih berganti, meski kita tidak akan tahu persis berapa besar porsi suka dan duka yg kita terima. Apakah lebih sering suka daripada duka, atau sama, atau lebih sering duka.

Musibah identik dengan duka. Bisa kemalingan, kecopetan, kebakaran, ataupun hal-hal lain yg membuat kita sedih.

Akan tetapi, peristiwa duka JANGAN membuat kita terlena dalam kesedihan dan jurang duka yg begitu mendalam. Cobalah kita berusaha untuk mencari hal positif di balik musibah.

Contohnya, misal kita kecopetan. Uang, surat2 berharga (KTP, SIM, dll) dan uang yg ada di dalam sudah pasti berpindah tangan. Sudah terbayang betapa repotnya kita mengurus itu semua. Namun coba kita berpikir,”Ah, masih untung cuma dompet yg hilang. Yang penting saldo di bank masih ada.”. Atau “Ah, gpp kehilangan dompet. Memang sudah mau ganti dompet.”

Jika mobil atau kendaraan dicuri,bisa berpikir,”Ah, cuma mobil yg dicuri. Yang penting iman masih di dada.” (heheh…) Atau mobil tabrakan,bisa berpikir,”Mahal memang ngurus perbaikan mobil, tapi masih lebih untung daripada mobil dicuri, ga ada yg bisa saya miliki lagi.”

Saya yakin kita sering mendengar “prinsip” untung yg ‘dianut’ masyarakat Jawa (atau Indonesia?) apabila ada musibah menimpa mereka. “Ah, untung ‘cuma’ …. (musibah yg dialami), bukan …. (hal lain yg tidak terkena dampak musibah).”

Contoh dari prinsip itu: misal terkena kecelakaan sepeda motor “ah, untung cuma motor yg lecet, bukan patah tangan/kaki.”

Memikirkan hal positif di balik musibah, insya ALLOH akan mendatangkan kemudahan bagi kita karena kita akan fokus pada hal2 lain yg (diharapkan) bisa lebih menyenangkan pikiran kita sehingga kita tidak akan terus terbebani dg masalah2 yg muncul akibat musibah yg diderita.

Dalam hal ini, saya melihat firman ALLOH SWT “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,” (QS Alam Nasyrah(94):5) sebagai hiburan bagi kita (kaum muslim) yg baru mengalami musibah/peristiwa duka. Namun yg perlu digaris bawahi, kemudahan yg datang itu tidak selalu ‘jatuh dari langit’. Ada kalanya kita sebagai manusia mesti ikhtiar utk mendapatkan kemudahan2 itu.

Maksudnya, jika kita kecopetan maka seperti saya tulis di atas, banyak surat2 berharga hilang. Namun jika kita tidak urus surat2 itu, maka akan ada kesulitan lain yg muncul usai dicopet itu, yakni hal2 terkait administrasi di negara ini. Kemudahan yg diharapkan muncul: tidak sulit dalam mengurus surat2 itu, silaturahim dg banyak orang (insya ALLOH akan ada rejeki datang), dan hal2 positif lainnya.

Mari kita selalu bersabar dan tawakal (yang benar) dengan segala musibah/peristiwa duka yg kita alami. Cobalah untuk berpikir positif, mengikuti prinsip untung itu agar kita bisa bangkit dari kesedihan.🙂

Semoga berguna.

1 Komentar »

  1. saya senang dan merasa terbantu sekali atas ilmu dan penjelasan di rublik ini, trim’k

    Komentar oleh amir — Juni 21, 2014 @ 1:17 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: