Blog Tausiyah275

September 14, 2014

Ucapan “Ash-Shalaatu khairum minan naum”, Wajib Atau Tidak?

Filed under: Ensiklopedia Islam,Fiqh,HOT NEWS,Lain-lain,Tarbiyah — Tausiyah 275 @ 7:21 pm

Bismillah,

Berawal dari pertanyaan yg diajukan oleh salah seorang rekan saya via WA. Beliau menanyakan kepada saya, apa hukumnya apabila “ash-Shalaatu khairum minan naum” tidak diucapkan pada saat adzan Subuh? Pertanyaan ini muncul karena muadzin masjid di dekat rumahnya tidak pernah melakukan hal ini sepanjang adzan Subuh yg diketahuinya.

Saya sempat mengernyitkan dahi mendapatkan pertanyaan ini. Hal ini dikarenakan saya baru tahu ada persoalan seperti ini muncul di kalangan umum. Pada dasarnya,“ash-Shalaatu khairum minan naum” sudah merupakan ‘trade mark’ adzan Subuh karena tidak pernah diucapkan di adzan2 waktu sholat lainnya.

Dasar pengucapan “ash-Shalaatu khairum minan naum” adalah hadits berikut:

Abu Mahdzurah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sunnah adzan.” Kemudian beliau menyebutkannya. Hingga beliau bersabda setelah ucapan “hayya ‘alal falah.”, “Pada shalat subuh, engkau mengucapkan, “Ash-Shalatu khairum minan naum, ash-shalatu khairum minan naum, Allahu akbar, Allahu akbar.” (HR Abu Dawud)

Dari Bilal, ia berkata:“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkanku untuk melakukan tatswib pada shalat fajar dan melarangnya pada shalat isya.” (HR Ibnu Majah)

– Bilal Ibnu Rabaah radliyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan saya agar tidak melakukan tatswib kecuali pada (adzan) shalat Fajar (shubuh). (HR Ahmad)

Anas Ibnu Malik radliyallahu ‘anhu berkata:“Termasuk sunnah bila muadzdzin telah mengatakan haay ‘alal falah pada (adzan) fajar (shubuh) dia mengatakan: Ash Shalatu Khairun Minan Naum,” (HR Ibnu Khuzaimah)

Ibnu Umar radliyallahu ‘anhu berkata:“Adalah adzan (shubuh) setelah hayya’ alal falah Ash Shalatu Khairun Minan Naum”.(HR. Ath Thabrani)

(catatan: yg dimaksud “tatswib” adalah “ash-Shalaatu khairum minan naum”)

Lantas, bagaimana kedudukan tatswib di adzan Subuh ini? Apakah wajib atau sunnah?

Ada 2 pendapat ulama, yg mewajibkan dan tidak. Ulama yg mewajibkan menggunakan hadits2 di atas sebagai dasarnya. Sementara ulama2 yg tidak mewajibkan (bahkan MENIADAKAN) mereka berpendapat bahwa tatswib dilakukan pada adzan pertama (kurang lebih sekitar jam 3 pagi). Mereka mengatakan bahwa lafaz tatswib ditujukan bagi kaum muslim agar bangun dan sholat tahajud.

Saya sendiri termasuk orang yg mengikuti ulama pertama, yakni tatswib adalah WAJIB. Rasululloh SAW sudah MEMERINTAHKAN, yang bisa dimaknai sebagai KEWAJIBAN. Terlebih lagi jika merujuk pada adzan Subuh di Masjidil Haram dan Nabawi, para muadzin pun mengucapkan tatswib pada azan Subuhnya.

Meski demikian, jika ada muazin berpendapat bahwa tatswib tidak wajib dilantunkan pada azan Subuh, kita tidak bisa lantas menganggap dia bid’ah dan menyalahi ketentuan Rasululloh SAW. Insya ALLOH rujukannya dia juga kuat. Ini semua adalah perbedaan khilafiyah, tidak perlu diperdebatkan.

Intinya: jika memang tahu ilmunya, sampaikan dahulu pada sang muazin. Jika ternyata sang muazin menggunakan referensi yg berbeda (namun juga shahih) maka kita TIDAK BOLEH menyalahkannya. Perbedaan pendapat ini mirip dengan qunut.

Semoga artikel ini memperkaya ilmu kita, sehingga tidak mudah menyalah-nyalahkan orang lain padahal sebenarnya kita yg belum tahu ilmunya.

Semoga bermanfaat.

1 Komentar »

  1. ASLM, TERIMAKASIH BANYAK ATAS ILMUNYA. http://www.loketpembayaranresmi.com/

    Komentar oleh dani — Oktober 12, 2014 @ 2:57 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: